NovelToon NovelToon
Perubahan Sikap Ziana Serra

Perubahan Sikap Ziana Serra

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Chicklit / Tamat
Popularitas:462.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rara Devitha

"Valmost" Tidak ada yang tidak mengenal nama keluarga Besar itu, Bisnis Raksasa milik mereka telah tersebar Dimana mana
mereka beranggotakan Lima anggota keluarga, yaitu Tuan Winter Valmost, Nyonya Vivian Valmost, Samuel Valmost, Evelyn Valmost Dan Yang terakhir adalah Gadis Berlian di keluarga Valmost Yaitu Nona Muda
"Ziana Serra Valmost" Gadis angkuh yang di besarkan dalam keluarga Besar Valmost.hingga suatu hari Zia menjadi Korban penculikan,dan kejadian tragis merenggut nyawanya sehingga masuklah Roh lain yang merupakan Gadis pilihan tuhan yang ditakdirkan untuk merubah sifat Buruk gadis cantik tersebut,dan Perjalanan nya pun akan segera di mulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rara Devitha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta

"Jadi bisakah Zia memasak untuk makan siang dan malam setelah makan malam selesai Zia akan kembali" ucap gadis itu menatap Yuri, sedangkan Yuri menatap Bright yang diam diam menggelengkan kepalanya, mengisyaratkan jangan izinkan gadis itu,

" Apa kamu tidak lelah nak,"? Tanya Yuri segan

"Tidak, ya, ya, ya, ayolah ibu mertua" ucap Zia

Yuri terkesiap dan tertawa mendengar panggilan Zia kepadanya,

"Baiklah, baiklah sayang, anggap saja rumahmu sendiri" ucap Yuri

Sedangkan Bright langsung pergi sambil berdecak kesal, kenapa gadis itu terus saja menghantui nya,

***

Zia benar benar serius dengan kata katanya dia tidak mengizinkan satu pelayan pun membantunya, dan saat ini dia sedang berkutat dengan dapur sendirian

Bright dan Yuri sudah duduk di meja makan, sambil memperhatikan gerak gerik Zia yang begitu gesit,

"Zia telah berubah nak, berikan dia kesempatan" ucap Yuri memegang tangan Bright

".... "??

Bright tidak berbicara satu patah kata pun, dia masih bingung dan juga ragu dengan perubahan sikap Zia yang sangat tiba tiba,

" Makanan sudah siap" teriak Zia

Yuri dan Bright mencium aroma masakan yang sangat harum dan menggugah selera, ternyata Zia membuat makanan khas jepang,

"Wahh sayang , kamu pintar sekali, makanan ini mengingatkan ku ke tanah kelahiran ku" ucap Yuri dengan mata berbinar

Bright menusuk salah satu udang dan memakan nya,

Mata nya melotot, masakan Zia benar benar enak, dan bisa mengalahkan restoran bintng Lima,

"Bagaimana sayang"? Tanya Zia

Bright mematung, lagi lagi gadis itu memanggilnya sayang, dan si*lnya itu terdengar begitu manis ketika Zia mengucapkan nya,

" Enak" ucap nya memalingkan Muka

"Baiklah, ayo makan, sebelum semua nya menjadi dingin, kak Micke kak Ken duduk lah" ucap Zia

"Duduklah, kita makan bersama" ucap Yuri

Ken dan Micke pun bergabung bersama mereka,

...****************...

Malam telah tiba, tuan Gun,Sun dan Moon akhirnya pulang dari perusahaan, mereka terkejut melihat Bright sedang bersama Zia di taman belakang, mereka terdiam dan memperhatikan Zia yang terus berbicara dengan Bright sementara Pemuda itu hanya diam dan menatap Zia dengan pandangan datar,

"Kau tau Bright, sesuatu yang sudah pergi tidak akan bisa kau genggam kembali, seperti aku, saat ini aku mencoba mendekatimu dan kau tidak perduli padaku,, suatu hari nanti Hal ini bisa saja terjadi padamu, hatiku sakit ketika di abaikan" tunjuk Zia ke arah dada bidang milik Bright

Pemuda itu tidak tau, dan tidak mengerti apa yang di ucapkan oleh Zia, jadi dia tidak memikirkan nya

"Bisakah kau menjauhi wajahku ketika berbicara"? Tanya Bright

" Tidak, aku menyukainya, saat kau memandang wajahku dengan penuh permusuhan, aku semakin tertantang" ucap Zia

"Hentikan Zia, semua orang menatap kita" ucap Bright

Zia terkejut dan langsung menghindar, sementara Bright tersenyum lucu melihat kelakuan Zia

"Selamat malam paman, kakak Sun dan Kak Moon" sapa Zia menetralkan ketegangan nya,

Moon berdiri kaku, dia pikir Zia telah mencium Bright, padahal apa yang mereka pikirkan, tidak sesuai dengan apa yang mereka lihat,

"puk, puk"

"Lupakan lah" ucap Sun menepuk punggung adiknya

"Hai Zia, sejak kapan disini"? Tanya Gun menetralkan rasa keterkejutan nya

" Andai kau disini Win, kau pasti tidak menyangka seberapa bar bar nya putrimu, sehingga putraku yang kaku tidak bisa berkutik"bathin Gun

Ingin rasanya Zia tertawa, mendengar isi pikiran tiga pria di hadapan nya, namun biarlah, Zia malah semakin suka,

***

Jam makan malam telah tiba, Zia benar benar memasak lagi namun kali ini di bantu pelayan karena banyak hidangan yang Zia masak,

"Wow, are u really, ini semua kamu yang masak Zia"? Tanya Gun

" Benar, tadi siang dia juga memasak makanan jepang untuk kami berdua" sahut Yuri

"Pokok nya Zia sudah siap jadi menantumu ayah mertua" ucap Zia, dan berhasil membuat semua orang tersedak, kecuali Yuri

"Uhukk, Uhukk" Gun terbatuk batuk, Bright yang sudah mulai terbiasa saja masih terkejut setiap Zia mengeluarkan kata kata mutiara nya,Gun menatap ke arah Bright yang salah tingkah dan dia pun tertawa

"Hahaha, apakah kalian sudah berpacaran"?

" Tidak, " ucap Zia lesu

"hahhh" ucapan Zia membuat mereka tidak mengerti

"Sudah lah, ayo makan, tidak enak kalau hidangan nya keburu dingin" ucap Yuri mengalihkan pembicaraan, lalu mereka pun makan dengan tenang,

Diseberang sana Zia berkutat dengan udang dia membuka kan cangkang nya dan memasukan nya ke mulut Bright, dia memegang pipi Bright lalu menyuapi nya, Bright sama sekali tidak bisa melawan nya, Zia benar benar gadis yang sulit di atasi,

Moon terus memperhatikan interaksi antara mereka berdua, terlihat jelas di sana Zia terlihat lebih mencintai Bright, karena Bright kelihatan acuh tak acuh, yang Moon pikirkan adalah kenapa Zia tiba tiba mengejar Bright, padahal awalnya mereka nampak seperti kucing dan tikus yang selalu bertengkar,

Zia melirik ke arah Moon, dan tersenyum, sementara Bright juga memperhatikan interaksi mereka,

"Ambilkan tisu" ucap Bright mengalihkan perhatian Zia, sepertinya dia mulai tidak rela Zia bermain mata dengan pria yang lain,

"Ayolah sayang, jangan makan seperti bayi,belepotan sekali" ucap Zia mengelap bibir Bright, dan pandangan mata pemuda itu seperti mengejek ke arah kakak nya Moon, seakan ingin mengatakan bahwa dialah pemenangnya,

Moon mengalihkan pandangan nya, ternyata Sun benar, Zia dan Bright memang menyimpan perasaan yang sama,

"Besok hari kelima, kita pergi ke lahan pembangunan proyek kecil kita, kita lihat saja bagaimana gila nya Bright ketika mencari ku setelah menghilang selama dua hari" ucap Pelan Zia, dan dapat di dengar oleh Micke, sementara pria kaku itu memandang Zia dan mengangguk kan kepala nya,

...****************...

Keesokan hari nya, Zia benar benar pergi, tanpa kabar berita, ponselnya di matikan, dan Micke menutup jejak mereka berdua, sebelumnya Zia sudah memberi tau Winter terlebih dahulu, agar mereka tidak khawatir, karena hampir setiap hari mereka selalu melakukan video call,

"Hey, aku tidak melihat Zia, kemana dia"? Tanya Vox pada Bright

" Aku tidak tau, " jawab singkat Bright yang juga heran dan anehnya dia merindukan kegilaan gadis itu,

"Kau ini pacarnya, masa tidak tau" ucap Vox

"Nomornya saja aku tidak tau"

Jawaban Bright membuat Vox dan Green melotot tak percaya, jadi hubungan apa yang sedang mereka jalani, pikir mereka,

"Apa yang sedang kalian mainkan Bright, Zia seperti tergila gila padamu, lalu sekarang dia hilang tanpa kabar"? tanya Green

" Zia memberikanku waktu tujuh hari, seharusnya besok dia sudah datang meminta jawaban ku" ucap Bright,

"Lalu apa yang akan kau katakan"?

" Aku akan menolak nya" ucap Bright datar

Green merasa lega, ternyata Bright benar benar tidak lagi memiliki perasaan terhadap Zia, padahal masih terlalu dini untuk Green menarik kesimpulan,

***

Lama kelamaan Bright menjadi resah, Zia tidak ada di apartemen nya, orang tua nya sendiri juga tidak tau dimana Zia,

Kenangan yang Zia tinggalkan benar benar membuat Bright merindukan nya, dia melamun sendiri dan tersenyum sendiri mengingat kelakuan Zia, hingga hari ke tujuh pun telah tiba,

Bright semakin khawatir kepada gadis itu,selain tidak ada kabar, dia juga tidak kembali di hari yang telah ditentukan,

"Bugggg"

"Bright, hentikan" teriak Gun meneriaki Bright yang memukuli Ken,

"Mencari Zia saja dia tidak bisa Dadd, aaarggghhhh"

Bright mengamuk setelah mendapat kabar yang sama dari Ken, Ken sudah berusaha semaksimal mungkin tapi dia tidak bisa menemukan Zia,

"Zia, kau kemana, kenapa kau melukai hatiku lagi" gumam Bright, air mata nya Luruh, sekuat apapun dia menepis perasaan nya, tetap saja tidak bisa, Bright masih mencintai Zia, dan dia merasakan nya setelah Zia menghilang,.

1
Karo Karo
👍👍👍👍👍
kriwil
moon kan bisa sama kakak zia jodohnya
justFlio
bagus
Renny Mamrat
keren
Dede Mila
baca
Hamliah Lia
aku sudah baca karmu KK ini yg ke3
un3's
Luar biasa
Ina Lisna
meleot aku liat k2 nya,,,alamat bikin hareem klo aku jadi zia wkwkwkwk
ira kasih
sejak memgenal karyamu aku sudah baca 5 novelmu thor.. semangat terus bikin novelnya dan semoga sehat selalu aamiin..💕💕💕
Rizky Anindiya
karya mu sungguh epic Thor..sampe saat ini aku sudah membaca 3 karya mu ..dan yg unik nya semua karya mu GK bisa di tebak .terkadang di tengah" cerita muncul pemain baru..tp justru itu menambah unik cerita nya...😍..truslah berkarya Thor...sebanyak apa pun episode nya .tp aku GK merasa bosen untuk baca nya ...itu lah unik nya karyamu Thor❤️❤️👌🏻
Rizky Anindiya
Luar biasa
Rizky Anindiya
kasian sama bride 😔
Dewi Rinita
Luar biasa
ami
Bagus
safira
terbaik..
Sarah Aulia
ka buat novel gini lagi dong tapi pengen wanita kuat lagi terus si pemeran wanita nya bisa buat robot kaya manusia juga. ka aku pengen banget baca novel tentang itu terus si pemeran wanita nya bisa nyiptain banyak robot manusia kaya sesil ka mohon bikin ya 🥺🙏🏻🥺🥺🥺
Ayay Nya Yuda
sllu suka sm novelmu thorrr,singkat tp bermakna ❤️❤️
Ayay Nya Yuda
mampirr lagii thor wkwkwk
Ana Suryanti
Luar biasa
Ajusani Dei Yanti
lanjut thorrrr kuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!