NovelToon NovelToon
GHEA: Cinta Lama Belum Usai

GHEA: Cinta Lama Belum Usai

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Bundew

Ghea Adisti Biantara dan Alvino Sanjaya pernah menjalin hubungan cinta monyet yang kebablasan saat keduanya masih duduk di bangku SMA. Hingga sebuah kesalahpahaman membuat cinta monyet mereka menjadi kandas, ditambah Ghea yang berpindah kota setelah lulus SMA, membuat Ghea dan Alvin putus kontak sama sekali.

Tahun berganti dan Alvin tak sengaja bertemu kembali dengan Ghea namun di posisi yang serba sulit karena Alvin yang sudah memiliki kekasih sedangkan Ghea yang masih menunggu Alvin demi menjelaskan kesalahpahaman yang pernah terjadi diantara mereka di masa lampau.

Hingga suatu malam, Ghea melakukan satu kesalahan yang membuatnya harus mengandung anak dari Alvin. Namun karena Ghea sadar bahwa Alvin akan segera menikah dengan kekasihnya, jadi Ghea memilih untuk pergi dan tidak memberi tahu Alvin tentang kehamilannya.

Di satu sisi, Alvin yang baru saja kehilangan calon istrinya karena sebuah kecelakaan mendapat tugas dari Galen untuk mencari Ghea yang tiba-tiba menghilang dan tak bisa dihubungi

Akankah Alvin bisa menemukan Ghea kembali?
Dimana sebenarnya Ghea bersembunyi, dan bagaimana nasib Ghea beserta anak Alvin yang ada di kandungannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RENCANA

Dua bulan kemudian.

"Hoek!"

Ghea kembali mual-mual di kamar mandi yang ada di dalam kamarnya. Ghea menyalakan kran air dan segera membasuh wajahnya yang memerah, serta berulang kali berkumur-kumur agar berhenti mual.

Ghea menatap bayangan wajahnya di cermin.

Satu bulan yang lalu, saat Ghea mendapati dirinya terlambat datang bulan, Ghea langsung melakukan test. Dan jelas sudah, hasilnya adalah dua garis merah yang menandakan kalau Ghea sedang mengandung anak Alvin sekarang.

Ghea menarik nafas panjang sekali lagi dan kembalai membasuh wajahnya dengan air dingin. Rasa mualnya kembali lagi, namun segera Ghea tahan karena terdengar suara Kak Emily dari luar kamar mandi.

"Mual lagi, Ghe?" Tanya Kak Emily saat Ghea keluar dari dalam kamar mandi.

"Nggak tahu, Kak! Udah ke dokter dan minum obat padahal," jawab Ghea yang selalu mengatakan pada keluarganya kalau ia sakit asam lambung belakangan ini.

Padahal jelas-jelas Ghea sedang hamil anaknya Alvin dan sangat wajar kalau ibu hamil mual-mual di pagi hari.

"Makan kamu yabg masih berantakan. Kakak lihat, kamu makannya cuma sedikit-sedikit belakangan ini," pendapat Kak Emily yang sudah duduk di tepi tempat tidur.

Ghea segera mengambil Aileen yang sejak tadi dipangku oleh kakak iparnya tersebut.

Sebentar lagi Ghea juga akan memiliki bayi seperti Aileen.

Tapi Ghea masih bingung, harus jujur atau menyembunyikan semuanya dari Mommy Mia dan Papi Bian.

Jika Ghea jujur, sudah pasti Alvin akan kena amukan dari abang Galen dan Papi Bian, serta Tiara yang pastinya akan langsung patah hati karena pengkhianatan Alvin.

Tapi kalau Ghea tidak jujur, perut Ghea juga akan membukit seiring berjalannya waktu. Bagaimana Ghea akan menutupinya?

"Nggak jadi ke kampus? Katanya tadi mau ada keperluan?" Tanya Kak Emily membuyarkan lamunan Ghea.

"Eh, iya!" Ghea meringis dan segera mengembalikan Aileen ke pangkuan Kak Emily.

"Ghea pergi dulu, Kak!" Pamit Ghea selanjutnya seraya mengambil tas selempangnya, lalu keluar dari kamar. Emily ikut keluar dari kamar Ghea dan menutup pintu.

****

"Ke Bali?" Tanya Papi Bian yang langsung membuat semua anggota keluarga Biantara terdiam.

"Ada lowongan bagus disana, Pi! Ghea juga sudah mengenal baik tempat-tempat di Bali. Jadi izinin Ghea pindah ke sana, ya!" Ghea memohon sekali lagi pada Papi Bian.

"Kau bisa mencari pengalaman kerja di tempat lain, Ghe! Di kantor Om Mike misalnya," sergah Mom Mia yang ikut merasa keberatan dengan permintaan dari Ghea.

"Itu kan kantornya Mommy! Ghea maunya cari pengalaman di kantor lain seperti halnya Abang Galen yang juga kerja di perusahaan lain dan bukan di perusahaan milik keluarga," tutur Ghea memaparkan alasan.

"Aku udah pindah ke kantor Mommy bentar lagi," sela Galen cepat.

"Iya tapi sebelumnya kan abang kerja di perusahaan lain," Cibir Ghea sedikit berdecak.

"Tapi kenapa harus ke Bali, Ghe? Kita sudah tidak punya apa-apa di Bali. Kafe cabang yang disana juga baru saja berpindah tangan dan sudah laku terjual. Rumah apalagi," cecar Papi Bian tetap keberatan.

"Kau juga punya pengalaman kurang mengenakkan di Bali bersama keluarga Alexander, Ghe! Bagaimana kalau kau bertemu lagi dengan mereka dan mereka menghinamu lagi?" Ujar Mom Mia ikut merasa keberatan.

"Mereka sudah pindah, Mi!" Tukas Papi Galen memberitahu Mommy Mia.

"Oh, ya?"

"Aku dengar mereka pindah ke luar negeri dan Dean juga sudah menikah dengan seorang gadis," imbuh Papi Bian seraya menatap ke arah Ghea yang ekspresi wajahnya hanya datar.

Sepertinya Ghea sudah benar-benar melupakan Dean.

"Kau pindah ke Bali tidak ada hubungannya dengan Alvin, kan?" Tanya Galen tiba-tiba yang malah kembali membahas tentang Alvin.

Ghea langsung terkejut dengan pertanyaan Galen tersebut. Namun cepat-cepat Ghea menyembunyikan ekspresi keterkejutannya dan kembali berekspresi datar.

"Alvin sudah menikah dengan Tiara, Bang! Jadi ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Alvin!" Ucap Ghea tegas.

"Tahu darimana kalau Alvin sudah menikah dengan Tiara?" Tanya Galen kepo.

"Ya tahu saja! Mereka kan dulu bilang mau menikah setelah sama-sama wisuda. Tahun ini mereka diwisuda. Berarti mereka menikah, kan?" Pendapat Ghea sedikit ketus.

Meskipun nanti Ghea tinggal di Bali, Ghea bersumpah kalau ia akan menjauh sejauh-jauhnya dari Alvin dan sebisa mungkin tak akan menemui pria itu.

"Cuma enam bulan, Mom! Setelahnya Ghea akan pulang!" Janji Ghea selanjutnya pada Mom Mia.

Pulang?

Pulang membawa bayi?

Enam bulan dari sekarang, kandungan Ghea akan genap berusia sembilan bulan. Mungkin Ghea akan pulang setelah melahirkan, lalu menitipkan anaknya ke panti asuhan dekat-dekat sini agar Ghea bisa menjenguknya setiap hari.

Baiklah!

Itu rencana bagus!

"Baiklah, kalau itu keputusanmu!" Papi Bian bangkit dari duduknya dan segera memeluk sang putri.

"Bi!" Mommy Mia tetap merasa keberatan.

"Itu sudah keputusan Ghea, Mi! Kita harus menghargainya!" Ucap Papi Bian bijak.

"Abang telponkan Alvin agar dia mencarikanmu tempat tinggal, ya!" Usul Galen yang langsung berhadiah delikan mata dari Ghea.

"Bukankah Abang sendiri yang meminta Ghea menjauhi pria itu? Kenapa sekarang malah minta tolong padanya untuk mencarikan Ghea tempat tinggal?" Sergah Ghea yang masih mendelik pada Galen.

"Alvin kan pernah dekat sama kamu, Ghe! Dulu kamu juga akrab sama dia dan orang tuanya. Kalau memang sekarang kalian sudah sama-sama tidak ada perasaan apa-apa, berarti tidak ada salahnya untuk tetap berteman. Tak selamanya mantan harus jadi musuh," nasehat Mom Mia mencoba berpikir bijak.

"Musuh jadi suami istri saja bisa, jadi mantan jadi teman harusnya juga bisa," timpal Papi Bian seraya mengerling nakal pada mom Mia seakan ingat dengan kisah mereka dulu.

"Nggak ada Galen juga nggak bakal jadi suami istri," gumam Mom Mia pura-pura sinis.

"Nggak ada gaun tidur pink, juga Galen nggak bakal jadi," Papi Bian sudah mendekap pinggang Mommy Mia dan mulai bertingkah genit.

"Kamu saja yang mesum!" Mommy Mia menyikut perut Papi Bian.

"Tapi kau suka, kan, Nona direktur Mia?" Bisik papi Bian yang sekali lagi langsung berhadiah sikutan di perut.

"Ngomongin apa, sih, Mom?" Tanya Ghea bingung.

"Ngomongin proses penaklukan seorang nona direktur galak nan sombong di tangan kurir baik hati-"

"Dan mata duitan!" Celetuk Mom Mia menyambung kalimat lebay Papi Bian.

Semua orang sontak tertawa.

"Apa, sih? Siapa yang mata duitan?" Elak Papi Bian merasa tak terima.

"Di tangan tukang es krim!" Celetuk Galen tiba-tiba yang sontak membuat Ghea mengernyit.

"Papi dulu punya kedai es krim di mall, Ghe! Sebelum kamu lahir," ungkap Galen yang tiba-tiba ingat masa kecilnya dan pertemuan pertamanya dengan sang Papi.

Baru bertemu sang papi saat usianya lima tahun, membuat Galen tak mau berpisah dari papinya kala itu.

Kalau sekarang jangan ditanya!

Ribut terus saat sedang bersama.

"Jadi bagaimana? Abang hubungi Alvin, ya?" Galen mrminta pendapat Ghea sekali lagi.

"Tidak usah, Bang! Ghea bisa mencari tempat tinggal sendiri!" Tolak Ghea seraya menampilkan wajah geregetan pada sang abang.

Ghea saja ingin menghindari Alvin, malah disuruh dekat-dekat.

Dasar Bang Galen resek.

"Sudah jangan dipaksa, Yang!" Kak Emily yang sejak tadi sibuk menemani Aileen bermain akhirnya ikut angkat bicara.

"Baiklah! Tidak jadi!" Galen mengangkat tangannya pertanda menyerah dan tak mau berdebat lagi.

"Langsung hubungi Abang atau Papi ika ada apa-apa disana!" Pesan Galen memberikan wejangan pada Ghea.

"Iya, Bang! Iya!" Jawab Ghea bersungguh-sungguh agar abangnya itu berhenti ceramah.

"Hoek," Ghea kembali merasakan mual dan segera berlari ke kamar mandi meninggalkan semua orang,

"Asam lambungnya masih belum sembuh?" Gumam Mom Mia bertanya-tanya.

"Pola makannya masih berantakan, Mom! Susah dibilangin juga," tukas Emily memberikan laporan.

"Nanti biar papi yang bicara," ujar Papi Bian memberikan solusi.

.

.

.

Terima kasih yang sudah mampir.

Jangan lupa like biar othornya bahagia.

1
Si Memeh
Luar biasa
RithaMartinE
luar biasa
RithaMartinE
😭😭
RithaMartinE
/Sob//Sob/
Laila Umroh
Luar biasa
Laila Umroh
Lumayan
Yeni Andiani
bagus
Saniah Wijayanti
Lumayan
Saniah Wijayanti
Luar biasa
Ran Aulia
cerita yg bikin gemes ,kok tlisipan terus 😂😂😂

terimakasih author 👍👍👍😍😍😍😍
Maria Magdalena Indarti
sedih
Maria Magdalena Indarti
jangan pisah lagi
Maria Magdalena Indarti
yeee Ghea ktm Alvin
Maria Magdalena Indarti
aduh... Ghea ga ktm Alvin lg. kapan donk gemes
Maria Magdalena Indarti
kpn Ghea ktm Alvin
Maria Magdalena Indarti
yah Ghea ga ktm Alvin
Maria Magdalena Indarti
Alvin & Ghea salah paham terus
Maria Magdalena Indarti
pasti Alvin kecewakan Ghea
Maria Magdalena Indarti
Juna lupa sm gadis baju Maron
Maria Magdalena Indarti
wah.,.... kl Alvin antar Yuna ktm Lily pasti ktm Ghea donk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!