NovelToon NovelToon
I Love You 3.000

I Love You 3.000

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Iblis / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:22.2k
Nilai: 5
Nama Author: Chikaa

Kisah seorang raja iblis yang memiliki tujuan. Yaitu, menemukan kekuatan kuno yang berada di bumi! Tepatnya di Indonesia! Raja iblis ini memiliki wajah yang menawan sangat tampan. Namun, dia sering di juluki sebagai raja iblis paling sadis dan kejam. Ia tidak mengenal kata 'pengampunan'

Sedangkan, Melinda adalah gadis sederhana yang bekerja di perusahaan terkenal bersama sahabatnya. Melinda dari kecil sudah di tinggal ayahnya, ia bersama ibunya. Namun, usia remajanya berbeda. Remaja pada umumnya menikmati masa muda mereka. Namun, Melinda harus mandiri dan bekerja keras agar mendapatkan uang. Ibunya memiliki penyakit yang serius. Melinda harus membiaya pengobatan ibunya.

Masalah² & konflik sering bermunculan di kehidupan Melinda. namun, Raja iblis yang di kenal sadis itu berbeda ketika berada di dekat Melinda. Ya, Raja iblis itu malah membantu Melinda untuk menghadapi masalah masalah yang sering bermunculan di hidup Melinda.

apakah itu cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chikaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB: 25

"Nah... sekarang aku yang sedang ke susahan, ini sudah sangat malam. " Gumam Melinda yang berjalan di lorong menuju lift. Lorong itu sudah sepi.

Tiba-tiba, seorang anak kecil menarik baju Melinda. Melinda menoleh ke belakang, melihat ke arah anak kecil itu.

"Kak, sekarang jam berapa? " Tanya anak kecil yang masih sekitaran usia 6 tahun.

Melinda tidak memiliki jam tangan jadi ia hpnya dari dalam tas kecil miliknya.

"Tapi mengapa semalam ini kamu belum tidur? apa orang tua kamu tidak tau? " Tanya Melinda yang sedang menghidupkan hpnya.

"Orang tua ku sekarang sedang mencari keberadaan ku dan polisi juga, mereka terlihat sangat khawatir... " Gumam anak kecil itu dengan suaranya yang polos.

"Sekarang ini sudah jam 1 pagi, " Jawab Melinda,

Melinda kembali melihat anak kecil yang menarik bajunya tadi. Melinda cukup terkejut karena anak kecil itu tiba-tiba menghilang begitu saja ketika Melinda menjawab pertanyaannya. Melinda terdiam di situ. Kebingungan, mengapa anak kecil tadi menghilang tanpa berterima kasih?

Melinda merasa ada yang tidak beres dengan anak kecil tadi. Mendadak bulu judulnya berdiri, ada sesuatu di bahunya yang membuatnya merinding. Seperti ada sesuatu yang memegangnya dengan ukuran yang besar. Detak jantung Melinda lebih cepat dari biasanya, tidak melihat ke belakang karena takut. Di lorong itu sunyi dan sepi,

"Jangan mengacuhkan ku. "

Suara itu seperti familiar di Melinda. Akhirnya, ia menoleh kebelakang dengan berani. Itu hanyalah halusinasi. Yang memegang bahu Nya adalah Gabriel.

Melinda heran, mengapa Gabriel tiba-tiba bisa ada di sini? bukannya dia tadi mengantar Yunita pulang. Kenapa dia bisa tau aku di sini?

"Geb? kenapa kamu di sini? " Tanya Melinda memastikan.

Gabriel menghela nafasnya panjang. Raut wajahnya sekarang cemas menatap menatap Melinda.

"Aku mengkhawatirkan mu, kamu daritadi di mana? aku menelpon mu 20 kali, aku mengirim pesan 1.000 kali. Kenapa kamu tidak menjawabnya? " Tanya Gabrie dengan wajahnya yang cemas.

"Itu... tadi aku ada urusan yang sangat mendadak, jadi aku terpaksa untuk mengurusnya.. " Jawab Melinda menyembunyikan kebenaran yang sebenarnya.

"Aku sangat mengkhawatirkan mu, Saat aku mengantar Yunita dan ingin pulang. Aku mendengar radio mobil bahwa di apartemen ini, The Peak. Ada buronan yang membunuh anak kecil dengan sangat sadis. Memutilasi tubuhnya. Sekarang polisi dan detektif sedang mencari mayat anak tersebut. Mayat anak kecil sedang di cari untuk di kuburkan dengan layak agar anak itu tenang di alamnya, namun sekarang mayatnya masih belum dapat di temukan. Pembunuh itu mengincar anak yang sekitar umur 4-6 tahun. Pada tahun 2004 dia pernah beraksi, namun detektif dan polisi belum menemukan pelakunya. Pada tahun 2008pembunuh itu sudah membunuh dan memutilasi tubuh manusia, kebanyakan dari itu adalah anak kecil. Sekarang, kasus yang sama persis terjadi kembali pada tahun 2023 mayat anak anak kecil yang di bunuh, sampai sekarang masih belum di temukan. Jadi, saat aku mendengar berita ini di radio mobil. Aku langsung memutar balik, aku menuju apartemen untuk menjemput mu. " Jawab Gabriel khawatir dengan Melinda.

Melinda yang mendengar ucapan Gabriel tadi terkejut. Mayat yang belum di temukan sampai sekarang. Anak kecil.. kasus yang mengerikan.

"Tapi, kasus itu hanya kepada anak kecil saja kan? lalu kenapa mengkhawatirkan ku? aku bukan anak kecil. " Tanya Melinda pada Gabriel.

"Pembunuh itu akan membunuh kapan saja yang dia mau dan tidak memandang siapa itu, mau pangkatnya tinggi atau rendah mau umurnya lebih tua atau muda ataupun lebih lemah atau kuat. Pembunuh akan membunuh dengan motif tersembunyi yang kita tidak tahu. Jangan menyepelekan kasus ini. " Jawab Gabriel serius.

Melinda diam, yang ada di pikirannya sekarang adalah tentang anak kecil yang ia jumpai.

"Kalau gitu, biar aku yang akan mengantar mu pulang. " Ucap Gabriel.

Melinda mengangguk, mereka berdua menggunakan lift untuk ke lantai 1. Namun, isi kepala Melinda di penuhi dengan pertanyaan pertanyaan tentang kasus yang di bicarakan Justin.

/Sesampainya di lantai 1/

Melinda dan Gabriel telah sampai di lantai 1. Gabriel memandu jalan di samping Melinda. Terdengar suara yang cukup heboh di samping pintu masuk. Melinda jalan sambil melihat ke arah suara itu berasal.

Ia melihat salah satu polisi yang memegang suatu benda yang berada di dalam bungkusan plastik transparan. Ada juga yang sedang berbicara dengan wartawan. Juga, detektif yang sedang memeriksa di tempat terjadinya sebuah kasus.

"Kasus ini begitu sadis ya... " ucap Melinda dalam batinnya, lalu kembali melihat ke depan.

Melinda mendadak berhenti di tempat dengan ekspresi terkejut. Seorang anak kecil yang menanyakan jam sebelumnya. Anak kecil itu muncul secara mendadak, ntah dari mana.

"Kak! tolong bantu aku, kamu adalah orang yang dapat melihat ku, kamu dapat membantu kasus ku, aku mohon.. " Ucap anak kecil itu dengan tatapan menohon dan sedikit mengeluarkan air mata.

"Tapi.. " Gumam Melinda ragu.

Anak kecil itu menarik tangan Melinda secara tiba-tiba.

"He-hei! duh, Gabriel, aku harus pergi sebentar. Apa kamu bisa menunggu ku 5 menit aja? " Ucap Melinda dan pergi dari tempat itu terpaksa.

"O-ok. " Jawab Gabriel sedikit heran melihat Melinda.

Setelah itu, Gabriel memutuskan untuk menunggu Melinda di sekitar tempat tadi. Ia menunggu di Caffe. Memesan satu Cappuccino dan beberapa cemilan.

***

"Jadi, apa mau mu? " Tanya Melinda sedikit kesal.

"Maaf, tadi aku menarik mu karena di situ aku melihat tepat di belakang mu ada orang yang membunuhku. Jadi, aku menarik mu sebelum dia melihat kita. Aku minta bantuan mu untuk menemukan jasad ku agar Aku tenang. " Ucap anak kecil itu kepada Melinda.

Sekarang mereka berada di suatu gudang. Gudang itu memiliki banyak barang-barang yang di simpan dan kardus-kardus yang menumpuk di kiri kanan.

"Jadi, kamu adalah korban yang sekarang di cari oleh polisi itu? Tanya Melinda memastikan.

" Ya, benar sekali. Mereka akan ke susahan untuk mencari jejak ku di mana, mungkin bisa jadi mereka tidak akan dapat menemukan jasad ku. Jadi, Aku minta tolong kepada mu. " Jawab anak kecil itu memohon.

Melinda agak lama untuk menjawab. Ia sudah memikirkan jawabannya. Menarik nafas lalu menghembuskannya secara perlahan.

"Aku tidak bisa memutuskannya sekarang, Aku takut pembunuh itu juga mengincar nyawa ku. " Ucap Melinda membalik badan ke belakang dan sedang menekan tombol tombol di pintu gudang tersebut. Karena gagang pintu di ganti oleh elektronik yang lebih canggih.

Di samping pintu sudah tertera kode untuk keluar dari gudang itu. Elektronik canggih seperti tadi sudah di pasang di Mall dan sebagian juga di pasang di tempat yang mewah.

Setelah Melinda membuka pintu gudang dengan tombol. Ia langsung di hampiri oleh salah satu wanita yang menggunakannya setelan pink.

1
krisyan
semangattttt kakakkk💗
Chikaa: Makasihhhh banyakk
total 1 replies
vhannilah_lho
goodluck
vhannilah_lho
segini dulu ya kak.....bagus, aku suka.

jgn lupa mampir😊
vhannilah_lho
perasaan tidak bisa berbohong 😭
Mama aiman
ceritanya bagus kak, lanjut bab berikutnya
User Minor
aku dukung terus
Erarefo Alfin Artharizki
hai kak
Erarefo Alfin Artharizki
hai kak chika, aku mampir perdana nih
nesaric
cemungut cika
Ra
Minta di tampol gak sih😌
Winters
kasian melinda dikhianti sahabat sendiri
Winters
apaan Lydia
Winters
ngomongnya
Winters
dikhianati
Erarefo Alfin Artharizki
hai kak aku sudah mwmberi gift untuk mu
nesaric
cemungut sayyy jgn lupa baca cerita aku juga
Ayano
Penyiksaan yang amat pedih 😱
Sakit banget itu
Ayano
Sedingin kutub Utara
Pengandaian yang bagus
👑Ajudan Tante Lele💣
seharusnya gini nulisnya :
"Tidak. Siapa bilang aku bercanda? Aku serius," tegas Justin.

sebut diri sendiri gak perlu kapital kecuali Anda dan nama orang. smg membantu ~
BLUE SKY
aku hadir kak, jangan lupa mampir cerita aku ya😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!