seorang badboy SMA satu nusa bernama rehan akbar yang memiliki kepribadian cuek dan dingin terhadap seseorang orang kecuali orang yang dia sayang termasuk teman teman nya,banyak wanita yang mendekati rehan tapi tidak ada satupun wanita yang membuat hatinya rehan luluh.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juan dani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEJUTAN ROMANTIS
Saat ini rehan dan renata sedang berada di cafe, saat ini mereka sadang duduk di meja yang menghadap ke sebuah taman yang sangat indah, sesuai dengan keadaan hati mereka saat ini di penuhi kebahagiaan.
"Rehan kok tumben ngajakin renata ngedate, kalo tempat nya kayak gini kan tadi renata make dress aja biar feminim" ucap renata yang merasa salah dengan pakaian nya
"Kamu itu pakai apa aja tetap cantik kok" ujar rehan kagum pada renata, karna renata makai pakaian apapun tetap lah cantik
"Ihhh rehan mah bisa aja bikin aku salting" ucap renata dengan pipinya yang memerah
"Lah aku tuh berkata jujur sayang" sahut rehan
Setiap rehan memanggil sayang pada renata, maka pipi chubby nya renata akan memerah
"Duh gue jadi saling parah nih, pliss rehan jangan bikin gue pingsan disini" ucap renata dalam hati dengan rasa yang sangat senang
"Kok kamu diam" tanya rehan
"E-eh gapapa kok rehan" jawab renata
Rehan pun memanggil peyalan dengan bertepuk tangan 2 kali.
"Eh rehan ngapain tepuk tangan" tanya renata heran
Rehan tidak menjawab pertanyaan renata ia hanya tersenyum manis, tiba tiba datang lah seorang pelayan membawa sebuah buket bunya yang sangat cantik, rehan pun mengambil buket bunga itu dari si pelayan, tak lupa dia mengucapkan terimakasih pada si pelayan tersebut.
Rehan oun mengulurkan tangannya, tanda untuk menyuruh renata berdiri bersama nya.
Renata pun meraih tangan nya rehan dan berdiri dari tempat duduk nya.
"Rehan mau ngapain ya" tanya renata dalam hati
Rehan pun berjongkok di depan renata yang saat ini sedang berdiri.
"E-eh rehan mau ngapain, rehan jangan sujud di kakinya renata kan renata bukan mamanya rehan" ucap renata yang bingung mengapa rehan berjongkok di depan nya
Dan......
Semua lampu tiba tiba mati dsn hanya lampu sorot yang saat ini menyorot mereka bedua.
"Renata, mungkin kamu hanya mengenal aku sebagai cowok cuek dan dingin, yang tak memiliki cinta, memang benar selama ini aku tidak berkenalan dengan yang namanya cinta, taoi setelah kehadiran mu, aku mulai mengenal yang namanya cinta, setiap aku dekat dengan mu, aku selalu mempunyai perasaan yang aneh, perasaan yang dan perasaan seolah ingin memiliki mu, setelah ber bulan bulan aku memiliki perasaan ini, ingin sekali aku mengucapkan perasaan ini tapi aku takut kamu tidak memiliki perasaan yang sama dengan ku, maka dari itu aku memendam perasaan ini ber bulan bulan sendirian, tapi setelah siang tadi saat di sekolah aku mendengar berita yang sangat aku tunggukan bahwa kamu juga menyukai ku, saat itu juga aku merasa bahagia mendengar hal itu, maaf kalo siang tadi aku menyatakan cinta dengan sangat tidak romantis, karna jujur aku tidak bisa bersikap romantis, aku hanya seorang lelaki yang bisa bersikap dengan apa adanya,aku harap kamu bisa memaklumi sikap ku yang tidak bisa romantis seperti lelaki di luar sana, maka dari itu aku ingin menyatakan nya sekali lagi disini, renata adipati, mau kah kamu menjadi pacar ku, dan kelak nanti akan menjadi pendamping hidup ku untuk selamanya, mau kah kamu untuk mempertahankan hubungan daj cinta kita saat ini"ucap rehan panjang lebar yang menyatakan isi hati nya kepada renata
Air mata renata pun seketika menetes membasahi pipi chubby nya kala mendengar ucapan rehan barusan.
"Iya aku mau" ucap renata sambil menangis dan tersenyum
"Mau apa?" tanya rehan memastikan
"Aku mau jadi pacar kamu, aku mau mempertahankan hubungan dan cinta ini" jawab renata dengan suara yang menahan tangis karna terharu dengan ucapan rehan tadi
"Kalo kamu mau silahkan terima bungan ini" ucap rehan sambil memberikan buket bunga itu pada renata dan di terima renata dengan senang hati
Tiba tiba lampu pun kembali menyala dan terpampang jelas tulisan I LOVE YOU yang ada di taman tersebut, entah kapan rehan menyiapkan ini semua, itu sayang lah romantis.
Renata pun langsung memeluk erak rehan dan menangis dalam pelukan rehan, rehan pun bingung kenapa renata malah menangis, apakah renata tidak menyukai kejutan yang di siapkan oleh rehan.
"Kamu kenapa nangis, kamu gak suka ya dengan kejutan yang aku siapkan" tanya rehan pada renata sambil mengelus lembut rambut nya renata
"Renat sangat suka rehan, huuuuuuuu hiks hiks" sahut renata sambil menangis
"Kalau kamu suka kenapa kamu nangis" tanya rehan
"Renata terharu aja, bisa bisa nya rehan seromantis ini sama renata huhuhuhu hiks hiks" jawab renata
"Udah udah ya jangan nangis lagi, inikan hari bahagia kita, jadi harus dihadapi dengan senyuman manis di bibir kamu" ucap renata sambil mencoel hidung renata
"Duduk dulu yok" ajak rehan pada renata
"Foto dulu ya sebentar" ajak renata
"Aku gak bisa foto" tolak rehan
"Ihh gapapa tinggal senyum aja kok" ucap renata
"Harus banget ya" tanya rehan
"Iya rehan harus banget, ayo sini deket renata kita selfie" ajak renata
Cekrek.....
Cekrek.....
Cekrek......
"Nah bagus kan, kamu nya ganteng, hihihihi" ucap rehan sambil cekikikan
Mereka pun kembali duduk untuk memakan makanan mereka kembali.
Setelah selesai makan rehan langsung mengajak renata pulang karna hari sudah malam.
"Pulak yok, udah malam gak baik cewek di luar sampe larut malam" ajak rehan
"Kata siapa" tanya rehan
"Kata kamu kan barusan, ayo nanti orang tua kamu nyariin lagi" ajak reha
"Yaudah deh ayok" jawab renata
Mereka pun pukang dari cefa tersebut, setelah beberapa menit mereka telah sampai di rumah nya renata dan di sambut oleh rozi.
"Cieeeee ronman roman nya ada yang baru jadian nih" goda rozi pada rehan dan renata
"Isss abang apaan sih" sahut renata
"Yaudan aku pulang dulu ya, sampai ketemu besok sayang" ucap rehan pamit pulang sambil mengedipkan sebelah matanya pada renata
"Bang pamit pulang dulu ya" pamit rehan pada rozi
"Hati hati calon adek ipar" ucap rozi
"Hati hati ya kalo udah sampai rumah kabarin" ucap renata
Rehan pun langsung pergi meninggalkan rumah renata dan melakukan motornya
"Baru jadian ya dek" goda rozi pada renata
"Kepo banget sih lo, ya iyalah gua mah pasti gak kayak lo ngegantung perasaan anak orang, udah lama juga gak di tembak tembak di ambil orang batu tau rasa" ucap renata pada abang nya itu.
"Yeee gue nah langsung ke pelaminan gak peka pacar pacaran segala kayak bocil di sebelah gue" sahut rozi, mereka saat ini sedang menunggu orang tua mereka pulang
"Lo ngatain gue bocil" tanya renata dengan muka sinis
"Iya" sahut rozi santai
"Sembarangan lo, nih rasain"
Brott....brot....brot.....
"Uwekkk bau banget sih kentut lo dek, kayak bau bangkai tikus" dengus rozi kesal karna kena bom oleh adek nya sendiri
"Uweekkkk.......uwekkk....." Tiada hentinya rozi mual malahan sampe mau muntah karna bau kentut nya renata
"Hahahahahaha rasain lo siapa suruh ngatain gue bocil hahahaha" ucap renata tertawa yang puas ngeliat abang nya menderita karna bau kentut nya
Renata pun berlari menuju ke kamar nya sambil tertawa dan langsung merebahkan badan nya di kasur
Twing....
Renata pun langsung membuka ponsel nya dan menebak bawah rehan yang ngechatt, ternyata benar rehan yang ngechatt memberitahu bawah dia telah sampai di rumah.
MY BOY LOVE: aku udah sampe di rumah sayang
"Aaaaaa rehan, lo hari ini bikin gue ngerasa jadi wanita paling beruntung" gumam renata sambil menatap chat dari rehan
"Semoga lo lelaki baik dan beneran tulus cinta sama gue, karna gue bener bener trauma sama yang namanya cinta, tapi gue gak bisa bohongin perasaan gue kalau gue cinta dan sayang sama lo rehan, gue harap lo jadi yang terakhir di hidup gue" gumam renata dalam hati sambil menatap foto mereka saat di cafe tadi
BERSAMBUNG........