NovelToon NovelToon
My Teacher, Istri Untuk Papa

My Teacher, Istri Untuk Papa

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:5.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Leogirl's

~Novel ini masih tahap revisi. Mohon maaf jika masih banyak tipo dan kepenulisan yang tidak sesuai kaidah kepenulisan dan PEUBI, terlebih di seperempat bab awal.~

Rania gadis cantik yang berprofesi sebagai guru SD bertemu dengan Kanaya anak kecil si periang yang memiliki magnet tersendiri, membuatnya begitu nyaman bersama kanaya dan begitupun sebaliknya.
Tanpa diketahui Rania, Kanaya adalah anak dari Leo dan Ayu sang kekasih yang menghianatinya dengan sahabatnya sendiri. Kanaya yang merindukan sosok seorang ibu dan terlanjur jatuh hati pada sang guru bertekad menjodohkan Rania dengan sang Papa, sesuai amanah ibunya untuk menyatukan kembali cinta Papa Leo dengan sahabatnya.
Namun, Rania sudah terlanjur sakit hati dengan pengkhianatan Leo dan Ayu yang membuatnya begitu terpuruk. Akankah Rania menerima Leo kembali setelah ia mengetahui kejadian yang sebenarnya terjadi di masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leogirl's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa Lalu 6

Mobil Leo tiba di depan rumah Rania. Ketika Leo hendak mengetuk pintu bertepatan dengan Aldo yang keluar rumah.

"KAU!!!" Rahang Aldo mengeras dan sejurus kemudian ia melayangkan pukulan ke muka Leo selanjutnya ke perut Leo.

"Sialan, kau! Apa yang kau lakukan pada adikku, haaahhh? Manusia macam apa kalian ini?" Aldo terus membabi buta memukuli Leo.

Leo yang tahu letak kesalahannya tak melawan sedikit pun, ia terima setiap pukulan yang dihadiahkan Aldo padanya.

"Mau apa kalian kemari? Apa kalian mau menertawakan nasib Rania yang hancur, sampai-sampai aku harus menginfusnya, atau kalian mau pamer kemesraan padanya hahh??" sambung Aldo masih dengan emosi yang menggebu.

Semalam ketika Aldo hendak pulang Rania terus muntah-muntah, Rania yang sudah lemah membutuhkan asupan cairan. Aldo menyarankan Rania untuk dirawat di rumah sakit tetapi dia menolak. Terpaksa Aldo membawa peralatan medis lainnya ke rumah Rania dan merawatnya di rumah.

Leo yang mendengar Rania di infus langsung terperangah.

"Apa Rania sakit Al?? Aku ingin bertemu dengannya," ucap Leo, mulai bersuara. Dia juga khawatir dengan keadaan Rania.

Satu pukulan lagi mendarat di pipi Leo,

"Mau apa lagi, hahh?? Apa kau senang adikku sakit?? Atau mau membuat adikku tambah sakit sampai bunuh diri gitu?!" teriak Aldo.

Keributan mereka terdengar sampai ke dalam rumah, Ayah yang sedang di dalam langsung keluar melihat apa yang sedang terjadi.

"Ada apa Al, kok ribut-ribut?" tanya Ayah yang belum sadar dengan kehadiran Leo.

"Si bajingan ini berani-beraninya ke sini, Om!" tunjuk Aldo pada Leo.

Sikap ayah yang biasanya hangat kepada Leo dan Ayu berubah menjadi dingin.

"Om, aku mau bertemu Rania!" pinta Leo.

" Al, katanya kau mau pulang, pulanglah! Sudah cukup kau pukuli dia, jika kau kebablasan kau sendiri yang repot," ucap Ayah pada Aldo.

"Tapi, Om—"

"Pulanglah!" perintah Ayah memotong perkataan Aldo.

"Baiklah.. aku permisi."

Aldo langsung pulang meninggalkan mereka bertiga.

Ada hawa angker dari tatapan Ayah kepada Leo dan Ayu. Dia tak memukul atau bicara kasar, tetapi tatapannya membuat nyali siapa pun menciut.

"Pergilah! Sebelum aku tidak bisa mengontrol emosiku," ucap Ayah datar.

"Om, aku ingin bertemu Rania ada yang perlu aku jelaskan," ujar Leo memohon.

"Tak ada yang perlu dijelaskan semua sudah jelas," jawab ayah sambil berbalik badan masuk rumah.

Leo yang tak mendapatkan izin langsung bersimpuh dan memegang kaki Ayah,

"Aku mohon, Om! Aku harus bertemu Rania. semuanya salah paham, Om. Aku tak sebejat yang kalian pikirkan." Leo terus memohon.

Ayah tak sedikit pun bergeming, ia langsung mnghentakkan kakinya melepaskan tangan Leo di kakinya. Lalu masuk tanpa memberi jawaban dan menutup pintu dengan keras.

"Om aku mohon .... aku harus bicara dengan Rania. Om, aku mohon ...." Leo mencoba menggedor-gedor pintu.

Ayah yang sudah terlanjur kecewa tak lagi mempedulikan keduanya, meski nangis darah sekalipun tak akan ia pertemukan mereka dengan Rania.

"Om masih marah Le, mungkin besok kita bisa coba lagi. Sekarang kita pulang dulu, ya!" bujuk Ayu yang sudah hampir dua jam menunggu kemurahan hati Ayah, untuk mempertemukan mereka dengan Rania tapi hasilnya nihil. Leo dan Ayu akhirnya pulang.

Setiap hari mereka datang ke rumah Rania tetap saja penolakan yang mereka dapatkan.

Sampai di hari ke lima mereka seperti biasa mendatangi rumah Rania dan terus memohon untuk bertemu Rania.

"Masuklah!" ucap ayah datar.

Sungguh bahagia Leo dan Ayu, mereka langsung mengikuti Ayah.

"Duduklah ...." perintah ayah.

Mereka pun langsung duduk.Leo masih celingak celinguk mencari keberadaan Rania, dia merasa rumah ini sepi sekali.

"Apa yang kau cari?" tanya Ayah kepada Leo.

"Dia sudah pergi, makanya kalian aku izinkan masuk," jelas Ayah, membuat keduanya melemas.

"Pergi???" teriak keduanya.

"Ya pergi, kalau dia ada mana mungkin kalian kuizinkan masuk, gara-gara kalian aku harus jauh dari anakku," jelas ayah.

"Rania pergi kemana, Om?? Aku harus menyusulnya aku harus menjelaskan semuanya."

"Iya, Om, kami harus bertemu dengan Rania," jelas keduanya sembari memohon.

"Sampai kapan pun aku tak akan memberitahunya, hargailah keputusan dia. Dia sudah terlanjur sakit. Biarkan dia mencari kebahagiaannya di tempat lain. jika kalian mau menjelaskan jelaskanlah padaku!" jawab Ayah.

Leo dan Ayu mulai menjelaskan permasalahnya dari awal sampai akhir. Ayah tampak termangu-mangu mendengarkan penjelasan keduanya. Kadang Ayah ikut meneteskan air mata ketika Ayu menjelaskan sambil menangis tersedu-sedu. Ternyata ketiganya korban keserakahan ayah Ayu.

"Om sangat menyesalkan perbuatan ayahmu, Yu. Sungguh itu tidak dibenarkan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hajatnya. Bukankah kalian besok mau menikah???" tanya Ayah pada keduanya.

"Itu rencana mereka. Kami gak mau, Om," ucap Leo.

"Kamu jangan egois Le, walau baimanapun kau sudah menodai Ayu. Benar kata ayahnya Ayu, jika seorang wanita tlah ternoda maka dia akan dipandang sebelah mata. Kau harus bertanggung jawab."

"Tapi, itu bukan kemauan ku. Aku hanya mau menikah dengan Rania," tandasnya.

"Sudah aku bilang kau jangan egois. Mungkin Rania bukanlah jodohmu. Menikahlah dengan Ayu, bertanggung jawablah! Rania sudah pergi, mungkin memang ini yang terbaik untuk kalian bertiga. Aku merestui pernikahan kalian," tutur Ayah panjang lebar. Membuat Ayu dan Leo menangis sesegukan, mengapa hubungan mereka berakhir seperti ini. Semuanya sama-sama terluka.

1
Nur Syamsi
awas masuk angin calpeng
Nur Syamsi
paket komplit Kanaya udah agamawati cantik, lembut pula....segerah dihalalin bapaknya Alief
Nur Syamsi
😥😥😥 sesak Thor bacanya tp bahagia rasanya terkyak kebusukan Gisel
Nur Syamsi
dasar wanita ular iblis yg putus urat malunya,
Nur Syamsi
apa yg dimaksud katakan Alvin perlu dipertimbangkan Dev, selidiki si Gizrl jgn smpe nyesal kamu ntinya
Nur Syamsi
ponakan Dewi,
Nur Syamsi
Ranianya ngidam kayaknya pak suami
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭😭
Nur Syamsi
Winda Winda ap Tdk kebalik,
Nur Syamsi
😭😭😭
Nur Syamsi
sesak bacanya author kirain Mas Leo suami Rania...😥😥
Nur Syamsi
Tante Lux sepupu dg Tante Sunsilk...😂😂😂
Nur Syamsi
pasti Rania datang bulan kasian Leonya
Nur Syamsi
🤣🤣🤣 kasih baju tu istrinya Leo ntar Kanayanya nanya baju bundanya
Nur Syamsi
🤣🤣🤣🤣 dasar Dewi adik durhakim, ngga papa Rania diluar ke arab"an dikamar ke barat" an 🤣🤣
Nur Syamsi
Aldo Aldo,untung diintilin seandainya Tdk pasti udah disosor tu adeknya...🤣🤣🤣
Nur Syamsi
salut dg prinsip Aldo, nti sudah nikah semua adek ceweknya baru dianya nikah jga .
Nur Syamsi
the best Wisnu....
Nur Syamsi
😭😭😭 terharu ceritanya Aya thor
Nur Syamsi
mungkin itulah jg karma waktu Wisnu membantu papanya Ayu waktu menjebak Ayu dan Leo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!