seorang wanita yang bernama Selena hidup sebatang kara tanpa mempunyai saudara.
dia harus menahan hinaan dan cacian dari semua orang,bahkan tidak ada yang mau berteman dengannya.
apalagi saat melihat wajah nya,semua orang akan jijik dan meludahi nya,dan dengan tekad nya yang kuat dia berusaha untuk bangkit dengan kuliah dan mengandalkan beasiswa nya.
hingga suatu hari saat Selena menyatakan perasaan nya pada pangeran kampus,dia di permalukan habis-habisan,dan pangeran kampus yang mempermainkan nya hanya memandang nya dengan merendah.
karna tidak tahan,Selena berlari meninggalkan kampus nya,hingga dia mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
dan sistem mengatakan jika dia ingin kaya raya dan bisa membalas dendam pada semua orang yang menyakiti nya.
dia harus menjalankan misi 3 kehidupan,setelah misinya berhasil dia akan mendapatkan kekayaan dari sistem juga kekuatan untuk melindungi dirinya.
bagaimana kah kisah selanjutnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
tamparan untuk seorang pelayan
Di didalam kamar,Amira yang sedang tidur tiba-tiba merasa terusik,dia membuka matanya dan menatap kearah jendela, ternyata jendela kamar nya terbuka,dia berjalan dengan menahan rasa kantuknya.
" kenapa aku bisa lupa menutup jendela,, udaranya sangat dingin, ditambah AC dalam kamar ini,,pantas saja aku menggigil kedinginan " gumam nya,disaat Amira ingin menutup jendela, tiba-tiba dia mendengar suara deru mobil.
dan karna penasaran Amira berjalan kearah balkon,dibawah sana ternyata kakak nya Angga baru saja pulang,tapi yang menjadi perhatian nya,kakak nya terluka ?
" ada apa dengan kakak ? apa dia membunuh orang lagi,aku jadi merinding,dari ingatan pemilik tubuh ini,kakak sulungnya yang paling kejam " gumam Amira, melihat kakaknya sudah masuk kedalam rumah,,dia juga memutuskan menutup jendela dan berjalan kearah ranjangnya.
( nona apa anda tidak berniat mengobati luka kakak anda )
Amira yang ingin berbaring terdiam sejenak,setelah memikirkan ucapan sistemnya,dia kembali berdiri.
" kamu benar sistem,aku harus mendapatkan kasih sayang kak Angga,dia orang yang paling berkuasa,setelah aku mendapatkan kasih sayangnya,dia pasti akan melindungi ku dan semua orang akan takut padaku " gumam Amira,dia tersenyum karna merasa ucapan nya ini benar,dia langsung bergegas mencari kotak obat,setelah menemukan nya,dia pergi turun kebawah.
**********
sedangkan diruang tamu,karna Angga merasa tubuhnya lemas,dia menjatuhkan dirinya di sofa,dia meringis kesakitan saat merasakan luka nya yang perih.
" sialan ! seharusnya aku membunuh nya sejak dulu,aku benar-benar bodoh karna membiarkan seorang penghianat masuk kedalam markas ku " dengus nya.
ya ternyata salah satu pengawal kepercayaan nya berkhianat padanya,dia juga tidak menyangka penghianat itu berasal dari salah satu musuhnya.
tak tak tak
mendengar suara langkah kaki,Angga mendongak dan disana dia melihat adiknya Amira sedang berjalan kearah nya,dia menatapnya dengan tajam.
" apa yang kamu lakukan disini ? " tanya Angga,dia menatap Amira dengan tatapan mengintimidasi.
Amira yang melihat tatapan kakaknya ,merinding. tapi buru-buru dia menenangkan diri nya,dia langsung duduk di samping Angga tanpa merasa takut.
" karna aku melihat mu berkeliaran di halaman rumah,,aku jadi tidak bisa tidur,, berikan tangan mu, biarkan aku mengobati lukamu" ucap Amira,tapi melihat kakaknya tidak menuruti ucapan nya,dengan berani Amira menarik tangan kakaknya.
dan itu membuat Angga tertegun,tapi dia hanya terdiam dan melihat apa yang adiknya lakukan,setelah membalut luka Angga,Amira menatapnya dengan tersenyum geleng-geleng.
" bagaimana bisa seorang ketua mafia terluka ? kakak benar-benar payah,, bagaimana jika ayah meledek mu nanti,jika dia mengetahui nya. " Amira terkekeh saat melihat wajah kakaknya yang semakin dingin.
" untuk itu jangan beritahu siapapun termasuk itu ayah ! " tekan nya.
Amira mengangguk,dia berdiri dan berbalik badan,saat dia ingin melangkahkan kakinya,dia tersentak saat Angga menarik tangan nya.
" apa kamu tidak takut padaku lagi ? " tanya Angga tiba-tiba.saat adiknya menatapnya dengan heran.
" untuk apa aku takut ? " tanya balik Amira dengan Alis terangkat.
" bukankah biasanya kamu akan menghindari ku saat aku pulang ? dan kenapa aku merasa kamu berubah " tanya Angga lagi,dia benar-benar penasaran dengan perubahan adiknya.
Amira melepaskan tangan Angga,lalu dia berbalik badan dan menatapnya dengan datar.
" ya dulu aku memang takut saat melihat mu,bukan hanya kamu,tapi ayah dan kak Regan. aku juga waktu itu tidak percaya diri,kalian pasti bingung kan kenapa aku penakut ? itu karna pelayan bilang,aku tidak boleh dekat dengan kalian agar kalian tidak semakin membenci ku,aku harus memakai makeup menor agar kalian menyayangi ku,tapi selama ini justru ucapan pelayan membuat kalian semua menjauh,,dan akhirnya aku memutuskan untuk berubah sesuai keinginan ku sendiri,,kalau tidak ada yang ingin kakak tanyakan lagi aku pergi,,dan kakak jangan lupa tidur lebih awal ,,selamat malam. " ucap amira panjang lebar.
tanpa sepengetahuan Angga, Amira tersenyum menyeringai dia sengaja mengatakan itu,agar kakak nya Angga,membereskan para pelayan yang selama ini menindasnya,ya ternyata para pelayan sering menindas Amira tanpa sepengetahuan keluarga nya.
brakkkkkkkkkkkkkkkk
mendengar itu Angga memukul meja dengan nafas memburu,dia tidak menyangka ternyata selama ini adiknya di tindas oleh seorang pelayan.
" beraninya! beraninya mereka menindas adikku,aku akan membunuh semua para pelayan hina itu " desis nya, tangan nya mengepal lalu dia melihat luka nya yang di balut oleh adiknya,ada perasaan hangat yang dia rasakan saat ini.
" meski aku menyayangi nya,tapi dia terlalu lemah untuk menjadi anggota keluarga Blackwood,tidak selamanya aku bisa melindungi nya,,hah..aku harus memikirkan masalah ini besok,juga aku akan membicarakan nya dengan ayah " gumamnya,lalu dia memutuskan untuk pergi masuk ke kedalam kamarnya.
Luna yang ternyata sejak tadi berada disana,merasa geram dia menatap kotak obat yang dia bawa.
" sialan kenapa Amira tiba-tiba tidak takut pada kakak nya,dan seharusnya aku yang mengobati Angga bukan Amira,,,dengan begitu Angga akan perlahan-lahan menerima kehadiran ku, seperti di kehidupan sebelumnya,,,ini semua karna Amira dia telah menggagalkan rencana ku,,lihat saja aku akan memberikan pelajaran ada Amira !! " geram Luna,dengan perasaan kesal dia pergi dari sana.
************
keesokan harinya,kediaman Blackwood terlihat sunyi, bagaimana tidak pagi-pagi sekali Zeon sudah pergi bekerja di perusahaan nya,begitu juga dengan Regan,dia sudah pergi kuliah pagi sekali,untuk Angga,dia pergi ke markas nya,,ya saat ini Angga sudah menjadi pemimpin bawah tanah,dan dia juga sudah menduduki posisi ayahnya yang sebagai ketua mafia.
sedangkan Amira yang baru saja turun,dia berjalan sembari menatap para pelayan yang sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing.
" sistem apa hari ini aku tidak pergi ke sekolah? " tanya Amira dengan bingung.
( nona karna Amira orang yang penakut dan juga lemah,ayahnya tidak mengizinkan putrinya sekolah,karna dia takut musuhnya menyakiti Amira,dan dia juga sering mengirim banyak pengawal menjaga putrinya saat Amira pergi jalan-jalan keluar mansion,, sebenarnya Zeon Blackwood sangat menyayangi putrinya,,hanya saja dia tidak tau cara menunjukkan kasih sayangnya )
Amira mengangguk,sekarang dia mengerti,bukankah kedua kakaknya juga seperti itu ? dan mungkin saja adiknya ini terlalu lemah dan penakut,,,maka dari itu mereka tidak suka pada Amira.
saat dia sampai di ruang makan,disana dia melihat Luna sedang di layani oleh pelayannya siapa lagi kalau bukan Nadia.
mereka yang melihat kedatangan Amira,sontak saling memandang dengan wajah tidak suka.
" Nadia. siap kan sarapan ku,dan aku ingin susu hangat " perintah Amira pada Nadia.
Nadia melirik Luna dengan wajah kesal,lalu dia berjalan mendekati Amira dan mulai menyiapkan sarapan nya.
" nona susu dirumah habis,pagi ini nona minum air putih saja " ucap Nadia setelah menyiapkan sarapan Amira.
Luna tersenyum remeh,dia melanjutkan sarapannya sembari melirik Amira.
" memang nya kenapa kalau kamu itu putri kandung Zeon Blackwood,lihatlah bahkan pelayan saja tau kalau kamu hanya anak buangan di keluarga ini,,, " batin Luna yang tersenyum sejak tadi.
" kamu bilang susu di rumah habis ? lalu kenapa dia bisa minum susu sedangkan aku tidak? aku tau susu habis hanya alasan mu saja,,Nadia sekali lagi aku perintahkan buatkan susu hangat untukku ! " ucap amira lagi,dia menggenggam sendok dengan erat karna merasa geram pada pelayan nya.
" nona ada apa dengan mu ? jika aku mengatakan susu habis berarti itu adalah kenyataan nya ! untuk nona Luna,,susu ini khusus untuknya dan juga tuan Regan yang memberikan nya,,jadi nona tidak bisa menyalahkan saya " Nadia sama sekali tidak takut melawan Amira,karna dia sudah terbiasa.
plakkkkkkkkkkkkkk