NovelToon NovelToon
Mantan Suami Membuangku Bos Bertato Menikahiku

Mantan Suami Membuangku Bos Bertato Menikahiku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Janda / One Night Stand
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Tiga tahun berbakti sebagai istri seolah tak ada artinya bagi Aira ketika Radit diceraikannya secara mendadak tepat di hari ulang tahun pernikahan mereka.
Demi kehadiran sekretaris cantik, Aira terpaksa melangkah menembus hujan deras membawa kopernya. Kemalangan tak berhenti di situ; di tengah jalan ia diserang sekelompok preman hingga tak berdaya.
Di saat kritis, sosok pria tinggi bertato bernama Lucas datang menyelamatkannya. Namun, pertolongan itu membawa takdir baru. Dalam pengaruh obat akibat dijebak, Lucas membawa Aira ke hotel. Dengan bisikan "Jangan takut, aku mandul," Aira yang hancur akhirnya memejamkan mata dan pasrah.
Esok harinya, Aira pergi memulai hidup baru dari nol—mencari kontrakan dan pekerjaan. Namun beberapa minggu kemudian, garis dua di alat tes kehamilan meruntuhkan dunianya. Jika Radit sudah lama tak menyentuhnya, maka janin itu jelas milik Lucas. Lantas, apakah pengakuan mandul itu hanya kebohongan manis, atau ada rahasia besar yang sengaja Lucas sembunyikan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Di sebuah ruangan gelap kediaman keluarga Radit, Mila duduk di hadapan seorang editor foto sewaan yang sengaja ia bayar mahal.

Di layar laptop berukuran besar, wajah Aira yang diambil secara diam-diam dari akun media sosial dan rekaman kamera ponsel mulai dipotong, diolah, dan direkayasa dengan tingkat kemiripan yang sangat tinggi.

Foto-foto Aira disandingkan dengan beberapa pria tua berkepala botak dan pria tak dikenal dalam pose yang tampak sangat mesra dan mencurigakan di dalam kamar hotel remang-remang.

"Pastikan lighting dan pencahayaannya terlihat menyatu sempurna," perintah Mila dengan suara dingin dan penuh kepuasan.

"Aku mau foto-foto ini kelihatan sangat nyata, seolah-olah Aira memang benar-benar wanita panggilan yang sering melayani pria hidung belang di hotel!"

Sang editor mengangguk cepat, jemarinya lincah memoles setiap detail hingga rekayasa digital itu tampak hampir tak berjejak.

Mila menyunggingkan senyum kemenangan. Strategi jahatnya kali ini tidak hanya sekadar menyebarkan foto-foto skandal palsu ini ke media sosial untuk menghancurkan mental Aira, tetapi ia memiliki rencana yang jauh lebih besar.

Ia menyusupkan dokumen-dokumen ini langsung ke meja jajaran pimpinan tertinggi hotel.

Mila ingin jajaran direksi hotel merasa malu, lalu menendang dan memecat Aira secara tidak hormat dari posisinya sebagai Head Chef.

Mila sama sekali tidak tahu—dan tak akan pernah menduga—bahwa pimpinan tertinggi dan pemilik tunggal jaringan hotel mewah tersebut adalah Lucas, pria yang setiap malam memeluk Aira dengan penuh kasih sayang.

Sementara itu, di ruang tamu, Radit dan ibunya tampak sangat antusias saat Mila menunjukkan hasil cetakan foto-foto rekayasa tersebut di atas meja.

Radit memandangi foto-foto palsu itu dengan tawa menyeringai, meski bibirnya masih terasa agak ngilu akibat bekas pukulan Lucas.

"Bagus sekali, Mila! Ini benar-benar jenius!" puji Radit dengan mata berbinar puas.

"Sekali foto-foto ini sampai ke tangan pemilik hotel dan tersebar di luar, karier Aira yang baru seumur jagung itu pasti hancur berkeping-keping!"

Ibu Radit ikut mengangguk-angguk bersemangat, melipat kedua tangannya di dada dengan raut wajah penuh kedengkian.

"Benar! Biar wanita mandul dan tidak tahu diri itu tahu rasa! Setelah dia dipecat, dibuang, dan ditinggalkan oleh pria simpanannya, kita lihat saja, dia pasti akan merangkak dan memohon-mohon kembali pada keluarga kita!" seru sang ibu penuh ambisi.

Siska yang duduk di samping ibunya ikut tertawa terbahak-bahak.

"Pasti memuaskan sekali melihat Aira berlutut menangis di kaki Mas Radit nanti!"

Mereka bertiga tertawa lebar, merasa berada di atas angin dan meyakini bahwa rencana kali ini tidak mungkin gagal.

Tanpa mereka sadari, lubang kehancuran yang mereka gali untuk Aira justru akan menjadi jerat yang membinasakan diri mereka sendiri.

Keesokan paginya dimana Lucas dan Aira sudah bersiap untuk berangkat ke hotel. Dan, seperti biasa Lucas menghentikan mobilnya di kafe seberang untuk menurunkan istrinya.

Setelah itu Lucas kembali melajukan mobilnya menuju ke hotel.

Aira melangkah berjalan ke hotel dan ia masuk ke area dapur hotel dengan senyum mengembang dan semangat membara.

Hari ini ia sudah menjadwalkan sesi pelatihan khusus untuk Rizal dan seluruh tim dapur agar mereka menguasai resep mi cumi tanpa tepung secara presisi.

"Pagi, Chef!" sapa Rizal antusias, sudah bersiap dengan apron dan pisau dapurnya.

"Pagi, Rizal. Mari kita mulai latihannya dari cara memotong cumi dengan ketebalan yang konsisten," balas Aira ramah namun profesional.

Dari balik kaca ruang pengawasan, Lucas berdiri memperhatikan Aira dengan senyum tipis di bibirnya.

Melihat semangat calon istrinya membuat seluruh keletihan Lucas sirna.

Namun, suasana tenang itu mendadak pecah di lantai atas dimana Mila, Radit, dan Ibu Radit menerobos masuk ke area Management Office hotel tanpa mengindahkan teguran dari para staf administrasi.

Dengan langkah angkuh dan kepala terangkat tinggi, Mila menggenggam erat sebuah amplop cokelat tebal di tangannya.

"Maaf, Ibu, Bapak, ini area terbatas! Anda tidak bisa masuk sembarangan!" seru staf sekretariat mencoba menghadang mereka.

"Diam kamu!" bentak Mila kasar, mengibaskan tangannya.

"Kami datang ke sini untuk menyelamatkan reputasi hotel ini dari koki bermoral bejat yang kalian pekerjakan!"

Ibu Radit melipat tangan di dada dengan wajah congkak, sementara Radit tersenyum menyeringai di belakangnya.

"Panggilkan Direktur Utama atau Pemilik Hotel ini sekarang juga!" panggil Mila dengan suara melengking hingga memancing perhatian seluruh staf manajemen.

"Kami membawa bukti nyata bahwa Head Chef kalian, Aira, adalah wanita panggilan yang sering melayani pria-pria tua hidung belang! Kalau hotel bintang lima ini tidak mau hancur karena skandal murahannya, panggil pimpinan kalian keluar detik ini juga!"

Suasana di Management Office kian memanas. Karena desakan dan ancaman Mila yang terus berteriak membuat keributan, Arum dari bagian HRD terpaksa memanggil Aira menuju ruang rapat utama untuk mengklarifikasi situasi.

Lucas yang memantau dari ruang pengawasan langsung mendapatkan laporan dari Randy.

Dengan raut wajah menggelap dan aura dingin yang menakutkan, Lucas langsung melangkah menuju ruang rapat.

Di dalam ruang rapat yang sudah dihadiri jajaran manajemen, Mila dengan gaya angkuh melemparkan puluhan lembar cetakan foto rekayasa ke atas meja panjang.

SRAKK!!

Foto-foto editan yang menampilkan wajah Aira bersanding dengan pria-pria tua tak dikenal dalam pose mencurigakan berserakan di hadapan semua orang.

"Lihat ini semua!" seru Mila dengan nada memprovokasi.

"Koki sanjungan kalian ini ternyata tidak lebih dari wanita murahan! Dia melayani pria-pria hidung belang untuk mendapatkan uang!"

Radit ikut bersuara dengan senyum menyeringai puas.

"Benar! Wanita seperti ini sama sekali tidak layak menjadi Head Chef di hotel berbintang lima! Dia sudah merusak nama baik tempat ini!"

Aira yang baru saja masuk melangkah mendekat. Ia sempat tersentak dan syok melihat foto-foto busuk yang tersebar.

Namun, sebagai wanita yang tangguh dan calon ibu dari anak-anak Lucas, Aira cepat-cepat menguasai emosinya.

Ia menatap Mila dengan pandangan tajam tanpa rasa takut sedikit pun.

"Mila, kalau kamu mau memfitnah ku, pakailah cara yang lebih cerdas," ucap Aira tenang namun menusuk.

"Foto-foto ini jelas rekayasa digital. Aku menantangmu untuk membuktikan keaslian mendata, pencahayaan, dan piksel dari berkas aslinya sekarang juga di hadapan tim IT hotel!"

Mila mendengkus sinis, mengabaikan tantangan Aira.

Tepat saat itu, pintu ruang rapat terbuka lebar. Lucas melangkahkan kakinya masuk dengan wibawa yang membuat seluruh ruangan seketika hening dan mencekam.

Lucas melangkah menuju meja rapat, meraih salah satu lembar foto editan tersebut, lalu memandanginya dengan tatapan dingin bak es.

Melihat kehadiran Lucas yang mengenakan kemeja tanpa jas, Mila yang tidak tahu siapa sebenarnya pria itu langsung menunjuk wajah Lucas dengan derai tawa meremehkan.

"Nah! Ini dia lelaki panggilan yang disewa koki kalian!" pekik Mila girang merasa di atas angin.

"Lelaki ini yang kemarin memukul Mas Radit! Benar-benar murahan kamu, Aira! Koki dan lelaki simpanannya sama-sama tidak tahu diri!"

Mila sama sekali tidak menyadari bahwa pria berkarisma di hadapannya adalah pemilik tunggal jaringan hotel mewah ini sekaligus pemilik jajaran rumah sakit ternama.

Melihat kelakuan gila Mila, seluruh jajaran direksi, manajer, dan karyawan yang ada di dalam ruangan langsung menundukkan kepala mereka rapat-rapat dengan tubuh gemetar.

"P-Pak Lucas," bisik Arum gugup.

Randy melangkah maju ke samping Lucas, lalu berdehem keras dengan suara tegas yang menggelegar ke seluruh penjuru ruangan.

"Jaga mulut Anda!" tegur Randy tajam pada Mila.

"Pria di hadapan Anda ini adalah Bapak Lucas Prasetya, Pemilik Utama jaringan Hotel Bintang Lima ini sekaligus Pemilik Jaringan Rumah Sakit Internasional!"

Mila tersentak sejenak, namun kepalanya yang sudah terlanjur dipenuhi kesombongan menolak mempercayainya.

Ia malah tertawa terbahak-bahak hingga memegangi perutnya.

"Hahaha! Jangan bercanda! Pria ini pemilik hotel dan rumah sakit?! Jangan mimpi!" seru Mila penuh ejekan.

"Kalau lelaki panggilan ini benar-benar pimpinan pemilik hotel dan rumah sakit, aku, Mila, bersumpah akan makan ikan kerapu asam manis 20 porsi sekaligus di depan kalian semua sekarang juga!"

Lucas menyunggingkan senyum tipis yang amat dingin.

Tatapannya menusuk tajam, mempermalukan logika busuk Mila di depan seluruh jajaran manajemen.

"Deal," ucap Lucas pelan namun tegas, tawa dinginnya menggelegar memenuhi ruangan.

"Randy, panggil tim IT untuk membongkar mendata foto busuk ini dalam dua menit, dan suruh dapur menyiapkan 20 porsi ikan kerapu asam manis untuk wanita ini. Jangan ada satu porsi pun yang tersisa!"

Randy menganggukkan kepalanya dan ia meminta Rizal untuk menyiapkan nya.

1
Ariany Sudjana
skak mat Radit, ternyata bayi dalam kandungan si pelacur murahan itu, anak laki-laki lain 🤣🤣😄😄 dan dengan jahatnya kamu bilang Aira mandul? ternyata kamu yang mandul 😄😄🤣🤣
Ariany Sudjana
bisa semakin maju ini hotel Lucas, karena chef Aira kan luar biasa cerdas
Ariany Sudjana
wah berarti pasangan berikutnya Rizal dan Arum yah 😄😄🤣🤣
Ariany Sudjana
skak mat, ternyata si pelacur murahan itu hanya omong besar, ga bisa kan menghabiskan dua puluh ekor ikan kerapu asam manis
gimana Radit, ternyata kamu yang mandul 🤣🤣 jadi anak siapa yang dalam kandungan Mila? kan pelacur murahan yah 🤣🤣
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Mila, ternyata bodohnya kebangetan 🤣🤣 dan gimana ceritanya Lucas yang pemilik hotel tersebut, kamu ejek dan kamu rendahkan, dasar bodohnya kamu, sama dengan Radit dan juga ibu kamu
Ariany Sudjana
ini si pelacur murahan itu yang bodoh, preman yang kamu bayar cerdas sekali
Ariany Sudjana
puji Tuhan, chef Aira benar-benar sudah membuktikan kejeniusan nya dan kelihatan kan si pelacur murahan itu bodohnya kebangetan 😂😂🤣🤣

niat hati menjatuhkan chef Aira, kamu yang akan menghadapi kekuasaan Lucas
Bu Dewi
lanjut kak😍😍😍😍
Ariany Sudjana
tetap waspada ya chef dan Lukas, karena si pelacur murahan itu ga terima kalau Aira hidup dengan baik
Ariany Sudjana
wah chef Aira ngidam ceri 😄🙏
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Mila, yang ada kamu yang akan dikerjai sama preman itu dan kamu salah cari lawan
Iffanaya 😽
lanjut Thor 💪
Iffanaya 😽
kamu salah cari lawan Mila 😏 liat aja apa yg dilakukan Lucas kalo tau apa yg kamu lakukan ke aira
Dew666
💜
my name is pho: Terima kasih kak 🥰
total 1 replies
Ariany Sudjana
bagus Lucas, kamu harus waspada, jangan biarkan si pelacur murahan dan Mak Lampir itu berbuat kerusuhan di hotel kamu, dan jangan sampai mereka membuat celaka ke Aira
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Siska dna Mila, silakan kalian balas dendam, kalian siap-siap jadi gembel
Ariany Sudjana
puji Tuhan, calon ibu mertua Aira itu baik hati, dan meskipun konglomerat, tidak sombong seperti mantan mertuanya
Ariany Sudjana
skak mat kamu merin, kamu hanya pelacur murahan 😂😂🤣🤣 mama Lucas benar-benar wise, tidak termakan dengan omongan si pelacur murahan itu, kacian deh loe Merin 🤣🤣😂😂
mama kandung yang waras pasti ga akan mau punya menantu pelacur murahan seperti kamu, jadi jelas sekali chef Aira kelasnya jauh di atas kamu
Ariany Sudjana
dasar laki-laki pengecut kamu Radit, kamu sudah menghina Aira. dan kamu pelacur murahan, kamu bilang Aira mandul 🤣🤣🤣😂 dasar bodoh, buktinya Aira mengandung bayi kembar 3, jangan-jangan Radit yang mandul 🤣🤣😂😂 kalau Radit mandul, berarti yang dikandung Mila, anak siapa?
Ariany Sudjana
harusnya jangan hanya diusir pelacur murahan itu, tapi juga dibinasakan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!