NovelToon NovelToon
Preman Sekolah Jadi Pewaris

Preman Sekolah Jadi Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Preman / Komedi / Harem
Popularitas:19.3k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Sage Iskandar atau lebih sering dipanggil Ge, merupakan murid badung di sekolah. Sejak kecil dia memang dirawat oleh pasangan rentenir. Orang sering menganggapnya preman, karena memang kebanyakan orang terdekatnya adalah preman.

Sampai suatu hari, seorang pria asing mendatangi Ge dan mengatakan sesuatu yang selama ini dirahasiakan darinya. Apakah itu?

"Kamu tuh ya, Ge! Nggak capek kamu tiap hari kerjaannya keluar masuk ruang BK terus, hah?!" omel guru BK.

"Nggak capek lah, Bu. Kan guru BKnya cantik," sahut Ge gamblang. Dia langsung kena jewer.

"Ge! Kamu ya yang ambil duit Mamak? Dasar anak kurang ajar!" timpal ibunya Ge sambil berlari keluar.

"Makasih, Mak! Love yuhh!" Ge langsung pergi dengan motornya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25 - Musuh Zara

Zara masih berdiri di depan cermin, sesekali melirik ke arah Ge yang kini terlihat jauh berbeda. Kemeja rapi, celana pas badan, rambut yang sudah tertata, semuanya bikin dia tampak seperti orang lain.

“Udah cocok belum?” tanya Ge santai sambil merapikan kerahnya.

Zara mengangguk cepat. “Udah!"

Ge menyeringai. “Berarti kita bayar aja ya.”

Zara mengangguk, lalu mereka berjalan keluar dari toko. Tapi baru beberapa langkah, Zara tiba-tiba berhenti. Tatapannya berubah.

Ge yang sadar langsung menoleh. “Kenapa?”

Zara tidak menjawab. Matanya terpaku ke arah salah satu toko di depan. Wajahnya langsung sedikit tegang. Tanpa banyak bicara, dia langsung menarik lengan Ge.

“Ayo,” katanya cepat.

Ge mengernyit. “Hah? Kenapa?”

Zara mulai berjalan lebih cepat. “Udah, ikut aja.”

Ge masih bingung. “Lu kenapa sih tiba-tiba panik gitu?”

Zara tidak menjawab. Dia justru mempercepat langkahnya, seperti ingin segera menjauh dari tempat itu.

“Zara--”

“Eh.”

Suara itu terdengar. Langkah Zara langsung terhenti. Pelan-pelan dia menoleh.

Seorang gadis berdiri beberapa meter dari mereka, bersama beberapa temannya. Penampilannya mencolok dan penuh percaya diri. Tatapannya langsung tertuju ke Zara, lalu perlahan berpindah ke Ge. Dia berhenti. Ekspresinya berubah. Sedikit terkejut, lalu tampak tertarik.

“Zara…” katanya santai, dengan senyum tipis.

Zara diam. Tangannya refleks menggenggam lengan Ge lebih erat.

Ge melirik ke arah gadis itu, lalu ke Zara. “Temen lu?” tanyanya pelan.

Zara langsung menggeleng kecil. “Nggak penting. Ayo pergi.”

Tapi mereka belum sempat bergerak. Gadis itu sudah berjalan mendekat.

“Buru-buru amat sih,” katanya ringan. “Baru juga ketemu.”

Zara menatapnya tanpa bicara. Sementara itu, Ge memperhatikan situasi dengan santai. Dia menyeringai kecil.

“Kenalan dulu aja kali ya,” katanya tiba-tiba.

Zara langsung menoleh kaget. “Ge…”

Tapi Ge sudah melangkah maju satu langkah. Dia memasukkan tangan ke saku celana, lalu menatap gadis itu dengan santai. “Nama gue Ge.”

Gadis itu tersenyum, jelas tertarik. “Airin.”

Ge mengangguk. “Nice.”

Beberapa detik hening. Lalu Ge tiba-tiba merangkul bahu Zara dengan santai.

Zara langsung kaku. “Dan ini,” lanjut Ge, “adek gue.”

Zara langsung melotot. “HAH?!”

Airin mengangkat alis. “Adek?”

Ge mengangguk santai. “Iya!”

Zara menatap Ge tidak percaya, tapi Ge cuma menyenggol bahunya pelan, seolah menyuruh dia ikut saja.

Airin menyilangkan tangan. “Gue nggak pernah tahu kalau Zara punya kakak laki-laki sebelumnya.”

Ge menyeringai. “Selama ini gue adalah CEO yang menyamar, tapi sekarang gue udah kembali ke keluarga Armansyah," ungkapnya.

Airin tertawa kecil. Dahinya berkerut karena sulit mempercayai ucapan Ge. Tatapannya masih di Ge, menilai dari atas sampai bawah.

"Boleh juga kakak lu, Ra. Tapi kayaknya kebanyakan nonton drama china," komentar Airin.

"Ini bukan drama china, tapi kenyataan," sahut Ge serius.

"Ge! Jangan diladenin! Ayo kita pergi," ajak Zara seraya menarik Ge beranjak dari hadapan Airin.

“Lu sekolah di mana, Kak Ge?” pekik Airin langsung.

Ge menoleh. "Penasaran ya? Cari tahu sendiri deh!" balasnya sambil menggerakkan alis, sementara Zara terus menariknya menjauh.

Airin tersenyum tipis. "Ganteng ya," imbuhnya.

Salah satu temannya mendekat. "Iya, tapi dia kakaknya Zara," sahut Kinar.

"Malah gampang lagi. Kita bisa paksa dia bantu gue biar bisa dekat sama Kak Ge!" sahut Airin.

Airin berbalik dan pergi bersama gengnya. Tapi sebelum benar-benar menjauh, dia sempat melirik lagi ke arah Ge. Jelas dia tertarik.

Begitu mereka pergi, Zara langsung melepaskan Ge. Menatap tajam cowok itu.

Ge menoleh. “Lu kenapa sih?”

"Lu yang kenapa?! Baru juga satu hari jadi kakak gue, udah ngaku-ngaku ke sembarang orang!" omel Zara.

Ge menyipitkan mata. “Sembarang orang? Maksudnya Airin tadi? Dia bukan teman lu?”

"Bukan! Tapi musuh! Dan dia terlihat tertarik sama lu!"

Ge masih menatapnya beberapa detik, lalu berucap, "Terus kenapa kalau dia tertarik?"

Zara mengernyit. “Sekarang dia pasti bakalan minta bantuan gue buat bantu dia deket sama lu!"

Ge tersenyum. Sebuah ide muncul dalam benaknya.

Zara langsung memukul lengannya pelan. “Malah senyum lagi!" kritiknya.

"Gue punya ide," ungkap Ge.

Zara menatapnya sebentar. Wajahnya masih sedikit tegang, tapi perlahan melembut.

“Apa?” katanya pelan.

Ge langsung nyengir. “Kalau dia emang musuh lu, maka dia adalah musuh gue juga. Dan gue akan bantu lu kasih dia pelajaran. Gimana?"

Zara tampak tertarik. "Bagus juga tuh ide. Tapi lu bukan orang yang mudah jatuh cinta kan?"

"Mudah jatuh cinta? Apa hubungannya coba."

"Ya kali aja lu malah jatuh cinta sama Airin!"

"Kenapa memangnya? Cemburu ya?"

Zara langsung menendang kaki Ge pelan. “Ih!”

Ge ngakak kecil. Suasana kembali ringan. Tapi di dalam hati Zara jantungnya masih berdebar. Baginya selain punya paras tampan, Ge punya sikap menyenangkan dan juga humoris. Itu adalah paket komplit untuk Zara. Membuat perasaannya pada Ge jadi berkembang lebih cepat bak sebuah virus yang menyebar cepat.

1
Tiara Bella
waduh bakalan diapain Ge ya....gk bawa bodyguard sh km Ge
Aidil Kenzie Zie
si Naya tau maknya kalo selingkuh jangan macam-macam sama Ge nanti kalian ditendang
Tiara Bella
waduh bpknya Ge mana lg blm kelihatan....
Rommy Wasini Khumaidi
preman dilawan🤣
Tiara Bella
Clara dimanfaatin doang kasian ....
Tiara Bella
wow Ge semangat ya
Rommy Wasini Khumaidi
bentar lagi gk ada kata santai Ge,kamu bakalan digembleng jadi seorang pebisnis muda
Maryanah May
lanjut thor seruuu
Tiara Bella
Ge nya kemana ini....
Rommy Wasini Khumaidi
tek kasih vote thor
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
ge anaknya cerdas dan pintar pasti bakalan tau klo zara naya m clara licik
Tiara Bella
tenang aja Ge bakalan tw klu mereka cm pura² baik
W I 2 K
ternyata ada udang dibalik batu sikapmu Zara..mana GE tambah ganteng lagi....masa iya JD rebutan 3 Kwek Kwek...
Tiara Bella
semua orng dirmh itu terpesona sm Ge... wkwkkw
D_wiwied
jangan coba2 jodohin Ge sm Clara ya thor, ga ikhlas aku 😆🤣🤣
D_wiwied
wah wah wahh ternyata licik jg kamu Ra, kirain kamu tuh beda dr naya n ibumu.. tp jangan kamu kira Ge bakal bs kamu kibulin yg ada kalian semua yg akan tunduk di bawah kaki Ge 😆🤭
Kamsia
disini gak ad terusan dari rangga sm dita ceritanya udh beda thor
Auraliv
mantul
D_wiwied
kelakuanmu Ge,, eh tp mungkin semua jg bakal ky gitu ya 🤣🤭
D_wiwied
maunya dipanggil apa Ra, sayaaang gitu ya 😆😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!