NovelToon NovelToon
Hot Mother And The Bos Mafia 3

Hot Mother And The Bos Mafia 3

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Anak Haram Sang Istri / Dendam Kesumat / Mafia / Konflik etika / Single Mom / Tamat
Popularitas:39.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reni Juli

Pahitnya kehidupan selalu dialami Kate apalagi saat dia dijebak oleh kakak tirinya sewaktu menjalankan misi di Las Vegas, Kate hanyalah anak haram dan dia adalah pencuri profesional.

"Aku akan menghancurkan hidupmu dan membuatmu menderita untuk seumur hidupmu, Kate."

Karena sebuah tragedi membuat kakak tirinya membenci Kate dan menyalahkannya telah membunuh tunangannya, hal itu membuat Casey sangat membencinya.

Malam yang kelam menghancurkan segalanya, harga diri dan bahkan merubah semuanya.

Dia memutuskan untuk pergi karena ayahnya benci padanya, saat dia pergi dia dibantu oleh sahabat baiknya dan demi membalas budi Kate rela mencuri di rumah Albert Smith, dia bahkan rela menyamar untuk mendekati Albert.

Hidupnya dan anaknya mulai terancam saat Casey mengetahui keberadaannya dan mengancam akan melenyapkan anaknya!

Mampukah Kate menyelamatkan anaknya dari Casey? Bisakah dia mencuri dari Albert Smith untuk membalas budi, sedangkan rencana demi rencana jahat Casey terus mengancamnya dan anaknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sahabat yang sudah berubah

Hari semakin sore sedangkan Kate masih sibuk didalam ruangannya, dia masih belum menyelesaikan pekerjaan yang sedang dia kerjakan dari pagi.

Padahal ini hari pertamanya tapi dia sudah mendapatkan begitu banyak pekerjaan, tadi siang Charlos masuk kedalam ruangannya dan memberikan pekerjaan baru untuknya dan hal itu membuat Kate sibuk sepanjang hari.

Dia bahkan tidak pergi makan siang dan hanya memakan roti yang ada didalam tasnya, dia sungguh ingin segera menyelesaikan pekerjaan itu karena dia takut, besok Charlos akan memberikan banyak pekerjaan lagi padanya.

Kate merenggangkan otot-otot tangannya saat pekerjaan tinggal sedikit lagi, waktu sudah menunjukkan pukul setengah lima sore dan sepertinya dia harus lembur jika dia mau menyelesaikan pekerjaannya hari ini.

"Oke Kate, cepat kerjakan dan setelah itu kau bisa pulang." gumamnya pada diri sendiri.

Tapi sebelum memulai pekerjaan itu kembali, Kate mengambil ponselnya yang berada didalam tas, dia membuka layar ponselnya sedangkan sebuah senyuman menghiasi wajahnya.

Yang dia lihat adalah foto kedua putranya, mereka adalah penyemangat untuknya dalam bekerja.

Disaat dia merasa jenuh dan lelah dengan pekerjaannya, cukup lihat wajah kedua putranya saja maka dia akan kembali bersemangat karena semua yang dia lakukan hanya untuk kedua putranya.

"Oh my boy, mommy sangat merindukan kalian, setelah mommy selesai mommy akan pulang dan membelikan Pizza untuk kalian." gumamnya sambil mengelus foto kedua putranya.

Setelah berkata demikian Kate meletakkan ponselnya diatas meja, dia berniat melanjutkan pekerjaannya tapi sayang,suara ponselnya mengganggu konsentrasinya untuk bekerja.

Kate segera meraih ponselnya dan melihatnya, Peter.

Dia enggan menjawab panggilan dari Peter karena bisa dia tebak, jika Peter akan menanyakan perihal misi yang enggan dia lakukan.

Kate menyimpan ponselnya kembali keatas meja, dia kira Peter tidak akan menghubunginya lagi tapi ternyata dia salah.

Untuk kedua kalinya Peter menghubunginya kembali, hal itu benar-benar membuat Kate kesal.

Apa sih maunya Peter? Padahal dia sudah katakan jika dia akan menghubunginya jika sudah mendapatkan informasi mengenai kalung itu padanya tapi kenapa Peter tidak menunggu kabar dirinya saja?

Dengan perasaan gusar, Kate segera meraih ponselnya dan menjawab panggilan dari sahabat baiknya itu.

"Peter, aku sedang bekerja!"

"Oh maaf Kate, aku hanya ingin tahu apa kau sudah bekerja diperusahaan Albert Smith?" tanya Peter dari sebrang sana.

"Belum Peter, aku baru menyimpan surat lamaran disana." dustanya.

"Kenapa begitu lama Kate?" tanya Peter dengan tidak sabar.

"Peter, yang mau bekerja bukan aku saja!kau harus tahu bahwa banyak orang pintar dan berpendidikan tinggi mau bekerja disana.kau tahu bukan? Aku hanya bersekolah ditempat biasa sedangkan sainganku, mereka adalah orang-orang berbakat."

"Apalagi ini pengalaman pertamaku bekerja dikantoran dan aku rasa aku akan sulit untuk bekerja disana."

Pokoknya Peter tidak boleh tahu jika dia sudah bekerja diperusahaan Smith, dia telah memutuskan untuk bekerja dengan serius disana untuk kedua putranya.

Gaji yang diberikan untuknya sangat tinggi dan ini adalah hal yang paling bagus untuk masa depan kedua putranya.

Selama dia bekerja disana dan tidak mengatakan jika dia memiliki dua orang putra yang sangat mirip dengan Albert, dia yakin Albert pasti tidak akan pernah mengetahui tentang keberadaan kedua putranya.

Saat mendengar ucapan Kate, Peter menarik nafasnya kecewa, dia kira Kate sudah diterima bekerja diperusahaan Smith dan mulai mencari informasi mengenai ketiga kalung yang dia inginkan tapi ternyata Kate belum bisa mencari tahu keberadaan ketiga benda itu.

"Baiklah Kate, maafkan aku karena telah memaksamu. Aku harap kau bisa secepatnya diterima bekerja diperusahaan Smith."

"Terima kasih Peter, jadi kau tunggu saja kabar dariku. Saat aku sudah diterima bekerja disana dan mendapatkan informasi mengenai keberadaan ketiga kalung itu maka aku akan mengambil ketiga benda itu untukmu."

"Aku tunggu Kate, aku tunggu kabar baikmu dan aku harap kau bisa mendapatkan ketiga benda itu dengan cepat."

"Semoga." jawab Kate singkat.

Setelah mematikan ponselnya, seorang wanita langsung menghampiri Peter dan memeluknya dari belakang.

"Bagaimana, apa kau sudah mendapatkan kalung yang aku pinta." tanya wanita itu.

"Bersabarlah, ketiga kalung itu pasti akan menjadi milikmu!"

"Jangan terlalu lama, jika tidak aku akan mencari orang yang hebat, kau tahu bukan aku banyak mengenal orang-orang hebat dan jahat yang berada dikota ini."

"Aku tahu,tapi bisakah kau bersabar untuk sebentar lagi?"

"Baiklah." jawab wanita itu sedangkan sebuah senyuman menghiasi wajah wanita itu.

Peter berharap Kate bisa mendapatkan ketiga kalung itu untuknya dalam waktu dekat tapi dia tidak tahu Kate sudah tidak mau mencari informasi ketiga benda itu lagi karena dia ingin bekerja dengan sungguh-sungguh diperusaan Smith demi masa depan kedua putranya.

Setelah berbicara dengan Peter, Kate kembali mengerjakan pekerjaannya tapi saat itu moodnya benar-benar sudah hilang dan dia malas melanjutkan pekerjaannya.

Ini sudah hampir waktunya pulang kerja jadi sebaiknya dia merapikan mejanya dan segera pulang, niat untuk menyelesaikan pekerjaannya dia batalkan karena dia sudah tidak mood lagi.

Semua pekerjaan yang tersisa akan dia lanjutkan besok saja dan dia berharap,besok pekerjaannya tidak sebanyak hari ini.

Kate melihat jam ditangan kanannya dan waktu sudah menunjukan pukul lima sore, lebih baik dia pulang saja dan membelikan Pizza untuk kedua putranya agar mereka senang

Dia segera mengambil ponselnya dan memasukkan benda itu kedalam tas, setelah itu dia bangkit berdiri dan berjalan kearah pintu.

Dia berjalan menuju lift sambil menunduk tanpa menyadari dua orang pria sedang berjalan dibelakangnya.

Saat dia berdiri didepan lift Charlos menghampiri Kate dan berdiri disamping Kate sedangkan Albert berdiri dibelakang mereka, dia ingin tahu apakah Kate takut padanya seperti Kate takut pada bosnya?

Dia diperintahkah oleh Albert untuk mendekati Kate dan mencari tahu, apa Kate takut pada semua lelaki atau hanya pada bosnya saja?

"Nona anda sudah mau pulang?" tanya Charlos basa basi.

"Oh tuan Charlos, ya aku mau pulang."

"Hei jangan memanggilku tuan, panggil aku Charlos."

Jika begitu jangan memanggilku nona, pangil saja namaku."

"Itu bagus." tiba-tiba Charlos menepuk pundak Kate sambil berkata:

"Ada kotoran dibahumu." dia melakukan hal itu karena dia ingin melihat, apa Kate akan ketakutan saat disentuh olehnya?

"Terima kasih." Kate langsung melangkah mundur sambil mengusap bahunya yang baru saja disentuh oleh Charlos, entah kenapa dia tidak suka.

Charlos hanya tersenyum, sepertinya reaksi Kate terhadapnya biasa saja, sepertinya benar, Kate hanya takut pada bosnya.

Saat pintu lift terbuka, Kate langsung masuk kedalam sana, dia kira Charlos akan masuk juga tapi pada saat itu dia melihat Albert berjalan mendekati Charlos.

Tanpa dia sadari jarinya sudah menekan tombol lift untuk menutup pintu benda itu.

"Master, sepertinya dia hanya takut padamu."

"Hm..ini sangat menyenangkan, entah kenapa dia takut padaku tapi mulai besok dia harus menjalani terapi denganku."

"Master, boleh aku ikut."

"Jika kau ingin mati boleh saja!"

"Baiklah tidak jadi karena aku tidak mau mati sebelum aku menikah!"

"Bagus!"

Mareka berdua masuk kedalam lift pribadi dan menutup pintu lift itu sedangkan Kate, saat pulang nanti dia akan mempelajari isi kontrak itu dengan baik dan jangan sampai membuat kesalahan nantinya.

1
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
ohh Luke menitipkan ke Bart krn dia dipenjara
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
dasar bodoh kamu peter, lawanmu itu Albert Smitt
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
wahh datang tepat pada waktunyaa
ibunya pasti bahagia bs melihat pernikahan Kate
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
please peter jangan mau dibodohi casey
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
hahaha padahal krn ulahmu lah casey, Kate bs bertemu dgn Albert dan punya 2 anak itu
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
tak segampang ituu ferguso
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
lhooo ohh berarti kenal sama ayah kandungnya Kate
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
wkwkw mnghayal jngn ketinggian nanti jatuhnya sakit wkwkw eh ssngsara malah 🤣🤣
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
astagaa kocakk bocah2 ituu 😂😂😂
Rita Wati
Kl ada Darla udah dijadiin bahan praktek pisau bedahnya. Jantungnya jadi mainan untuk Daren.
Rita Wati
Mafia with angel's heart
Rita Wati
Jalan ceritanya bagus.
Hanya sayang banyak typo.
Kalau boleh saran, diakhir setiap cerita kasih info judul berikutnya.
Krn saya pertama kali baca kisah Max & Xera terus lanjut ke anak2nya. Baru sekarang baca kisah para tetua Smith. Dan kl bisa cerita Darla, & Terpaksa menikahi mafia cacat S3 jgn digantung terlalu lama.
Rita Wati
Walaupun tidak bisa ilmu bela diri, setidaknya mental hrs sekuat baja
Rita Wati
Ada juga dijudul Stuck with Mr Mafia & his angel, Jonathan Smith & Julie
Rita Wati
start
Rita Wati
Diajak jalan2 ke halaman neraka dulu sebelum masuk ke dalamnya
Rita Wati
Lebih gampang menggoda para buaya drpd menggoda pria Smith
Rita Wati
Oh my.... let's start the show 🤣🤣
Rita Wati
🤣
Rita Wati
Ini alasan keluarga Smith punya rumah dgn pantai pribadi😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!