NovelToon NovelToon
CLARA

CLARA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:118k
Nilai: 4.8
Nama Author: AYU APRIYANI

Clara adalah seorang gadis yang memiliki beberapa karakter, sehingga membuat nya mudah bergaul dengan siapa saja, meskipun dia berasal dari keluarga yang berada, tak lantas membuat nya memilih siapa saja yang pantas bergaul dengan nya.

Penasaran maka nya baca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYU APRIYANI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih di hotel

Nenek Aida ,Handoko dan juga Dira mengobrol dengan Asik mereka seperti sudah kenal lama saja, apalagi Dira ya dia sudah kehilangan ibu nya sejak lulus SMA dan hanya ada adik dan sang ayah itulah sebabnya dia begitu cepat akrab pada nek Aida, Handoko yang melihat istri nya tertawa bahagia juga merasakan kebahagiaan itu pasal nya sejak Clara meninggalkan rumah senyum nya menghilang seiring perginya Clara .

Algi merasa canggung dengan keberadaan bos nya dia pun mengajak Desi untuk berkeliling.

Clara pun pergi entah kemana sekarang tinggal lah Lisa sendiri ya dia merasa sendiri karna hanya Clara yang di kenal sedangkan yang lain belum akrab dengan nya, namun Rendi sedari tadi memandangi nya tak berkedip, Abi dan Cindi menyadari itu.

"Bi kita pergi yuk kayak nya Rendi pengen pdkt deh" bisik Cindi

"ok ok kita cus dari sini" bisik nya pula

mereka pun pergi dari sana dan berkeliling berdua

*****

Clara meninggalkan kedua orang tuanya bersama nek Aida dia tau Ayah nya jarang akrab dengan orang luar dia hanya mencoba membiasakan Ayah nya dan ternyata berhasil ayah dan ibu nya tak canggung lagi' dia bahagia sekarang.

Clara berjalan melihat lihat lukisan yang di pajang di dinding dia kagum dengan semua lukisan itu dan lebih kagum lagi karna pelukisnya adalah sahabat nya dan tiba tiba

Bruuuk... aw Clara menabrak sesuatu dan terjatuh maksudnya hampir jatuh karena sesuatu itu sengaja menabrak kan diri nya dan menangkap Clara yang hampir saja terjatuh..

Clara menatap ke arah sesuatu itu...

uups bukan sesuatu tapi seseorang dan ow Angga apa dia sengaja menabrak kan dirinya batin Clara

Clara menatap Angga dan memincingkan sebelah kening nya

"kenapa menatap ku begitu" kata Angga yang masih setia memeluk pinggang Clara..

"lepaskan" kata Clara

"tidak mau" jawab Angga santai

"di sini banyak orang Angga"

"memangnya kenapa"

"astaga, huft apa kamu tidak lihat di sini banyak wartawan"

"tau tapi kan mereka sibuk mengambil rekaman tuan Handoko dan teman pelukis mu itu"

"Angga lepas"

"tidak mau"

staak Clara menginjak kaki Angga

"aww kau ingin membuat ku lumpuh ya"

"ya ampun mana ada orang lumpuh karna ku injak kakinya"

"kali aja besok aku tidak bisa jalan"

"semoga saja" kata Clara santai

"apa___-----

mereka tak menyadari ada seseorang yang mendekat ke arah mereka dengan pandangan licik..

"sayang.. kamu di sini juga yaa" sapa Jasmin dengan bergelayut di lengan Angga

"kamu apa apaan sih" bentak Angga dan menghempaskan tangan Jasmin namun hanya terlepas tak sampai membuat Jasmin terjatuh karna pertahan dirinya, Jasmin juga seorang petarung namun level Clara masih lebih tinggi darinya

Jasmin menatap tajam pada Clara, namun tak membuat Clara terintimidasi, justru membuat nya akan ingat dengan sesuatu yang pernah terjadi antara dia dan Jasmin

pandangan mata ini hm aku ingat Jesi batin Clara

"Jesi kamu Jesi kan" tanya Clara penuh selidik

itukan namaku di Ring.. apa dia mengenal ku batin Jasmin

"hey dari mana kamu tau nama ring ku" tanya Jasmin

"apa kamu tidak mengingtku" Clara melangkah maju mendekati Jasmin

"aku Clair apa kamu mengingat nya, kita pernah tanding dulu, bagaimana apa kamu sudah ingat" seringai Clara

mata Jasmin terbelalak ya saat SMA mereka tanding antar sekolah dan Jasmin kalah telak oleh Clara.

"aku rasa kamu sudah ingat"

"kamu, itu dulu dan aku sangat yakin sekarang aku bisa mengalahkan mu, dan ku rasa kamu tidak akan mampu melanjutkan latihan mu, karna biaya yang sangat mahal, secara kamu hanya seorang Office miskin dan yatim" ejek Jasmin

Clara tersenyum mendengarnya, dari jauh Lisa memperhatikan keduanya, begitupun Handoko..

"apa yang kalian bicarakan," tanya Angga

"sayang antar aku pulang yaa sopir aku sudah balik lebih dulu" kata Jasmin manja

"Jasmin lepaskan tangan mu,atau aku tidak akan memandangmu sebagai seorang gadis" kata Angga dengan tatapan dingin nya membuat Jasmin melepaskan tangan dengan cepat

"pergi sana kamu datang dengan siapa dan harus pulang dengan siapa itu bukanlah urusan ku, dan jangan mengganggu momenku" kata Angga

"ANGGA" bentak Jasmin

"pergi" menatap Jasmin dengan tajam

"Clara dasar wanita murahan lihat saja aku pasti akan membalasmu"

Plak.. seseorang menampar Jasmin yang tak lain adalah Lisa

flashback on

Handoko melihat Clara yang sedang berbicara denga seorang gadis dan mencoba menghampirinya saat mendekat dia mendengar gadis itu menghina Clara seketika emosi nya memuncak.

Lisa melihat paman nya yang sedang terbakar emosi.

"paman Clara bisa mengatasi nya lihat lah" kata Lisa

Handoko masih diam namun emosi nya memuncak lagi saat gadis itu menyebut Clara wanita murahan

Handoko bersiap ingin maju namun di hentikan oleh Lisa

"paman ini urusan para gadis paman nikmati saja pertunjukannya" kata Lisa

Lisa lah yang maju dan menampar wajah Jasmin

flashback off

"HEY... kamu.. kamu berani menamparku, apa kamu tau siapa aku hah" bentak Jasmin pada Lisa

"memang nya kamu siapa hah, aku bahkan tidak perduli kamu siapa, dan sebaiknya kamu harus tau kamu berurusan dengan siapa, dan saya bisa jamin besok keluarga mu tidak akan berdiri di atas awan lagi, (Lisa terdiam sejenak dan berbisik pada Jasmin)

Apa kamu liha pria yang berdiri di sana (menunjuk ke arah Handoko) dia adalah ayah ku" bohong Lisa membungkam mulut Jasmin

"kamu bercanda, bukan" menatap Clara dan Lisa

Clara tersenyum miring melihat Jasmin mati kutu.

akhir nya Jasmin meninggalkan tempat itu dengan penuh emosi..

awas kalian aku pasti akan membalaskan penghinaan ini batin Jasmin

Ha ha ha tawa Lisa dan Clara melihat kepergian Jasmin.

Angga bingung dengan semua yang terjadi dan tambah bingung lagi dengan gadis yang menampar Jasmin dan sedang tertawa riang bersama Clara

"hey ada yang bisa jelaskan apa yang terjadi" tanya Angga

"ah Angga ini Lisa sepupuku,"

"hm bukan nya kamu yang memeriksa Clara waktu itu" tanya Angga lagi

"iya," jawab Lisa

"ooh pantas saja kalian terlihat akrab waktu itu"

"ya sudah Cla aku ke sana dulu" tadi paman mau memberi pelajaran sama Jasmin tapi kucegat makanya aku yang maju bisa kebayang kalau paman yang bertindak pasti tambah kacau" bisik Lisa ke Clara

"makasih sepupet ku yang cantik" bisik Clara pula

"ah tuan Angga saya permisi dulu" pamit Lisa

Lisa pun beranjak pergi menemui Rendi lagi, tadi dia pamit ke toilet malah ketemu sama masalah Clara

"apa dia datang hanya untuk menampar Jasmin" tanya Angga

"mungkin..." kata Clara

*****

Abi dan Cindi tengah asik bercanda..

"Abi sepertinya Rendi suka deh sama sepupu nya Clara" kata Cindi

"kayaknya sih, emang kenapa kamu cemburu ya" ledek Abi

"idih ngapain kamu kali, tadi kamu puji puji Lisa cantik hayo" ledek balik Cindi

"yey emang dia cantik kali, emang nya kamu suara cempreng" kata Abi

"Abi kamu...yaa___

Dodi menghampiri Cindi dan Abi yang sedang asik berdua

"ekhem" Dodi berdehem

Abi dan Cindi menoleh ke arah nya

astaga dunia ternyata memang hanya selebar daun kelor kenapa dia di sini batin Cindi

"eh mas Dodi, kesini juga" kata Abi

"hm nemenin bos sama adik nya"

"adik jadi dia sudah pulih benar" tanya Abi

Cindi masih menatap Dodi Dodi pun menatap Cindi mereka saling menatap sekarang seakan saling bertanya namun author juga tidak tau bertanya tentang apa

Anggi melihat Dodi dan menghampirinya..

"kak Dodi" panggil Anggi dari belakang Dodi

dan akhir nya Anggi bertemu dengan jarak yang sangat dekat dengan Abi

Abi menatap Anggi dengan lekat

jadi ini gadis yang aku gendong ke rumah sakit cantik juga batin Abi

"Anggi kamu dari mana" tanya Dodi

"serius nanya, kak Dodi sama kak Angga tadi sibuk makanya aku jalan sendiri"

"hah sibuk" bingung Dodi

"iya, sibuk melirik gadis di depan kakak tuh" menunjuk Cindi dengan bibirnya

Bluus

seketika wajah Dodi dan Cindi memerah di buat Anggi

Abi tersenyum melihat tingkah Anggi

"em aku Abi apa kamu ingat" tegur sapa Abi ke Anggi

"i.. iya ingat kamu yang hampir aku tabrak dan yang menolongku, dan terima kasih untuk itu, aku Anggi" menyambut uluran tangan Abi

Dodi yang melihat Anggi dan Abi berdua langsung menarik tangan Cindi pergi ke tempat lain.

"mas Dodi kenapa tarik tarik" tanya Cindi

"apa harus kamu se akrab itu sama Abi" tanya Dodi

"emang nya kenapa sih mas, kami memang seperti itu" jelas Cindi

"kami" bingung Dodi

"ya kami, kami semua, yang ada di kost" jelas Cindi lagi

apa aku berlebihan ya tapi ada apa denganku kenapa aku tidak suka melihat nya dekat dengan pria lain batin Dodi

"mas.. mas Dodi," tegur Cindi pada Dodi yang sedang melamun

"eh iya Cin kenapa" tanya Dodi

"aku yang nanya mas mas Dodi kenapa,dan lagi tangan ku sakit" kata Cindi melihat tangan nya yang di genggam Dodi erat

"eh ma.. maaf Cin aku tadi.. em"

"mas Dodi kenapa sih, kok aneh apa belum makan malam ya mas" tanya Cindi

"apa kamu sudah makan" tanya balik Dodi

"beluum"

"kalau gitu kita makan sekarang kayak nya menu di sini enak" ajak Dodi

"emm, tapi makan jangan sampai nambah 3 kali" bisik Cindi ke dodi

jleeb... bagai tertusuk konde jantung Dodi rasanya

Dodi menatap Cindi datar, namun Cindi hanya tertawa

"ha ha mas Dodi lucu, sudah kita makan saja, nanti mas dodi bisa nambah 4 kali lagi" kata Cindi santai

Jleeb jleeb ah tertusuk 2 konde jantung Dodi

mereka pun akhirnya pergi mengambil makan malam mereka...

*****

Lisa bergegas pergi menemui Rendi..

"haiis ini sudah terlalu lama untuk keluar dari toilet" gumam Lisa di sela langkah nya

saat sampai di tempat nya bersama Rendi tadi Lisa tak menemukan keberadaan Rendi..

"hah aku telat kayak nya, aku kelamaan deh" lirih Lisa

"hey" sapa Rendi dari belakang menepuk pundak Lisa,

sontak Lisa terkejut dan membanting Rendi seperti karung beras..

Bruaak.. Aaakh... keluh Rendi yang sekarang berada di lantai

Lisa sekarang sadar yang yang di banting bukan orang jahat melainkan Rendi

"ASTAGA RENDI" kaget Lisa melihat Rendi terbaring di lantai

Lisa membantu Rendi bangun

"Lisa tenagamu besar sekali badanku seperti nya remuk" kata Rendi dengan memegang bokong nya

"maaf lain kalii jangan mengagetkan ku apalagi menepuk pundak ku" kata Lisa merasa bersalah

"aaw 'ringis Rendi

Lisa membawa Rendi duduk di sofa yang tersedia di sana

"mana yang sakit, biar aku periksa "tanya Lisa

"maksudnya kamu mau periksa aku"

"iya aku dokter, aku juga bisa memijat di tempat karate aku sering melakukan nya jika Clara terkilir" kata Lisa

"hah serius jadi kamu bisa karate, dan Clara juga" tanya Rendi

"hemmm, jadi gimana mau di pijat tidak"

"memang kamu mau di sini," melirik Lisa lalu berbisik" di sini banyak orang"

Blussh...

wajah Lisa seketikah memerah dan salah tingkah.

"em kalau begitu ti.. tidak perlu di pijat" kata Lisa dan berdiri dari duduk nya, namun langkah nya terhenti saat Rendi menarik tangan nya dan terjatuh di pangkuan Rendi

wajah mereka sangat dekat dan hampir saja mereka saling berciuman.

deg deg deg.. jantung mereka berdua pun berdetak seakan mau lompat keluar dari dalam sana.

Lisa tersadar dan beranjak dari pangkuan Rendi dan mereka pun terdiam beberapa saat sebelum..

"Aww ringis Rendi lagi membuat Lisa kembali panik

"apa? kenapa? apa yang sakit? tanya Lisa panik

"jantung ku rasa mau copot" jawab Rendi

"hah, RENDI tidak lucu tau" kesal Lisa karna di kerjain sama Rendi

*****

Abi dan Anggi sekarang tinggal berdua.

"oh ya Anggi terima kasih untuk ini" kata Abi memperlihat kan kamera nya

"tidak apa lagi pula kameramu rusak karna aku" kata Anggi

"em apa kamu sudah tidak apa, waktu itu aku sibuk dengan kamera ku dan tak memperhatikan mu yang sudah terjatuh pingsan, maaf" kata Abi

"hey sudah lah, waktu itu aku hanya shock saja, dan lagi kamu sudah membawa ku ke rumah sakit" kata Anggi

"kamu suka memotret alam ya" tanya Anggi

"iya aku suka alam, itu hanya hobi, sekarang aku sudah bekerja di Studio X sebagai fotografer model di sana" kata Abi

"wow ketemu artis dong tiap hari" kata Anggi

"iya sih" jawab Abi sambil senyum ke arah Anggi dan Anggi tersenyum melihat nya

"kamu manis juga kalau senyum" kata Abi

Bluus..

wajah Anggi merona seketika

"eng makasih Abi, oh ya kamu sudah makan?

"belum"

"aku lapar kita cari makan ya" ajak Anggi.

*****

Akhir nya semua bertemu di meja makan yang terdapat berbagai macam menu di sana ya semacam prasmanan.

Handoko, Dira dan Nek Aida melihat ke beberapa pasang anak muda itu, dan mereka bertiga saling menatap..

"apa yang terjadi dengan kalian, tumben anteng" tanya nenek pada mereka yang sudah di anggap nya cucu

"tidak nek" kata Algi

Desi menunduk malu, yaa Algi baru saja

menyatakan cinta padanya.

flashback on

"Des aku tidak tau harus mulai dari mana, tapi rasanya sudah tidak bisa aku simpan lagi" kata Algi

"kakak kenapa apa kak Algi baik baik saja" tanya Desi

"aku baik tapi di sini tidak" kata Lagi menyentuh dadanya

"maksud nya kaka sakit jantung, ayo kita periksa" kata Desi dan menarik tangan Algi hendak pergi keluar

"mau kemana Des, acara belum selesai"

"mau ke rumah sakit kak" kata Desi panik

Algi menepok jidat nya

astaga gadis ku sangat polos ternyata batin Algi

Algi menahan tangan Desi, dan tanpa permisi mengecup bibir Desi hanya kecupan saja

Desi terdiam dan mata nya menatap Algi bingung

"aku cinta sama kamu, aku mau kamu jadi kekasih ku Desi" kata Algi dengan kedua tangan nya yang menangkup wajah Desi.

Desi meneteskan air matanya, ternyata ada seorang pria yang menyukainya dan pria itu adalah pria yang dia sukai pula

"hey kenapa sedih, tidak apa jika kamu menolak aku tidak memaksamu" kata Algi

Desi menggeleng "tidak kak aku.. aku juga menyukai mu, aku hanya tidak menyangka kakak juga menyukai ku" lirih Desi

Algi tersenyum dan memeluk Desi

"jadi kita kekasih" Tanya Algi...!! Desi hanya mengangguk

flashback off

jangan lupa like nya and komen segera hehe

1
Ritha
dasar wiwid keluar ular keket lcik
Ritha
👍👍👍👍seruh😆😆😆😆
༗⃝✰͜͡ຮศᎶศ✰ຮศ₮ཞརศ▸.᭄.
diminum ya bund kopinya walau pake sedikit sianida🙄🙄
⭕ᴀ͠ʏʋ ⃟ ⃟ ᵃ͢ᶯᵳ༂: gpp minum bareng" kamu isi nya aku gelas nya 😌😌
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
Angga gak gaul tuh.....masak woke aja gak ngerti 🤣🤣🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
mulai....mulai....mulai deh tuh Clara...
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
astaga Claraaaaa
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
jaga kesehatan loooh kaaak
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
semangat kak
ᵖᶨᵐ٭ʂᷥ᷃ᴀͥɴᷡᴛᷱʏͦͦ👄⭕
sehat selalu semangat up lagi tayaang 🏃🏃🏃🏃🏃👍🏻❤️
bundA&M
suka bgt😍😍😍
bundA&M
othornya gesrek jg ya🤭🤭🤭
bundA&M
cara licik mulai terkuak nich
bundA&M
suka bgt ceritanya g bertele²
aku padamu thor
bundA&M
main nyosor z ath bos
bundA&M
aroma kecemburuan
bundA&M
seru bgt kocak thor
bundA&M
seru nich
🍒S H E L L A🍒
lanjut kk
🍒S H E L L A🍒
next
Miss GH
wow.. yeay suka semangat up thour.


salam "Dady danzel."
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!