NovelToon NovelToon
One Night Tragedy

One Night Tragedy

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

Dipusingkan oleh pekerjaan, membuat Dakota Cynthia Higgins melampiaskan rasa lelah dengan bersenang-senang di club malam bersama teman. Dia yang sedang mabuk pun ditantang untuk menggoda seorang pria yang tak lain adalah Brennus Finlay Dominique.

Dalam kondisi terpengaruh alkohol, mabuk berat hingga kehilangan akal sehat, Dakota sungguh merayu Brennus hingga terjadi satu malam penuh tragedi. Padahal sebelumnya tak pernah melakukan hal segila itu dengan pria manapun.

Ketika sadar, Dakota benar-benar menyesal. Bukan akibat kehilangan mahkota yang selama ini dijaga, tapi karena pria itu adalah Brennus, salah satu keturunan Dominique. Di matanya, keluarga itu memiliki sifat menyebalkan.

Brennus berusaha untuk menerima segala konsekuensi atas apa yang terjadi malam itu, tapi ternyata Dakota tidak menginginkan hal serupa. Wanita itu sudah anti dengan keluarga Dominique.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 25

Dakota merasa setiap hari adalah mimpi buruk karena lagi-lagi Brennus berkeliaran di depannya. Padahal sudah jelas ia katakan kalau tidak perlu bertanggung jawab. Tidak ada tuntutan apa pun. Dan lebih baik jika ada jarak membelenggu seperti biasa. Hidup normal tanpa menghantui ketenangan sedikit pun.

Kini setiap hari Dakota harus melihat wajah Brennus karena pria itu menguasai ruang kerja bosnya. Entah kenapa Aloysius tiba-tiba meminta bantuan keluarga. Padahal pekerjaannya juga setiap hari masih bisa diselesaikan walau jarak jauh.

“Sumpah ... menyebalkan sekali lebah satu itu,” gerutu Dakota saat berada di dalam lift sendirian.

Biasanya berangkat ke kantor adalah hal paling disukai dan pasti semangat mengais rezeki. Namun, kini tidak lagi. Dakota benci karena harus bertatapan dengan Brennus.

Seharusnya cukup diribetkan satu orang dari keluarga Dominique. Sekarang bertambah lagi.

Lift menunjukkan angka sembilan, satu lagi sampai tujuan. Dakota menyempatkan menarik napas sedalam mungkin supaya kesabaran bertambah. Tepat pintu terbuka, ia hembuskan beriringan dengan kaki melangkah.

“Demi gaji besar, Dakota ... kau harus tahan.” Dia menguatkan diri sendiri supaya tak menyerah begitu saja.

Tiba di depan ruang bosnya, kepala wanita itu menengok ke kanan dan kiri. Mencari sesuatu. Seperti ada yang berbeda. Terasa aneh. Tapi apa?

“Ah ... di mana meja kerjaku?” Setelah menyadari tidak ada barang-barangnya, Dakota pun lekas mencari.

“Jangan-jangan ada yang mencuri? Memangnya laku dijual berapa meja dan kursi begitu?” gumam Dakota seraya menyusuri tiap ruangan yang ada di lantai itu.

Brennus baru sampai di kantor kembarannya. Langsung melihat wajah kebingngan wanita incaran. Kaki tentu saja tertarik untuk mendekati. “Mencari apa?”

“Meja dan kursi kerjaku,” jawab Dakota tanpa menatap orang yang bertanya, karena tahu itu suara Brennus.

“Oh ... sini ku tunjukkan.” Brennus menarik pergelangan tangan Dakota dan sedikit menyeret agar mengikuti langkahnya.

Dakota perlu berdecak berkali-kali. Sialnya berurusan dengan keluarga itu. Selalu dipaksa. Bosnya tukang mengancam, yang kini bersamanya suka memaksa.

Sedikit terseok-seok karena roknya terlalu span dan heels sedikit kelonggaran. Jadi, Dakota harus menyeret kaki supaya sepatunya tidak mendadak lepas.

Brennus membuka pintu ruang kerja kembarannya. Masuk ke dalam. Lalu menunjuk sesuatu. “Ini dia yang kau cari.”

Bibir melongo, mata membulat, Dakota dibuat kehabisan kata-kata dengan tingkah pria yang sepertinya tidak waras itu. “Kenapa dimasukkan ke dalam sini?”

“Supaya saat aku bekerja bisa mudah melihatmu,” jawab Brennus sangat santai.

Pundak terasa ada yang menyentuh, Dakota sedikit didorong menuju kursi, dan didudukkan ke sana. “Mulai sekarang, kita satu ruangan. Tidak ada bantahan karena kini aku juga bosmu.” Ia tepuk puncak kepala sang wanita sebanyak tiga kali.

“Aku tidak nyaman satu ruangan bersama orang lain,” tolak Dakota. “Membuat pekerjaan menjadi kurang fokus,” imbuhnya. Siap untuk memindahkan kursi dan meja. Menarik benda itu sendirian juga kuat. Dia terbiasa melakukan apa-apa sendiri. Pulang pergi ke desa tempat bosnya berada pun kuat. Apa lagi hanya memindahkan itu.

“Berani kau memindahkannya, ku nikahi kau sekarang juga!” ancam Brennus. Wajahnya tidak datar ada senyum miring, tapi justru menyebalkan di mata Dakota.

Berdecak, akhirnya Dakota kembali duduk dan menarik kursi sedikit ke depan, menyembunyikan kepala di balik monitor agar tidak terlihat oleh manusia yang sejak tadi mengamatinya.

“Kursiku jadi tak terasa nyaman lagi,” gerutu Dakota. Wajah cemberutnya semakin disinari oleh cahaya layar monitor yang baru saja menyala.

“Tidak nyaman? Sini, duduk di pangkuanku, pasti enak,” tawar Brennus. Kedua alis disentakkan ke atas seraya menepuk paha.

1
mamaqe
asik
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
lah udah tamat aja thor...🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya sah juga, babby nya sudah ngerjain ortunya tuh pengen tau kali masih lanjut apa batal nikahnya kalau dia tes.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
wooyy halalin dulu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
wkwkwkk baru sebentar di cuekin saja sudah hampir nyerah apa kabar dengan Brennus yg lebih lama berjuang buat kamu Dakota
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sekarang berbalik arah jadi kamu yg harus ngebujuk Brennis, Dakota jadi tau kan rasanya di cuekin dan ngebujuk itu kayak gimana.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sudah terbukti kan kalau Brennus prioritain kamu jadi nunggu apa lagi Dakota.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
oowhh punya trauma dari keluarganya toh makanya susah percaya pada orang lain trs gimana tuh ortuny Dakota apa ga nyoba cari anaknya ya, kenapa sih mesti ada perbedaan gender hanya untuk mendapatkan kasih sayang dari ortu sendiri padahal yg melahirkan sosok laki² juga kan seorang perempuan kenapa mesti pilih² anak perempuan di abaikan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kegedean gengsi kamu Dakota tar giliran Brennusnya ngilang kamu yg nyesel juga.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmmm Brunnes ga bisa tegas sama Laura jadinya nambah masalah lg
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
coba tuh cara om mu Brennus siapa tau manjur.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hebat perjuangan Brennus pantang menyerah, kayaknya babby'nya ga mau jauh tuh dari daddy nya makanya muntah² trs kalau berjauhan dan giliran nempel sama daddy nya nyaman kan makanya jangan ngeyelan Dakota.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bener kan hamil, udahlah Dakota terima takdirmu harus masuk ke keluarga Dominiqeu lagian ngatain mereka keluarga pongah tapi kamu sendiri sama lebih pongahnya berasa serba bisa sendiri padahal hidup itu juga butuh orang lain.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
manut bae lah Dakota ga usah banyak nolak.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Dakota keras kepala ga mau denger omongan orang lain berasa paling bener sendiri saja...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sudahlah Dakota nurut saja sama Brennus ke rs buat diperiksa biar tau kondisimu benar ga nya hamil baru putusin lagi gimnanya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmmmm tanda² Brennus junior hadir nih jadi kesempatan Brennus menikahi Dakota.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
waduuhhh jadi curiga apa Dakota hamil ya.🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
gkgkgkk moduuss kamu Brennus, pangku² jadi berakhir lebih dari sekedar duduk doang.🫣🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
siap² gumoh kamu di ganggu sama Brennus Dakota.🤣🤣
gass lah Brennus maju yrs jangan mundur takut nabrak.🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!