NovelToon NovelToon
GADIS BAHU LAWEYAN

GADIS BAHU LAWEYAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Kutukan
Popularitas:7.6k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Jangan lupa baca novel Sihir Tafriq dan Misteri Desa Getih, biar gak bingung.

Kasih adalah seorang gadis cantik dan juga baik hati. namun di balik kecantikannya, ia memikul sebuah kutukan. dimana siapapun yang menikahinya, maka tidak akan pernah selamat.

Semua pria akan mati sebelum dapat merasakan malam pertama mereka...

Siapakah Kasih... dan kutukan apa.yang sedang di pikulnya.

ikuti kisah selanjutnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Barak

"Kamu siapa sih?"

"Namaku Farhan. Mandor proyek ini. Kamu mau lamar kerja jadi kuli angkut semen? Soalnya aku lagi butuh kuli dua orang orang."

Kasih terbengong. "Kamu serius? Ada lowongan kerja?"

"Iya... Aku serius... Masa tampangku yang manis ini ada wajah pembohong," ucapnya tanpa merasa bersalah.

Pocong nyelonong, dan ia merasa kesal dengan Farhan. "KENALAN YANG BENER DONG!"

Sundel Bolong ikut melintas. "SALAMAN! CIUM TANGAN!"

"FOTO DULU BUAT BUKTI GAGAL BUNUH DIRI" Siluman Kera tak ingin melewatkan foto estetik buat bahan kontennya.

Farhan yang melihatnya menggaruk kepalanya. "Udah sana bubar!" usirnya dengan kesal.

Kasih semakin bingung. "Ini semua..." tunjuknya pada para demit yang berkerumun liatin mereka berdua.

"Sudah, jangan di gubris, mereka demit gabut," jawab Farhan dengan cepat.

Kasih masih bingung. Tetapi merasa jika para demit itu tidak sedang menyerangnya. "Jadi... kamu mau nolongin aku?"

"Aku mau nolongin uang termin saya. Biar cepat cair, dan kamu bonusnya." sahut Farhan ngasal.

Kasih akhirnya tertawa kecil. Pertama kalinya dalam tiga tahun ini. Sejak Hendra mulai bersikap aneh padanya. Ia menjadi gadis yang pendiam.

"Makasih... udah ngomelin aku... Dan kamu juga gak takut sama aku..."

"Sama-sama. Besok kerja di proyekku saja. Jadi tukang masak para pekerja. Gaji tiga juta perbulan. Ada BPJS juga."

Aku pembawa sial..." Kasih menundukkan kepalanya.

"Kalau kamu pembawa sial, berarti aku apes. Karena aku yang sudah memberi kamu kerjaan."

Kasih menundukkan kepalanya, dan entah mengapa, hatinya menghangat.

"Sudah, ayo... Ikut saya. Atau kamu mau lanjut bunuh diri, tapi jangan di jembatan, geser ke sana," Farhan mengulurkan tangannya, dan di sambut oleh Kasih.

Keduanya berboncengan motor menuju proyek jembatan yang berjarak lima kilometer dari jembatan yang baru di bangun.

Sepanjang jalan menuju proyek baru, mereka hanya terdiam, dan larut dalam fikirannya masing.

"Gila.... Kenapa aku nolongin gadis ini? Pakai di beri kerjaan segala," gumamnya dalam hati.

Sedangkan Kasih merasa aman saat pria itu membawanya. Selama ini, meskipun Dirga dan juga Dimas adalah pemuda tampan, tetapi ia tak memiliki perasaan sedikitpun.

Dalam diam, getaran yang selama ini tak pernah muncul, tiba-tiba saja hadir mengusik relung hatinya.

Dari arah kejauhan, terlihat barak-barak pekerja yang di dir8kan dengan dinding triplek.

Ada terdapat tiga barak. Satu barak untuk para pekerja, satu barak khusus untuk memasak, dan satu barak khusus untuk Farhan.

Di dalam barak untuk memasak, ada dua wanita paruh baya yang sudah bangun dan bersiap untuk memasak sarapan. Salah satunya adalah istri dari mandor Karjo. Orang kepercayaan dari Rayyan yang sudah bekerja cukup lama bersamanya.

Ia sengaja membawa istrinya, agar tidak tergoda wanita lain. Sedangkan wanita yang lainnya, adalah adik perempuan dari sang mandor itu sendiri.

Motor Farhan berhenti tepat di depan barak.

"Ayo, turun. Saya akan kenalkan sama yang memasak di sini," ucapnya dengan nada tenang.

Kasih mengangguk pelan, dan turun dari motor.

Farhan membawa Kasih ke barak memasak. Lalu memperkenalkannya pada para penghuninya.

"Assalammualaikum... Bi Ina.. " ucap Farhan dengan sopan. Lalu menyalim tangan wanita tersebut.

"Waalaikum salam Bo...."

Farhan melototkan matanya, agar Bi Ina tak memanggilnya dengan sebutan Bos.

"Bi... Ini Kasih. Dia mau kerja bantu masak disini. Tolong di ajarin ya, Bi. Tapi hari ini, biar dia istirahat dulu, soalnya dari jauh," Farhan menjelaskan.

"Bi Inah mengangguk. "Iya, Pak... Kami senang ada yang bantuin," sahut Ina, menyambutnya dengan ramah.

Sedangkan Inem menatap dengan kerutan keningnya. "Pak... Kenapa cantik-cantik begini di suruh masak? Di kasih kerjaan di kan..."

"Saya biasa bantu masak Bu Yati, Bu... Gak apa, di lasih kerja saja saya sudah sangat bersyukur," sahut Kasih, dan mersa sungkan dengan apa yang di ucapkan oleh bibi tersebut.

"Iya, sementara di magang kerja di sini dulu, Bu..." sahut Farhan. Sebab ia juga akan tinggal dan mengawasi proyek selama sebulan ini.

"Oh, ya sudah... Gimana baiknya." sahut Bi Inem.

Sementara itu, satu sosok bayangan hitam sedang mengintai dari balik pohon. Ia merasa, jika Farhan adalah ancaman terbesarnya.

Akan tetapi, saat ia melihat banyak pekerja proyek yang baru keluar dari barak, senyumnya mengembang. Bukankah ini sama sajA jika Farhan membawa Kasih ke sarang para pria, dan merupakan sarang tumbal?

Ia tersenyum menyeringai, dan menghilang dengan cepat.

Sedangkan Kasih tampak sangat mengantuk. Sebab semalaman ia tak tidur.

"Ayo... Bibi antar ke kamar. Kamu istirahat saja dulu. Soalnya wajahmu pucat. Nanti jam sepuluh baru bangun, dan bantu kupas bumbu." Bi Inem membawa Kasih ke kamar, dan menunjukkan sebuah ranjang yang terbuat dari papan dan bongkar pasang.

Kasih mengangguk. Ia sudah sangat pucat, dan berjalan pelan menuju ranjang, lalu akhirnya tertidur dengan lelap.

Dalam lelapnya, seekor Kalajengking berwarna merah, dan ukurannya sangat kecil, merayap ke selangkanya, dan masuk ke dalam rahimnya.

Sosok itu siap menggoda para pekerjaa yang berjumlah dua puluh orang, dan di tambah satu mandor Karjo.

Sedangkan Farhan kembali ke baraknya. Ia juga ingin beristirahat, dan tubuhnya sangat lelah.

Saat ia ingin memejamkan kedua matanya, bayangan wajah Kasih melintas di matanya. Ia terdiam sejenak, dan tersenyum tipis, lalu tidur untuk sejenak.

Sementara itu, Pocong kembali ke Nawang Wulan, ia ingin membuat laporan.

"Lapor, Lan... Farhan sudah bersama gadis itu.. Bagaimana selanjutnya? Apakah ada hal yang harus di lakukan?" tanyanya dengan rasa penasaran.

Bawang Wulan terdiam. Ia menatap lurus kedepan. Lalu menoleh ke arah Rayyan yang siap untuk berangkat ke kantor.

"Mas... Kita harus membekali Farhan dengan sesuatu, agar ia dapat mematahkan kutukan tersebut." ucapnya dengan pelan.

Rayyan terdiam. "Bagaimana caranya?" tanya pria itu dengan penasaran

"Kita harus meruwat Farhan, sebelum sesuatu terjadi."

"Mengapa tidak kita pisahkan saja Farhan dengan gadis itu. Kenapa harus di nikahkan?"

"Bukan aku yang memaksa menikahkannya, tetapi takdir gadis itu sudah tertulis... Dan jodohnya adalah putera kita. Jika Farhan tidak menikahinya, maka tumbal lainnya akan berjatuhan, dan dukun hitam itu akan hidup kembali, lalu membuat ke onaran," sahut Nawang Wulan dengan tatapan yang dalam.

Rayyan tampak berfikir. Ia akan membantu sang istri untuk mencari cara mematahkan kutukan tersebut.

"Apakah darah Farhan bisa mematahkan kutukannya?" tanya Rayyan.

"Farhan memiliki darah leluhurnya yang sangat murni, maka sebab itu, kita harus menyelamatkan sang gadis," jawab Nawang Wulan.

"Baiklah, tapi kita tidak bisa memaksa Farhan. Kita harus bertanya padanya, apakah ia menyukai gadis itu atau tidak," jawab Rayyan dengan bijak.

1
FiaNasa
sun...enak kan Ken getok helm kerja😀🤣🤣
FiaNasa
ayo cepat cegah Farhan,,jgn sampai ada korban lagi
FiaNasa
Farhan benar Lo kasih..klau kau mati ditempat proyeknya dia maka yg ada proyeknya terhambat n uangnya gak cair...kamu cari tempat lain yg strategis gitu buat bundir🤣🤣
FiaNasa: nah ..disitu bisa karna bukan wilayah proyek farhan🤣🤣🤣tingkah Farhan absurd nurin siapa sih thor😀😀jgn² ketularan Ara demit ini🤣🤣
total 2 replies
FiaNasa
siapa yg membebaskan Mbah jati ini,,dia kan dikurung dalam peti bersama dg sekutunya,siapa yg buka segelnya itu ya
Hary Nengsih
jangn ada tumbal lg si kasih suruh pake masker biar gak keliatan muka nya
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: di karungi😂
total 1 replies
V3
mandor Karjo awet jg yaaa 🤣
dr ikut Rayyan dan skrg ikut sama Farhan ( anak nya )
Desyi Alawiyah: Dan tidak sombong.. 😁
total 2 replies
Desyi Alawiyah
Iya Kak, nggak papa.. Aku tetap nungguin kok /Chuckle/
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😘😘😘😘😘😘
total 1 replies
Desyi Alawiyah
Wah, kayaknya Farhan tertular absurdnya para demit deh.. 🤭
V3
hadeeeeww .... td nya baca mo serius mlh JD ngakak Krn ulah para The Myth's gak 🤣🤣
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: 👻👻👻👻👻👻
total 1 replies
FiaNasa
udah dua korban masa kasih gak curiga dg dirinya sih
neni nuraeni
semoga aja Farhan suka dan mau menikah dgn kasih agar kutukan itu cepat hilang,, jgn sampai deh kak ada korban lagi ksian ksih
Tini Nurhenti
gercep 👍💪💪
Tini Nurhenti
🤣🤣🤣🤣👍💪💪 the mithe pdo somplak kbe koyok othore eo mak Sit 😁😁🤭
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: 👻👻👻👻👻
total 1 replies
Desyi Alawiyah
Semoga berhasil yah.. Kasihan kan para pekerja di proyek yang akan dijadikan tumbal.. 😌
Desyi Alawiyah
Penasaran, tadi si pocong lempar senter ke arah kalajengking pake apa coba? Kan kaki dan tangannya diiket.. 😁
Desyi Alawiyah: Waduh... 🤭😜
total 2 replies
Siti Yatmi
wah....farhan akan ketemu kasih...hemmm....gpp han..kasih cantik ko
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: heeemmmm😍😍😍😍
total 1 replies
Desyi Alawiyah
Oh gitu.. Jadi kutukannya berakhir jika Kasih menikah sama Farhan... Gitu yah? 😌
Desyi Alawiyah
Kenapa harus Farhan sih.. Apa karena Farhan anaknya Rayyan dan Nawang Wulan? 🤔🧐
Desyi Alawiyah
Ya allah... Kemarin kepleset, sekarang kesandung... Ada-ada aja ulah si Pocong ini 🤭
Desyi Alawiyah
Hardi gimana sih, anaknya meninggal kok malah nggak peduli.. 😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!