NovelToon NovelToon
Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / CEO / Nikahmuda
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Saat membuka matanya, Clarissa Wilson tidak mengingat, kapan dia telah menikah dengan Stephen Sylvester, lelaki yang sudah lama ia suka.

Clarissa ingat, kalau ia baru saja menyatakan rasa sukanya pada Stephen, di acara kelulusan Sekolah mereka, tapi.. kenapa tiba-tiba saat membuka mata, ia sudah memiliki seorang putri berusia lima tahun bersama Stephen?

Apa yang sebenarnya terjadi? Clarissa merasa ada yang ia lewatkan, begitu ia terjatuh saat ingin memeluk Stephen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 23.

Clarissa menarik tubuhnya kembali duduk di tepi tempat tidur Aurora, ia tidak mengatakan apa pun menegur untuk menegur putrinya itu.

Ia tahu Aurora menginginkan hubungannya dengan Stephen semakin dekat.

"Oh, iya! besok biar aku yang menjemput Aurora pulang dari TK!" Clarissa melemparkan pandangan matanya pada Stephen.

"Terserah!" jawab Stephen, dengan wajah yang masih merasa malu, dengan apa yang baru saja terjadi diantara mereka.

Clarissa tersenyum melihat Stephen yang buru-buru pergi keluar dari dalam kamar Aurora.

Clarissa kemudian menoleh ke arah Aurora, dan jari telunjuknya terayun di depan wajah Aurora sembari tersenyum.

Jari yang memberi kode, bahwa Aurora sengaja melakukan trik ciuman selamat malam.

Aurora tersenyum lebar menatap wajah Clarissa.

Esok hari.

Clarissa memenuhi janjinya untuk menjemput Aurora pulang sekolah.

"Aurora, maaf! Mama datang terlambat menjemput kamu pulang!"

Clarissa melangkah dengan cepat masuk ke dalam kelas Aurora.

Ia seketika terkejut melihat Aurora duduk menangis di kursinya.

"Nak, ada apa denganmu?" tanyanya seraya berjongkok melihat keadaan Aurora.

Ruang guru TK terbuka, keluar Ibu guru Aurora memberi tahu kenapa Aurora menangis.

"Nyonya Sylvester, tadi seorang anak merebut mainan Aurora, lalu Aurora jatuh tidak sengaja di senggol sama mereka, dan sedikit terbentur!"

Seorang anak lelaki, duduk tidak jauh dari tempat duduk Aurora, menoleh ke arah Aurora, lalu menjulurkan lidahnya mengejek Aurora.

"Weeee.. !!"

Sontak Clarissa menoleh ke arah anak lelaki itu dengan pandangan marah, ia kemudian memeriksa keadaan putrinya.

"Apakah kamu ada terluka? biar Mama lihat!"

Clarissa melihat kening Aurora lebam, "Sakit, nak?" Clarissa begitu sedih melihat keadaan putrinya itu.

Ia memeluk Aurora yang tidak berhenti menangis dengan begitu sedihnya.

"Sudah, jangan menangis lagi, jangan takut, sayang!" hibur Clarissa melepaskan pelukannya, lalu mengelus pipi Aurora dengan lembut.

"Mama akan bela kamu, ya! Mama akan kasih pelajaran dengannya, ya!" Clarissa terus menghibur Aurora, agar tangisnya berhenti.

Seorang wanita masuk ke dalam kelas TK bersama dengan seorang pria, terlihat cemas melihat ke arah anak lelaki, yang tadi mengejek Aurora.

"Anakku, apakah kamu terluka??" tanyanya menghambur ke arah anak lelaki itu.

Anak lelaki itu bangkit berdiri dari duduknya menyambut Ibunya, "Tentu saja tidak! aku yang menang!" jawabnya dengan bangga.

Clarissa tidak menahan rasa amarahnya lagi, ia pun meletakkan tasnya ke atas meja Aurora, lalu bangkit berdiri dan melangkah mendekati Ibu dan anak itu.

"Anakmu merebut paksa mainan anakku, dia juga membuat anakku terluka!!"

Ibu anak itu mendengus dingin mendengar apa yang dikatakan Clarissa, "Kupikir mainan mahal, ternyata hanya mainan murahan!!"

Ibu anak itu kemudian menoleh ke arah Guru TK, "Bu guru Betty! waktuku sangat berharga! lain kali jangan terlalu berlebihan dengan masalah seperti ini!!"

"Mau barang mahal atau tidak, mainan itu tetap milik putriku! anakmu mengambil paksa tanpa permisi! anakmu ini pencuri, ya?!!"

Anak lelaki itu melipat lengannya ke dada dengan sikap acuh tak acuh memandang Clarissa, "Aku bukan pencuri! aku cuman mau lihat, anak bisu itu tidak kasih untuk kulihat! jadi, aku rebut paksa saja!"

Clarissa memandang anak lelaki itu tidak percaya, begitu santainya dia berbicara menjelaskan padanya, seakan-akan apa yang dia lakukan tidak salah sama sekali.

"Dia yang terjatuh sendiri!!" sambung anak lelaki itu lagi.

"Oh, ternyata bisu, ya?!" suara Ibu anak lelaki itu terdengar merendahkan Aurora, lalu ia memperhatikan penampilan Clarissa dengan seksama.

"Masih muda sudah jadi simpanan! oh, aku! kamu pasti ingin naik derajat lewat anak itu, kan?!" sambung wanita itu tersenyum remeh memandang Clarissa.

Clarissa menyunggingkan senyumannya mendengar apa yang dikatakan Ibu anak lelaki itu.

Bersambung.......

1
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
tu kan salah paham lagi....
ihhh gemesss deh kenapa gk saling jujur gtu. atau komunikasi kek bir gk salah paham... 😭
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
wahh Clarissa kamu dibohongin.
memang benar sekertaris nya ettan berbohong.baru aj mulai baikan udah mau salah paham lagi...
Dilla Fadilla
lanjut thor up yg bnyk
kymlove...
bagus Clarissa dan Stephen.. bila perlu hancurkan keluarga anak nakal itu!!
kymlove...
Stephen mana weee
Guest
crazy up thor 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!