NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Zahra (END)

Cinta Untuk Zahra (END)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:392k
Nilai: 4.8
Nama Author: kiki rizki

SEASON 1 END

Namanya Azzahra Kirana, dia adalah gadis pendiam, tidak mudah bergaul dengan orang baru. Sejak kecil ia dekat dengan adik sepupunya Rio dan temannya Ega. Mereka bertiga tak pernah terpisahkan. Di mana ada Zahra, kedua lelaki itu akan selalu ada di dekat gadis itu.

Hingga beranjak dewasa mereka tetap selalu bertiga. Tak ada yang menyadari perasaan Zahra kepada teman kecilnya. Ia memendam rasa yang lebih dari sekedar sahabat. Begitupun Ega, lelaki itu selalu memperlakukan Zahra dengan spesial.

Sampai pada akhirnya, setelah kelulusan mereka di salah satu SMK negeri tiba-tiba Ega menghilang tanpa kabar. Membuat Zahra kehilangan sosok cintanya dan menutup rapat hatinya untuk siapapun.

Takdir mempertemukan mereka setelah enam tahun berlalu. Berbagai kejadian membuat Zahra trauma untuk melabuhkan cintanya pada siapapun. Termasuk Ega yang datang membawa cinta untuknya.

Berbagai cara dilakukan Ega untuk mendapatkan cinta Zahra. Berusaha sekuat hati dan tenaga memberikan cinta untuk Zahra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiki rizki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Keluarga Satya

Selamat membaca semuanya..

semoga kalian suka.

****

Di ruang tengah rumah Zahra terlihat ramai dari biasanya. Di sana ada Efelin dan seorang balita yang sangat cantik dan imut. Mereka berdua asyik bermain tanpa mempedulikan beberapa orang dewasa di sekitarnya. Gadis kecil itu adalah anak dari kakak sepupu Zahra dan Efelin, Satya.

"Kamu main apa ci, Nad?" tanya Efelin dengan suara yang di buat-buat seperti anak kecil.

"Atu ain ini yo, Ate," ucap Nadia, gadis kecil itu dengan suara cadelnya. aku main ini loh, Tante, maksud gadis kecil itu.

"Itu diapain, Ate ikut ya?"

"Ojok! (jangan!) Ndak oye," balita itu mengambil mainannya dan membawanya lari menuju orang tuanya.

"Ih. Gemesin banget sih, Mas anaknya. Nanti tinggal sini aja ya," ucap Efelin mengambil Nadia dari pangkuan kakak sepupunya.

"Jangan. Masih terlalu kecil. Kasian nanti dia rewel," kata Satya.

"Kakak kamu pulang jam berapa, Dek?" tanya istri Satya pada Efelin.

"Biasanya jam lima. Palingan habis ini juga pulang," jawab Efelin.

Setelah obrolan itu suasana hening hanya ada sesekali suara Nadia yang mengoceh tidak begitu jelas. Bocah perempuan dua tahun itu suka sekali bercerita. Meski kata-kata yang di ucapkannya masih terbatas dan beberapa ada yang belum lancar. Namun hal itu justru menambah keimutan balita itu.

Zahra mengucap salam dan segera masuk begitu melihat ada mobil Satya di luar. Ia segera masuk menemui kakak sepupunya itu. Sampai di ruang tengah semangatnya tiba-tiba menghilanh saat ia melihat Satya dan istrinya duduk di ruang tengah.

Zahra menyalami semua yang ada di sana, mencium pipi gembul Nadia, setelah itu ia berpamitan hendak ke kamarnya.

Satya adalah anak dari bude Zahra dari sang ayah. Semenjak kecil Satya sering dititipkan pada keluarga Zahra saat kedua orang tuanya bekerja.

Kedekatan Satya dan Zahra tidak begitu baik semenjak mereka masih kecil. Dan hal itu semakin bertambah tidak baik lagi semenjak Satya menikah.

Zahra sangat tidak menyukai sikap istri Satya yang sangat mengganggunya. Mengganggu dalam artian suka mencampuri urusan pribadi gadis itu.

Setiap Satya berkunjung dengan keluarganya, ia memilih berdiam diri di kamar. Lain lagi jika Satya berkunjung seorang diri atau hanya bersama Nadia, ia dengan senang hati mengajak Nadia bermain-main dengannya.

Zahra masih membaringkan tubuhnya yang lelah saat ada orang yang mengetuk pintu kamarnya. Ia berjalan dengan enggan membukakan pintu kamarnya. Dari balik pintu muncul sosok Rio yang sedang menunggunya.

"Kapan ke sininya? Ada apa?" tanya Zahra heran.

"Di cariin istrinya Mas Satya noh! Mau ngajakin kamu kumpul sama anak-anak. Tapi ada Mas Satya sama istrinya gitu," jawab Rio.

"Ikut kamu aja deh. Bilangin aku masih mau mandi. Aku males ketemu sama dia."

"Oke. Kutunggu di bawah," setelah mengucapkan itu, Rio berbalik meninggalkan Zahra yang masih berdiri di depan pintu.

Zahra Segera mandi dan mempersiapkan diri untuk pergi bersama Rio. Ia mengenakan celana putih yang sangat pas membungkus kaki jenjangnya, dipadukan dengan baju sabrina berwarna merah maroon. Ia membiarkan rambutnya hitam panjangnya tergerai dan memoles wajahnya dengan make up tipis.

Setelah siap ia keluar membawa tas selempang kecil senada dengan warna bajunya.

"Lho. Kamu mau kemana, Ra?" tanya bunda begitu melihat anak gadisnya turun dengan pakaian rapi.

"Ada acara sama temen, Bun,. Itu sama Rio juga," jawab gadis itu.

"Ada mas sama mbakmu kok malah kamu keluar toh, Nduk. Kemarin-kemarin kamu nanyain terus. Sekarang mereka di sini malah kamu tinggal keluar," kata sang bunda.

"Gimana, Bun, lah Zahra udah terlanjur ada acara sama temen-temen."

"Nggak papa tanyte, Siapa tau nanti Zahra pulang-pulang dapet pacar," kata istri Satya menimpali.

Wajah Zahra langsung berubah masam mendengar kata-kata dari istrinya Satya.

"Aku udah punya pacar," jawab Zahra tetap berusaha sopan.

"Oh. Udah punya ya. Ya sini dong kenalin sama Mbak sama Mas kamu. Masak udah mau dua lima masih belum ada yang ngelamar sih. Dulu aja aku nikah sama Mas kamu umur dua dua," kata perempuan itu dengan mimik wajah congkak yang menyentil perasaan Zahra.

Zahra benar-benar heran dengan istri saudaranya itu. Apakah dia tidak memiliki sopan santun saat berbicara seperti itu. Ia khawatir bundanya akan berpikir macam-macam tentang dirinya.

"Jodoh gak ada yang tahu, Mbak. Hanya Tuhan yang tau kapan jodoh aku datang. Maaf, Bun, aku udah di tunggu Rio. Nanti kalo Mas Satya nyariin bilang aja aku ada acara, Bun."

Zahra menyalami tangan bundanya. Dengan terpaksa demi menghormati sang bunda ia juga menyalami istri Satya.

****

Rio membawa Zahra ke kafe Doni. Di sana beberapa teman mereka sudah berkumpul di meja yang biasa mereka tempati. Satu persatu mereka berdua menyalami tenan-temannya yang sudah datang.

Zahra menghempaskan tubuhnya di samping Niena. Ia benar-benar badmood karena ucapan istri kakaknya.

"Kenapa?" tanya Niena penasaran. Sebelumnya ia tahu Zahra baik-baik saja, begitu juga dengan hubungannya dengan Ega.

"Tadi ada istrinya Mas Satya," jawab Zahra malas.

"Udah, ga usah dipikirin. Emang ngomong apaan? Kok kamu badmood gitu?"

"Biasalah. Umur, nikah," jawabnya. Zahra menghela nafas kasar.

"Pesen dulu sana. Setelah itu cerita lagi," usul Niena menyodorkan buku menu dari Rio untuk Zahra.

Zahra memilih-milih menu makanan dan minuman untuk dirinya. Setelah mencatat pesannya ia memberikannya pada pelayan yang menunggu di situ.

Zahra dan Niena melanjutkan obrolan mereka. Ia kembali berkeluh kesah pada sahabatnya itu. Menceritakan sikap istri kakaknya yang mencemooh dirinya karena belum menikah.

"Emang salah kah kalo aku belum nikah?" ucap Zahra lirih pada Niena.

"Ya nggak lah. Lha kalo jodohnya aja belum kelihatan terus kamu mau nikah sama siapa? Sama kucing jantan? Atau sama buaya?" jawab Niena berusaha menghibur Zahra.

"Huh. Aku jadi makin males ketemu sama dia," keluh Zahra lagi.

Mereka berdua asik melanjutkan curhatannya. Sedari awal memang ia tidak menyukai sifat istri kakak sepupunya itu.

Ia ingat betul, sebelum mereka menikah ia sempat bertengkar dengan perempuan itu dan semua orang menyalahkannya. Kejadian itu benar-benar tidak bisa ia lupakan.

Masalahnya sepele, ia diminta bundanya menghubungi Satya untuk menyampaikan jika bunda meminta Satya datang ke rumah hari itu. Karena Satya tak bisa dihubungi, Zahra berinisiatif menghubungi Satya lewat Miranda, yang sekarang tak lain adalah istri Satya.

Ternyata pesan itu tidak di sampaikan dengan benar oleh Miranda. Saat Satya datang ke rumah, ia terlihat marah, dan tiba-tiba memarahi Zahra habis-habisan karena dianggap berkata tidak sopan pada Miranda.

Dari situlah Zahra mulai menjauh dari Satya. Apalagi semenjak mereka menikah. ia benar-benar menjadi orang lain saat bertemu dengan mereka.

******

Terimakasih sudah membaca....

Semoga kalian sukaaa ....

Tinggal komentar dan jempol untukku yaa..

salam sayang

kiki rizki 💞💞😍

1
kiki rizki
.
Ratna Kumala
abang ireng kalo disini biasanya buat nyebut parahnya masuk angin orang yg kerokan..
Maulidah. Ahmad
seru banget bikin gemes
Indah Nihayati
sukakkk kak cerita nya
Indah Nihayati
baguss
haniaz
goooooooooodddd👍👍👍👍👍👍👍👍
haniaz
rasanya pengen jungkir balik guling2 aq kak,,,,
wkwwkwkkwkw
degdeg serrrrr
sweet paraaahhhhh
😍😍😍😍💃💃💃💃
Qomariyah Kom
thor lanjut dong seasean 2 nya udh kagak sabar ni untuk baca nya thor
Andi Fitri
byk banget masalahx thor bahagiax dikit cuman dikit
Andi Fitri
suka dgn krakterx zahrah gk gampang suka sm cowok setia sm ega thornya. 👍👍👍
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
Andi Fitri
aku mampir baru part ini udh seru dan pasti tinggalkan jejak buat author 😊
💕febhy ajah💕
ais pelakor ada di mana2 memang
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
💕febhy ajah💕
konflik terus, kpan bahagianya. ahhhh aku tmbh penasaran jdinya.
💕febhy ajah💕
gara gara bunda tuh, zahranya nga mau ikut, eh malah d suruh ikutan. gitu tuhhh klw bnda paksain sesuatu.
💕febhy ajah💕
wah rosa dn dion ada disini jg ya, tp aku nga ska dion,tp skanya sama mas rud ku,mas rud aku padamuuuuuu.
💕febhy ajah💕
mnkin rio, knpa ya????
💕febhy ajah💕
wow adik sepupu yg pengertian
💕febhy ajah💕
sini aku yg cium, aku jg kangen loh.
💕febhy ajah💕
zahra yg mau d cium, aku yg deg2 kan.
💕febhy ajah💕
br mampir dn tak lupa tinggalkan like.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!