NovelToon NovelToon
Because Of You

Because Of You

Status: tamat
Genre:CEO / Anak Kembar / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Persahabatan / Tamat
Popularitas:97.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Garis kehidupan setiap orang kadang berliku. Awalnya mungkin sedikit menyimpang, tapi tujuan akhir yang ditentukan Tuhan tidak pernah meleset. Demikianlah yang terjadi dengan kehidupan Darel dan Dara di kisah sebelumnya.

Novel lanjutan ini akan mengisahkan:
》Perjalanan hidup Darel dan Dara selanjutnya bersama kedua anak mereka.
》Begitu juga dengan garis kehidupan Mikha dan Manche yang terhisap dalam lika liku kehidupan cinta Darel dan Dara sebelumnya.

Selamat membaca.
Semoga terhibur. 🙏🤗💖

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Ke Kantor.

...~•Happy Reading•~...

Kandara melihat Mala dan Toby bergantian dengan serius, karena dia menyadari yang ditanyakan mereka bukan bercanda atau sedang meledeknya.

"Begini, Mas... Sekarang sudah tidak bisa lagi daftar untuk jadi Melons, karena Group Melo sudah bubar sejak lama. Melons yang ada sekarang ini, seperti kami bertiga, sudah lama jadi Melons. Banyak dari kami sudah jadi fans Melo dari saat mereka baru debut. Dan di antara member Melo, Darel adalah bias kami." Kandara menjelaskan dengan pelan dan hati-hati agar Mala dan Toby bisa mengerti.

"Kalau Mas menyukai lagu-lagu mereka, bisa dangar di youtube atau yang lainnya. Tapi kalau Mas menyukai Darel secara pribadi bukan group Melonya, tidak usah jadi Melons untuk bisa mengikutinya." Kandara berkata lagi, melihat Toby dan Mala masih melihatnya dengan serius.

"Tadi Darel sudah bilang, jika dia tiba di sini bisa bertemu dengannya. Justru Mas Mala dan Mas Toby dapat perlakuan khusus, yang tidak bisa didapatkan oleh para Melons lainnya. Mas bisa bertemu dan berbicara secara pribadi dengannya." Kandara menjelaskan lagi sambil tersenyum.

"Kalau begitu, kau jangan bilang buat mereka berdua tentang niat kami tadi. Mereka akan menertawai kami sambil garuk-garuk tembok, karena kami pernah protes dengan aktivitas mereka sebagai Melons." Mala berkata dengan serius, karena pernah melarang istrinya sebagai Melons.

"Kau tahu sendiri di kantor, aku dan Toby suka mengatai Rina dan Yeni, yang suka histeris jika Melo mau konser di Jakarta. Ributnya ngga bisa diatasi, saat mau beli tiket. Rasa-rasanya, mulut mereka semua mau kami lakban jadi satu." Mala berkata lagi, tapi sudah tersenyum. Begitu juga dengan Toby dan Kandara, jadi tersenyum.

"Apa sekarang Darel ngga bernyanyi lagi setelah groupnya bubar?" Toby bertanya pelan, karena masih penasaran tentang Darel.

"Masih bernyanyi, Mas. Kadang masih keluarin singel dan buat soundtrak untuk Drama atau film di Korea. Kadang sountraknya dinyanyiin sendiri, atau bersama mantan member Melo yang masih ikut dengannya." Kandara menjelaskan lagi.

"Oooh iya, jika Mas mau ikut perkembangannya, bisa subcribe channel youtube nya. Supaya bisa tahu ada lagu baru yang dirilis, atau lihat konten musiknya." Kandara menjelaskan kepada Toby dan Mala.

^^^Sedangkan Rina dan Tress sedang berbicara dengan Bu Selvine. Terutama Rina, minta ilmu gratis untuk cara menjalani kehamilannya dengan baik. Karena mereka tahu, saat Kandara hamil, Bu Selvine lah yang mendukung dan menjaganya dengan baik.^^^

"Lalu tadi Darel bilang mau kerja, itu mau konser atau bernyanyi di suatu tempat?" Mala ingin tahu lebih lanjut tentang Darel.

"Ngga, Mas... Sekarang Darel ke Amerika tidak berhubungan dengan musik, tapi bekerja. Dia sekarang lebih banyak bekerja di perusahaan orang tuanya." Kandara menjelaskan lagi, agar Mala dan Toby lebih mengenal Darel.

"Pantas tadi dia berpenampilan seperti pengusaha, dari pada penyanyi." Toby jadi teringat pada penampilan Darel.

"Sebentar ya, Mas. Pesanan kita sudah datang. Aku mau ambil dulu." Kandara berkata setelah melihat notifikasi di ponselnya, bahwa pesanannya sudah di depan rumah.

"Kalau begitu, kami tunggu di ruang tamu. Nanti setelah makan baru kita lanjutkan lagi." Mala berkata lalu berdiri dan berjalan ke ruang tamu, diikuti oleh Toby.

^^^Melihat Mala datang ke ruang tamu, Bu Selvine segera berdiri untuk membantu Kandara di ruang makan.^^^

Setelah makan malam, mereka masih berbincang-bincang seputar pekerjaan sebelum Mala, Toby dan istri mereka pamit meninggalkan Kandara dan anak-anak juga Bu Selvine.

"Ma, besok Dara mau ke kantor untuk nyetor muka ke Pak Ari. Nanti Dara minta ijin pulang untuk kita pergi beli orgen." Kandara menyampaikan rencananya kepada Bu Selvine.

"Jadi besok, Mama ajak anak-anak ke butik bersama Mama. Nanti kalau Dara sudah dapat ijin, Mama jemput Dara di kantor untuk pergi ke sekolah anak-anak dan beli orgen." Kandara kembali menyampaikan rencananya, agar Bu Selvine bisa mengerti dan mau membantunya.

"Iyaa... Jangan lupa berdoa untuk pekerjaan di kantor. Dari pembicaraan Tress dan Rina di ruang tamu tadi, sepertinya ada masalah di kantor. Terutama Rina, dia merasa ada yang disembunyikan Mala. Rina sudah pindah ke lain bagian." Bu Selvine menceritakan yang diceritakan Rina dan Tress.

"Kalau Rina pindah ke lain bagian, itu sudah peraturan perusahaan. Suami istri tidak boleh kerja di satu bagian di perusahaan. Jika istri anak buah suami, bisa kacau. Urusan rumah tangga dan pekerjaan akan campur aduk." Kandara berkata sambil tersenyum, mengingat sifat Mala yang suka mengganggu dengan cara kocak.

"Jika Mala tegur istrinya karena salah atau keliru bekerja di kantor, akan dibawa sampai ke rumah. Hehehe...." Kandara berkata lalu tertawa, mengingat karakter Mala yang suka menegur orang yang lakukan kesalahan langsung di depan orangnya. Walau dengan kata atau kalimat kocak, tapi akan sangat menusuk hati. Apalagi orang yang suka baper.

"Mama bantu doa juga, ya. Semoga pergantian pimpinanan tidak terlalu berdampak buruk untuk perusahaan dan para karyawan." Kandara berkata pelan, sebelum mereka berpisah untuk masuk ke kamar masing-masing.

~•••~ ~•••~ ~•••~

Keesokan harinya, seperti yang direncanakan Kandara. Dia berangkat ke kantor menggunakan mobil online yang di pesannya. Sambil menunggu mobil, Kandara tersenyum mengingat apa yang dikatakan Darel tentang mobil untuknya atau memakai sopir pribadi untuk mengantarnya dan anak-anak.

^^^Kandara menggelengkan kepalanya sebelum Bu Selvine melihatnya dan mengatakan dia sudah mulai miring karena senyum sendiri.^^^

Tiba di kantor, Kandara tidak ke ruangan Mala dan Toby, atau ke ruangannya sendiri. Apa lagi ke ruangan programmer. Dia sedang menghemat waktu, agar tidak tertahan oleh sambutan para programmer.

^^^Setelah mengetuk pintu ruang kerja, Kandara segera masuk ke ruang kerja Pak Ari, saat mendengar Pak Ari mempersilahkan masuk.^^^

"Selamat pagi, Pak." Kandara memberikan salam, setelah membuka pintu dan melihat Pak Ari sedang serius di depan laptopnya.

"Eeh, selamat pagi Dara. Kau sudah kembali rupanya. Silahkan duduk..." Pak Ari mempersilahkan Kandara duduk di sofa yang ada dalam ruang kerjanya.

"Terima kasih, Pak. Bapak apa kabar?" Tanya Kandara setelah duduk di sofa.

"Alhamdulillah, baik... Lalu bagaimana kabarmu dan anak-anak, juga Mama?" Tanya Pak Ari, yang sudah duduk di depan Kandara.

"Puji Tuhan. Baik, juga Pak. Saya..." Kandara tidak jadi meneruskan ucapannya, karena Pak Ari tiba-tiba mengulurkan tangannya ke arah Kandara.

"Selamat aras pernikahanmu, ya. Tadi saya terkejut melihatmu, sampai lupa ngucapin selamat." Pak Ari berkata sambil menggelengkan kepalanya, karena hampir lupa.

"Terima kasih, Pak. Maaf, saya minta cuti tanpa memberitahulan rencana pernikahan. Saya khawatir pada ribut." Kandara berkata sambil mengatupkan kedua tangannya di dada sebagai tanda minta maaf.

"Tidak mengapa. Saya mengerti. Dan itu sudah sesuai permohonan cuti, untuk urusan keluarga." Pak Ari berkata sambil tersenyum tipis.

"Begini, Dara... Alhamdulillah, kau sudah masuk kantor sesuai waktu cutimu. Sekarang ada pergantian pimpinan perusahaan, jadi akan ada terjadi perubahan suasana kerja dan juga mungkin ada perombakan jabatan. Itu berarti, mungkin akan berpengaruh juga pada jabatan para staff." Pak Ari berkata sambil melihat Kandara dengan serius.

...~•••~...

...~●○♡○●~...

1
Sheety Saqdiyah
Luar biasa..
Terimakasih buat authornya..
❥␠⃝ ͭ🍁💃Katrin📙📖📚❣️: Waaaah 🤭, makasih dukungannya Kak. 🙏😍 sehat & bahagia sllu 🙏🤗
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Sikap yang sangat ramah sekali pada yang lainnya, kalau ngomong sama orang kayak gini adem
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya karena setiap tindakan yang di bawa dengan emosi yang tinggi terkadang malah miris ke diri sendiri
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kalau suatu penting memang harus serius, ya kali mau ngaur ujungnya malah gak enak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar tuh, kalau terlalu di pikirin tidur gak nyenyak. Gak baik juga buat kesehatan nantinya
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Astaga ngakak Star baca namanya trio apa itu kwak Kwak bukan ya ampun... Ada - ada ae dah
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Putus cinta memang sakit sih, apa lagi kalau di tinggalkan tanpa kesalahan nyessss banget nano - nano
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Heem, Meraka tentunya juga sudah banyak membantunya selama ini. Gak mungkin di sia - siakan aja
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Harus usaha keras banget kalau bukan lanjutin aja, tapi emang buat dulu dari nol ya ampun
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar sekali, kadang gak nyangka dan sesak banget kalau jadi orang yang ada tapi di anggap gak ada
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Pemilik perusahaan udah gak kaget lagi kalau punya masalah sama banyak wanita, kecuali istrinya galak banget bisa handle
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Akan jadi lebih mudah kalau udah tau karakter, beda halnya jika belum kan masih harus jauh lebih hati - hati
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kadang ada aja ekpresi orang pas kayak gitu malah lucu, jadi lawannya sampe mau ketawa
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Di mana - mana kalau orang baru bangun meski udah mandi sekalipun bagian mata masih terlihat
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Setidaknya masih menghargai, sikap cuek seseorang belum tentu dia tidak peduli akan sesuatu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kan kalau udah salah jadinya gak enak sendiri alias salting, makanya harusnya tanya dulu pelan2 jangan asal ngomong hehe
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Mau bagaimana pun sebagai seorang ibu sesibuk - sibuknya dalam suatu hal pasti masih sempat kepikiran sama anak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya pasti, kalau udah bubar gak mungkin tetap maksa daftar ya kan. Orang tempatnya dah gak ada
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Emang susah kalau udah liat sosok yang akshsjdb susah buat di jelasin dengan kata - kata, cukup jantung yang tau
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Satu sisi pasti gak enak ya, cuma semuanya kembali pada keputusan setelah keluar sebuah usulan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!