" Aku akan menerimamu setelah empat bulan masa idda ku mas!"
Fira, seorang gadis berusia 23 tahun yang sudah menyandang status sebagai janda setelah kematian suaminya.
Dia terpaksa menikah lagi dengan Kakak Sepupuh suaminya bernama Fahri, sesuai permintaan terakhir suaminya.
Sifat asli Fahri yang dingin, cuek dan pemarah membuatnya harus menahan sakit hati setiap harinya. Belum lagi aturan - aturan yang mengikatnya semakin membuat Fira kesal.
Namun, semua itu cepat berlalu. Sikap Fira yang murah senyum, sabar dan telaten menghadapi Fahri, sedikit demi sedikit membuat hati Fahri luluh dan mau membuka hatinya.
Tapi kenapa Rangga mantan suami Fira meminta Fahri yang menikahi Fira??
Apa yang sebenarnya terjadi dengan gadis itu?
.....
Mari kita simak bersama - sama yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini rosyida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Terjebak sendiri 2
Lima belas menit berlalu....
Fahri masih bertahan dengan posisinya bersandar pada Fira, tangan Fira juga masih mengusap lembut kepala Fahri,,
" Ha..haa..hacinggggg!!!!!!"
Suara keras Fira membuat Fahri bangun dan memandang wajah imut Fira, tangannya masih melingkar di pinggang Fira,.
" Upsss...sory!" kata Fira malu, hidungnya memerah membuat Fahri ingin mencubitnya, tapi Dia tahan
" Aku pulang ya?? udah jam 5, keburu ditinggal bus nanti..!" kata Fira meminta ijin
" Hmmm...oke!" Fahri melepas pelukannya
Fira segera berdiri dan merapikan celananya, Fahri masih duduk merenggangkan kedua kakinya yang lumayan kaku karena menahan tubuh Fira tadi.
" Fir, kamu gak cemburu kalau aku jalan sama Tamara?" tanya Fahri iseng
" Emang diijinin cemburu?" tanya Fira balik dan itu membuat Fahri menghela nafas karena tidak bisa menjawab, hatinya juga bingung antara ingin dicemburui atau tidak, dulu ia pernah berkata pada Fira perihal kebebasannya bertemu dengan banyak laki - laki walaupun sudah menikah dan dirinya maupun Fira juga hanya sebatas status yang tidak terikat perasaan,.
lalu apa itu cemburu??? tapi apakah istri tidak marah kalau suaminya jalan dengan wanita lain???wahhh...Gue lupa kalau Fira punya cowok banyak!!!.....pikir Fahri
Fira tersenyum melihat raut bingung diwajah Fahri, ia langsung melangkahkan kakinya menjauh, langkahnya terhenti karena Fahri memanggilnya lagi,
" Yaa...? " sahut Fira membalikkan badannya, Fahri sudah berdiri menghadap kearahnya
" Kamu gak mau milihin Aku baju?" tanya Fahri yang lagi - lagi menguji istrinya itu
" Baiklah..tunjukkan lemari bajumu!" jawab Fira lembut dengan senyum khasnya dan tatapan teduhnya, sungguh!!! Fira berusaha keras menahan emosinya sejak Fahri mengatakan akan berkencan bersama Tamara,.
Heh!! gimanapun gak ada istri yang mau suaminya kencan sama wanita lain!!!!...umpat Fira dalam hati
Fira memilih celana jeans biru dan kaos berkera warna biru laut untuk Fahri, pasti kulitnya tampak sangat cerah dan semakin membuat gadis - gadis berteriak padanya.
Senyum manis Fira dan tepukkan tangan tanda sempurna menyambut penampilan Fahri, Fira juga menata rambutnya dan menyiapkan tas kecilnya. Sejenak ia terdiam, bertanya dalam hati tentang apa yang dilakukannya sekarang, dari tadi ia sibuk menyiapkan suaminya untuk bertemu wanita lain, istri macam apa dia.
Fira menahan air matanya yang sudah diujung, segera meraih tasnya dan beranjak pergi sebelum ia tidak bisa mengontrol emosinya lagi.
" Mas...Aaa..aku pamit pulang dulu ya, Assalamu'alaikum...!" kata Fira yang mulai melangkahkan kakinya keluar
" Tunggu!!! " suara Fahri membuat Fira menghentikan langkahnya, tapi tubuhnya tidak berputar menghadap Fahri yang berdiri dibelakangnya
Aku mohon jangan lagi ....!!!!
" Iy..iya mas?" tanya Fira dengan suara bergetar menahan emosi yang membara dari tadi, rasanya ingin memukul Fahri yang tidak memikirkan perasaannya sama sekali,
" Kenapa suaramu?" tanya Fahri yang semakin mendekat
" Gakpapa!! Aku balik ya, kamu ati - ati ..!" jawab Fira tanpa menoleh, kakinya melangkah lagi tidak menghiraukan Fahri
Fahri menarik tangan Fira yang hendak menyentuh gagang pintu, tubuh Fira tersentak kebelakang menatap tubuh Fahri,
" Mas...bu..butuh apa lagi?" tanya Fira dengan nafas tidak beraturan, kedua tangan Fahri menakup wajahnya dan tanpa aba - aba Fahri mencium bibir Fira untuk kedua kalinya, entah apa yang mendorongnya tapi kali ini lebih dalam, seolah Fahri berusaha meyakinkan Fira kalau tidak akan terjadi apa - apa antara dirinya dengan Tamara dan Fira adalah satu - satunya wanita yang ia sentuh.
Tapi untuk apa dan kenapa????!!!!!
Fira meneteskan air matanya disela - sela Fahri menciumnya, emosinya tidak bisa ia tahan lagi, bagaimanapun tidak ada istri yang mau suaminya bersama wanita lain sekalipun diantara mereka belum ada perasaan cinta, setidaknya Fira ingin belajar mencintai satu sama lain dan bukan seperti ini.
" Fir.." kata Fahri pelan setelah melepaskan ciumannya dan mengambil jarak agar bisa menatap wajah Fira
" Aku pulang dulu..!" sahut Fira lemah yang masih berurai air mata dan berlari keluar tanpa menghiraukan Fahri,
" Fir.. Fira!!" teriak Fahri , untung kantor sudah sepi
" Sial !!!!" umpat Fahri sambil mengusap wajahnya kasar, kedua matanya terpejam dan mengatur nafasnya
Fiuhhhh....kok dia nangis sih? Gue gak berlebihan kan??!!
Apa itu tandanya Gue berhasil jebak tuh cewek??!!!.....FAHRI
Perasaan Fira adalah hal yang wajar sebagai seorang istri, sekalipun tidak dijebak oleh Fahri. Tapi bukankah Fahri sendiri yang terjebak disini, Fahri begitu menikmati setiap bisa dekat dengan Fira, bahkan ciuman tadi tidak ada dalam rencananya.
" Tapi kenapa Gue nyium dia lagi??? Siall!!!! Fokus Fahri fokussssss......!" kata Fahri masih bingung
" Yahh..ini juga masuk pendukung rencana ...iya karena itu makanya Gue kedorong nyium dia!!!" tambah Fahri meyakinkan diri
Fahri meraih tas dan kunci mobilnya, bergegas menemui Tamara untuk menemaninya makan malam.
\=\=\=\=\=\=
Semoga suka ya......