NovelToon NovelToon
Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam

Status: tamat
Genre:Pembunuhan / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:512.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nadia

Sebuah keluarga yang begitu kejam, mengadopsi seorang anak perempuan untuk mengantikan putri tunggal mereka yang di ramal oleh peramal jahat akan mati pada umur nya yang ke delapan belas tahun.

Untuk menghindari kutukan tersebut mereka pun mengadopsi seorang anak perempuan yang lahir di tahun yang sama bulan yang sama dan tanggal yang sama agar putri mereka bisa menghindari kutukan tersebut sesuai ucapan sang peramal.

"Ayah aku mohon, jangan kirim kan aku ke tempat itu,aku takut,aku mohon ayah."Ucap Selina sambil menangis memegang erat kaki sang ayah.

"Menyingkir lah dari kaki ayah ku!"Ucap wanita cantik dengan pakaian yang sangat mewah mendorong Selina untuk menjauh dari kaki peria yang mereka pangil ayah itu.

Buat yang penasaran sama ceritanya Ayuk ikuti terus setiap episode dari kisah "Kesayangan Tuan Muda Kejam."

Terima kasih banyak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode #25

"Setiap tahun, ulang tahun Milan selalu di rayakan dengan pesta yang meriah, sedang kan aku hanya bisa diam di kamar dan memakan sisa kue milik nya, memang nya siapa aku,aku hanya anak buang sial, dan hari ini aku berhasil membuat pesta ulang tahun Milan gagal,tapi aku masih belum bisa menikmati kue ulang tahun untuk ku sendiri."Batin Selina sambil membuka salah satu bir yang ia beli tadi.

Selina menaikan tangan nya dengan memegang sekaleng bir tersebut.

"Tidak apa-apa Selina, anggap saja bir ini adalah kue ulang tahun ku, hidup ku masih panjang, selamat ulang tahun yang ke dua puluh untuk ku!"Ucap Selina sambil meminum bir tersebut.

"Sekarang sepi sekali."Ucap Selina yang kemudian kembali membuka sekaleng bir dan meminum nya hingga ia benar-benar mabuk.

Karena sudah terlalu mabuk ia pun menyenderkan kepalanya di kursi taman itu.

Namun tidak lama kemudian Melvin tiba di samping nya dan duduk di sebelah nya.

"Di sini kau rupanya."Batin Melvin sambil menatap Selina yang sedang mabuk.

"Selina."Lirih Melvin.

Tidak tau bagaimana tiba-tiba Melvin ada di sana yang jelas Melvin akan selalu menemukan Selina di mana pun ia berada.

"Hmm, iyaa."Jawab Selina.

"Aku tidak menyangka jika aku bisa memanggil mu dengan nama itu."Ucap Melvin.

"Hahah,aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan,aku sangat mengantuk."Jawab Selina dalam keadaan mabuk.

"Selina, Milan ... "Ucap Melvin terhenti karena Selina menatap nya.

"Kamu siapa?"Tanya Selina tidak mengenali Melvin.

"Dia minum begitu banyak sampai tidak bisa mengenali ku."Batin Melvin yang kini juga menatap wajah Selina.

"Lupakan, kau dan Leo ada hubungan apa?"Tanya Melvin mengalihkan pembicaraan.

"Siapa?"Tanya Selina dengan wajah nya bingung.

"Leo."Ucap Melvin lagi.

"Leo? Aku tidak mengenalnya."Jawab Selina asal.

"Bagus."Ucap Melvin tersenyum puas.

Selina masih menatap bingung Melvin.

"Tadi kau bertanya kan siapa aku? Sekarang aku beri tau kamu."Ucap Melvin sambil memegang tengkuk Selina.

"Iya kamu siapa?"Tanya Selina tampa sadar.

"Aku pacarmu."Ucap Melvin yang kemudian menarik tengkuk Selina dan sebuah kecupan hangat itu akhirnya mendarat tepat di bibir mungil milik Selina.

Selina berusaha melepaskan diri dari situasi ini namun Melvin tidak ingin mengakhiri nya.

Saat setelah Selina kehabisan nafas ia pun akhirnya melepaskan tautan itu dan menatap wajah Selina yang sangat terlihat cantik dan polos malam itu.

"Kamu bilang,kamu teman ku? Kamu ... tidak ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk ku?"Tanya Selina sambil mengatur nafas nya.

"Teman apa nya? Aku ini pacar mu."Jawab Melvin kesal.

"Kalau tidak mau ya sudah."Racau Selina yang mabuk.

"Hmm,kau ingin merayakan hari ulang tahun mu?"Tanya Melvin mencoba mengalah dengan amarah nya.

"Iya."Jawab Selina sambil mengangguk kan kepala nya.

Melvin pun mengambil ponsel nya dan mengirim kan sebuah pesan kepada Tio.

Isi pesan

"Sudah saat nya."Tulis Melvin.

Tio yang sedari tadi menunggu di aula sekitar taman sudah siap menerima pesan tersebut untuk bersiap-siap menyuruh beberapa bawahan nya menyalakan kembang api yang memang sedari tadi sudah di persiapkan oleh Melvin.

Beberapa kembang api pun lepas ke langit dan meledak memercikkan api yang bermacam warna yang indah dan sangat cantik.

Selina sontak menongak kan kepala nya ke atas melihat suara ledakan kembang api di atas langit.

"Wahh, itu sangat indah."Ucap Selina antusias.

"Apa kau suka?"Tanya Melvin menatap Selina.

"Heem, aku suka, sangat suka, seperti nya ada yang ulang tahun di sekitar taman ini, kebetulan sekali."Ucap Selina terus menatap langit.

"Bodoh,itu untuk mu,asal kan kau selalu berada di samping ku, menurut dengan ku, semua yang kau inginkan akan aku berikan."Ucap Melvin kepada Selina.

"Enak sekali, wanita itu seperti nya sangat beruntung, tidak perlu jadi pengganti Milan untuk buang kutukan, sampai di berikan kembang api,itu sangat romantis, tidak seperti hidup ku."Ucap Selina seolah tak menyadari apapun yang di ucapkan oleh Melvin barusan kepada nya.

Karena terlalu mabuk Selina pun akhirnya pingsan tak sadarkan diri.

Melvin yang melihat itu pun menyadari jika Selina sudah tidak sadar kan diri lagi.

Tepat di sat itu Tio datang dengan membawa jas hitam milik Melvin.

"Tuan muda, sudah malam apa kah kita pulang?"Tanya Tio sambil memberikan jas tersebut kepada Melvin.

"Pulang."Jawab Melvin singkat dan kemudian menyelimuti jas itu ke tubuh Selina dan mengendong nya berjalan menuju mobil.

"Tuan muda kan orang nya sangat cuek, tetapi mengapa tiba-tiba jadi peduli seperti itu?"Batin tio bertanya-tanya.

Keesokan harinya.

Selina terbangun dari tidurnya sambil memegang kepala nya yang terasa sedikit pusing.

"Aduh, mengapa kepala ku sangat pusing, Aku tidak akan minum-minum man bir lagi apa lagi sekarang aku masih tinggal di Fila ini,aduh bagaimana jika aku buat kesalahan?Eh astaga, kenapa ada Melvin di sini?"Ucap Selina yang kemudian hendak bangaun dari kasur untuk kabur.

Namun dengan cepat Melvin menahan tangan Selina dan menariknya kedalam pelukan.

Selina dengan cemas menatap wajah Melvin.

"Mau kemana?"Lirih Melvin kepada Selina dengan mata masih tertutup.

Wajah mereka sangat dekat bahkan deru nafas Melvin saja bisa di rasakan oleh Selina.

"Kemarin malam apa yang terjadi?"Batin Selina ketakutan.

"Aku tidak menyuruh mu untuk bergerak dari ranjang ini,apa kau ingin kaki mu aku patah kan?"Ucap Melvin masih dalam keadaan memeluk erat tubuh Selina namun mata nya masih terpejam.

"Kelihatan nya aku akan berhasil kabur kalau dia masih bermimpi."Batin Selina.

"Kau ini memang tidak mengerti."Ucap Melvin tiba-tiba membuka matanya.

"Sebenarnya apa yang dia maksud?"Batin Selina.

"Bangun."Perintah Melvin kepada Selina saat dirinya sudah bangun dan turun dari ranjang king size itu.

Sementara itu di ruang tengah Fila

"Kalian kan di tugas kan untuk menjaga nona, tapi mengapa malah kalian yang tidur?Nona lari sendirian sampai ke tempat yang jauh, mengambil minuman dari tong sampah, untung aku menemukan nya,kalau tidak sekarang nona muda sudah hilang,nona muda itu ada masalah di otak nya! Bukan nya kalian menjaga nya dengan baik malah tidur! Kalau seandainya nona muda kabur dan masuk ke danau kalian bagaimana nanti bicara dengan tuan muda Melvin?"Ucap Tio dengan nada tinggi membentak kedua pelayan yang kini berlutut di depan nya.

Tio dan Melvin berpura-pura seolah tidak tau jika Selina itu tidak gila mereka sengaja melakukan hal itu untuk memancing agar Selina jujur sendiri.

Bersambung ....

1
lily
maaf Thor meluruskan harusnya Villa bukan Fila itu seperti nama orang jadinya , dan kata "Tampa" harusnya "tanpa"
Syahilla Naazifa
Luar biasa
Novieta Audian
kok cerita nya aku pernah lht di minj series yg china ya...?? d bagian ini. sumpah 🥲🥲
Nur Durratul Zahra Zahra: cerita apa Itu kk
total 1 replies
one ismaya
kocak ya ayah milen ngabatalin kutukan dengan cara merawat anak dari panti asuhan tgl ,bln ,tahun dan kelahiran yg sama ...walau pun sama kelahiran tetap beda itu kn anak angkat bukanya darah lebih kental dari pada air kutukan nya ttp lh ke anak kandungny Wong sedarah m BPK NY masa kutukan salah alamat 🤔😁
SantosaDebora
Sbnrny sih seneng ad crta yg gk puanjangg bgtt cm endingnya kyk agk keburu2 yahh jd spt ad potongan2 yg hilang tau2 udh ending aja
Suli Yati
jadi penasaran
Itsaku
waoh waoh... seru... seruu
Itsaku
tadi juga aku pikir dia akan menyebut si melvin.
Itsaku
makin seru
Itsaku
iiih pengen bejek² si Milan jadinya😠
Itsaku
lanjutkan Sel, aku mendukungmu😄😄
Itsaku
oh no...! milan tak hanya jahat sama selina. tapi juga memanfaatkan banyak cowok untuk kepentingannya
Supry Atun
bagus ceritanya .bingung mau bilang apa hehehe.
Itsaku
kenapa pakek mainan laptop segala. nanti ketahuan lho
Itsaku
sate-satean, bukankah itu artinya sate mainan🤣
Itsaku
Malvin menyeramkan, tetiba langsung dooor saja😬
Ayni Sari
aku suka karyamu thor
Aidah Djafar
bahagia sudah malvin sellina 😍
selamat sell dede debay ny pasti tampan ke ayhnya 🤗😍
Aidah Djafar
ending bahagia 👍😍
makasih Thor ceritanya bagus 👍👌🙏
Aidah Djafar
duuh ada2 aja nih sellina 🤦yg ada c denis jafi amukan melvin 🤔🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!