NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Agen Bayaran

Terjerat Cinta Agen Bayaran

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:638.6k
Nilai: 5
Nama Author: Desi Manik

Spin Off dari novel Pernikahan Paksa Sang Pewaris. Visual berada di part 14.

Angel dihantui oleh rasa penasaran saat menerima surat dan paket dari seseorang yang misterius. Namun dia tak bisa menemukan petunjuk apapun tentang orang tersebut. Dan akhirnya mau tidak mau Angel mengabaikannya saja.

Hingga suatu malam dia ditolong oleh seorang pria yang dia yakini adalah sosok misterius itu. Benarkah itu adalah pria yang selama ini Angel sebut sebagai peneror dirinya?

Temukan semua jawaban atas pertanyaan dalam benak kalian di sini.

Diusahakan update setiap hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desi Manik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch 23 - Bertemu Kembali

Dia di utara dan kau di selatan, tapi kalau sang pencipta sudah mengkehendaki maka pertemuan pasti terjadi.

🌷Happy Reading🌷

Seperti yang sudah disepakati, Jeremy menyerahkan segala kelengkapan palsu untuk penerbangan kliennya. Mulai dari kartu tanda pengenal, passport, juga visa sudah dibuat atas nama Angelica Haize. Jeremy lalu mengirimkan semua dalam satu paket ke loker kereta bawah tanah sesuai dengan permintaan sang klien.

"Berarti misi kita kali ini sudah selesai kan Bos?" tanya Ben dengan sedikit rasa bangga. Dia sudah berhasil melakukan sesuai perintah Jeremy tanpa ada kendala yang berarti kali ini.

Jeremy menatap sinis pada Ben. "Kau ingat isi misi dari klien ini tidak? Kita tidak hanya diminta membuat data palsu pribadi untuk keperluan penerbangan, tapi juga untuk memastikan klien berhasil melalui semua proses di bandara sampai pesawat lepas landas tanpa halangan apa pun."

"Ohh. Jadi itu artinya kita harus ikut membeli tiket ke Jepang Bos?"

Jeremy menggeleng keras. "Tidak. Kau beli saja tiket ke akhirat," jawabnya jengkel.

Kening Ben berkerut dalam. "Memangnya ke akhirat harus beli tiket dulu Bos? Bukannya tiket gratis dari malaikat maut?"

Jeremy menghela napas panjang. "Ya. Dan aku bisa jadi malaikat maut untukmu kalau kau terus saja mengajakku bicara hal-hal yang tidak penting!" bentak Jeremy yang sontak saja membuat Ben terkejut.

"Hehehe. Bos pasti bercanda kan? Bos sekalinya bercanda malah garing. Hehe." Ben menyengir untuk mencairkan suasana yang malah membuat Jeremy mendengus kesal.

"Kalau saja melenyapkan eksistensi seseorang dari muka bumi ini bukanlah suatu dosa dan tindakan kriminal, maka pasti dari dulu aku sudah lakukan padamu." Jeremy menatap jengah pada Ben yang duduk di sebelah kursi kemudi.

Ben bergidik. Terasa bulu kuduknya merinding. Kalau sudah seperti ini, Jeremy benar-benar seperti seorang malaikat maut yang siap mengambil nyawa miliknya kapan pun dan dimana pun.

"Bos kau sedikit..." Ben menggantung kalimatnya lalu melirik sedikit pada Jeremy lewat ekor matanya.

"Menakutkan," sambung Ben dengan suara yang begitu pelan nyaris tak terdengar.

Jeremy tidak lagi menghiraukan Ben saat notifikasi di ponselnya mencuri perhatian. Ternyata kliennya kembali mengirim surat elektronik untuk memberi tahu detail lengkap penerbangan yang akan membawanya ke Jepang.

"SQ 246 at 5:00 PM. Well, kita tak perlu bekerja lembur karena ini akan selesai di sore hari." Jeremy mengetuk-ngetukkan jari telunjuk ke dahinya. "Kita pulang sebentar, istirahat lalu kita akan ke bandara sekitar pukul tiga."

Ben mengangguk. Tanpa banyak tanya lagi kali ini, dia melajukan mobil untuk keluar dari parkiran. Otaknya masih sibuk membayangkan Jeremy yang menjadi malaikat maut. Kira-kira kalau benar Jeremy seorang malaikat maut, bagaimana dia akan mengambil nyawa Ben? Apakah lewat sebuah kecelakaan? Atau mungkin saat sedang tidur? Atau dengan terjun dari ketinggian 200 meter?

"Bos..." panggil Ben pelan. Antara yakin atau tidak untuk memanggil Jeremy.

"Apa lagi?" Dengan mata yang masih terpejam dan kepala yang bersandar di kursi mobil, Jeremy menggeram.

"Bukankah itu mantan target kita? Si cantik Angel?" tanya Ben sambil menyipitkan mata untuk menajamkan penglihatan.

"Mana?" Jeremy menjawab dengan begitu cepat dan langsung membuka kedua matanya. Tubuhnya pun sudah duduk dengan tegak sempurna.

Ben menunjuk ke arah sebuah mobil yang terparkir di salah satu kafe dekat dengan area kereta bawah tanah. "Itu Bos. Benar dia kan? Mana mungkin aku lupa wajah cantik bak malaikat miliknya."

Jeremy memfokuskan pandangan mengikuti arah tangan Ben. "Hem." Menjawab singkat lewat deheman tapi matanya tak lepas dari Angel.

"Dia dengan siapa ya Bos? Pria itu lumayan juga. Apa mungkin kekasih hatinya?"

Ben tak sadar bahwa pertanyaan-pertanyaan polosnya justru menyulut amarah dalam diri Jeremy. Dia cengkram dengan erat botol air mineral yang berada di tangannya sampai airnya tumpah.

"B-bos?" Ben terkejut mendapati air yang bercucuran membasahi celana jeans Jeremy dan tentu saja mengenai kursi mobil juga.

"Jalan!" Satu kata perintah yang sungguh mutlak tak terbantahkan.

"Ba-baik Bos. Engg... Itu celana Bos basah." Ben menarik beberapa lembar tissue dari kotaknya lalu dia serahkan pada Jeremy dengan tangan kiri sementara tangan kanannya tetap berada di setir mobil.

Jeremy mengambil tissue tersebut lalu mengelap asal celana jeansnya. Matanya masih saja terpaut pada dua orang berlainan jenis di luar mobil.

"Bos, itu pakai acara sentuh rambut. Oke fix, itu pasti kekasih hati nona Angel." Ben mangut-mangut tanda setuju dengan asumsinya sendiri. Sambil dia kembali melajukan mobil dengan pelan."

"Itu bukan urusanku!. Kubilang jalan, Ben! Cepatlah sedikit."

Jeremy menurunkan sedikit kaca mobil lalu membuang botol air mineral yang sudah penyot tak berbentuk. Bersamaan dengan itu, Ben mempercepat laju mobil untuk menghindari kemarahan dari sang bos.

Di sisi lain, Angel semakin merasa tidak nyaman saat Kevin menyentuh rambutnya. Niat pria itu memang baik untuk merapikan rambut Angel yang terkena terpaan angin. Tapi hal itu justru membuat Angel merasa risih.

Angel mengalihkan pandang saat sebuah botol air mineral yang sudah berbentuk abstrak menyentuh permukaan aspal. Dia sempat mencibir si pembuang sampah sembarangan dalam hatinya sampai matanya menangkap sesuatu yang dia kenali.

"Mobil itu..." gumamnya pelan. Dia ingat itu adalah mobil yang dipakai oleh komplotan penculik baik hati. Walaupun plat polisinya sepertinya sudah diganti atau mungkin karena mereka pakai plat palsu, tapi Angel merasa bahwa feelingnya benar saat matanya tak sengaja menangkap wajah datar pria yang duduk di sebelah kemudi.

Pasti si pria es, irit bicara. Itu dia!

"Ehh mau kemana?" tanya Kevin heran saat tiba-tiba Angel bergerak sangat cepat sampai hampir melompat untuk masuk ke dalam mobil.

"Aku ada urusan yang sangat mendesak. Aku pergi dulu."

"Eitts tunggu dulu. Tadi kau masih tenang-tenang saja. Kenapa sekarang tiba-tiba begini?" Kevin menahan lengan Angel saat wanita itu akan menyalakan mesin mobil.

Aku sudah tidak tenang sejak bertemu denganmu. Kau ini banyak bicara omong kosong. Hah... Apa sih pakai pegang-pegang segala. Kesempatan dalam kesempitan saja terus.

"Aku menerima pesan bahwa ada sesuatu yang sangat darurat harus kutangani." Angel asal menyebutkan alasan yang pertama kali masuk ke dalam benaknya.

Kevin tertawa hambar. "Pesan apa? Sejak tadi kan kau tidak memegang ponsel. Apa kau ini bisa melakukan telepati Angel? Apa memang begini cara kerjanya seorang malaikat? Kalau iya, aku mau jadi partner telepatimu."

Uwekkk... Bisa-bisanya dia menggombal saat aku sudah terjepit begini. Aku mau muntah mendengar gombalan recehnya. Tapi benar juga, sejak tadi kan aku tidak ada memegang ponsel karena tinggal di dalam mobil. Sial sekali. Otakku jadi mampet begini karena ketemu dengan si playboy cap kodok.

"Tapi aku tidak mau. Maaf aku harus pergi sekarang. Kalau ada urusan tentang bisnis, mari kita bertemu di kantor atau membuat janji temu terlebih dahulu." Angel menepis dengan kasar tangan Kevin. Lumayan keras untuk melepaskan cengkraman itu dari tangannya.

"Angel..." panggil Kevin.

Namun Angel tak menghiraukan pria itu lagi. Dia membanting pintu mobilnya lalu melajukan besi berjalan itu dengan kecepatan tinggi. Berharap bisa bertemu kembali dengan mobil yang dia cari. Lebih tepatnya dengan si pria yang berada di dalam mobil.

--- TBC ---

Mohon maaf kalau novel yang ini agak slow update, kemarin pas tahun baruan agak sibuk karena ramai di rumah kumpul keluarga. Terus mengakhiri novel Pernikahan Paksa Sang Pewaris dulu.

Author juga ada akun y*utube untuk novel yang mungkin bisa menghibur kalian dan melanjutkan kehaluan kalian akan kisah David & Ave, Bryan & Nami juga Dimas & Stella. Bantu dukung channel baru author dengan username Dee dengan judul video pertama: Visual David dan Ave (Pernikahan Paksa Sang Pewaris). Terima kasih❤

1
Ana Al Sapri
haduh endingnya sedih bgt
Ana Al Sapri
semangat thor..mungkin byk yg Lom Baca novelmu...jgn patah semangat tuk berkarya
Ana Al Sapri
semangat ya othor..utk selalu berkarya walaupun sedikit yg kasih like..mungkin Lom baca karyamu....tp aku akan setiap baca novelmu ini..hehe
Hesti Pramuni
mmm...
udah tah kek?
Hesti Pramuni
hi thor...
salken from me..
Apri Yanie
pnasarann sama mr.j,sbnernya siapa.
Muliana Ana
curiga am opa opa de
Lilisdayanti
beni2 jangankan jremyi sedangkan aqu saja kaya mau jitak kepalamu pake panci dan belanga🤦🤦🤦🤦
Lilisdayanti
gatal tanganqu untuk ga koment,,,,,, kalau yg sewa itu memeng papanya angel,,astaga naga perdana pejarakan saja,,dan kasih keluar dari KK,,,pecat jadi orang tua,,dan di blexit dari dunia 😡😡😡😡
sasip
Keren.. 👍🏻
Yanti Jambi
wow keren thorr ingat Jermy dan Angel mati beneran ,untung gk.oohh Good ending yg hebat makasih thorr selamat berkarya moga sukses sll..di tunggu karya mu selanjut nya .😍😘
Yanti Jambi
sedih la thorr ko ending nya jd gini,bukan nya bahagia
Yanti Jambi
akhirnya sekian lama menunggu ,makasih lanjut
ayani
aku suka endingnya...walaupun aku udah baca sampai habis tp aku baca lagi critanya bagus...semangat author
Sekar Zua
suka binggo
Bhiwie
Kelanjutannya ada di Nov*lm*🤭
Samsuna
lega😧
Farrah
pasti iti bapaknya angel.... ckckckck....
Farrah
bgus say... aq dah ksih vote yah....👍🏻
Meta Lia
semangat,,,sukses,,,dan sehat sllu thooooor,,,!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!