NovelToon NovelToon
Black Dragon Necklace

Black Dragon Necklace

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Fantasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:228.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: WKamil

Sedang dalam proses REVISI. Jika tanda ini sudah menghilang berarti Novel ini akan lanjut ke Season 02.

Setelah menghilang selama lima tahun, Jian Bai akhirnya muncul dan akan mencari orang yang telah membunuh keluarganya.

Jian Bai adalah tuan muda dari keluarga Jian, Keluarga tersebut memiliki bisnis cukup baik di kota Beijing Cina.

Karena persaingan bisnis keluarga Jian tidak sengaja memprovokasi keluarga-keluarga terkuat di daratan Cina, Akhirnya semua keluarga Jian di bantai habis dan menyisakan Jian Bai seorang.

Jian Bai saat itu tidak memiliki kekuatan untuk melawan tau pun balas dendam, ia pun mengasingkan diri.

Setelah mengalami penderitaan selama hidupnya. ia tidak sengaja menemukan keajaiban dalam hidupnya dan memiliki kekuatan yang luar biasa saat pengasingannya.

Jian Bai menemukan kalung yang sangat misterius, kalung itu membuat nya menjadi kuat dan tidak terkalahkan.

Mungkin Jian Bai akan menemukan pelaku pembunuhan terhadap keluarganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WKamil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23.

Sementara itu Jian Bai dan lainnya sampai di rumah Chu Ying. Karena rumah itu tidak terlalu besar, mobil Su Mei dan Bei Ming diparkir di pinggir jalan dekat rumah Chu Ying.

Chu Ying pun membuka pintu rumah nya dan mengajak mereka semua untuk masuk kerumah. " Ayo semua kita masuk." kata Chu Ying yang sangat bahagia.

Jian Bai, Su Mei dan Bei Ming pun masuk kerumah Chu Ying.

" Ahh... Akhirnya sampai juga." kata Jian Bai dan langsung tidur di sofa ruang tamu.

" Jian Bai! Kamu tidak sopan banget, baru saja sampai sudah membuat malu." kata Su Mei sambil memarahinya.

" Tidak apa-apa kakak ipar, lagian kak Jian penyewa rumahku." kata Chu Ying.

" Apa! Jadi selama ini kamu tinggal di sini Jian Bai. " kata Su Mei sambil menarik telinganya Jian Bai.

" Adu.. duuh.. sakit." kata Jian Bai.

" Sudah berapa hari kamu tinggal di sini? Hah! ayo katakan." tanya Su Mei yang masih menarik telinganya Jian Bai.

" Iya.. Iya aku akan katakan, asal lepaskan tanganmu dari telinga ku Su Mei." jawab Jian Bai.

Su Mei pun melepaskan telinga Jian Bai. " Hmm ayo! katakan berapa hari kamu sudah tinggal disini? " tanya Su Mei.

Jian Bai pun bangkit dari sofa." Aku baru satu hari saja di rumah ini, kemarin kan aku menyelinap di apartemen mu. Lagian di rumah ini hanya aku dan Chu Ying yang tinggal." jawab Jian Bai.

" Ehh! di rumah ini hanya kamu dan Chu Ying saja tinggal, terus kemana ayah dan ibunya Chu Ying." tanya Su Mei yang binggung.

" Ayah dan ibuku sudah tidak ada, mereka meninggal kecelakan." ujar Chu Ying seperti sedih saat Su Mei mengatakan kedua orang tuanya.

Su Mei pun menghampiri Chu Ying dan langsung memeluknya." Maafin kakak Su Mei ya, aku tidak tau kalo kedua orang tuamu sudah tidak ada, maafin kakak tadi ya." kata Su Mei.

" Kenapa kakak ipar minta maaf, lagian aku sudah iklas kok kalo meraka pergi." kata Chu Ying.

" Kalo begitu, sekarang Chu Ying tidak perlu khawatir kesepian lagi, kakak, kak Jian dan kak Bei Ming akan selalu berada denganmu. " kata Su Mei.

" Iya kakak ipar terimakasih." kata Chu Ying yang terseyum dan memeluk erat Su Mei.

' Kasih sekali Chu Ying di tinggal kan kedua orangtuanya, lagian dia masih muda aku janji akan menjaganya seumur hidupku.'

" Ehemm...ehemm ngomong-ngomong di mana toiletnya ya! aku tidak tahan ingin buang air kecil." ujar Bei Ming.

" Kau ingin buang air kecil Bei Ming." tanya Jian Bai.

" Iya tuan, aku sudah tidak tahan lagi." jawab Bei Ming.

" Kau lurus saja dari sini, terus belok kanan. Nah di situ toiletnya. kata Jian Bai yang memberi tahu Bei Ming.

" Kalo begitu makasih ya tuan, aku pergi dulu sudah tidak tahan nih." kata Bei Ming dan langsung pergi berjalan menuju toilet.

Su Mei dan Chu Ying masih berpelukan." Kak, bisa tolong lepaskan. Aku mau pergi ganti baju dulu." kata Chu Ying.

Su Mei pun melepaskan pelukannya " Ohiyah...ya." kata Su Mei.

" Kalo begitu aku pergi ganti baju dulu ya kak Jian, kakak ipar. " kata Chu Ying dan langsung pergi menuju kamarnya.

Su Mei pun menghampiri Jian Bai yang sedang duduk di sofa. " Jian Bai kenapa kamu enggak bilang kalo Chu Ying yatim piatu. " kata Su Mei sambil memarahi Jian Bai.

" Kamu sendiri enggak bertanya padaku kan." kata Jian Bai .

Su Mei pun langsung duduk di sebelah Jian Bai." Iya, tapi aku merasa tidak enak dengan Chu Ying tadi." kata Su Mei.

Jian Bai pun menepuk pundak Su Mei." Gak apa-apa, jangan di pikirkan yang penting kamu sekarang sudah tau kan." kata Jian Bai.

Jian Bai pun berdiri. " Kalo gitu aku ke dapur dulu ya, mau memasak buat makan malam hari ini." kata Jian Bai ingin berjalan ke dapur.

" Jian Bai tunggu, boleh kah aku membantu mu memasak." kata Su Mei yg ingin membantunya memasak.

" Boleh, ayo! " kata Jian Bai mengajaknya.

Su Mei pun bangkit dari sofa dan langsung mengikuti Jian Bai ke dapur.

Sesampainya di dapur Jian Bai menyiapkan bahan-bahan lalu tugas Su Mei menyiapkan alat-alat masak.

Bei Ming yang sudah keluar dari toilet dan kembali ke ruang tamu. Ia pun merasa binggung, karena Jian Bai dan lainnya tidak ada di ruang tamu. " Kemana perginya semua orang ya. " kata Bei Ming.

BRRRENG!!

" Lah, suara apa itu, kayanya dari sana." kata Bei Ming langsung pergi ke tempat suara itu berasal.

Di Dapur.

" Su Mei hati hati lah, untung saja enggak kena kakimu. " kata Jian Bai mengambil barang yang jatuh tadi.

" Iya maaf, lagian aku baru kali ini memasak jadi aku tidak biasa berada di dapur. " kata Su Mei.

" Aku ngerti kok, kalo kamu enggak biasa berada di dapur, ya namanya juga wanita karir, pasti enggak ada waktu buat memaksa makan sendiri. " kata Jian Bai.

" Ya seperti itu, makanya aku mau kamu jadi suamiku. Jadi kalo aku tidak bisa masak, ya kamu yang masak makanan. " kata Su Mei sambil tersenyum.

" Enak aja." kata Jian Bai.

Bei Ming pun muncul. " Suara apa tuh! " ujar Bei Ming.

" Eh! Bei Ming, ayo sini bantu kami memasak buat makan malam. " kata Jian Bai.

' Kirain ada apa ternyata tuan Jian dan nona Su.' batin Bei Ming.

" Boleh lah. " kata Bei Ming.

Saat Bei Ming mau membantu Jian Bai dan Su Mei, ponselnya pun berbunyi. Ring! Ring! Ring!

Bei Ming pun mengambil ponselnya " Tuan Jian, Nona Su saya angkat telepon dulu ya! " kata Bei Ming

" Tidak masalah. " kata Jian Bai.

Bei Ming pun pergi ke tempat lain dan melihat ponselnya, ternyata yang meneleponnya adalah Gu Pai. Ia pun mengakat panggil masuk. " Hallo! ada apa Gu pai. " kata Bei Ming.

" Ada masalah bos, polisi datang ke Club mencari mu dan tuan Jian Bai. " kata Gu pai yang menjawabnya.

" Kenapa polisi mencariku dan tuan Jian Bai. " kata Bei Ming yang menjawabnya.

" Entah! mungkin masalah perkelahian di hotel Legendale. " kata Gu pai yang menjawabnya.

" Kalo begitu aku akan ke sana. " kata Bei Ming yang menjawab dan menutup teleponnya.

' Cih aku kira ada apa ternyata polisi mencariku dengan tuan Jian, sebaiknya aku meminta ijin dulu ke tuan Jian.' batin Bei Ming dan langsung kembali ke dapur.

Saat Bei Ming sampai di dapur. " Tuan Jian, nona Su boleh minta waktunya sebentar. " kata Bei Ming.

" Ya boleh Bei Ming. ada apa? " tanya Jian Bai.

" Aku minta ijin pergi sebentar ke Club MIX, soalnya ada polisi di sana mencariku." jawab Bei Ming.

" Kenapa? polisi mencari mu. " tanya Su Mei.

" Kayanya sih mereka mencariku tentang masalah di hotel Legendale kemarin karena aku dan tuan Jian membuat keributan di sana. " jawab Bei Ming.

" Apa aku harus ikut? Bei Ming. " tanya Jian Bai.

" Tidak perlu tuan Jian, aku juga bisa mengurusnya. Lagian tuan sedang masak bersama nona Su. " kata Bei Ming.

" Kalo gitu hati-hati ya Bei Ming, kalo ada apa-apa hubungi Su Mei saja, nanti aku menyusul mu. " kata Jian Bai.

" Iya tuan Jian, kalo gitu aku pemit pergi dulu ya! " kata Bei Ming yang langsung pergi.

...

Tidak lama Bei Ming pergi, muncul lah Chu Ying. " Eh Kak kenapa? tadi kak Bei Ming pergi. " tanya Chu Ying.

" Katanya ada urusan mendadak, jadi dia pergi sebentar. Nanti juga dia balik lagi sini kok. " jawab Jian Bai.

" Oh gitu ya. " ucap Chu Ying.

Sementara itu Bei Ming yang sedang mengendari mobilnya, ia di hadang oleh beberapa mobil di depannya.

' Sialan! kenapa mobil itu membelokir jalanku.' batin Bei Ming.

Bei Ming pun berhenti dan turun dari mobilnya dan ternyata yang mobil yang membelokir jalannya adalahadalah Ji Chang ketua Wolf Blood dan beberapa anak buahnya.

" Woy! kenapa kalian semua membelokir jalanku. " kata Bei Ming dan tidak menyadari bahwa yang membelokir jalannya adalah Ji Chang.

" Lama tidak bertemu Bei Ming. " ucap Ji Chang.

1
Elja Yap
good job author salam sehat selalu ya ok thks
Izhar Assakar
apakah nama2 jurusx tak ada yg berbhasa indon,,,blibet lidah ini membaca nma2 jurusx,,,
Yyoorzz
mengasingkan
Your name
5 rate nih Thor semangat selalu
I LOVE NOVEL SYSTEM
kapan lanjut?
I am Back: mampir bang
total 1 replies
Al^Grizzly🐨
awal yg bagus
keluar di dalam
prosesnya gimana ya
Bimo Blues
semangat
Wira Yoga
Ceritanya terlalu simple, sehingga kurang menarik
ZackFrost
Anjay 20Ribu Yuan perbulan
?????
kata ' saya' ganti pakai 'aku' thor
Hazel Intan Berlian
mampir^^
Ipin Klex
tolong dong tulisannya di perbaiki,,,,,,,
Hiat👋lupakan
lanjut Thor 👍
Mega f.
4 like mendarat.. semangat k..
Hesti Utt
Lanjut kakk
Yuuna
Aku engga tau mo komen apa lagi
Yuuna
...
Yuuna
Aku benci pikiranku
Yuuna
Semangat Ya Autor ku yang baik hati dan tidak sombong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!