NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Terjerat Gairah Liar Alter Ego Suamiku

Transmigrasi: Terjerat Gairah Liar Alter Ego Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: namice

"Dua sisi kegelapan, satu raga, dan satu candu yang mematikan: diriku."

​Zaviar, penguasa dingin yang sebelumnya mati rasa, mendadak meledak gairahnya saat Arumi—sang macan bar-bar yang bertransmigrasi ke tubuh istrinya antagonis—menghapus riasan badutnya.

Perubahan drastis ini tak hanya membangkitkan Zaviar, tapi juga monster di dalamnya: Varian.
​Varian, alter ego gelap, obsesif, dan haus gairah, bangkit tanpa kendali, matanya memancarkan kedalaman yang menakutkan dengan mata merahnya.

Terkunci di dalam sangkar emas kamar utama, Arumi terjebak dalam kecemburuan Calista istri kedua sekaligus pemeran utama wanita dan pusaran hukuman ganda: kelembutan menuntut Zaviar, dan keganasan tanpa lelah Varian. Keduanya menginginkannya dengan cara yang paling mengerikan.

Varian menyeringai gelap​, manik merahnya mengunci pergerakan arumi. "Kau membuat monster dalam diriku terbangun, Sayang. Bersiaplah untuk tidak bisa berjalan besok pagi."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 Zaviar dan Varian Posesif Akut

Begitu Arumi mendekat, Zaviar menarik pinggang Arumi dengan sentakan kuat hingga wanita itu jatuh terduduk di pangkuannya.

‎"Kau hampir membuatku kehilangan kewarasanku hari ini, Arumi," bisik Zaviar parau, suaranya sarat akan obsesi yang ekstrem.

‎Tangan Zaviar merayap naik ke tengkuk Arumi, menarik wajah wanita itu agar menatapnya. "Aku sudah memberikanmu dana satu triliun, tapi kau justru menjemput maut di tangan pengikut Danu. Kau pikir aku bisa membiarkan istriku terluka?"

‎Tanpa menunggu jawaban, Zaviar meraup bibir Arumi dengan ciuman yang mendalam dan posesif. Ini bukan gaya brutal Varian, melainkan ciuman Zaviar yang menuntut penyerahan diri secara elegan namun mutlak.

Tangan Zaviar dengan cekatan membuka tali jubah Arumi, mengekspos rahasia tubuh istrinya yang kini kembali merembeskan aroma manis murni. Zaviar menyesap cairan itu dengan penuh pemujaan, seolah itu adalah satu-satunya sumber hidupnya.

‎"Hngh... k-kaku... pelan sedikit..." Arumi melenguh lirih, sifat bar-bar-nya meleleh seketika di bawah kepungan kasih sayang

Zaviar yang sangat posesif. Zaviar memberikan jatah yang intim dan intens, memastikan Arumi merasa dimiliki sepenuhnya sebelum akhirnya pria itu memejamkan mata sejenak karena kelelahan emosional.

‎Namun, ketenangan itu tidak berlangsung lama. Saat napas Zaviar mulai teratur dalam tidurnya, manik matanya mendadak terbuka kembali di bawah temaram lampu tidur yang redup.

‎Warna matanya berubah. Merah menyala di dalam kamar yang remang, liar, dan penuh kegilaan seksual yang mengerikan. Varian telah mengambil alih raga itu kembali, dan ia sama sekali tidak merasa lelah seperti Zaviar.

‎"Zaviar mungkin sudah puas dengan satu ronde..." Varian berbisik dengan suara parau yang sangat seksi sekaligus menakutkan di balik rungu Arumi. Ia membalikkan tubuh Arumi dengan kasar hingga wanita itu tertelungkup di atas kasur, lalu mengunci pinggul Arumi dengan kedua tangannya yang besar.

‎"Tapi aku... aku masih lapar, Sayang. Dan aku tidak akan membiarkanmu tidur sebelum kau benar-benar tidak bisa lagi menggerakkan kakimu besok pagi," desis Varian liar.

‎Varian tidak memberikan jeda. Ia menyerang Arumi dengan ciuman-ciuman panas di sepanjang punggung dan leher belakang, memberikan tanda-tanda merah baru di atas jejak Zaviar tadi. Gairah Varian yang tanpa lelah membuat Arumi kewalahan. Pria itu terus menuntut jatah berkali-kali tanpa ampun, menjajah setiap jengkal tubuh Arumi dengan paksaan yang nikmat, mengurung wanita itu dalam jeratan gairah yang seolah tidak memiliki akhir hingga matahari terbit kembali.

Matahari sudah tinggi ketika Arumi akhirnya bisa menyeret tubuhnya keluar dari kamar utama. Tubuhnya terasa seperti habis dihantam badai gairah, penuh dengan tanda kepemilikan yang sengaja ditinggalkan Varian semalam. Namun, rasa sakit fisik itu justru membakar amarah di dalam dadanya. Ia tidak akan membiarkan wanita yang mencoba meledakkannya kemarin hidup tenang di paviliun belakang.

‎Arumi berjalan dengan langkah tegak—meskipun sedikit goyah—menuju paviliun. Ia mengabaikan peringatan Albert yang mencoba melarangnya. "Minggir, Bert! Sebelum gue jadiin lu pajangan taman, mending lu buka pintunya!" bentak Arumi ceplas-ceplos.

‎Brak!

Arumi menendang pintu paviliun yang terkunci. Di dalam, ia mendapati Calista sedang duduk di tepi ranjang, mencoba memasang wajah sedih dan suci saat melihat Arumi masuk.

‎"Kak Arumi... syukurlah Kakak selamat dari kejadian gudang itu..." Calista mulai mengeluarkan jurus air mata palsunya.

‎Arumi tertawa renyah, sebuah tawa yang sangat mengejek. Ia melangkah maju dan tanpa aba-aba, tangan kanannya melayang—

Plak!—sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus Calista hingga wanita itu tersungkur ke lantai marmer.

‎"Kagak usah akting lu, ular kadut!" maki Arumi sambil mencengkeram rambut Calista agar mendongak. Arumi sengaja menurunkan sedikit kerah jaket denimnya, memamerkan tanda merah pekat dari Varian yang masih sangat segar di lehernya. "Lu liat ini? Lu mau bunuh gue biar lu bisa dapet Zaviar? Lu liat baik-baik, semalaman Zaviar—eh bukan, Varian... dia gila banget di atas gue. Dia bahkan kagak nyebut nama lu sekalipun pas lagi asik makan gue."

‎Wajah Calista memucat, matanya membelalak penuh kebencian dan rasa malu yang luar biasa saat melihat bukti keintiman itu.

"K-Kau... dasar jalang!"

‎"Jalang? Gue istri sahnya, Oon!" Arumi menjitak dahi Calista dengan jari tengahnya. "Denger ya, Dek Calista yang hobi nangis bombay. Mulai detik ini, gue cabut semua status lu. Lu mau makan atau kagak, gue kagak peduli. Dan satu lagi, polisi bakal segera dateng buat jemput lu atas percobaan pembunuhan. Lu bisa akting lemah lembut di penjara nanti."

‎Arumi berdiri, meninggalkan Calista yang meraung histeris di lantai, merasa puas karena telah merusak mental sang istri kedua tepat di pusat harga dirinya.

‎‎Siang itu, kantor Razetha Group sedang sibuk-sibuknya. Arumi duduk di balik meja jati besarnya, fokus memeriksa laporan audit pembangunan Razetha Tower. Meskipun tubuhnya masih terasa pegal akibat serangan Varian semalam, sifat bar-bar-nya menolak untuk menyerah pada rasa lelah. Ia harus memastikan perusahaan peninggalan ayahnya ini benar-benar bersih.

‎"Nyonya, ini dokumen yang perlu Anda tanda tangani," Sekretaris Leo masuk dengan sopan.

Baru saja Arumi hendak meraih pulpennya, pintu ruang kerja CEO yang berat itu terbuka tanpa ketukan. Seluruh staf di luar tampak menunduk kaku. Sesosok pria dengan setelan jas hitam yang sangat rapi dan aura dominasi yang mencekik melangkah masuk.

Pria itu adalah ‎Zaviar Ravindra.

‎"Zaviar? Lu ngapain ke sini siang-siang? Kagak punya kantor sendiri apa?!" ceplas-ceplos Arumi sembari menatap suaminya dengan dahi berkerut.

Zaviar tidak menjawab. Ia memberi isyarat dingin pada Leo untuk keluar. Begitu pintu tertutup dan terkunci otomatis, Zaviar melangkah mendekat. Posesif. Pria itu tidak tahan berlama-lama jauh dari aroma manis murni yang menguar dari tubuh istrinya.

‎"Aku sudah bilang, Sayang. Kau milikku. Dan aku tidak suka membayangkan pria lain di gedung ini menatapmu terlalu lama," suara Zaviar terdengar berat dan serak. Ia menarik kursi Arumi, memaksa wanita itu menghadapnya.

Tanpa aba-aba, Zaviar mengangkat tubuh Arumi dan mendudukkannya di atas meja kerja yang penuh tumpukan berkas.

‎Zaviar mulai menciumi leher Arumi dengan posesif, memberikan tanda merah baru tepat di atas bekas Varian semalam. Tangannya yang besar merayap masuk ke balik blazer Arumi, mencari sensasi hangat dan manis yang selama ini membelenggu hidupnya. "K-kaku... lu beneran sakit jiwa..." lenguh Arumi lirih, mencoba melawan namun justru melingkarkan tangannya di leher Zaviar saat bibir pria itu menjajah tubuhnya di atas meja kerjanya sendiri.

1
yuningsih titin
aku mampir kak... lanjutkan👍👍
namice: terimakasih banyak ya kak Yuningsih mau mampir,🤭😘😘😘🌹🌹🌹
total 2 replies
Sulati Cus
kok bulu angsa🤔lbh bagus bulu rubah klu nggak bulu serigala biar keren😅
namice: 👍😁😁😁😘😘🌹🌹🌹
total 5 replies
arsyila putri
dek Calista 🤣
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
arsyila putri
ceritanya kereeen👍
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan suka😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Rani Saraswaty
kebolak balik😄😄😄😄
Rani Saraswaty
namanya bikin pusing
namice: 🙏🙏🙏, maaf nanti aku revisi kembali
total 1 replies
Sulati Cus
😅ini sih di hajar habis2an namanya😅
namice: 🤣🤣.. terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Rani Saraswaty
tunggu tunggu knp jd calista?
namice: iya kak namanya Arumi Razetha... maaf salah typo nanti aku revisi 🙏🙏
total 1 replies
Rani Saraswaty
namanya calista ato clarisa sih? ada 2 org ato 1 calis claris?
namice: Calista kak, maaf typo kak... nanti aku revisi kembali🙏🙏.. terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹
total 1 replies
Bela Viona
hihihi kok aku latah ya, baca ny mlh pke aksen betawi 🤭
namice: 🤣🤣... 😘😘😘 terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Bela Viona
ok thor mampir dsini.
kek nya seru nih. aku juga sering uring² thor klo baca novel yg mc ny cinta buta + tulul.
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 2 replies
Noul
suka visualnya thor,, 😍😍
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak... love you sekebon untukmu kak 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Noul
hahaha langsung kicep tu mulut ,terpesona,,aku terpesonaaaa...🤣🤣
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Noul
awal yg bagus, lanjut thor 💪😍
namice: 😘😘😘, iya kak setiap hari aku update dan aku usahakan double update kak.. terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
CaH KangKung,
langsung bukti nyata....sat set.....gavin
namice: 😁😁, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
aku
mantan lu rum, astaga omdong bgt 🤣🤣
namice: 😘😘💪💪.. terimakasih banyak supportnya kak😘😘😘
total 3 replies
aku
alamak klo arumi imyuuut mode bgni siapa yg gk klepek2??? 🤩🤩
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘🌹🌹🌹🌹🌹😘
total 1 replies
CaH KangKung,
🫣🫣
namice: 😁😁😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
CaH KangKung,
bar bar gini nie....mantappp
namice: 😁😁😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
kenapa aku boleh rasa 🍯 itu
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!