NovelToon NovelToon
Penghianatan Suamiku

Penghianatan Suamiku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Angst / Romansa / Tamat
Popularitas:206.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Danie A

dihianati suami dan adiknya, dan menjadi tameng bagi kebebrokan perilaku kedua orang terdekatnya. Afifah memutuskan untuk bercerai.

dah, gitu aja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danie A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 24 - kejujuran Bu Siti

"Bunda!" panggil Arga pada Bu Siti yang sudah menunggu di terminal bus.

Setelah mendengar kabar perceraian putranya dan juga Afifah, Bu Siti pun memutuskan untuk mengunjungi putranya yang berada di kota Semarang. Bu Siti juga sudah mengetahui kabar hubungan mengenai Arga dan juga Putri yang sudah terbongkar di depan Afifah dan penggerebekan yang dialami oleh putranya di Semarang.

Tak hanya Arga saja yang menjemput, Putri juga ikut menjemput ibunya. Sampai saat ini Putri masih menganggap Bu Siti sebagai ibu kandungnya, karena Putri belum tahu kalau dirinya ternyata bukanlah anak dari Bu Siti.

"Kalian apa kabar, Nak?" sapa Bu Siti pada Arga dan juga Putri yang sudah lama tidak dijumpai olehnya.

"Kami baik-baik saja, Bun. Maaf kami tidak pulang saat bunda masuk rumah sakit," ucap Arga penuh sesal.

"Bunda sudah baik-baik saja kalian tidak perlu cemas. Kenapa kalian tidak memberi kabar pada Bunda?"

Ibu dan anak itu pun segera mencari tempat yang nyaman untuk berbincang bersama. Karena kontrakan Arga cukup kumuh dan pria itu juga tidak mempunyai makanan untuk disuguhkan pada sang ibunda, Arga pun memilih untuk mengajak ibunya mampir sebentar ke tempat makan yang tidak jauh dari terminal.

Tentunya Arga memilih tempat yang sepi agar ia bisa berbincang dengan leluasa bersama sang ibu. Beruntungnya mereka mendapatkan tempat yang cukup sepi dan tidak ramai didatangi pengunjung.

"Bunda mau makan apa? Biar Arga yang pesankan," tawar Arga pada Bu Siti.

"Bunda belum lapar. Kalian saja yang makan," ujar Bu Siti.

Sembari menikmati makan malam, Bu Siti pun mulai membuka perbincangan. Banyak sekali hal yang ingin dikatakan dan ditanyakan oleh wanita paruh baya itu. Tentunya hal-hal yang berkaitan dengan Afifah dan juga hubungan Arga serta Putri yang saat ini sudah diketahui oleh banyak orang.

"Kalian masih hidup bersama saat ini?" tanya Bu Siti.

Arga dan Putri terdiam. Sejak awal hubungan mereka memang ditentang oleh sang ibu. Karena itulah Arga dan Putri terpaksa berhubungan secara diam-diam. Namun, semuanya sudah terlanjur terbongkar sekarang. Dan Arga sendiri juga sudah lepas dari Afifah. Karena itu Arga pun ingin memberanikan diri meminta restu pada sang Ibunda.

"Bun, sekarang Bunda sudah tahu semuanya. Arga dan Putri tidak akan menutupi apa pun lagi. Kami saling cinta, Bun. Tolong restui kami!" ujar Arga meminta restu pada sang ibunda, padahal posisi pria itu masih menganggap Putri sebagai saudara kandung.

Tak hanya Arga saja yang memohon, Putri juga ikut merengek pada sang ibu. "Bun, Putri bahagia bersama Mas Arga. Tolong jangan pisahkan kami lagi! Maaf sebelumnya kami sudah membuat ulah. Kami pasti sudah membuat Bunda malu. Tapi kami hanya mengikuti kata hati kami, Bu. Kami saling mencintai dan kami ingin bersama. Tolong dukung hubungan kami!"

Bukannya memperbaiki kesalahan, pasangan tidak tahu malu itu justru memberanikan diri untuk meminta restu. Walaupun memang mereka sebenarnya bukan saudara kandung, tapi perselingkuhan Arga dan Putri tetap saja salah.

"Sebenarnya Bunda cukup kecewa dengan perceraian antara Arga dan Afifah. Kamu dan Afifah juga menjalani kehidupan pernikahan yang bahagia, bukan? Kenapa semuanya justru menjadi seperti ini?" cetus Bu Siti.

Putri pun langsung menimpali. "Mas Arga dan Mbak Afifah juga tidak bahagia, Bun. Kalau Mas Arga bahagia bersama dengan mbak Afifah, tidak mungkin Mas Arga masih menjalin hubungan dengan Putri, kan?"

Seolah tak terima ibunya menganggap Arga dan Afifah hidup bahagia, Putri pun ingin menunjukkan kalau Arga lebih bahagia saat bersama dengan dirinya. Putri ingin menunjukkan kalau dirinya lebih bisa menyenangkan Arga daripada Afifah.

Bu Siti tidak bisa memberikan banyak komentar lagi. Jika memang Arga dan juga Putri bersikeras ingin bersama, wanita paruh baya itu bisa berbuat apa?

"Sebelumnya, ada hal yang ingin Bunda sampaikan pada kalian," ujar Bu Siti.

Sepertinya sudah waktunya Bu Siti untuk mengungkapkan rahasia yang selama ini ia simpan mengenai Putri. Setidaknya dengan mengatakan hal ini, Arga dan Putri bisa membuat keputusan dengan mantap.

"Kalian bisa mempertimbangkan lagi mengenai hubungan kalian. Apakah kalian benar-benar ingin melanjutkan hubungan, atau mengakhirinya di sini," sambung Bu Siti.

Arga dan Putri memasang telinga dengan seksama. Apa pun yang terjadi, tampaknya pasangan tidak tahu malu itu akan tetap memperjuangkan hubungan mereka sampai mereka bisa melangkah ke jenjang yang lebih serius.

"Sebenarnya, kalian berdua ... Arga dan Putri, kalian bukanlah saudara kandung!" ungkap Bu Siti akhirnya membeberkan rahasia yang selama ini ia simpan.

Arga dan Putri terdiam. Mereka tak menyangka jika selama ini hubungan yang mereka lakukan bukanlah termasuk hubungan terlarang, karena ternyata mereka tak mempunyai hubungan darah.

"Bunda serius?" tanya Putri dengan mata membulat lebar. Tentu saja wanita itu terkejut. Arga juga sama tercengang seperti Putri.

Bu Siti mengangguk. "Putri, sebenarnya kamu bukan anak Bunda. Kamu anak sepupu Bunda. Maaf sebelumnya Bunda merahasiakan hal ini. Karena kamu adalah anak di luar nikah."

Arga dan Putri membutuhkan waktu sejenak untuk mencerna baik-baik penjelasan dari Bu Siti. Awalnya mereka agak kesal dan tak terima kenapa Bu Siti merahasiakan hal sebesar itu pada mereka. Namun, setelah Bu Siti menceritakan semuanya, Putri baru memahami jika Bu Siti melakukan semua hal ini demi Putri. Bu Siti tidak ingin Putri tumbuh menjadi anak diluar nikah. Bu Siti juga merasa harus membantu menutupi aib keluarga. Karena itu ia tidak bisa merestui hubungan Putri dengan putranya.

"Jadi, tidak ada lagi hal yang menghalangi kami kan, Bun?" tanya Arga. Pria itu pun makin mantap untuk meneruskan hubungannya dengan Putri.

"Bunda akan memberikan restu. Tapi dengan syarat, kalian tidak boleh kembali lagi ke Jember! Berita kalian sudah menyebar ke mana-mana. Semua orang sudah tahu. Kalau kalian pulang ke Jember nanti, Bunda tidak mau kalian kembali menerima penolakan dari para warga. Bunda tidak mungkin membeberkan pada orang-orang kalau Putri adalah anak diluar nikah, bukan? Orang-orang tetap tahu Putri sebagai anak Bunda. Jadi daripada menimbulkan masalah nantinya, Bunda harap kalian tidak pernah lagi menginjakkan kaki di Jember!"

Dengan berat hati Arga dan Putri pun menerima persyaratan dari Bu Siti. Asal bisa bersama, pasangan tidak tahu malu itu nampaknya tidak keberatan sama sekali jika mereka tidak bisa pulang ke Jember. Toh, mereka bisa menemui ibu mereka di tempat lain.

"Akhirnya kita bisa bersama, Mas!" ujar Putri sembari memeluk Arga.

Beberapa minggu kemudian, Arga dan Putri pun melangsungkan pernikahan. Namun, hanya pernikahan secara siri. Setidaknya pasangan itu sudah resmi menjadi pasangan suami istri. Arga dan Putri tidak perlu khawatir lagi mereka akan digerebek, karena mereka sudah resmi menjadi pasangan meskipun hanya secara agama.

"Akhirnya aku menjadi istri kamu juga, Mas!" ucap Putri dengan wajah berseri.

Arga kira, pria itu akan merasa senang setelah menjadikan Putri sebagai pengantinnya. Namun, perkiraannya salah besar! Setelah menjadikan Putri sebagai istrinya, Arga justru merasa hampa. Bayangan Afifah tiba-tiba melintas di kepala pria yang sudah mempunyai istri baru itu.

Hari-hari Arga dan Putri pun makin lama makin membosankan, dan membuat Arga sama sekali tidak menikmati. Terlebih lagi sifat dan sikap Putri juga sangat jauh dari Afifah. Hal ini membuat Arga semakin mencari-cari sosok Afifah yang ia rindukan.

"Putri, tolong cuci piringnya!" pinta Arga pada sang istri.

"Aku capek, Mas!"

"Putri, tolong masak makanan untukku!"

"Mas masak sendiri saja!" ujar Putri.

Hanya itu terus obrolan yang dibahas oleh Putri dan Arga. Entah kenapa setelah menikah, hubungan Arga dan Putri pun tidak lagi semanis dulu. Arga justru terus dibuat jengkel oleh Putri dan merasa tidak bahagia bersama dengan Putri. Jiwanya merasa kosong. Rasanya seperti ada yang hilang.

"Afifah, kira-kira bagaimana kabar kamu sekarang?" gumam Arga tiba-tiba merindukan sosok mantan istrinya itu.

****

1
yuyunn 2706
heran ada org sebucin afifah
yuyunn 2706
Afifah ngemis cinta banget
meelove
keren polll
Tri Nindiyah
akhir jaman manusia sdh banyak yg kelakuannya kayak binatang.ayah menggauli anak kandungnya jg sdh sering terjadi beritanya.manusia sdh banyak yg tdk punya akhlak
Rita Tanti
Luar biasa
" sarmila"
kode kode afifah kode dri author buat kamu🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
" sarmila"
memang sih klu d barengi sana npsu syetan mh bro2 d dunia halu.d berta juga begitu
" sarmila"
waduuuhhh bru kali ini baca ada cerita afik sama kka berhubungn.💪💪💪💪
Erlinda
bertele tele sekali pengadilan agama udah jelas jelas banyak bukti setau aq klo bukti bukti udah ada dan saksi juga sudah ada itu sudah bisa diputuskan apalagi klo sipenuntut ga mau mediasi..
Erlinda
kok Afifah bersikap aneh dan ga profesional dlm bekerja. ngapain dia menghindar dan menolak suruhan atasan nya klo bukan ada perasaan dihati Afifah .
Erlinda
kenapa warga ga merekam perbuatan mereka dan memviralkan lewat sosial media biar tau rasa mereka..
Erlinda
ternyata buk Siti jahat juga rela menjadikan Afifah tameng untuk menutup aib keluarga nya. dan si Afifah yg super goblok seperti nya berat juga melepas suami anjiiing nya itu .maaf Thor biasa nya anjingkan sifat nya seperti itu ga anak ga adik atau pun induknya pasti dipanjat nya. inilah kelakuan Agra yg seperti anjiiing
Ran Aulia
👍👍👍👍👍👍
terimakasih author
Triyatmi
kalo sudah tiada...baru terasa...🎵🎵
bahwa kehadirannya sungguh berharga.,. wkwkkkk
Hartaty
mau rujuk biar keuangan terbantu ihhh laki apaan tuh
Hartaty
Afifah kumpulin bukti aja abis itu cerai
Hartaty
kirain adik tiri omg
Hartaty
tinggalin
Vivi Bidadari
Affifah knapa kamu bodoh banget sih sama 2 org pengkhianat lepaskan sajalah mau"nya kamu bertahan
Ika Surya Ningsih
aku koq gedek y sm afifah.. sebenarnya dia tu bodoh apa kenapa y. klw jdi aku tak tinggl pigi.. gak usah sok mau ngerubah sifat suami sm adiknya klw kmu aja bodoh afifah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!