NovelToon NovelToon
My Golden Husband

My Golden Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Citra Gtw

Dodik Aksara Bintara Bangga. Calon pewaris Maha Dewi Group yang mewarisi lebih dari sebagian saham di sana.

Suatu hari, Dodik mengetahui kebenaran orang tuanya yang tersembunyi selama bertahun-tahun. Karena marah, ia kabur dari rumah. Tanpa sengaja, ia tidur bersama seorang perempuan--

Ini hanya tidur! Tidur dalam artian sebenarnya, bukan khusus. Namun, warga desa malah memaksanya menikahi perempuan, yang tak lain adalah anak Pak RT.

Kehidupan Dodik berubah 180 derajat. Tinggal di desa, dikelilingi sapi, dan ibu mertua yang menyebalkan ....

Bagaimanakah kisah kehidupan Dodik selanjutnya?

Instagram: @citragtw_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra Gtw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Untung Aja Dia Tampan

“Yah ….” Seketika Citra terperangah.

“Seharusnya kamu bilang gitu dari kemarin sehingga tidak menyulitkanku dan putriku,” sindir Bu RT.

“Maafkan aku, Bu,” tambah Dodik.

“Kalau gitu buruan keluar. Jangan makan di kamar atau lahiranmu akan lama,” tutur Bu RT.

Tapi aku kan enggak melahirkan, Bu, sahut Dodik dalam hati. Sedangkan mulutnya malah tersenyum dan membalas, “Iya, Bu.”

Bu RT pun pergi dari kamar.

“Kenapa kamu lakukan itu?” protes Citra.

“Bukannya itu yang emang kamu mau?” sahut Dodik.

“Tapi enggak gini juga. Kalo gini kamu malah benerin Ibu,” keluh Citra.

“Ibu mertua kan emang benar. Semua masalah ini terjadi gara-gara aku. Meski aku tahu itu, aku masih minta tanggung jawab darimu,” balas Dodik menyesal.

“Semua yang terjadi ini adalah kecelakaan. Enggak ada yang salah dalam kecelakaan karena kita semua merasa dirugikan. Kita adalah korban,” jelas Citra.

“Enggak ada sesuatu yang terjadi tanpa penyebab. Dalam kecelakaan pun, pasti ada pelaku di antara korban-korban itu, yaitu orang yang ceroboh. Dalam masalah ini, akulah yang ceroboh. Seharusnya aku enggak masuk kandang itu tanpa permisi, apalagi memeriksa,” tutur Dodik.

“Tapi, Yah ….” Citra masih ingin mendebat, tetapi Dodik malah mengusap rambutnya pelan. Seketika Citra terdiam.

“Anjing yang baik,” goda Dodik.

Citra langsung melemparkan tangan Dodik. “Mungkin penglihatanmu buram, tapi enggak ada anjing secantik diriku,” sahut Citra.

“Aku enggak nyangka kamu bisa sepercaya diri itu.”

“Kamu mungkin enggak tahu, tapi aku enggak sebodoh yang kamu kira. Kalau gitu ayo keluar,” ajak Citra. Dia pun mulai berjalan.

Dodik masih terperangah. Ini adalah sisi yang belum pernah dia lihat dari diri Citra.

“Tunggu,” kata Dodik menahan.

Citra menghentikan langkahnya sebelum keluar pintu. Dodik langsung menyusulnya.

“Ada apa?” tanya Citra.

“Jangan katakan apa pun tentangku pada ibu mertua, termasuk siapa keluargaku,” pinta Dodik.

“Kenapa? Bukannya lebih baik ibu tahu, dengan begitu dia bisa memperlakukanmu lebih baik?” Citra keheranan.

“Karena aku menyukai perlakuan buruk dari ibu mertua,” kata Dodik.

Apa dia benar si Cerdas Dodik Aksara Bintara Bangga? batin Citra tidak menyangka.

“Meski ibu mertua selalu berkata kasar, semua yang dikatakannya adalah benar. Dibanding perlakuan buruk, lebih tepatnya ini disebut teguran. Aku merindukan teguran seperti ini. Sejak papaku meninggal, tidak ada lagi orang yang menegurku. Kukira mereka melakukan itu karena menyayangiku ….”

… Tapi ternyata karena mengasihaniku, batin Dodik menambahi perkataannya.

“Kamu tahu, Yah, kamu terlihat aneh hari ini,” komentar Citra.

“Seharusnya kamu tahu kalau orang kaya biasanya sedikit aneh,” balas Dodik. “Kalau gitu ayo pergi,” ajak Dodik sembari memegang pundak Citra. Namun, Citra malah tidak melangkah sama sekali.

“Apa kamu enggak akan bawa makananmu?” tegur Citra.

Ah, makanan itu! Dodik melupakannya. Namun, seperti biasa: Dodik tidak mau terlihat bodoh di hadapan Citra. Dia pun membalas, “Meski aku mengakui kesalahanku, tapi kamu udah tanda tangan di kontrak pernikahan kita: kamu akan memberikan apa yang kubutuhkan dan melayaniku seperti seorang istri. Jadi bukan tugasku untuk membawa makanan itu,” sindir Dodik. Kemudian dia berjalan mendahului Citra.

Citra menggeleng-gelengkan kepalanya. Aku mengalah padanya karena aku berusaha menghormatinya. Tapi dia sangat menyebalkan untuk dihormati siapapun. Untung aja dia tampan …, batin Citra.

***

Selalu like dan komment

1
ulfa lingga
ga jelas
ulfa lingga
nevel ga jels
ulfa lingga
ini novel apa ya
ga jelas2 ceritanya
pusing bacanya ceritanya TDK berkembang itu dan itu lagi di bolak balik
Triiy Ariiez
gw ngakak
Sya'wanah
sooooo sweetttttt..,...
Sya'wanah
aich, ikutan berkaca2 mataku n akhirnya jatuh 2 tetes air nya
Devisafitriharahap
crtanya tjunnya kmn Thor🙏
Gina Savitri
Jadi kangen bu rt sama pak rt orang tuanya citra gimana kabar mereka setelah dodik dan citra pergi ke kota 🤔
Siti Damra
up up up thor seru 👍👍💪💪💪💪
Siti Damra
up thor 💪💪💪
Lia
adeh....c citra
Lia
sabarrrr dodikkkk
Lia
begadang deh...
Lia
hahahahaha....
Lia
🤣🤣🤣🤣🤣
Lia
ceritanya 👍👍👍
Lia
,seru....
Lia
anak buah c radi yang ngebegal dodik kayanya.
Lia
hahahahahahaha...aku cape seserian wae 🤣🤣🤣
Lia
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!