NovelToon NovelToon
Become An Antagonist Character

Become An Antagonist Character

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Crazy Rich/Konglomerat / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa
Popularitas:433.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Rani_putri

Gracia Eliza wanita karir berusia 27 tahun yang mengalami kecelakaan mobil, hingga mengakibatkan dirinya meninggal di tempat.

Sebelum meninggal ia sempat membaca sebuah novel berjudul 'My Cool Boy'. Siapa sangka bahwa jiwanya akan bertransmigrasi ke dalam novel tersebut.

Lebih parahnya lagi ia menjadi tokoh antagonis yang mengharapkan cinta kepada tokoh utama Pria. Angelicia Marseilious, nama gadis itu.

Tapi dikarena sekarang jiwanya lah yang menggantikan. Ia akan memilih jalannya sendiri. Ingatlah, bahwa dia adalah Gracia Eliza. Wanita cerdas yang tak mudah ditundukkan.

"Tak ada lagi Angelicia si gadis bodoh dan kekanakan yang mengemis cinta. Sekarang hanyalah Angelicia si gadis pintar dan tak mudah ditaklukkan!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani_putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keras Kepala

Angel berjaga sepanjang malam. Dia begitu kebingungan karena tak dapat mengingat hal yang terjadi beberapa hari setelah kecelakaan itu terjadi. Dirinya ingat betul, saat itu tubuhnya jatuh dari tangga dan menggelinding ke bawah. Kejadian itu juga sudah terlewati saat dia melihat kalender.

Wajah dan beberapa bagian tubuhnya lebam. Papanya berkata bahwa saat itu ada lima preman yang berniat buruk padanya. Zavierro datang setengah jam setelahnya. Angel sadar bahwa dirinya adalah gadis manja, jadi tak mungkin bila dia melawan para preman itu sendirian. Apalagi bertahan hingga selama itu.

"Angel, kenapa kau belum tidur?" tanya Gerald yang baru kembali dari luar. Dia berjalan menghampiri putrinya yang tengah termenung di ranjang rumah sakit.

"Apa ada yang sakit?" Gerald bertanya penuh perhatian. Dia duduk di dekat ranjang putrinya.

Angel menggeleng, "Tidak, Pa. Angel hanya belum mengantuk saja."

"Jika ada yang sakit katakan pada Papa atau Mama, ya?"

Angel segera mengangguk dengan senyum kecil yang terpatri di wajah pucatnya. "Papa, boleh Angel bertanya?" tanyanya sedikit ragu.

Gerald menyadari nada keraguan di suara Angel. "Tanya saja."

Angel sejenak termenung, haruskah dia bertanya? Dia takut pertanyaannya akan menyinggung papanya atau membuat pria itu marah.

"Tidak apa, tanyakan saja. Papa tidak akan marah, Angel."

Mendengar perkataan menyakinkan dari sang Papa. Akhirnya Angel tidak lagi ragu, "Kenapa Papa tiba-tiba memutuskan pertunanganku dengan Erland? Selain itu, apa yang terjadi padaku belakangan ini, Pa? Kenapa aku tidak dapat mengingat apapun?"

Angel bertanya beruntun tanpa jeda, dia benar-benar penasaran. Sejak tadi pertanyaan itu selalu berputar di kepala, dan dia tak bisa menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Gerald tahu putrinya akan bertanya tentang putusnya pertunangannya dengan Erland. Namun, untuk pertanyaan yang kedua dan terakhir, dia juga sama bingungnya. Kenapa sikap anaknya berubah aneh?

"Nak, laki-laki itu sudah menyakitimu. Saat kau terjatuh dari tangga, dia tak pernah menjenguk atau menanyakan kabarmu sama sekali. Lalu, kejadian yang kau alami sekarang adalah perbuatan laki-laki itu. Papa sebagai orang tuamu tak pernah mengasari dirimu sedikitpun, Angel. Orang tua mana yang akan terima jika putrinya diperlakukan seperti ini?"

Perkataan Gerald ada benarnya. Angel juga tahu bahwa Erland tak akan pernah peduli padanya. Namun, hatinya tak bisa menolak atensi laki-laki itu, seolah ada magnet yang menariknya untuk terus mengejarnya.

"Tapi Angel mencintainya, Pa. Angel tidak mau berpisah dari Erland! Jika Angel berpisah darinya, Ovy pasti akan merasa menang!"

Ternyata sifat keras kepalanya sudah mendarah daging sehingga penjelasan itu hanya mampir sebentar di otak serta hatinya. Nyatanya, Angel masih begitu ingin memiliki Erland. Gerald memejamkan mata berusaha agar tidak lepas kendali dalam menghadapi putrinya yang keras kepala.

"Masih banyak laki-laki yang lebih pantas dibanding dirinya, Angel!" tegas Gerald.

Angel menggeleng tak setuju, "Tak ada yang lebih pantas dari Erland, Papa! Pokoknya Angel mau pertunangan ini dilanjutkan! Titik!"

Gerald hampir tak bisa menahan batas kesabarannya lagi. Namun, jika dibentak, putrinya itu akan semakin keras kepala.

"Lebih baik dirimu bersama Zavierro saja, daripada dengan Erland yang jelas-jelas menyakitimu."

Angel berkerut tak suka. "Zavierro siapa yang Papa maksud? Aku tidak mengenalnya!"

"Pemuda yang menolongmu saat itu."

Angel memikirkan siapa yang papanya maksud. Setelah mengingatnya, dia kembali menatap Gerald. "Tidak mau. Aku hanya ingin bersama Erland!"

Gerald menarik napas berat. Dia beranjak dari duduknya, "Sebaiknya kau tidur, ini sudah larut malam, Angel."

Angel akhirnya menurut, dia berbaring dibantu oleh papanya. Setelah menyelimuti sang anak, pria itu berjalan menuju sofa panjang yang sudah ditempati oleh istrinya. Sofa itu cukup besar untuk menampung kedua orang dewasa. Jadi dia tak perlu khawatir istrinya akan terdesak oleh badan besarnya.

...****************...

Dua minggu telah terlewati dengan baik. Akhirnya Angel bisa keluar dari rumah sakit setelah benar-benar pulih sepenuhnya. Orang tuanya melarang dia pulang lebih dulu sebelum benar-benar pulih. Karena itu, dia menginap di rumah sakit hampir dua minggu penuh. Dia sangat merindukan kasurnya yang nyaman.

"Kira-kira bagaimana ya kabar, Erland?" gumam Angel kembali memikirkan tunangannya itu. Seharusnya sudah menjadi mantan tunangan sekarang, tetapi dia tak mau mengakuinya. Menurutnya, Erland itu tetap tunangannya.

"Aku rindu padanya. Lebih baik aku ke sana saja."

Angel lekas berdiri, bersiap-siap dengan tampilan yang biasanya dia pakai sehari-hari. Make-up tebal dan baju terbuka. Saat keluar dari kamarnya, dia bertemu dengan orang tuanya yang berada di ruang tengah.

"Mau kemana, sayang?" tanya Celine melihat dandanan putrinya yang kembali seperti dulu.

"Mau menemui Erland." Angel mengembangkan senyumnya kala menyebut nama itu.

Gerald yang semula diam kini menatapnya tajam. "Tidak. Kau harus tetap di rumah! Jangan berani-berani keluar apalagi menemuinya!"

Senyum di wajah Angel berganti dengan raut kesal. "Kenapa aku tidak boleh menemuinya?! Sudah lama aku tidak bertemu dengannya, Papa!"

Sebelum Gerald membalas dan membuat semuanya semakin runyam, Celine segera menjawabnya lebih dulu.

"Kau baru sembuh, sayang. Lebih baik istirahatlah dulu, kau bisa menemuinya lain kali."

"Tidak mau! Aku sudah beristirahat hampir dua pekan, Mama!" kesal Angel.

Hampir dua minggu dia terkurung di rumah sakit. Tak beranjak sedikitpun dari sana kecuali ke kamar mandi. Setelah dia keluar, dirinya juga tidak diperbolehkan untuk keluar? Lelucon apa ini!

"Masuk ke kamarmu! Papa tidak mengizinkanmu bertemu dengan laki-laki itu!" ujar Gerald penuh ketegasan.

"Papa tidak berhak melarangku menemui Erland! Aku tidak butuh persetujuan Papa, pokoknya aku akan tetap menemuinya!"

Angel langsung pergi begitu saja mengabaikan teriakan Gerald yang memanggil namanya. Gerald yang hendak mengejarnya ditahan oleh Celine.

"Biarkan saja. Semakin kau melarang, Angel akan semakin memberontak," ucap Celine lembut.

Sebagai seorang Ibu, dia jelas mengerti bahwa putrinya begitu menggilai Erland. Meski tidak terima akan perlakuan laki-laki itu terhadap putrinya. Namun, dia tak bisa memaksa putrinya untuk menjauhi Erland, karena itu akan menyakiti Angel.

Gerald kembali duduk dengan helaan napas kasar. Dia mengurut pelipisnya yang berdenyut. Anaknya yang dia kira sudah berubah, kini kembali ke watak aslinya.

To be continued...

1
Sera
/Smile/
Susi Nugroho
sudah lama belum ada lanjutannya
Dianra Malakut
lanjut...
Nada dwi Yuandira
Luar biasa
Murni Murniati
napa tak cerita soal ada yg menargetkan dia waktu itu, biar dia cari tau
Murni Murniati
jgn jgn ibu tirinya yg mau melenyapkan zavir, tp ayahnya bodoh tak cari tau asal usul ibunya
Murni Murniati
ini pasti pura pura polos,
Azlina85
Lanjut
Azlina85
Sandal mama tiri..
Azlina85
Ini sudah kenapa... Aduiiiii
**Maulina**
thor lanjut dong udah lama banget gk up
Amriati Plg
Klo jiwa nya angel balik ke tubuh nya lagi trus jiwa asli itu ke mana apa balik ke tubuh nya juga, cerita kan thor
Qaisaa Nazarudin
NAH KAN KU BILANG JUGA APA..MAAF THOR AKU BACA SAMPAI DISINI AJA...
Qaisaa Nazarudin
OMG KENAPA GINI ALURNYA THOR?? JANGAN BILANG SETELAH INI ANGEL NGEJAR2 ERLAND LAGI..UDAH MALAS AKU BACANYA..😌😌🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Biasanya ORTU AKAN TUTUP MATA AJA APA YG DI ALAMI OLEH PUTERI NYA, ASALKAN BISA BERBESAN DENGAN SAMA SULTAN..Tapi Gerald aku suka dgn dia yg gak bego kayak gitu...👍👍
Qaisaa Nazarudin
Yeeezzzzx Akhirnya 👏👏👏💪💪💪
Qaisaa Nazarudin
Waaahh semakin menarik,gak sabaran aku..Awas ya thor jgn sampai Angel dan Erland bersatu,aku Gak SETUJU...
Qaisaa Nazarudin
Nah ini baru lawan seimbang..👏👏👏
Qaisaa Nazarudin
SAAT UDAH PUNYA BUKTI,TETAP AJA MASIH JADI ORIA PALING BODOH SEDUNIA..KASIHAN DEH LOE..
Qaisaa Nazarudin
💃💃💃💃💃💃💃
Gimana gimana jantung kau masih aman kan??!!!,🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!