NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Terjerat Gairah Liar Alter Ego Suamiku

Transmigrasi: Terjerat Gairah Liar Alter Ego Suamiku

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / CEO / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:42.3k
Nilai: 5
Nama Author: namice

"Dua sisi kegelapan, satu raga, dan satu candu yang mematikan: diriku."

​Zaviar, penguasa dingin yang sebelumnya mati rasa, mendadak meledak gairahnya saat Arumi—sang macan bar-bar yang bertransmigrasi ke tubuh istrinya antagonis—menghapus riasan badutnya.

Perubahan drastis ini tak hanya membangkitkan Zaviar, tapi juga monster di dalamnya: Varian.
​Varian, alter ego gelap, obsesif, dan haus gairah, bangkit tanpa kendali, matanya memancarkan kedalaman yang menakutkan dengan mata merahnya.

Terkunci di dalam sangkar emas kamar utama, Arumi terjebak dalam kecemburuan Calista istri kedua sekaligus pemeran utama wanita dan pusaran hukuman ganda: kelembutan menuntut Zaviar, dan keganasan tanpa lelah Varian. Keduanya menginginkannya dengan cara yang paling mengerikan.

Varian menyeringai gelap​, manik merahnya mengunci pergerakan arumi. "Kau membuat monster dalam diriku terbangun, Sayang. Bersiaplah untuk tidak bisa berjalan besok pagi."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 Zaviar dan Varian Posesif Akut

Begitu Arumi mendekat, Zaviar menarik pinggang Arumi dengan sentakan kuat hingga wanita itu jatuh terduduk di pangkuannya.

‎"Kau hampir membuatku kehilangan kewarasanku hari ini, Arumi," bisik Zaviar parau, suaranya sarat akan obsesi yang ekstrem.

‎Tangan Zaviar merayap naik ke tengkuk Arumi, menarik wajah wanita itu agar menatapnya. "Aku sudah memberikanmu dana satu triliun, tapi kau justru menjemput maut di tangan pengikut Danu. Kau pikir aku bisa membiarkan istriku terluka?"

‎Tanpa menunggu jawaban, Zaviar meraup bibir Arumi dengan ciuman yang mendalam dan posesif. Ini bukan gaya brutal Varian, melainkan ciuman Zaviar yang menuntut penyerahan diri secara elegan namun mutlak.

Tangan Zaviar dengan cekatan membuka tali jubah Arumi, mengekspos rahasia tubuh istrinya yang kini kembali merembeskan aroma manis murni. Zaviar menyesap cairan itu dengan penuh pemujaan, seolah itu adalah satu-satunya sumber hidupnya.

‎"Hngh... k-kaku... pelan sedikit..." Arumi melenguh lirih, sifat bar-bar-nya meleleh seketika di bawah kepungan kasih sayang

Zaviar yang sangat posesif. Zaviar memberikan jatah yang intim dan intens, memastikan Arumi merasa dimiliki sepenuhnya sebelum akhirnya pria itu memejamkan mata sejenak karena kelelahan emosional.

‎Namun, ketenangan itu tidak berlangsung lama. Saat napas Zaviar mulai teratur dalam tidurnya, manik matanya mendadak terbuka kembali di bawah temaram lampu tidur yang redup.

‎Warna matanya berubah. Merah menyala di dalam kamar yang remang, liar, dan penuh kegilaan seksual yang mengerikan. Varian telah mengambil alih raga itu kembali, dan ia sama sekali tidak merasa lelah seperti Zaviar.

‎"Zaviar mungkin sudah puas dengan satu ronde..." Varian berbisik dengan suara parau yang sangat seksi sekaligus menakutkan di balik rungu Arumi. Ia membalikkan tubuh Arumi dengan kasar hingga wanita itu tertelungkup di atas kasur, lalu mengunci pinggul Arumi dengan kedua tangannya yang besar.

‎"Tapi aku... aku masih lapar, Sayang. Dan aku tidak akan membiarkanmu tidur sebelum kau benar-benar tidak bisa lagi menggerakkan kakimu besok pagi," desis Varian liar.

‎Varian tidak memberikan jeda. Ia menyerang Arumi dengan ciuman-ciuman panas di sepanjang punggung dan leher belakang, memberikan tanda-tanda merah baru di atas jejak Zaviar tadi. Gairah Varian yang tanpa lelah membuat Arumi kewalahan. Pria itu terus menuntut jatah berkali-kali tanpa ampun, menjajah setiap jengkal tubuh Arumi dengan paksaan yang nikmat, mengurung wanita itu dalam jeratan gairah yang seolah tidak memiliki akhir hingga matahari terbit kembali.

Matahari sudah tinggi ketika Arumi akhirnya bisa menyeret tubuhnya keluar dari kamar utama. Tubuhnya terasa seperti habis dihantam badai gairah, penuh dengan tanda kepemilikan yang sengaja ditinggalkan Varian semalam. Namun, rasa sakit fisik itu justru membakar amarah di dalam dadanya. Ia tidak akan membiarkan wanita yang mencoba meledakkannya kemarin hidup tenang di paviliun belakang.

‎Arumi berjalan dengan langkah tegak—meskipun sedikit goyah—menuju paviliun. Ia mengabaikan peringatan Albert yang mencoba melarangnya. "Minggir, Bert! Sebelum gue jadiin lu pajangan taman, mending lu buka pintunya!" bentak Arumi ceplas-ceplos.

‎Brak!

Arumi menendang pintu paviliun yang terkunci. Di dalam, ia mendapati Calista sedang duduk di tepi ranjang, mencoba memasang wajah sedih dan suci saat melihat Arumi masuk.

‎"Kak Arumi... syukurlah Kakak selamat dari kejadian gudang itu..." Calista mulai mengeluarkan jurus air mata palsunya.

‎Arumi tertawa renyah, sebuah tawa yang sangat mengejek. Ia melangkah maju dan tanpa aba-aba, tangan kanannya melayang—

Plak!—sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus Calista hingga wanita itu tersungkur ke lantai marmer.

‎"Kagak usah akting lu, ular kadut!" maki Arumi sambil mencengkeram rambut Calista agar mendongak. Arumi sengaja menurunkan sedikit kerah jaket denimnya, memamerkan tanda merah pekat dari Varian yang masih sangat segar di lehernya. "Lu liat ini? Lu mau bunuh gue biar lu bisa dapet Zaviar? Lu liat baik-baik, semalaman Zaviar—eh bukan, Varian... dia gila banget di atas gue. Dia bahkan kagak nyebut nama lu sekalipun pas lagi asik makan gue."

‎Wajah Calista memucat, matanya membelalak penuh kebencian dan rasa malu yang luar biasa saat melihat bukti keintiman itu.

"K-Kau... dasar jalang!"

‎"Jalang? Gue istri sahnya, Oon!" Arumi menjitak dahi Calista dengan jari tengahnya. "Denger ya, Dek Calista yang hobi nangis bombay. Mulai detik ini, gue cabut semua status lu. Lu mau makan atau kagak, gue kagak peduli. Dan satu lagi, polisi bakal segera dateng buat jemput lu atas percobaan pembunuhan. Lu bisa akting lemah lembut di penjara nanti."

‎Arumi berdiri, meninggalkan Calista yang meraung histeris di lantai, merasa puas karena telah merusak mental sang istri kedua tepat di pusat harga dirinya.

‎‎Siang itu, kantor Razetha Group sedang sibuk-sibuknya. Arumi duduk di balik meja jati besarnya, fokus memeriksa laporan audit pembangunan Razetha Tower. Meskipun tubuhnya masih terasa pegal akibat serangan Varian semalam, sifat bar-bar-nya menolak untuk menyerah pada rasa lelah. Ia harus memastikan perusahaan peninggalan ayahnya ini benar-benar bersih.

‎"Nyonya, ini dokumen yang perlu Anda tanda tangani," Sekretaris Leo masuk dengan sopan.

Baru saja Arumi hendak meraih pulpennya, pintu ruang kerja CEO yang berat itu terbuka tanpa ketukan. Seluruh staf di luar tampak menunduk kaku. Sesosok pria dengan setelan jas hitam yang sangat rapi dan aura dominasi yang mencekik melangkah masuk.

Pria itu adalah ‎Zaviar Ravindra.

‎"Zaviar? Lu ngapain ke sini siang-siang? Kagak punya kantor sendiri apa?!" ceplas-ceplos Arumi sembari menatap suaminya dengan dahi berkerut.

Zaviar tidak menjawab. Ia memberi isyarat dingin pada Leo untuk keluar. Begitu pintu tertutup dan terkunci otomatis, Zaviar melangkah mendekat. Posesif. Pria itu tidak tahan berlama-lama jauh dari aroma manis murni yang menguar dari tubuh istrinya.

‎"Aku sudah bilang, Sayang. Kau milikku. Dan aku tidak suka membayangkan pria lain di gedung ini menatapmu terlalu lama," suara Zaviar terdengar berat dan serak. Ia menarik kursi Arumi, memaksa wanita itu menghadapnya.

Tanpa aba-aba, Zaviar mengangkat tubuh Arumi dan mendudukkannya di atas meja kerja yang penuh tumpukan berkas.

‎Zaviar mulai menciumi leher Arumi dengan posesif, memberikan tanda merah baru tepat di atas bekas Varian semalam. Tangannya yang besar merayap masuk ke balik blazer Arumi, mencari sensasi hangat dan manis yang selama ini membelenggu hidupnya. "K-kaku... lu beneran sakit jiwa..." lenguh Arumi lirih, mencoba melawan namun justru melingkarkan tangannya di leher Zaviar saat bibir pria itu menjajah tubuhnya di atas meja kerjanya sendiri.

1
Wahyuningsih
waah udah tamat aja..... dtnggu crita barunya thor hrs lebih bagus dri yg ini n dpt bonus ryang dimensi atau sistem 💪💪💪 dlm berkarya jgn amoe kendor.... kolor kli y thor 🤣🤣
namice: 🤣🤣🤣, iya kak terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku dan supportnya kak... aku sedang membuat novel terbaru mungkin besok aku rilis di noveltoon kak... 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Sulati Cus
👍🏻
namice: siap kak lagi merilis novel terbaru ku kak... tunggu ya kak😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Wahyuningsih
💪💪💪💪 thor dlm upnya sehat sellu jga keshtn n maakaaciiiih tuk upnya
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku, support dan doanya kak😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Wahyuningsih
💪💪💪💪💪 thor dlm upnya
namice: tunggu ga kak
total 3 replies
Alvia Vi
Calista pekok🤭
Alvia Vi
badass banget
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Alvia Vi
bagus2 😍
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Sulati Cus
di otak ku ke bayang varian vampir tamvan🤣
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 2 replies
paijo londo
Arumi..Arumi kamu ini kok y nekad banget walaupun entar lu bisa bantuin varian trus menang awaaass kena hukuman g bisa jalan Lo
🤭🤭🤭🤭
namice: 🤣🤣🤣... terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Sulati Cus
di cintai adalah secara brutal sp yg nggak senang😅
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Arni Lisa
enak ya jdi arumi di posesifin and gas pol terus...hahahahh🤣🤣🤣...
lanjut kak...
ada judul baru kak???
namice: lagi membuat novel terbaru... judulnya Mine: Transmigrasi gairah liar sang penguasa tirani 😘😘😘🌹🌹🌹 tapi belum di rilis kak
total 1 replies
Sulati Cus
wanita paru bayah, maksudnya Calista udah tua gitu🤔
Sulati Cus: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 5 replies
Arni Lisa
lanjut kak....mampus kalian berdua..makanya jangan sok gaya , punya mental tempe ja bangga...ckckck,,,hihihu
namice: 😁😁, terimakasih banyak ya kak Arni sudah baca novel ku😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Kusii Yaati
ku kira kata kata " hmm" ciri khas author udah hilang ternyata masih ada 😁
namice: 🤣🤣.. iya kak itu kata-kata udah kaya buntut kak ngikutin terus🤣🤣🤣... bercanda ya kak😘😘... terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Kusii Yaati
Arumi kayak aq kalau lagi baca novel trus ada adegan yang bikin emosi, gregetan bawaannya pengen misuh terus 🤭...hai Thor aq mampir ya ☺️
namice: 🤣🤣siap kak, terimakasih banyak ya kak sudah mampir dan baca novel ku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Arni Lisa
lanjut kak...hahahaha detik2 kematian gavin dan calista...smngt terus kk..💪💪
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Arni Lisa
salah cari lawan gavin2...sama laki arumi aja ciut.. skrng mau lawan apa otaknya geser atau punya nyawa kaya kucing...ckckck...
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak Arni sudah baca novel ku😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Arni Lisa
harusnya Jang berubah dulu aruminya , kalau dah cerai baru rubahnya supaya nyesel...ni mah nggk bakalan cerai, yg ada dikurung Mulu dikamar..hahahaha
hihihu
namice: Alhamdulillah baik kak Arni.. terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan supportnya 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Luyoon
oke kak aku mampir nih bosan baca cs mulu apa lagi pemeran nya bts entah kenapa aku ngerasa cemburu mulu padahal cuman cs hahha
namice: 🤣🤣 😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah mampir baca Novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
kitty ❤
tetep gak kapok2 si ular keket 😠
kitty ❤: Wahh gak nyangka bakalan di like sama author /Drool/
Semangat terus Thor 🔥
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!