Seorang panglima perang di khianati istrinya lalu di bunuh oleh kakak kandungnya sendiri. Sialnya kenapa ia baru tahu di saat detik-detik kematiannya. Di sisa nafas yang terakhir, jika ada di kehidupan selanjutnya ia akan membalaskan semua kejahatan mereka.
Tapi siapa mengira jika jiwanya malah pindah ke tubuh menantu idiot keluarga ternama yang mati karena bunuh diri, ia beruntung karena bisa hidup kembali meskipun dengan tubuh baru.
Di saat itulah ia pun bertekad membalaskan dendamnya kepada Kakak kandung dan istrinya. Ia juga bertekad membalaskan semua perbuatan orang yang sudah membuat pemilik tubuh asli menjadi idiot dan mengambil alih kekuasaan panglima perangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
...❤️❤️❤️❤️ Happy reading ❤️❤️❤️❤️...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
Keesokan harinya, sinar mentari pagi menerobos celah jendela kamar Aztron. Ia terbangun dari tidurnya saat dering ponselnya memecah keheningan. Aztron mengusap matanya yang masih mengantuk, kemudian meraih ponsel yang tergeletak di meja samping tempat tidur.
"Halo," jawab Aztron dengan suara serak.
"Apa ini dengan Tuan Aztron?" tanya pria di seberang sana.
Aztron merasa ia mengenali suara pria tersebut. Ia mengerutkan keningnya sejenak, mencoba mengingat siapa pria itu. "Iya, ini dengan Tuan Santoso?" Tanyanya dengan ragu.
"Ah benar sekali," jawab Santoso dengan nada lega. "Oh ya, saat ingin memberi tahu jika keberadaan Ryan sudah di ketahui, aku hanya bisa memberi tahu alamatnya saja, tapi tidak bisa mengantarnya," ucap Santoso dengan nada menyesal.
Aztron menghela napas lega mendengar kabar tersebut. Meskipun Santoso tidak bisa mengantarnya, setidaknya informasi mengenai keberadaan Ryan sudah di dapatkan. "Tidak masalah, informasi Anda sangat membantu sekali bagi ku. Terima kasih banyak, Tuan Santoso," ucap Aztron dengan tulus.
Santoso.pun mengirim alamat tersebut lewat pesan dan mengirim pesan singkat.
"Jangan sampai ketahuan jika kamu ke alamatnya, kamu harus merahasiakan alamatnya sekarang."
"Aku mengerti."
Setelah menutup panggilan tersebut, Aztron segera bangkit dari tempat tidurnya. Penuh harap untuk segera bertemu dengan Ryan.
Setelah mandi, Aztron langsung bersiap dan keluar dari kamarnya.
Zamora tengah sibuk menyiapkan makanan pagi di atas meja saat Aztron berjalan terburu-buru keluar dari kamar tidur mereka. Wajahnya tampak gelisah, membuat Zamora merasa penasaran.
"Lho, buru-buru sekali, apa tidak sarapan dulu?" tanya Zamora sambil menyodorkan piring berisi nasi goreng dan telur dadar yang baru saja ia masak.
Aztron menghela nafas, kemudian menjawab, "Maaf, aku buru-buru karena aku dapat kabar alamat Ryan. Semoga aku secepat mendapatkan surat saksi dari Ryan agar ahli waris tetap menjadi milik ku. Jadi aku harus pergi sekarang, kamu juga untuk sementara jangan keluar dulu, tetap di rumah. Masalah kantor ada yang urus."
Zamora menatap Aztron dengan mata berbinar, tanda bahwa ia mendukung sepenuhnya keputusan suaminya itu. "Hm, baiklah." angguk Zamora menurut, meskipun di dalam hatinya merasa sedikit khawatir akan keselamatan Aztron.
Aztron tersenyum singkat. Tak lama setelah itu, Aztron pun berlalu meninggalkan rumah dengan langkah tegap, meninggalkan Zamora yang masih berdiri di depan pintu, menatap punggung suaminya yang semakin menjauh. Di saat itulah, Zamora berdoa dalam hati agar Aztron berhasil menemukan Ryan dan mendapatkan surat saksi yang dibutuhkan, serta pulang dengan selamat ke rumah mereka.
Meskipun Aztron terlihat dingin, tapi sedikit demi sedikit Zamora merasakan kehangatan dari Aztron.
"Selamat jalan Suami ku, semoga pulang kau ingat aku," gumam Zamora berharap.
Mobil terus melaju bersama satu orang pengawal. Alamat perjalan yang di beri cukup jauh, jadi mereka harus cepat ke sana.
Perjalan yang menempuh perjalan kurang lebih 8 jam itu, mereka pun sampai di sebuah desa. Perlahan-lahan mobil mereka masuk ke jalan yang hanya muat 1 buah mobil dan hanya jalan tanah.
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
...❤️❤️❤️❤️ Bersambung ❤️❤️❤️❤️...
krn..ide ceritanya bagus..walopun serba terburu"...
jika saja cerita ini tamat antara 300 sd 500 cpt...
detailnya psti bagus....
oke..
congratulation thor...
kalo kalah sidang & terbukti besalah..si najiz kan ya ditahan to yaw..kok sdh dsitu duluan..emang bisa terbang. ?