NovelToon NovelToon
OVERQUEEN

OVERQUEEN

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Misteri / Supernatural / Tamat
Popularitas:13.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Slurr

Gabriella Graciana Charlotte putri pertama Duke Charlotte diputuskan petunangannya secara sepihak oleh Pangeran kedua kerajaan Spinx hanya karna tidak punya bakat ditambah kakak laki-lakinya yang membencinya yang membuatnya putus asa dan mengakhiri hidup nya dijurang yang curam.

Tapi takdir berkata lain....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Slurr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26.

Sebastian dan Leon yang telah sampai ke Istana Gabby dibimbing Joan untuk bertemu dengan Gabby. Sebastian terkejut mengetahui bahwa Joan sekarang merupakan Ksatria Gabie karena yang selama ini dia tau bahwa Pangeran Emilio mengatakan bahwa Joan menghilang beberapa tahun lalu.

"Kemana kau selama ini Joan?" ujar Sebastian buka suara keheningan mereka.

"Saya diperintahkan Yang Mulia Ratu untuk menjaga Istana yang berada dihutan kematian." jawab Joan membuat Sebastian dan Leon terkejut.

Sebastian menatap punggung Joan yang berjalan didepannya memang terasa aura yang berbeda yang dirasakan Sebastian bahkan Leon juga merasakannya.

"Apa ini ada hubungannya dengan Pangeran Emilio?" tanya Leon penasaran.

Joan berjalan sembari menggelengkan kepalanya. "Tidak." jawab Joan.

"Bukankah kau pengawal Emilio?" kali ini Sebastian yang menanyakannya.

"Ya tapi itu dulu Tuan, Setelah Pangeran Emilion mengatakan dirinya akan mengikuti Yang Mulia Ratu saat itu juga saya menjadi bagian dari Yang Mulia Ratu." jawab Joan tanpa menoleh.

"Aku tidak mengerti kenapa Pangeran Emilio menjadi bawahan Ratu Gabby." ucap Sebastian terus mengikuti Joan.

Joan hanya diam dan berhenti didepan pintu, Joan memegang kenop pintu tapi terhenti sejenak menoleh pada Sebastian dan Leon. "Tuan, apa kalian percaya dengan Reingkarnasi?" tanya Joan menatap mereka.

Mereka saling menatap, mereka terlihat sangat kebingungan dengan pertanyaan Joan.

Joan tersenyum tipis melihat reaksi mereka, ia membukakan pintu hingga terlihat Seorang gadis yang tidak lain adalah Ratu-nya sedang menatap keluar jendela.

"Yang Mulia."

"Joan," balas Gabby tersenyum. "Kemarilah minum teh bersama." Gabby memanggil mereka bertiga untuk masuk.

Suasana didalam ruangan sangat canggung terutama Leon dan Sebastian yang grogi ingin memulai percakapan.

"Joan susul Emilio, mungkin saja dia membutuhkan bantuan." ujar Gabby membuka suara menghilangkan keheningan. Joan mengangguk dan membungkuk hormat meninggalkan mereka bertiga.

Gabby berjalan menuju Jendela dan menatap keluar. "Apakah Mia dan Nenek baik-baik saja?" tanya Gabby. "Aku hanya melihat mereka beberapa kali." sambungnya menoleh pada mereka dan tersenyum.

Ucapan Gabby membuat Sebastian dan Leon terkejut. "Kakak !" ucap Leon menahan air matanya.

"Ya, adik." jawab Gabby tersenyum lembut.

Leon langsung beranjak dari kursinya dan berhamburan memeluk Gabby. "Kak Ella.. Kak Ella." ucap Leon dalam pelukan erat Gabby.

Leon tampak terisak-isak dipelukan Gabby, Gabby mengusap-ngusap Punggung leon yang sekarang ukuran tubuhnya lebih besar dari Gabby, sesekali Gabby mengelus kepala Leon dengan Lembut.

Sebastian tidak bisa menahan air matanya yang keluar, perlahan dia mendekati Leon dan Gabby. Ia memberikan uluran tangannya dan tersenyum pada Sebastian. Sebastian memeluk Leon dan Gabby dengan erat dan menumpahkan tangisnya. Selesai mereka berpelukan, mereka kembali duduk.

"Kemana kamu selama ini sayang?" tanya Sebastian karena selama pencarian Gabby tidak pernah ditemukan.

"Ella tinggal bersama Kakek Albert dan Nenek Liliana," jawab Gabby "Mereka mengangkat Ella menjadi cucu mereka." sambungnya.

"Kenapa kakak tidak pernah mengatakannya kak," ujar Leon. "Apakah mereka kak?" sambung Leon menatap Lukisan di dinding.

Gabby dan Sebastian menoleh ke Lukisan tersebut. "Iya." jawab singkat Gabby.

"Maafkan Ella kek, Leon." menoleh pada Leon dan Sebastian bergantian.

Sebastian menggelengkan kepalanya. "Tidak sayang, Kakek senang selama ini kamu dalam keadaan baik," ujar Sebastian. "Kakek ingin berterima kasih pada mereka, apakah kakek bisa bertemu mereka?" tanya Sebastian.

Raut wajah Gabby berubah sendu. "Mereka telah tiada." jawab Gabby sendu.

"maaf, kakek tidak bermaksud membuatmu bersedih." ucap Sebastian mengusap kepala Gabby. Gabby hanya mengangguk dan tersenyum.

"Kak Ibu..." ucapan Leon terhenti sejenak. "Ibu merindukan kakak." sambungnya sendu. Gabby membuang mukanya mengarah ke jendela saat Leon mengatakan ibunya.

Sebastian yang melihat Gabby juga bisa merasakan apa yang dirasakannya. "Sayang maafkan ibumu, dia sudah berubah." ujar Sebastian. Gabby masih diam sejenak.

"Ella akan bertemu dengan Ibu, tapi tidak sekarang kek."

Leon mengangguk mengiyakan Gabby. "Baiklah." ucap Sebastian. Akhirnya mereka mengobrol lama sekaligus melepas rindu yang telah lama dipendam.

---

"Shushu"

Shushu menoleh pada orang yang memanggilnya. "Apa!" jawab Shushu menunjukkan wajah cemberut.

"Hei, kenapa wajahmu cemberut begitu. Cantikmu jadi lari." Balas Baba menggoda Shushu.

Shushu menaikkan alisnya. "Apa!" jawab Shushu sekali lagi dengan malas.

Baba mendekat dan mencubit pipi Shushu. "Ck.. kamu ini yah, tidak ada manis-manisnya." ujar Baba.

Shushu menepis tangan Baba. "Cih..apa yang kau inginkan?" tanya Shushu terlihat Garang.

Baba tergelak melihat kegarangan Shushu, menurutnya sangat imut. "Mendekatlah ada yang ingin kusampaikan." ucap Baba mendekatkan wajahnya kekuping Shushu.

Shushu malah menjauh menghindari Baba. "Katakan saja apa susahnya." balas Shushu menahan tubuh Baba.

Baba menghela nafas pelah. "Ini tentang nona, aku tidak mau orang lain mendengarnya." ucap Baba dengan serius.

Shushu sangat penasaran jika itu menyangkut Gabby, mau tidak mau Shushu mendekatkan telinganya kebibir Baba.

"Mari Menikah." bisik Baba sekaligus menghembuskan nafasnya ketelinga Shushu.

Shushu langsung menarik kepalanya menjahui Baba dan memeluk tubuhnya yang bergedik. "Kau..." Shushu menunjuk Baba.

Baba terbahak melihat wajah merah Shushu. "Maaf maaf." ucap Baba menyatukan kedua tangannya.

Shushu yang kesal telah di goda Baba hendak meninggalkan Baba, tapi tangan Shushu ditarik Baba hingga membuatnya jatuh kepelukan Baba. Shushu menatap Pupil biru muda Baba membuatnya terpesona.

"Maaf, kali ini aku serius." ujar Baba masih mendekap tubuh Shushu. Baba mendekatkan Kepalanya membisikkan sesuata pada Shushu.

Seketika aura Dewi Iblis Shushu keluar meluap-luap mendengar apa yang dibisik Baba, warna Pupil Shushu yang merubah menjadi Merah darah menandakan dia sudah sangat murka.

Seluruh istana merasakan Aura yang sangat pekat sehingga membuat beberapa pelayan wanita pingsan, Sebastian dan Leon yang merasakan Aura dasyat itu membuat mereka lemas tidak bisa berdiri.

Saat Leon dan Sebastian terengah-engah menahan Aura yang mereka rasakan, Gabby berdiri dan menoleh kepintu. Gabby mengibas kan tangannya mengeluarkan Cahaya dan membentuk Barier untuk Sebastian dan Leon sehingga mereka bisa bernafas normal.

"Shushu." gumam Gabby beranjak meninggalkan Leon dan Sebastian.

Baba yang masih mendekap tubuh Shushu menekan Aura milik Shushu yang pekat sehingga menghilang secara spontan. Shushu kaget bahwa Auranya ditekan Baba dan menatap Baba dengan tajam.

"Shushu," panggil Gabby. "Ada apa Shushu?" tanya Gabby melihat Baba dan Shushu masih saling mendekap. Baba dan Shushu langsung melepaskan dekapan mereka satu sama lain dan menoleh kepada Gabby.

Shushu berlari kecil menuju Gabby dan bergelayut dilengan Gabby. "Nona biarkan saya yang memimpin pasukan saat perang nanti." pinta Shushu.

Gabby menatap Shushu dengan bingung dan menoleh ke Baba, Baba hanya senyum menundukkan kepalanya kepada Gabby.

"Nona pergi ke Kekaisaran bersama Scarla dan Baba saja." ucap Shushu antusias.

"Baiklah Baiklah." balas Shushu menghelas nafas. Shushu langsung menyeringai setelah mendapatkan ijin dari Nona-nya.

1
Jelly Segar
TERBAIKKKK
Rene¥
Wwwwwwoooowww
💞Aulia Adriani💕
Recommended
☆☆☆
Luar biasa
NU
Buruk
Kios Flio
baca novel ini jangn pernah lompat karena bakal gak akan paham alurnya..ok lanjut 🤭🤭
Google89 Google98
emangnya seganteng apa sih lo
Ayu Mestari
keunggulan ini berupa emosi yg beraneka ya thor? dikatakan lebih buruk dari iblis untuk manusia yg dikuasai kegelapan dibanding cahaya? karna sejatinya semua manusia itu pny sisi gelap dan terang dan yg membedakan adalah tingkat kesadaran. btw ceritamu bagus thor dan bahasanya enak dibaca 💜
Ayu Mestari
Luar biasa
naomi
episodny buanyakkkkkkk..... mata ampe pedih bacanya endinya begini doang ya ellahhhhh.... endingnya begini dengan cerita yang muter2....
Lenni Marlina
luar biasa
Princesza Mikaila
Thor , katya mu ciamix bgt , walau kdg bkin liuer dan greget , tp seru .... br ini nemu yg seru bgni..semangat truz , thor /Kiss/
Atoen Bumz Bums
kasian Tiffany 😭😭😭
Atoen Bumz Bums
berarti baba yg ngutuk lucia
Atoen Bumz Bums
andai ada fotone
Atoen Bumz Bums
pasti baba bisikan iblis nya alejandro
Atoen Bumz Bums
juannya Cemana nasibnya
Atoen Bumz Bums
Evan ni sumbu pendek
Atoen Bumz Bums
berarti yg nyium kaki Gabby si Emilio ini y
Atoen Bumz Bums
nama2nya panjang x agak males ngingatnya😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!