NovelToon NovelToon
Kesayangan Erickson Family

Kesayangan Erickson Family

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Tamat
Popularitas:39.6k
Nilai: 5
Nama Author: AGK

Menceritakan tentang bocah cantik berumur tiga tahun dengan tingkat kenakalannya bisa membuat semua orang geleng-geleng kepala, walau begitu dia sangatlah pintar dan jenius. Penasaran ceritanya? Langsung saja dibaca.

Cerita ringan minim konflik.
Yang suka silahkan baca, yang tidak suka maka skip aja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AGK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

K.E.F. 25

(Tandai Typo)

Suasana di mansion Erickson kini terasa begitu berbeda. Terasa suram dan sangat sepi, seluruh keluarga sibuk mencari keberadaan El dan sibuk menyusun rencana untuk membawa El kemansion ini.

Bianca? Wanita cantik itu sekarang jatuh sakit, terlalu banyak memikirkan keberadaan dan keadaan El membuat dirinya sakit, drop dan pingsan berkali-kali. Jika sudah menyangkut El, Bianca pasti akan menjadi sangatlah lemah.

Wanita itu jarang makan, membuatnya harus diinfus. Bianca yang sekarang bahkan jarang berbicara, tatapannya kosong ke arah depan.

"Sayang" Adelia masuk ke dalam kamar itu dan berjalan mendekati Bianca yang tidur membelakangi dirinya.

Adelia duduk di sisi ranjang tepat di bawah kaki Bianca, dilihatnya sang anak yang masih menatap kosong ke arah balkon. Tangan Adelia tergerak mengelus kaki Bianca yang tertutup selimut itu.

"Liza, Mam-...".

"Keluarlah, Mami. Aku ingin sendiri" usirnya secara halus.

Adelia menghela nafas panjangnya "Liza, kamu belum makan dari pagi. Nanti kalau Lexa sudah pulang dan melihatmu seperti ini, dia pasti akan sedih" ucapannya itu sudah berkali-kali Adelia ucapkan dari hari-hari sebelumnya. Bahkan Amanda dan lainnya pun mengucapkan hal yang sama, nyatanya Bianca seakan tuli, wanita cantik itu diam tak merespon sama seperti sekarang ini.

"Ayolah Liza, Mami suapkan bagaimana?".

Bianca sontak memutar kepalanya, menatap Adelia dengan tatapan tajamnya "Aku udah bilang Mami keluar dari sini! Ke.lu.ar!" tekannya.

Adelia yang mendengar itu lantas terkejut, ini adalah kali pertama anaknya menatap dan berbicara padanya seperti itu.

"Liz-...".

"Jika bukan paksaan dari kalian, mana mau aku datang kesini?! Menetap disini bersama anakku?! Tetap ujung-ujungnya sama saja bukan?! Justru ini lebih parah! Anakku diculik! Dan itu semua karena kalian! Bagaimana bisa mansion sebesar ini penjagaan seperti itu?!" Bianca langsung duduk dari tidurnya, menatap Adelia dengan sangat tajam "Aku. Ingin. Anakku. Kembali. Padaku!" ucapnya dengan penuh penekanan.

Amanda yang sudah mendengar semuanya memutuskan untuk masuk "Liza, Mama minta maaf atas kekacauan yang terjadi. Mam-...".

"Meminta maafpun tak akan membuat anakku kembali" Bianca menjedanya sebentar, lalu kembali membaringkan tubuhnya tanpa menatap dua orang itu "Pergi!" usirnya.

Adelia kekeuh ingin memberikan Bianca makan, dia khawatir jika Bianca akan semakin sakit lagi jika wanita itu tak mau makan.

"Liza, makan sedikit saja ya? Dua suap juga tidak apa-apa" Adelia menyodorkan sendoknya dan mendekatkan piring itu.

Tanpa dia duga, Bianca langsung menepis piringnya dengan kasar, membuat piring itu terlempar dan pecah dengan makanan yang berserakan kemana-mana.

"PERGI! AKU BILANG PERGI! PERGI!" usirnya berteriak.

Adelia dan Amanda yang kaget langsung keluar dari kamar itu dan meminta pelayan untuk membersihkan pecahan piring itu.

Didepan pintu kamar, Adelia dan Amanda sama-sama terdiam, terkejut akan tindakan Bianca yang sangat berbeda dari biasanya. Wanita cantik itu berubah menjadi tempramental dalam sekejap hanya karena anaknya yang diculik itu.

"Apa sudah ada kabar dari Xander?" tanya Adelia mengalihkan suasananya.

Amanda pun menatap Adelia "Callista, dialah yang menculik Lexa. Xander dan lainnya masih mencari tempat dimana Lexa disekap".

Adelia mengerut "Bukankah di smartwatch Lexa sudah ada alat pelacaknya?".

"Smartwatch nya tidak aktif. Mungkin saja Callista sadar dan menghancurkan smartwatch itu" balas Amanda lesu.

Berpindah kesisi lain, saat ini El sedang membuat Callista kerepotan. Sedari tadi anak itu terus merengek tidak jelas dan meminta Callista untuk menggendong dirinya. El harus bisa mengalihkan pandangannya agar lelaki tua itu bisa masuk ke dalam kamar Callista dan menjalankan rencana mereka.

Sebenarnya El sendiri yang mematikan alat pelacak itu, dia ingin bermain-main sebentar dengan Callista dengan cara merekam semua yang Callista lakukan.

"Tantee El mau dendonnn!" rengeknya.

Callista berdecak kesal "Ck! Dasar manja! Pergi sana!".

El menggeleng cepat "Ndak! El mau dendonnn! Tanteee! Dendonn! Dendonnn!".

Callista yang geram langsung menendang El dengan sangat kuat, membuat tubuh El terpental keras kebelakang.

"Kamu gak usah manja disini, sialan! Tidak tau diri! Berhenti merengek bocah manja! Brengsek! Hey kau!" tunjuknya pada salah satu bodyguardnya "Bawa anak itu dan kurung dia! Jangan berikan dia makan ataupun minum!" titahnya dengan bahasa Spanyol.

El diam, menahan segala rasa sakit yang dia rasakan pada seluruh tubuhnya, tepatnya pada punggungnya yang terbentur ujung meja itu, dapat dia pastikan jika punggungnya pasti sudah memar.

Anak buah Callista langsung menggendong El dan berjalan menuju ruang bawah tanah yang ada disana.

"Om, tolon El. Janan bawa El te cana. El janji El ndak atan melapoltan Om" bujuk El dengan suara bergetarnya. Sungguh, mati-matian tuyul itu menahan rasa sakit yang dia rasakan, sejujurnya dia ingin menangis, namun apa daya? Disini tak ada yang bisa membantunya. Dia hanya bisa berusaha dan berjuang sendiri disini.

Sayang sekali, lelaki itu tak mengerti apa yang El ucapkan. Dia hanya diam dan terus berjalan mendekati satu pintu, lalu membukanya dan berjalan turun ke dalamnya. Dari atas tangga, dia langsung melempar tubuh El ke bawah sana.

"¡Hey chicos! Ponlo en una celda de detención. ¡No le des comida ni bebida! (Hey kalian! Masukan dia ke dalam sel tahanan. Jangan berikan dia makan maupun minum!)" ucapnya pada teman-temannya yang bertugas dibawah sana.

Tubuh El semakin terasa remuk. Dirinya seakan barang yang di lempar kesana kemari, tentunya dengan umur yang masih kecil dan tenaga yang juga kecil, tak membuatnya kuat. Dirinya masih sangat lemah, namun dia harus berusaha bertahan agar bisa keluar dari tempat ini.

To be continued...

(Hai! Jangan lupa like dan komen ya! Timakacih udah baca! Dadah!).

1
falea sezi
semua q baca bagus endingnya
falea sezi
uda gede kok masih nen Thor kalo 2ntahun sih wajar ne uda 3 tahun lo
Naura Nova Azzahra
terima kasih author cerita y menghibur Saya suka👍👍
Naura Nova Azzahra
lucu El😃
sweet love
Luar biasa
Rodii
Terima kasih author udah menamatkan cerita ini, ditunggu cerita selanjutnya semangatt 🫶✨
sendy kiki
up kaka
Iqlima Al Jazira
pacti nanti batalan tanen el...
cadel tan thol celita balu na?
sendy kiki
ok Kaka di tunggu cerita jangan nangis Bombay 😭😭😭😭.banyak canda y
sendy kiki
up lagi Kaka..jangan lupa om tom di beri hadiah 🌹🌹🌹🌹🌹💓💓💓💓💓
Rodii
ditunggu up selanjutnya author, semangat, semoga habis ini tidak ada konflik lagi, pengen liat kelucuan El aja bersama keluarganya hehe 🫶✨
sendy kiki
lanjut KA🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹El sadar lah orang jahat sudah mendapatkan balasannya
Rodii
author semangatttt, cepat sembuh El nya thorr, happy ending ya.....🫶💐
Iqlima Al Jazira
mantap thor..
di tunggu selalu☺
Pak Yan
MAAF KAK ATS PERTANYAAN KU SEKALIGUS KOMPLANANKU PADA CERITAMU INI.. ..* "SETAU AKU BIASANYA ORG YG MELAKUKAN OPERASI TRANSPA- LASI JANTUNG ITU MENGGUNAKAN JANTUNG ORG YG SUDAH MENINGGAL DUNIA..... DN BUKAN DGN ORG MASIH HIDUP ......🤔🤔🤔☝☝😲😲😲😖😖😫😫😫😫🤐🤐😢😢😢😭😭😭😭👌👌👌👌👍
sendy kiki
semoga operasi lancar y. sehat kembali buntelan El up Kaka 🌹🌹🌹🌹🌹
sendy kiki
ok Kaka semoga lapak cerita baru ya happy dunia bocil cadel 😁😁😁😁. selalu suka cerita bocil cadel. saran ceritanya tidak terpaku sama komen dan hadiah selalu. rajin up cerita yakin karya ni bawa ibadah buat pembaca yakin ada gift ikhlas ngasih 🌹🌹🌹lapak baru nanti tidak ada masalah lancar jaya. 💪💪💪
Rodii
mau nya happy ending thor
Nofi Ani
semoga selamat.
sendy kiki
gantung terus??hmmm🤔🤔🤔bebas lah,,mau lanjut atu tidak. pembaca mengikut saja. semoga saja akhir bahagia. nunggu seharian up..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!