NovelToon NovelToon
Figuran Yang Polos

Figuran Yang Polos

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mafia
Popularitas:83.1k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Raisa adalah definisi "gadis di dalam botol". Hidupnya hanya seputar dinding rumah, perpustakaan pribadi, dan petuah-petuah manis ibundanya. Dunia luar yang kejam? Raisa tidak kenal. Dunia Dark Romance yang penuh darah dan obsesi? Raisa bahkan tidak bisa mengeja kata "toksik".
​Semua berubah saat ia meminjam sebuah novel bersampul hitam pekat milik temannya. Baru membaca bab pertama, Raisa sudah pusing tujuh keliling. Namun, saat ia memejamkan mata untuk tidur, dunianya berputar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

​Bel pulang sekolah berbunyi, dan sesuai rencana, mereka bertiga langsung meluncur ke rumah mewah keluarga Elion. Begitu sampai di dalam rumah, mereka bahkan tidak sempat berganti pakaian karena sudah terlalu tidak sabar.

​Sekarang, di ruang TV yang luas dan nyaman, Anna, Jolina, dan Emma masih mengenakan seragam sekolah mereka yang sedikit berantakan. Mereka duduk lesehan di atas karpet bulu yang tebal dengan bantal-bantal besar di sekelilingnya. Di atas meja kaca, sudah tersedia berbagai macam camilan mulai dari keripik, pizza yang baru saja datang, hingga es boba berukuran besar.

​Di layar TV besar di hadapan mereka, sebuah film komedi romantis sedang berputar, namun fokus mereka justru terbagi dengan sesi gibah dan mengobrol santai.

​"Gila, ini pizzanya enak banget!" seru Emma dengan mulut yang masih penuh, matanya tetap tertuju ke layar TV saat adegan lucu muncul. "Tapi asli ya, cowok di film ini kok rada mirip ya sama tipe-tipe cowok dingin yang diceritain Anna tadi? Bedanya yang ini versi kocak."

​Jolina tertawa keras sambil melempar popcorn ke arah Emma. "Ngaco lo! Tapi beneran deh, Na," Jolina menoleh ke arah Anna yang sedang asyik mengunyah potongannya. "Di rumah gue ini lo bebas mau ngapain aja. Anggap rumah sendiri. Gue seneng banget akhirnya kita bisa kumpul bertiga santai kayak begini."

​Anna tersenyum lebar, menyandarkan tubuhnya ke sofa di belakangnya sambil memeluk bantal. "Gue juga seneng banget, Jol, Em. Makasih ya udah ngajak gue. Rasanya tenang banget bisa cerita-cerita dan makan banyak gini tanpa perlu mikirin omongan orang lain."

​Mereka bertiga pun melanjutkan sore itu dengan tawa yang memenuhi ruangan, makan sampai kenyang, dan sesekali mengomentari jalan cerita film yang semakin seru, menikmati momen kebersamaan yang sangat berharga bagi Anna.

Sore pun berganti menjadi senja. Emma akhirnya berpamitan untuk pulang duluan karena sudah dicari oleh orang tuanya. Tinggalah Anna dan Jolina di ruang TV. Karena kekenyangan dan kelelahan setelah tertawa seharian, Jolina akhirnya terkulai tidur di atas karpet bulu, sementara Anna tertidur pulas di atas sofa panjang dengan posisi meringkuk memeluk bantal.

​Tak lama kemudian, terdengar suara pintu depan terbuka. Axel melangkah masuk ke dalam rumah. Ia melonggarkan dasinya yang terasa mencekik setelah seharian penuh mengurus bisnis dan memberikan "pelajaran" pada pengkhianat di kantornya.

​Langkah kaki Axel terhenti saat melewati ruang tengah. Sepasang matanya menangkap pemandangan dua gadis yang masih berseragam sekolah terlelap di sana. Namun, tatapannya langsung mengunci pada satu sosok: Anna.

​Axel berjalan mendekat tanpa menimbulkan suara sedikit pun. Ia mengabaikan Jolina yang tidur mendengkur halus di lantai, dan memilih untuk berlutut di samping sofa tempat Anna tertidur.

​Aura dingin dan kejam yang semalaman ini menyelimuti Axel mendadak luruh begitu saja. Tatapannya melembut saat memandangi wajah polos Anna yang tampak begitu damai dalam tidurnya. Rambut kepang sanggulnya sudah sedikit berantakan, dengan beberapa anak rambut menempel di pipinya.

​Axel mengulurkan tangan, dengan sangat perlahan dan hati-hati agar tidak membangunkan gadis itu, jemari besarnya menyelipkan anak rambut Anna ke belakang telinga. Ibu jarinya kemudian mengusap pelan pipi Anna yang kemarin malam sempat memerah akibat tamparan. Beruntung, bekas itu sudah sepenuhnya hilang.

​"Eunghhh..." Anna melenguh kecil dalam tidurnya, merasa terusik oleh sentuhan hangat di wajahnya. Bukannya terbangun, Anna justru secara alami mengesekkan pipinya ke telapak tangan Axel, mencari kenyamanan dari kehangatan pria itu.

​Tindakan spontan Anna membuat sudut bibir Axel terangkat, membentuk senyuman tipis yang sangat tulus. Jantungnya yang biasanya sedingin es entah mengapa berdegup sedikit lebih kencang hanya karena respon kecil dari gadis di depannya ini.

​Axel kemudian menundukkan kepalanya perlahan, lalu mendaratkan sebuah kecupan yang sangat lembut dan lama di kening Anna.

​"Mimpi indah, Anna," bisik Axel dengan suara yang sangat rendah, hampir menyerupai helaan napas.

​Ia menarik selimut rajut yang tergeletak di ujung sofa, lalu membentangkannya dengan rapi di atas tubuh Anna agar gadis itu tidak kedinginan. Setelah memastikan miliknya itu tidur dengan nyaman, Axel berdiri dan melangkah pergi menuju kamarnya dengan perasaan yang jauh lebih tenang, siap untuk melindungi tidur malam gadis kecilnya.

1
Psyche 01
jujur aja awalnya aku suka banget sama cerita ini , karna di bab 90an alurnya udah mulai gak enak . jadi aku langsung ke part ini . dan ini agak mengecewakan sih kak
Satria Hadi pranata
🤭
Shela Pereira
aduuuh menurutku ceritanya lumqyqn ga bagus karna tookoh nya kan anna kenapa jadi naya harus nya nay itu gaada gaa menaariik
Liza Chilra: iya kak benar pendapat kakak, klo seandainya sinopsis ceritanya tentang naya itu bru pas dan cocok, ini yang transmigrasi raisa ke tokoh anna, malah dijadiin antagonis, sedangkan penambahan tokoh dijadiin tokoh utama / disebut protagonis.
kakak author nya ga mau bals komenan kita, bagi aku yang buat smngat bacanya karena tokoh anna (raisa), tapi malah dibuat kek gni jalan ceritanya, huftt!😮‍💨
total 1 replies
Satria Hadi pranata
axel sama Naya Anna sama siapa, sementara dia ud GK perawan, kasian Anna nya
Liza Chilra: anna nya sama aku aja kak, kita merenung nasib dia dipojokan😭
total 1 replies
olenlmie olen
sdh tidak minat...lari dri tajuk sdh... makin ke sini, makin lain alur critanya... katanya polos, aikkk ....makin pelik jadinya... sorry thor sdh ilang minat dgn alurnya
Din Din Dinda
ijin gak lanjut baca lagi thour am so sorry
dari awal aku udah berekspektasi kalo si ana yg bakal hidup bahagia orang mahkota berharganya juga udah di ambil eeh tbtb kok jari nayara tokoh utamannya 😭
Liza Chilra: kk ga sendiri pendapat kek gitu.
excited baca novel ini karena tokoh anna (raisa), tapi malah di buat seolah-olah antagonis, naya penambahan tokoh di jadiin protagonis / pu (pameran utama), kalau cerita ini awal tentang naya kenapa ga dari awal aja ceritain tentang naya?
ini yang transmigrasi siapa?
naya apa anna?
ga espek anna (raisa) tokoh favorit yang aku tunggu muncul kapan ceritanya dijadiin antagonis!
padahal yang buat smangat bacanya dan yang paling tunggu muncul adalah tokoh anna (raisa).
bagi aku ga adil buat tokoh anna, kalo emg cerita ini hanya untuk naya?
kenapa harus buat sinopsis tentang anna?
maaf yah kak author, ini aku cmn berpendapat aja yah, soalnya aku excited baca pas pertama kali cmn nngu scane anna (raisa) aja.
kirain pu nya anna, malah penambahan tokoh (nayara) yang jadi tokoh utamanya ga espek pas tau kek gitu dan ga smngt baca lagi:(
total 1 replies
Satria Hadi pranata
di sini Anna bisa mengorbankan cintanya untuk Naya sama Axel dan kembali ke dunianya sendiri
Liza Chilra
maaf kak, keknya ga baca lagi deh🙏
soalnya aku dari awal dukung anna sama axel dan sekarang malah naya yang jdi pu nya, dan alurnya ga sesuai yang di deskripsi dari awal novel ini.
soalnya aku lebih suka anna yang dulu, tapi malah dijadiin antagonis, malah naya yang protagonis
Liza Chilra
maaf yah kak, jdi greget bacanya! soalnya ceritanya menyimpang dari alur awal.
selama baca novel, novel ini yang buat greget dan ga sesuai ekspektasi dah dukung anna dari awal malah dibuat kek gni, terus raisa (anna) pulang ke dunia nyatanya kapan?
malah anna yang ppb, huftt 😮‍💨
Forta Wahyuni
apaan nich thor, koq jd menyimpang gini critanya n maaf ya thor jd males bacanya krn anna jd antagonisnya. 🙏🙏🙏🙏
Liza Chilra
kok bisa yah tiba" anna jdi antagonis kek gni, kan dia yang ajak naya ikut serta liburan meraka. makin kesini malah anna yang ppb, yang transmigrasi dari awal raisa ke tubuh anna makin kesini malah anna yang jdi antagonis. hufttt😭
Liza Chilra
anna dh diambil kesucian sama axel yang malah pu malah naya, dari awalkan tentang raisa yang transmigrasi didunia novel jadi (anna) ini malah yang jdi antagonis, pusing + greget
Liza Chilra
dhh lhh bingung, yang pu malah naya
Forta Wahyuni
yg reinkarnasi si anna koq malah naya yg jd pemeran utamanya, othornya puyeng ya makanya jln critanya jd gini. axel pnya hati murahan n asal jgn tubuhnya jg murahan, berkelas dikitlah jd lakik. yg baca jd gedeg, ntah cam manapun critanya n tambah kesini males bacanya.
Liza Chilra: sependapat,sepemikiran, dan sepakat kak! banyak yang kecewa karena sinopsis dari awal tentang anna (raisa) malah dijadiin antagonis, nayara tokoh penambahan di jadiin protagonis/ pu (pameran utama).
total 1 replies
CaH KangKung,
gara" kata" mbok urut ..aq jd Suudzon ma Anna.....moga Anna g jd antagonis y.....👏👏👏
Liza Chilra
dhh lhh bingung sama pilihan Axel, trus anna bagaimana pulang dunia asalnya, dhh dukung axel sama anna, malah kek gni jadinya berharap happy ending sihh anna sama axel, smngt yahh kak, mudh"an anna sama axel aja yahh soalnya dari awal dukung anna😭🙏
Liza Chilra
ga smngat klo Axel ga sama anna
CaH KangKung,
axel mlh jd abu"....pilih mana,....huft
Satria Hadi pranata
klw Axel SM Naya trus Anna kyk mn, trus Anna kn ud GK perawan SM Axel. peningpun ceritanya, bus balik aj ke asalnya Anna berada
**Maulina**
aduh thor udah bagus axel anna nya kok malah gini sih thor jangan gantilah pasangan nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!