NovelToon NovelToon
Yogyakarta, I Am In Love

Yogyakarta, I Am In Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Romansa-Teen school
Popularitas:71.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: oh_pid21

Antara bertahan dengan perasaan atau melepaskan, ia gamang.

Perasaan terkadang hanya perlu diyakini, biar semesta yang mempertemukannya kembali.

Meski hidup bukan hanya perihal cinta, tapi menetapkan hati membutuhkan rasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oh_pid21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 24

***

Kabut pagi perlahan menghilang, Danu membuka jendela kamarnya. Terbesit wajah manis Alisa, seolah ia melihat gadis itu berdiri didepan gerbang rumahnya.

Segera ia buyarkan lamunannya, ia bergegas kekamar mandi,

“mas Danu, mass…?” panggil Adit mengetuk kamarnya.

“Sedang mandi kali ya mas Danu, nanti sajalah,” ucap Adit berjalan menuju dapur.

“Sudah bangun mas Danu, le?” tanya ibu mempersiapkan sarapan pagi ini.

"Sepertinya sedang mandi, bu. Hla wong Adit panggil ndak ada jawaban i bu” jawab Adit mengambil piring.

“Oh.. mas–mu itu kenapa ya dit, sejak pulang dari Yogya murung terus le, mbok ditanyai mas-mu.” Ibu mendekati Adit yang duduk dimeja makan.

“Iya bu, nanti Adit tak tanya bu” serunya menata piring.

“Hayo lagi ngomongin Danu ya bu,” tiba-tiba Danu muncul.

“Eh mas, kirain Adit, belum bangun. Tadi Adit panggil-panggil tidak menjawab” jawab Adit.

“Danu, panggil bapak le, sarapan sudah siap.” Perintah ibu.

“Nggih, bu” jawab Danu berjalan kedepan.

Lima menit kemudian semua telah berkumpul dimeja makan. Ayah, ibu, Danu dan juga Adit sedang menyantap sarapan pagi itu,

“mas, koe ga kenapa-kenapa kan?” tanya Adit sembari mengunyah,

“opo maksudmu dit, lak menurutmu masmu kenapa emangnya dit?” balas Danu menyuapkan sesendok nasi kedalam mulutnya.

"Soalnya dari mas pulang kemarin kok kayanya lesu gitu, ga ada semangat. Iya kan bu..?” ucap Adit menoleh kearah ibu.

Ibu hanya tersenyum dengan ucapan putra bungsunya itu.

“Hlaaa anak kecil mau tau aja urusan orang dewasa” seru Danu menyentuh rambut Adit dan berdiri berlalu pergi.

“Hlo mas, aku bukan anak kecil lagi mas. Aku sekarang punya cem-ceman mas” ucap adit kebablasan.

Ayah dan ibu menatap Adit, “wah bu, itu lihat Adit udah pacar-pacaran” ucap Danu setengah teriak yang berada diruang tamu.

“Sekolah yang bener dulu dit, ora usah pacaran disik” ayah menasihati.

“Iya le, focus belajar.” Tambah ibu tegas.

Adit meringis malu, ia keceplosan dengan ucapannya yang niatnya meledek Danu.

Ibu menyusul Danu diruang tamu, “kamu mau kemana le?” tanya ibu.

“Danu mau main kerumah teman bu, sambil cari informasi pekerjaan” jawabnya mengikat tali sepatu.

Ayah berpamitan berangkat kesekolah, “Adit nebeng ya pak? Hehehe” ucapnya meraih tas.

“Yo ayo berangkat, bapak berangkat bu, Assalamualaikum?”,

“walaikumsalam, hati-hati pak.”jawab ibu.

Adit mencium punggung ibu dan berangkat bersama bapak kesekolah.

“Danu juga berangkat ya bu,” Danu berdiri meraih tangan ibunya,

“mas, yang tadi belum selesai ya!” teriak Adit dibonceng ayahnya.

Danu menggelengkan kepala sembari tersenyum,

ia lajukan kendaraannya kerumah salah seorang sahabatnya.

“Permisi…?” panggil Danu pada sebuah rumah bercat putih.

“heey Danu, apa kabar bro?” seseorang keluar dan menyapa Danu.

“Baik wan, lama ya kita tidak bertemu” ucapnya tersenyum. Lelaki itu mengajak Danu untuk duduk diteras depan,

“ sorry ya Dan, gue belum sempat jenguk pas loe kecelakaan tempo hari” ucap lelaki itu menepuk bahu Danu.

"Iya gapapa bro,” ucapnya tersenyum.

“Loe banyak perubahan bro, lagi ada masalah?” lelaki itu menatap Danu penasaran.

Danu hanya tersenyum sembari menundukkan wajahnya dan tidak menjawab pertanyaan sahabat lamanya itu.

“Irwan, sorry ni gue ganggu, gue datang kesini karena ada perlu,” ucapnya.

“Santai bro, apa yang bisa gue bantu buat sahabat lama gue ini?” jawab lelaki itu yang bernama Irwan.

“Gue lagi nyari kerjaan ni wan, loe ada kenalan temen nggak?” tanya Danu tanpa ragu.

Sejenak irwan menatap langit-langit dan berpikir.

“Bro, loe kan pinter masalah photograpi. Kenapa loe ga jadi photografer? Ya jadi photographer untuk acara wedding atau prewed bro?” ucap Irwan.

“ Gue ga yakin wan, udah lama gue ga pegang kamera” ucap Danu ragu.

“Latihan lagi bro, sekarang itu lagi booming tentang photograpi gitu, nanti gue bantu promoin elo ke temen-temen gue deh” Irwan menepuk bahu Danu berkali-kali.

“Gue pikirin dulu wan,” balasnya.

“Jangan kelamaan mikirnya bro,” Irwan meyakinkan Danu.

“Sebentar, gue ambil minum dulu bro” Irwan masuk kedalam rumahnya.

Danu melihat lingkungan sekitar, ia melihat kolam ikan yang terpajang dihalaman rumah Irwan.

“Bro, pacar apa kabar?” seru Irwan dengan membawa nampan ditangannya.

“ Mana ada pacar gue wan,” jawab Danu tersenyum malu.

“Lah masa iya hari gini nggak punya pacar” Irwan berjalan mendekati Danu menuju kekolam ikan mini yang hanya berukuran 2x2 meter itu.

“Wait… jangan-jangan elo belum bisa move on dari Intan pacar SMA loe itu,?” Irwan meledek Danu.

“Hahaha, Wan,,wan itu tahun berapa? Itu sudah delapan tahun yang lalu, Intan saja sekarang sudah menikah dan punya anak.” Jawabnya santai.

“Loe kapan nikahnya? hahaha” pertanyaan Irwan membuat mereka berdua tertawa.

“Elo sendiri gimana wan?” Danu bertanya meledek Irwan.

“wiiisss.. gue udah lamaran bro, akhir tahun nanti nikahnya” jawabnya serius kali ini.

“wuiih.. bisa serius juga elo wan, semoga dilancarkan segalanya bro” seru Danu.

“Iya thanks bro, gue kalo masalah menikah tidak bisa buat becanda bro” tegas Irwan.

Danu menganggukkan ucapan sahabatnya.

“Masa elo sama sekali ga ada inceran, mau gue bantu cariin?” tanya irwan sembari minum kopi yang baru ia buat.

Danu menghela nafas panjang dan berdiri mendekati Irwan, ia duduk didepan Irwan.

“Gue udah nemu wan, tapi gue ditolak” ucapnya putus asa.

Irwan mencoba memahami perasaan sahabatnya,

“ sabar ya bro, kalo jodoh pasti gak kemana” kembali Irwan menepuk bahu Danu.

“Iya, jodoh memang tidak kemana, tapi saingan dimana-mana” jawab Danu mulai ceria.

“Hahaha….” Ucapan Danu membuat mereka tertawa kompak.

Tidak terasa, waktu menunjukkan pukul 11.20 menit, Danu menyudahi pertemuan dengan sahabat lamanya, Irwan. Ia pamit pada irwan yang berdiri di gerbang bercat hitam.

Danu mengingat ucapan Irwan, Kalo jodoh tidak kemana.

“Apakah aku harus menunggu Alisa? Tidak, aku akan memastikan Alisa bahagia bersama Jefan. Aku ingin melihat wajah bahagia Alisa bersama lelaki itu, Alisa…aku masih disini ” pikirannya tidak bisa tenang memikirkan Alisa.

Berhenti ditepi jalan, Danu merogoh saku celananya dan mengambil ponsel untuk menghubungi Jefan.

Hari ini ia harus bisa bertemu dan bicara dengan Jefan.

Beruntung, hari itu Jefan mengiyakan keinginannya untuk bisa menemuinya, mereka bertemu pada sebuah taman dikota Solo.

Danu yang telah tiba lebih dulu ditaman, ia duduk dibawah pohon besar pinggiran kota Solo.

Lima belas menit menunggu, Jefan datang dengan kendaraan rooda duanya. Ia parkirkan kendaraannya kemudian ia duduk disebelah Danu.

“Apa kabar Dan?” tanya Jefan santai.

“Baik, Alhamdulillah” jawab santai Danu.

“Ada apa, kenapa ingin bertemu denganku? Apa ini tentang Alisa?” ucap Jefan mengerti tujuan Danu menemuinya.

Danu menatap lelaki yang menjadi saingannya itu dengan tajam.

“Kamu benar-benar menyukai Alisa?” tanya Danu serius pada Jefan.

“Menurutmu?” jawab Jefan dingin.

Danu tersenyum sinis, ia masih belum percaya jika Jefan benar-benar tulus menyukai Alisa.

Jefan sadar dengan tatapan Danu,

“Jika aku tidak serius, kenapa aku membawa Alisa ke Solo dan kuperkenalkan dia dengan keluargaku?” lanjut Jefan.

Danu yang sedang melihat orang-orang berlalu lalang ia terkaget dengan ucapan Jefan.

Bersambung…

1
Vea Vivie
salam kenal kakak
Ira
Ijin Promo kak. Kalau berkenan mampir juga di karya ku yang berjudul Menyukai Adik Ibu Ku Terimakasih 🥰🙃
Adinda
Lanjut Thor
👍👍👍👍👍
Adinda
😱😱 teman sosmed
Adinda
Keren ⭐⭐⭐⭐⭐⭐
#Radella_3to3
Permaisuri Yang Tercampakan mampir meninggalkan like + rate 5 bintang. Terus semangat kak!!. Jangan lupa feedback ya kak, di tunggu kehadiran nya.
GHINA R
jempol hadir, mampir ya👍🥰
liana suhardini
mana ini up nya kok ga berlanjutan..ak kangen
Ida Rosse
koq ga pernah up lg thor...kan blm beres...
Narti Utomo
ada apa dengan mu Author knp lamaaaa GK update????
Narti Utomo
kenapa lama GK up Thor...??..
Rostina Lamba
aemangatttg
Rostina Lamba
semangattt
Rostina Lamba
haii dah mampirrr
nurhasanah
sehat kah thor? udah lama ga up... aku tunggu up nya thor semangat & trus b'karya...
Evie Agoestyn
lama ga up kak 😕
Conny Radiansyah
ada maunya itu Sa....
Conny Radiansyah
pasti menghindar..males banget ketemu.
Aisyah Siti
mampir akh...
Hania
l like kk
lanjut

salam dari MAHABBAH RINDU
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!