21+
Sinara perempuan 24 tahun mendekati
seorang lelaki yang sudah beristri.
apa jadinya kelanjutan kisah percintaan
yang terlarang tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuyuwe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#24
"Coba kamu katakan sekali lagi, aku
belum kedengaran kamu ngomong apa
barusan ,!?!" Pak Erik mulai bersemangat.
"Ihh malu ah,,nanti ada yang dengar"
Sinara yang masih di depan Pak Erik, memusingkan wajahnya kesamping, wajahnya yang mulai malu-malu,
membuat Pak Erik menggeram gemes.
Pak Erik semakin mengerat kan pelukan
mereka kini tangannya sudah menarik pinggul Sinara agar masuk ke dalam dekapannya, tangan sebelahnya lagi
menarik dagu Sinara dengan lembut,
agar menoleh ke arah nya.Sinara yang
masih malu-malu itu pun akhirnya
menoleh. kini mata mereka terkunci.
"Ayo katakan, aku mau dengar, "
Sinara geleng-geleng,wajahnya mulai menunduk.
"Maaluuu" Suara manja, "Udah ahh lepasin."
Aduh jantung gw, bisa-bisa Pak Erik
dengar lagi,. Mau taroh di mana ni muka
gw, kenapa gw jadi malu gini sih.!?
Kayak abg saja. Huh,..Maklum udah lama ngejomblo,Heee., , Tangannya replek menutupi mulutnya.,Karna geli sendiri.
"Kok senyum-senyum gitu, ada yang
Lucu ya,,!? Kok nggak ngajak-ngajak sih "
Sinara hanya nunduk dan geleng-geleng.,
Mau joget kali Sinara.
Pak Erik mengangkat lagi dagu Sinara,.
"Ayo lah katakan lagi, aku mau dengar,
Pliss,!? " rengeknya.
Apa-apaan sih dia ini,udah om-om jugak,
masih gitu kelakuannya.,huhh, keluh Sinara.
Pak Erik memang sudah berkepala
tiga,Kini umurnya sudah menginjak
32 tahun,sudah sangat dewasa dan cukup matang, wajar saja ia sudah beristri. tapi wajahnya masih kelihatan umur 27han,.
Karna bentuk badannya yang masih terlihat segar dan proposional, karna ia rajin berolah raga, di tambah lagi dengan makan-makanan nya yang sehat dan terjaga, membuat ia tampak muda dan tampan. jadi siapa saja bisa tergoda. termasuk sinara yang masih berumur 24 tahun itu.
Mau tidak mau Sinara akhirnya
mengatakannya lagi.
Kedua tangan Sinara meremas pinggang
Pak Erik di samping kanan kirinya.kini matanya menataf mata Pak Erik walau dengan perasaan malu-malu.
"A.K.U S.A.N.G.A.T M.E.N.C.I.N.T.A.I M.U.U, SANGAT SANGAT DAN SAN- "
"Cupp, "
Pak Erik dengan sigap sudah *******
bibir Sinara,, mata Sinara seketika
membola,.Pak Erik yang melihat itu,
memulai ciuman mereka dengan
berlahan dan penuh kelembutan,,
membuat keduanya semakin
menikmatinya. Sinara yang awalnya
tidak membalas kini mulai membalas
dengan berlahan.
Akhirnya cinta mereka sudah terbalas
satu sama lain,. Dahi mereka bersentuhan kedua tangan Pak Erik menangkup Leher Snara.
"Terimakasih sudah mencintai ku,.
Aku juga sangat mencintai mu, sangat
sangat Sinara. " Sinara hanya mengangguk.
"Tapi bagaimana dengan ist- "
"Syuuttt, jangan sebutkan nama orang
lain di tengah-tengah kita, ok.!? "
Penuh kelembutan dan keyakinan Pak
Erik mengatakannya.
Untuk saat ini Sinara hanya mendengar-
kan Saja, karna ia tidak mau membuat keributan dalam hubungan yang baru
mereka jalani saat ini.
"Iya, , "
"Ya udah kita sekarang lihat ibu
mertua aku ya, heee!??" Senyum bahagia
Pak Erik. tapi tidak dengan Sinara, ia mulai
Lagi mengingatkan penyakit ibunya.
"Hee" senyum terpaksa,. Pak Erik
yang melihat senyum terpaksa Sinara
membuatnya sadar,. Sinara mulai
mengingat ibunya.kini ia memeluk
Sinara dengan sayang dan penuh
perhatian,yang ia sendiri tidak sampai
hati melihat kekasihnya menghadapi
masalah yang sangat berat.
"Sudah kamu jangan sedih, aku pasti
akan mengurus semuanya., kamu tenag-
tenag saja ya,.!? "Pak Erik mengusap-usap
punggung Sinara,.
Sinara semakin kuat menagis, membuat
Pak Erik mengeratkan pelukannya.
"Cup cup cup, sayang, udah ya.!?? "
Melihat tidak ada suara tangisan lagi
dari Sinara, Pak Erik mulai ketakutan, ia mengintif wajah Sinara yang sudah
bersandar di bahunya itu. Ia langsung tersenyum,. Karna Sinara sudah tertidur,.
Karna hari memang sudah tengah malam.
Like😘😘