NovelToon NovelToon
Brondong I Love U

Brondong I Love U

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Berondong / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lautan Biru

Sani, seorang wanita dewasa yang menikmati karirnya yang sukses, dia memiliki kemampuan luar biasa dan penampilan yang menawan, melabrak pacar yang sedang selingkuh, dirinya merasa terhina karena dikhianati. Sani dengan marah mengusir lelaki yang brengsek ini dari dunia dia.
Namun kemunculan seorang pemuda membuat hati Sani tergoyah. Galen, pemuda ganteng yang menarik, dia tahu bagaimana menjaga emosional dan kesehatan tubuh Sani, membuat Sani kembali menjadi gadis kecil lucu yang jatuh cinta.

"Tolong jadilah pacarku." Galen memohon, napas kasar yang dikeluarkannya membuat udara menjadi panas.
Sani mengendalikan napasnya yang cepat, namun dia tidak bisa mengendalikan suara detak jantungnya yang keras.

Sepertinya Sani bersiap untuk memulai hubungan barunya yang penuh gairah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lautan Biru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak ingin menyesal nanti

"Sayang, sudah pulang belum?"

Sebuah pesan Sani baca, bukanya tersenyum Sani justru mengerucutkan bibirnya.

"Ish, masa di panggil sayang sama brondong," Gumamnya dengan perasaan aneh-aneh geli, tapi kok lucu, hahahaha

"Belum? masih ada yang harus aku kerjakan." Balasnya dan langsung terbaca oleh Galen.

Tidak ada balasan, meskipun sudah terbaca, Sani menaruh kembali ponselnya dan melanjutkan pekerjanya yang sempat tertunda.

Pekerjaan adalah kesibukan Sani, tidak bekerja justru membuat Sani merasa ada yang kurang, memang dasarnya wanita pekerja keras Sani tidak suka duduk berleha-leha.

Dua puluh menit pintu ruangan nya di ketuk, setahunya Fani sudah pulang, lalu siapa yang mengetuk pintu.

Berdiri dari duduknya Sani membuka kunci pintu karena memang dia kunci saat lembur kerja. Untuk menghindari hal yang tidak di inginkan.

"Malam nona." Sapa pak satpam yang tersenyum.

Sani mengerutkan keningnya, "Ada apa ya pak?" tanya Sani dengan wajah bingung karena melihat satpam loby menemuinya.

"Maaf mengganggu ini ada-"

"Ada calon suami yang datang!"

Tiba-tiba sebuah buket bunga mendarat didepan wajah Sani membuat wanita itu terkejut sampai memundurkan wajahnya.

Pak satpam juga sampai menyingkirkan wajahnya agar tidak terkena dampak di tubruk buket bunga.

"Maaf Nona, mas ini katanya-"

"Bapak terima kasih, ini calon istri saya sudah ketemu. Jadi bapak boleh kembali." Kata Galen dengan santainya.

Wajah pak satpam langsung melengos, berganti menatap atasnya.

"Iya pak, tidak apa-apa. Bapak kembali saja." Ucap Sani pada pak satpam yang sepetinya tidak percaya dengan pemuda tengil yang menyebalkan.

"Bapak kenapa melirik saya begitu, awas loh pak nanti jatuh cinta!"

Mata pak satpam seperti akan lepas dari tempatnya mendengar ucapan Galen yang membuatnya seperti tersedak.

"Galen." Sani mendelik ke arah Galen dan menarik tangan pemuda itu untuk masuk ke ruangannya.

Sedangkan pak satpam hanya bisa melirik sinis pada pemuda yang menyebalkan tapi sayangnya memang tampan.

"Kenapa belum pulang, ini sudah malam." Galen menghentikan langkahnya membuat kaki Sani juga berhenti melangkah.

"Malam bagimu Galen, tapi tangung jawab bagiku."

Galen berdecak kasar, begini kalau punya belahan jiwa seorang wanita karir.

Galen menarik tangannya yang masih dipegang Sani, membuat wanita itu ikut tertarik hingga menubruk dada Galen.

"Setidaknya perhatikan kesehatan mu," Ucap Galen sambil menatap wajah Sani yang begitu dekat dengannya, bahkan napas keduanya terasa menyapu wajah masing-masing.

Jelas jantung keduanya tidak baik-baik saja, wajah Sani tiba-tiba bersemu dengan wajah tersipu. Entah kenapa jika ditatap Galen dirinya salting.

"Em, kenapa kamu tiba-tiba datang? kamu tahu tempat kerjaku?" Sani membuka obrolan, tangannya juga bergerak untuk melerai rangkulan tangan Galen di pinggangnya.

Tapi ternyata usaha Sani sia-sia karena Galen tiba-tiba mendekatkan wajahnya dan langsung mencium bibirnya dengan lembut.

Jantung Sani selalu berdesir saat keduanya bersentuhan, Sani tidak pernah merasakan seperti ini, yang menurutnya sangat berlebihan. Tapi reaksi dalam dirinya tidak bisa ia kendalikan rasanya begitu aneh dan membuat jantungnya selalu berdebar.

"Aku merindukan mu." Gumam Galen saat sudah melepaskan tautan bibir keduanya.

Galen mengusap sisi wajah Sani yang memang cantik, walaupun usianya hampir kepala tiga, tapi wajah Sani masih imut dan terlihat muda.

"Ck, kamu memang buaya gombal!" Sani mendorong dada Galen membuat pelukan Galen terlepas.

Sani tersenyum dan kembali ke meja kerjanya untuk membereskan pekerjaan, jika sudah begini dirinya tidak bisa berkonsentrasi lagi.

"Masih jam delapan, bagaimana kalau aku kenalkan dengan Mama."

Sani yang sedang membereskan berkas, tiba-tiba tangannya berhenti, tatapanya tertuju pada Galen yang juga sedang menatapnya.

"Kenapa?" Tanya Galen yang melihat kekasihnya diam saja.

"Tidak apa-apa, hanya saja ini terlalu cepat. Bahkan hubungan kita baru beberapa hari jadi jangan terlalu-"

"Kenapa kamu bicara seperti itu? apa kamu mejalani hubungan kita dengan main-main?" Galen menatap wajah Sani dengan tatapan tidak sukanya, sedangkan Sani merasa bersalah karena memberikan jawaban yang mungkin akan membuat hati Galen terluka.

Tapi memang begitu kenyataanya, rasanya tidak mungkin jika mereka bisa bersama dengan perbedaan usia yang cukup jauh.

"Galen aku tidak-"

"Kamu percaya saja padaku," Galen berjalan mendekati Sani, tatapan Galen memindai wajah wanita di depannya.

"Tanyakan pada hatimu, apakah aku ada di sana? jika iya maka tidak ada yang mungkin. Aku benar-benar serius untuk menjalani hubungan ini." Lirih Galen.

Tatapanya mengisyaratkan akan ketulusan membuat Sani sejujurnya merasa terharu.

"Oke, aku memang pria yang tidak memiliki apapun, bahkan jajan pun aku masih minta orang tua, setidaknya aku tidak main-main dengan hubungan kita. Dan kedepannya aku akan berusaha memenuhi kebutuhan mu agar kamu bisa melihat ku."

Galen bukanya munafik atau tidak percaya diri, tapi memang dirinya berbeda dengan Sani. Sani wanita karir yang sudah memiliki segalanya bahkan lebih dari itu. Dan Galen ingin dilihat sebagai pria yang bertanggung jawab.

"Bukan begitu Len, entah kenapa aku merasa tidak percaya dengan hubungan ini." Sani menatap wajah Galen dengan tatapan sendu.

Bukan karena status mereka dari segi materi, tapi Sani rasa ini semua seperti mimpi yang tidak akan menjadi nyata.

Galen masih muda, jalan hidupnya masih panjang dengan kehidupan yang jauh dari keseriusan. Tapi kata-kata Galen seolah menegaskan jika pemuda itu sudah punya pemikiran yang matang. Sani tidak ingin terpaku pada hubungan ini, karena suatu saat nanti pasti ada kejenuhan yang Galen rasakan saat dirinya sudah terikat, teman-teman Galen masih bermain dan hangout bersama-sama, dan Galen pasti akan merasakan titik lemah di seperti itu.

"Kamu masih muda, jangan korbankan masa muda ku untuk hubungan ini. Kita jalani seperti air mengalir jangan dipaksakan jika itu membuat mu tidak nyaman." Sani menyentuh sisi wajah Galen dengan tatapan mata yang saling bertemu.

Tatapan keduanya terkunci dengan pikiran masing-masing.

"Aku hanya tidak ingin kamu menyesal di kemudian hari," Ucap Sani dalam hati, sambil menyandarkan kepalanya di dada Galen.

*

*

Bang Galen lulus dulu terus kerja, biar bisa beliin Tante cantik tas Kremes 🤭

1
ceuceu
Gimana mo setia krn rindu aj bisa salah peluk.
ceuceu
oalah ternyata galen gerald adik kaka
Juprianto
baguuuuus banget thor
Mah Chacha Raam
hhhhaaaaa.......hhhhaaaaa.......hhhaaaaaa.....
Handa Yani
asyiiik.. berondong..😍
Handa Yani
oh..sanii..
ririen handayani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
ririen handayani
gokil.... mantabbbb /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sudarti Mahmud
bagus banget, Thor, sangat menghibur, aku bacanya senyum-senyum trs
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya,

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Yanthi Chahya Yustikarini
mantaf
Najwa Natania
sedihh😫😭🥺
Nabil Az Zahra
trnyta penghlangnya bkan dri phak sani, tp dri galen.. semangat len,,
Nabil Az Zahra
abis itu di fto ma widy di kirim ke sani,, ckckkk
Nabil Az Zahra
gpp lah modal paksa ya len, yg pnting dpt🤭
Isranjono Jono
hore aku suka yang galak 👍👍
Rizka Susanto
aku mlh jdi kasihan sama inggrid dan gerald.. pdhl yg salah disini itu pak sofyan, tpi knp imbasnya ke anak dan isterinya
Rizka Susanto
visualnya pas bgd
bner2 kya brondong si gelen😆
Rizka Susanto
bocil klo ngomong mng suka bner😆
Rizka Susanto
😅😂
Rizka Susanto
Terima aja tante... itu mbk Luna sama pak suami bedanya 10 thn mlh 😃😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!