NovelToon NovelToon
Chef Cantik Pilihanku 2

Chef Cantik Pilihanku 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞

Menjadi pewaris pertama perusahaan dan hotel membuat Kevin Pranadja memiliki sikap yang arogan dan pemilih. Ia adalah putra pertama dari Dion Pranadja dan Amora Marco.

Kevin suka mengambil keputusan sesuai hatinya tanpa memikirkan pendapat orang lain di sekitarnya, kedua orang tuanya bahkan sangat sulit mengatasi sikapnya itu. Dengan berat hati, Dion maupun Amora mengirimkan putra pertamanya ke Inggris untuk mengurus cabang Novotel disana.

Pendapatan Novotel di Inggris semakin meningkat, itu karena ada chef cantik yang bekerja disana. Ia adalah Veronica Jukler. Wanita cantik itu bekerja di Novotel sudah hampir 3 tahun. Wanita itu mirip seperti Amora yang memiliki daya tarik tersendiri.

Awal pertemuan Kevin dan Veronica kurang baik, keduanya terus saja bertengkar setiap kali keduanya bertemu. Sampai akhirnya Kevin baru mengetahui jika wanita yang menjadi musuhnya adalah chef di hotelnya. Akankah keduanya mengubah benci menjadi cinta???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sulit Tertidur

Kevin tak dapat memejamkan matanya saat teringat ucapan Clinton, ia mencoba menghubungi Veronica tapi wanita itu tak mau mengangkat ponselnya. Kevin turun dari ranjangnya dan mengambil laptopnya, ia mencari tahu soal keluarga bangsawan Inggris. Ia akhirnya bisa menemukan berita berita utama disana. Keturunan bangsawan menikahi pengusaha asal Indonesia. Tentu saja, Kevin sangat penasaran dengan berita itu.

Pertentangan pernikahan itu sempat terjadi karena mereka berbeda kewarganegaraan. Namun akhirnya tetap dilaksanakan karena kesalahan yang dibuat keduanya hingga membuat wanita itu hamil diluar nikah. Berita berita itu sempat viral sekitar 25 tahun yang lalu. Dan kembali viral saat keduanya bercerai di usia putri mereka baru 5 tahun. Informasi sedetail itu tapi tak ada satupun karyawan Novotel yang tahu soal Veronica, itu karena wajah sang putri di tutupi dan namanya dipalsukan.

Tapi Kevin bukan pria yang bodoh, berita berita yang ia baca tentu saja tentang Veronica Jukler.

"Jadi inilah yang membuatmu takut menjalin hubungan dengan seorang pria sayang, aku bukan seperti orang tuamu yang akan menyakiti hatimu Vero, aku akan menjagamu dan membuatmu bahagia. Aku juga tak keberatan dengan julukanmu sebagai perawan Inggris, suatu kehormatan bagi warga negara Indonesia jika kau masih suci sayang." ujar Kevin sendiri.

Ia menutup laptopnya dan kembali naik ke atas ranjangnya, ia mengambil ponselnya lagi dan mengirim pesan pada wanita itu.

"Aku tak bisa tidur sayang, aku merindukanmu. Dan maaf jika aku membuatmu marah."

Itulah isi pesan yang dikirimkan Kevin pada Veronica.

Di lain sisi Veronica menghapus air matanya yang tak mau berhenti mengalir, ia seharusnya tak marah pada Kevin. Pria itu tak mengetahui masalahnya selama ini. Beberapa kali ponselnya berdering dan panggilan itu dari Kevin Pranadja, ia tak ingin mengangkatnya karena takut pria itu tahu jika ia sedang menangis.

Setelah setengah jam, ponselnya berbunyi lagi tapi kali ini nada pesan yang ia dengar. Ia melihat pesan itu dari Kevin Pranadja. Veronica menenangkan dirinya, ia harus menghubungi Kevin agar pria itu bisa tenang juga. Tapi lagi lagi ia mengurungkan niatnya, ia menatap jam dinding.

"Sudah sangat larut, haruskah aku kembali ke Novotel dan menemuinya." ujar Veronica sendiri.

Veronica akhirnya memesan taksi setelah berpikir panjang, ia mengganti pakaiannya dan kembali menuju Novotel. Sesampainya di Novotel, beberapa karyawan yang mengenalnya menyapa. Tapi tujuannya Veronica bukan restoran, tujuannya adalah kamar kekasihnya.

*****

Kevin kembali duduk di ranjangnya, ia kesal karena kekasihnya tak membalas pesannya padahal pesan itu sudah dibaca. Ia sama sekali tak bisa memejamkan matanya karena masalah ini.

"Mengapa aku sangat terganggu, ayolah Kevin ini bukan seperti dirimu sendiri." gumamnya.

Kevin kembali turun dari ranjangnya tapi kali ini ia membuka pintu balkon, seketika udara dingin menerpa tubuhnya. Ia bergidik, tapi tetap keluar untuk menikmati pemandangan malam disana. Cukup lama Kevin menahan rasa dingin pada tubuhnya, ia merebahkan tubuhnya di atas kursi santai dan mencoba memejamkan matanya.

Sedangkan Veronica mengetuk dan membunyikan bel pintu kamar Kevin setelah ia sampai disana, tapi tak kunjung ada jawaban dari dalam kamar itu.

"Apa Kevin sudah tidur, apa aku mengganggunya." gumam Veronica.

Ia mengambil kartu pintu cadangan seperti biasanya, dengan perlahan ia memasuki kamar Kevin. Veronica merasakan kamar itu sangat dingin, tubuhnya menggigil kedinginan.

"Apa yang ia lakukan, mengapa kamar ini sangat dingin. Kevin...apa kau baik baik saja?" panggilnya.

Veronica mencari keberadaan kekasihnya di ranjang dan tak menemukan pria itu, ia baru menyadari saat gorden kamar melambai lambai karena tertiup angin malam.

"Ya Tuhan, ini penyebab kamarnya sangat dingin, kemana perginya pria itu." ujar Veronica.

Ia menghampiri jendela itu dan melihat pintu balkon terbuka lebar. Ia kembali terkejut saat mendapati kekasihnya sedang memejamkan matanya di kursi santai dengan pakaian tidurnya.

Veronica segera menghampiri pria itu. "Apa yang kau lakukan, kau bisa sakit Kevin." kata Veronica.

Seketika mata Kevin terbuka setelah mendengar suara kekasihnya dan menatap wanita itu dengan mata yang terbelalak. Ia berkali-kali mengerjapkan matanya untuk meyakinkan apa yang ia lihat di depannya. Wanita itu semakin mendekat padanya.

"Kau ingin mati tuan arogan." bentak Veronica.

Kevin masih tak mempercayai apa yang sedang ia lihat sekarang, ia menarik Veronica hingga jatuh ke atasnya. Pria itu seketika memeluk kekasihnya.

"Apa aku sedang bermimpi?" tanyanya.

Veronica mencubit lengannya membuat Kevin mengernyit kesakitan.

"Apa kau sudah sadar sekarang? Lepaskan aku tuan, disini kita bisa mati membeku." ujarnya.

Kevin justru memeluknya lebih erat. "Aku tidak akan mati karena kau terasa hangat." godanya.

"Hentikan Kevin, kau bisa sakit. Jika kau tak mau masuk, aku akan pulang sekarang." ancam Veronica.

Kevin melepaskan pelukannya lalu membopong Veronica masuk ke dalam, Veronica meronta minta dilepaskan. Pria itu tetap membawanya masuk dan menurunkannya di sofa.

"Jangan kemana mana, aku akan menutup pintu balkon sebentar." ujar Kevin.

Veronica hanya menatap kekasihnya yang sedikit berlari menuju pintu balkon, ia tersenyum saat Kevin menutup pintu itu terburu buru dan segera menghampirinya lagi. Pria itu kembali padanya tapi kali ini ia berlutut di depan Veronica.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Veronica.

Kevin menatapnya lalu menggenggam tangannya. "Aku benar benar seperti sedang bermimpi sekarang, bagaimana kau bisa kemari?"

"Aku menghubungi taksi dan sampailah disini." jawab Veronica.

Kevin tertawa. "Bukan itu maksudku sayang, kau tahu apa maksud pertanyaanku. Tapi tunggu, kau datang selarut ini, bagaimana jika kau dalam bahaya."

Veronica mengecup bibirnya sekilas. "Aku aman dan sekarang ada di hadapanmu."

Kevin menarik kepalanya dan menciumnya lagi. "Jangan ada lain kali, aku akan menghukummu lebih dari ini Vero jika kau keluar rumah selarut ini."

"Maaf." jawab Veronica.

"Untuk?"

"Untuk sikapku yang kekanak-kanakan, maaf aku membuatmu tak bisa tidur." jawab Veronica lagi.

Kevin bersin bersin saat mendengar ucapan kekasihnya.

"Apa aku bilang kau bisa sakit, apa yang kau lakukan di balkon di musim dingin seperti ini." bentak Veronica.

Kevin melepaskan tawanya. "Kau galak seperti biasanya sayang. Ini semua karena ulahmu yang tak mau mengangkat panggilanku dan tak kunjung membalas pesanku. Sebentar, sini aku lihat." ujarnya seraya menatap mata Veronica. "Apa kau habis menangis?" tanyanya.

"Jangan bertanya, sekarang bangunlah, aku akan mengambil air hangat."

Kevin menahannya lalu menggelengkan kepalanya. Ia bangun dan duduk di samping Veronica.

"Apa aku terlalu menyakitimu sampai kau menangis sayang?" tanya Kevin lagi.

Veronica menggeleng. "Tidak, aku hanya menyesali sikap kekanak-kanakanku padamu. Itulah mengapa akhirnya aku kembali kemari."

Kevin kembali bersin.

"Kau benar benar bodoh Kevin, aku akan mengambil obat untukmu." ujar Veronica.

"Tidak... Yang aku butuhkan hanya ini." ujarnya seraya menarik Veronica kembali.

Ia mencium wanita itu penuh gairah, Kevin mendorong tubuh Veronica hingga tertidur di sofa, pria itu memerangkapnya dan kembali menciumnya.

"Tidurlah bersamaku." pinta Kevin.

Veronica mengangguk, ia ingin menyerahkan segalanya yang ia jaga selama ini pada kekasihnya. Ia tak akan takut lagi dan sudah sangat siap akan resiko yang akan ia tanggung nanti. Kevin mengangkat tubuhnya menuju ranjang. Ia membaringkan tubuh wanita itu dengan perlahan sambil menciumnya. Tubuh Veronica berubah menjadi tegang, walaupun ia sudah siap tapi ia sama sekali belum berpengalaman.

Kevin menghentikan ciumannya lalu berbaring di samping Veronica, ia memberikan lengannya untuk kepala kekasihnya. Kevin juga menarik selimutnya untuk menutupi tubuh mereka. Veronica pikir, kekasihnya meminta kesuciannya, ternyata ia salah mengira. Kevin memeluknya dan memejamkan matanya. Tidurlah bersamaku yang dimaksud Kevin hanyalah seperti itu.

"Terima kasih kau mau datang padaku malam ini Vero. Aku bisa memejamkan mataku sekarang. Selamat malam sayang." ujar Kevin seraya mengecup keningnya.

"Selamat malam Kevin." jawab Veronica.

Keduanya pun akhirnya terlelap bersama.

*****

Happy Reading All...😘😘😘

1
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Kelurga yang selalu harmonis

Bahagia selalu Dion dan Amora
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Hahahaha bahaya Vero keceplosan wkwkwk

Bilang aja sama Clinton kalo semalam tidur sama Kevin 😄😄😄🤭🤭🤣🤣
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Hahaha Kevin pintar ya udah pandai godain Vero wkwkkq
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Hahaha udah jadian saja Vero dan Kevin
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Fix si Vero udah suka sama Kevin 🤣🤣🤣
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Kevin pria arogan tapi cengeng


Peluk Kevin hehehe
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Ayooo Frans harus bersaing dengan Kevin kalo mau dapatkan Vero wkwkkq
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Wah Steven mau balas dendam sama Dion nich


Semoga Vero bisa jatuh cinta sama Kevin
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Hahaha sudah jatuh cinta sama Vero si Kevin


Bucin deh kamu Vin
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Hahah ketahuan deh sama Kevin kalo Vero sudah mengumpat Kevin
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Ciyee Kevin apa kamu jatuh cinta sama Vero yaaaa

Cepet jadian ya Vero dan Kevin wkkwkq
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Ayoo Kevin dan Vero kalian harus jatuh cinta Wkwkwkkw

Kalian pasangan serasi wkwkka
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Wah Veronica anaknya Steven dan si Steven ini pernah dekati Amora dan rupanya Steven dendam banget sama Dion p
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Ciyee Kevin sudah suka ya sama Vero


Kevin lama lama bucin sama Vero Hahhaha
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Hadehh Kevin ² main sosor aja si Vero Wkwkkw

Semoga Kevin cepat sadar
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Ya Amor semoga anakmu si Kevin tidak sombong dan arogan lagi ya

Kevin harus bisa berubah
🤎 DEPI ♬⃝❤️🍼🍼
Ya Amor semoga anakmu si Kevin tidak sombong dan arogan lagi ya

Kevin harus bisa berubah
M ferly
jika vero tdak hamil kayaknya ego dan dendam lama orang tuanya tdak cepat reda. mungkin jika vero hamil akan membuka jlan untuk dua keluarga bisa brbaikan dan berdamai dngan masa lalu mereka deh.!
Land19
happy ending ....
Land19
perasaan dulu kayanya udah pernah baca.
tapi lupa² ingat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!