Setelah diet ketat yang dilakukan oleh Crystal akhirnya gadis itu mempunyai badan ideal bak Lisa Blackpink idolanya.
Crystal ingin meninggalkan masa lalu atas pembully an yang dialaminya di sekolah lamanya.
Nona muda itu pindah sekolah di Sky High School yang ternyata di sekolah itu, Crystal bisa mewujudkan cita-citanya yaitu mempunyai dua pacar sekaligus.
Bagaimana cerita Crystal dengan dua pacarnya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MATB BAB 25 - Kencan Anak Muda
Crystal memakai baju yang cantik untuk menemui nenek Raven di rumah sakit, dia juga meminta Sera untuk membuatkan karangan bunga.
"Apa karangan bunganya sudah jadi, Mom?" tanya Crystal yang sudah siap. Dia mendatangi Sera yang berada di gazebo taman.
Sera masih merangkai bunga segar yang baru dipetiknya dari taman. "Sebentar lagi!"
"Cantik, Mom. Nenek Raven pasti suka," komentar Crystal.
"Jangan membuat masalah hari ini kau pergi diantar oleh supir," ucap Sera.
"Mommy dan daddy semalam melihatmu berduaan di danau buatan," lanjutnya.
Crystal hanya bisa cengengesan tidak jelas. "Aku tidak macam-macam, Mom!"
"Tidak macam-macam apanya, semalam bersama Dexter lalu hari ini bersama Raven," kesal Sera.
"Pokoknya aku harus adil, Mom," Crystal mengambil karangan bunga yang dibuat Sera dan langsung pergi dari mansion sebelum terkena omelan lagi.
Supir sudah menunggu Crystal untuk mengantar gadis itu ke rumah sakit.
Namun, setelah sampai Crystal meminta sang supir untuk pergi tanpa menunggu dirinya.
Rencananya selain menemui nenek Raven, hari itu Crystal juga ingin membayar tagihan rumah sakit untuk pengobatan selanjutnya.
"Apa metode pengobatan sebelumnya berhasil?" tanya Crystal.
"Sebenarnya semua tergantung kondisi tubuh pasien," jawab perawat yang menjaga nenek Raven selama ini.
Tak lama Raven datang ke rumah sakit dan berlarian untuk mencari Crystal.
"Kau datang lebih cepat, Crystal," ucap Raven dengan terengah.
"Aku baru saja datang," balas Crystal. Dia langsung mengajak pemuda itu untuk menemui sang nenek.
Beruntung nenek Raven bangun jadi bisa melihat cucunya dan Crystal datang.
"Nenek..." panggil Raven.
Wanita tua itu tersenyum yang membuat Crystal mendekat.
"Hallo nenek, saya bawakan bunga, ini bunga dari kebun mommy ku, masih sangat segar," ucap Crystal. Gadis itu meraih vas bunga di meja dan meletakkan bunganya di sana.
"Namanya Crystal, dia temanku di sekolah," Raven mendekati neneknya supaya tidak bertanya-tanya.
"Akhirnya kau punya teman dan tidak sibuk belajar," balas sang nenek. Kemudian wanita tua itu melihat ke arah Crystal. "Kemarilah, Nak!"
Crystal mendekat dan duduk di sisi ranjang bersama Raven, tangan kurus sang nenek berusaha menyentuh telapak tangan Crystal dengan gerakan lemah.
"Kau sangat cantik, terima kasih sudah mau menjadi teman Raven," ucapnya.
"Nenek salah, saya yang harus berterima kasih pada ketua karena membantu saya belajar, saya ini bodoh loh, Nek," balas Crystal.
Nenek tertawa mendengarnya, biasanya para gadis akan memperlihatkan kelebihannya tapi Crystal justru sebaliknya.
Sepertinya nenek tahu yang membuat Raven menyukai gadis itu, sekarang wanita tua itu bisa tenang.
Karena kondisi nenek yang masih lemah, Raven dan Crystal membiarkan sang nenek beristirahat.
"Apa kau masih bekerja part time? Lebih baik kau menggunakan waktumu untuk menemani nenek di rumah sakit, saat orang sakit yang diperlukan adalah dukungan orang yang dia cintai," ucap Crystal. Dia sebelumnya sudah menyiapkan amplop.
"Ini uang untuk tutor belajarku, ketua! Anggap saja bonus karena nilaiku bisa naik!"
"Kenapa kau selalu seperti ini Crystal," Raven jadi tidak enak hati karena gadis itu terus-terusan membantunya.
"Kalau kau menolak pemberianku, aku akan marah, ketua. Jadi, terimalah!" Crystal memaksa.
Mau tidak mau Raven memang harus mengambilnya.
"Kalau begitu, ayo kita bersenang-senang!" ajak Crystal seraya menggandeng tangan Raven. Mereka akan melakukan kencan anak muda hari ini.
penasaran banget sama ending ceritanya..
tapi apa boleh buat..
semoga suatu saat kak dhevis masih mau ngelanjutin cerita2 yg hiatus walopun tanpa kompensasi apapun..
stay healthy and keep fighting.. 😘😍🥰🤩