Comedy - Romance - Fantasy.
Tidak untuk anak-anak karena banyak konflik kerajaan.
Putri Becca Malcon, mendapatkan kesempatan hidup yang kedua, setelah sebelumnya mendapatkan hukuman mati oleh tunangannya sendiri, yaitu Pangeran Mahkota Ebert Oswald. Karena di fitnah telah menyakiti wanita kesayangan sang putra mahkota.
Jiwanya kembali ke masa lalu, saat dia memenangkan sayembara yang di adakan oleh Keluarga Kerajaan Oswald, dan sebelum dia mengucapkan keinginannya melamar Pangeran Ebert.
Di tengah kebimbangan antara takut akan kematian dan juga tidak mau menghancurkan harga diri keluarganya, Becca justru terpesona dengan ketampanan sang raja hingga tanpa sadar mengucapkan sebuah kalimat di hadapan ayah mertuanya.
“Sebagai hadiah, saya ingin.. Melamar Yang Mulia Raja Basilio Oswald.”
Dan saat Becca tersadar, dirinya tidak bisa mundur lagi saat sang ayah mertua atau Raja Basilio justru tersenyum miring, serta menyetujui lamaran itu bahkan berniat menikahinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25. Raja Basilio berbuat tidak senonoh ?!
Saat Raja Basilio, dan Ratu Becca menikmati minuman di pesta, dan berbicara sebentar dengan beberapa orang di sana. Becca menyangka, dirinya akan di pertemukan dengan orang menyebalkan yang selalu memandangnya miring, karena menikah dengan pria yang lebih tua darinya.
“Wow, Permaisuri Ratu Becca benar-benar sangat pintar, bukan ?? Menikah dengan raja utama, meskipun usianya masih sangat muda. Kau benar-benar pandai mencari keuntungan besar.”
Ratu Becca menatap ke arah lelaki di depannya dengan kesal, Raja Thorne memandang ke arahnya dengan tatapan tajam tapi mengandung sebuah arti, juga senyuman miring itu, membuat Becca rasanya ingin menyiramkan minuman ke arah wajah pria tua itu.
Oh, ralat.. Raja Basilio jauh lebih tua, daripada lelaki itu, tapi bagi Becca suaminya jauh lebih tampan daripada Raja Thorne.
“Aku dengar, kau berasal dari kalangan Unmagicia, bukan ?? Benar-benar cerdik, dengan menikahi Raja Basilio, kau bisa melindungi keluargamu dan dirimu sendiri. Tapi aku sarankan untuk berhati-hati, karena banyak perempuan yang masih mengincar Yang Mulia Raja Basilio.” Ujar Pangeran Lucifer di sana.
“Tidak perlu khawatir, Pangeran Lucifer.. Bibi Becca sangat pandai menarik hati ayah, jadi mustahil jika ayah melirik ke arah wanita lain.” Ujar Pangeran Aldert membalas dengan senyuman manis tapi terdengar ketus di sana.
Pangeran Ebert tersenyum miring, dia tahu adiknya ini memiliki lidah yang sangat tajam daripada dirinya, sudah pasti Pangeran Aldert bisa membungkam mulut angkuh Raja Thorne dan Pangeran Lucifer.
Hah, dia tidak menyangka akan kembali bertemu pasangan ayah dan anak yang sangat menyebalkan di depan mereka. Andai Kerajaan Raja Thorne itu kecil, maka mudah bagi Raja Basilio untuk menaklukkannya, tapi wilayah pria tua itu tidak kalah besar dan kuat, mustahil untuk bisa menghancurkan istana mereka.
“Sayang, sepertinya ada perlu ke kamar mandi. Bisa kau membantuku.” Bisik Raja Basilio kepada istrinya. Sejak tadi, sang raja sengaja tidak mendengarkan dan mengacuhkan perkataan Raja Thorne yang sempat menghinanya, tapi dia memilih mengabaikannya.
“Tentu saja, akan aku antarkan.” Ujar Ratu Becca membalas dengan bisikan.
“Pangeran Aldert, Pangeran Ebert, maaf tapi aku harus mengantarkan.. Ayah kalian ke kamar mandi.” Ujar Becca berpamitan dengan kedua anak tirinya. Kedua lelaki itu tersenyum dan menganggukkan kepala mereka, menanggapi ucapan Becca.
Tanpa berpamitan dengan yang lain, Ratu Becca mengantarkan suaminya pergi dari sana, membuat Raja Thorne menaikkan alisnya.
“Aku harap ayah kalian tidak membuat malu dengan melakukan hal-hal rendahan disini.” Ujar Raja Thorne mengamati Becca dan sang raja sudah berjalan menjauh.
Pangeran Ebert terkekeh pelan, “Anda terlalu berlebihan, ayah sudah pasti mengetahui aturan yang ada disini.” Ujarnya dengan santai, meskipun ada sedikit nada sinis di sana.
...
“Kau yakin, tidak apa ???”
“Jangan khawatir, aku baik-baik saja. Hanya saja, tubuhku rasanya sangat lemah disini, aku tidak bisa kembali ke ruang utama.”
Becca menghela nafasnya berat, dia menatap suaminya yang masih berbaring di ruang istirahat. Setelah menyelesaikan urusan di kamar mandi, sang raja meminta istrinya untuk mengantarkan ke ruang istirahat karena merasakan tubuhnya lemah, dan setelah sampai disini..
Suaminya malah memintanya untuk mengambilkan makanan manis seperti puding. Jadi Becca bangkit berdiri dan menatap ke arah suaminya yang memberikan tatapan berbinar, karena menginginkan makanan yang manis itu, dan sang raja ingin menikmatinya di dalam ruangan.
Raja Basilio malas untuk kembali berhadapan dengan orang-orang yang berusaha merendahkan istrinya. Bukan karena sang raja takut dan enggan membalas ucapan mereka, tapi semakin sang raja mencoba membela diri, mereka akan semakin memojokkannya.
Jadi, dia memilih untuk berdiam di dalam ruang istirahat.
“Baiklah kalau begitu, aku akan segera kembali membawakan puding untukmu.” Ujar Becca tersenyum di sana, sang raja menganggukkan kepalanya.
Ratu Becca berjalan dengan anggun keluar ruangan, dan membuat sang raja perlahan menutup matanya sejenak.
Klik..
Saat pintu ruangan terbuka, dan Ratu Becca keluar dari ruangan, dan berjalan ke arah yang berbeda, menuju ke arah ruang utama untuk mengambilkan puding untuk suaminya.
Tanpa sadar, ada dua pasang mata tersenyum miring di sana, melihat Ratu Becca berjalan menjauhi ruangan.
“Aku akan masuk, aku yakin obat itu sudah bekerja di sana, setelah lima menit, kau pergi buat kehebohan dan memancing mereka kemari.” Ujar wanita itu sambil tersenyum licik, sementara pelayan di sebelahnya menundukkan kepalanya dengan hormat.
“Baik, nona.”
...
Di ruangan pesta itu, terlihat sedikit keributan kecil dari seseorang yang menarik perhatian banyak orang di sana.
“Tolong !! Ada yang berbuat tidak senonoh di ruang istirahat !!”
Seorang pelayan berteriak dengan ekspresi panik di sana, membuat sang pemilik acara, Raja Gala akhirnya muncul dan bertanya pada pelayan itu. Sang pelayan menjelaskan apa yang dia dengar dari sebuah kamar istirahat, lalu dia meminta sang raja untuk segera mendobrak mereka.
Tanpa basa-basi, Raja Gala langsung beranjak berlari ke arah yang di tunjukkan oleh sang pelayan. Diikuti beberapa tamu yang penasaran, terlebih ada Raja Thorne, Pangeran Lucifer, Pangeran Aldert dan Pangeran Ebert di sana.
Menelusuri beberapa lorong di kamar istirahat, mereka akhirnya mendengarkan suara yang tidak senonoh dari dalam kamar. Tanpa berpikir panjang, Raja Gala langsung mendobrak pintu itu, membuat pasangan yang berbuat mesum itu terkejut.
Bruk !!!
Sang wanita langsung mendorong tubuh pria hingga tersungkur di bawah tempat tidur, dan sang wanita menutupi tubuhnya sendiri.
“Apa-apaan ini ?!” Ujar Raja Gala dengan penuh emosi.
“Yang Mulia, maafkan saya.. Saya di lecehkan, dia.. Dia yang memaksa saya untuk melayaninya !!” Wanita itu menunjuk ke arah sosok pria yang berusaha untuk bangkit berdiri, karena merasa punggungnya sakit, setelah di dorong oleh sang wanita.
“Apa maksudmu ?! Dia siapa ?!”
“Dia.. Yang Mulia Raja Basilio !!”
Deg !!
Semua orang yang ada di sana terdiam sejenak, menatap ragu-ragu ke arah wanita di depan mereka, yaitu Putri Elnama.
“Jangan bercanda, itu tidak mungkin !!” Ujar Raja Gala seakan merasa sangsi dengan perkataan Elnama, terlebih dia mengenal Raja Basilio dengan baik. Mustahil sang raja besar utama melakukan hal serendah itu dengan wanita lain.
“Itu benar, Yang Mulia.. Saya adalah sanksinya disini.” Pelayan yang tadi berteriak akhirnya membuka suara, membuat suasana semakin hening di sana.
Raja Gala memandang sosok pria yang berusaha untuk naik ke atas kasur, semua juga memandang ke arah sosok pria yang masih misterius itu.
“Yang Mulia, saya adalah korban disini.. Percayalah.. Dialah yang telah memaksa saya, bahkan dia mencekoki saya dengan ramuan obat perangsang.” Ujar Elnama dengan sedikit terisak, antara takut dan panik, juga sedih.
Tapi masih belum ada yang berani berbicara sepatah katapun, bahkan semua orang yang ikut mendobrak hening seketika.
Raja Gala juga merasa bingung, mana yang harus dia percaya, karena sang pria sedari tadi tidak mengatakan apapun, benarkah itu Raja Basilio ??
Sementara Elnama menyeringai dalam diamnya, dia yakin sebentar lagi dirinya akan bisa masuk dan menjadi bagian dari Keluarga Oswald, terlebih dengan banyak sanksi, tidak mungkin Raja Basilio bisa mengelak kenyataan.
❤️👑❤️👑❤️👑❤️👑❤️
gapapa publish aja cerita baru pasti aku baca semua 😍😍😍🔥🔥🔥
gak papah lah klo masih seawet muda brad pitt🤣🤣🤣
latar kerajaaan bgini makin seru thor, berasa ky di novel2 terjemahaan. 😄
semangat thor😄