NovelToon NovelToon
Dewa Mimpi Buruk

Dewa Mimpi Buruk

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Roh Supernatural / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Jibril Ibrahim

Ayahnya 'Raja Neraka', putranya sangat pemaaf. Tapi semua orang lebih takut pada si pemaaf, padahal energi internalnya lemah.

Kekuatan tidak dikenal!

Latar belakang tak diketahui!

Sebenarnya rahasia apa yang dimiliki Long Jue?

Kenapa semua orang takut padanya?

Penasaran?

Ikuti kisahnya hanya di: NovelToon/MangaToon!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jibril Ibrahim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Aula Dewa Bela Diri Surgawi….

Ling Xiao berlutut di hadapan Long Ziling dengan hormat tentara—kepala tertunduk dengan satu tangan terkepal di dada, satu kaki terlipat di bawah dengan lutut bertumpu di lantai sementara kaki lainnya terlipat di depan dengan telapak menjejak lantai dalam posisi jongkok.

“Bagaimana kabar Xiao Jue belakangan ini? Aku ingin sekali menemuinya, tapi aku khawatir akan mengganggunya. Jadi aku menahan diri.”

Mata Long Ziling dipenuhi kerinduan.

“Tuan Muda baik-baik saja.”

“Oh? Kalau begitu, ceritakan padaku—bagaimana perkembangannya, seperti apa kesehariannya?”

“Tuan Muda… adalah jenius langka terhebat dalam sejarah.”

“Bagaimana maksudnya?”

“Dia tidak pernah melupakan apa pun yang dilihatnya. Dia sudah membaca sepuluh ribu buku di Perpustakaan Tanpa Batas.”

“Apa? Baru sebulan! Dan dia sudah membaca sepuluh ribu buku? Kau pasti melebih-lebihkan soal Xiao Jue.”

“Sama sekali tidak, Ketua. Aku berani menjamin laporan ini tidak mengandung sedikit pun kebohongan. Tuan Muda benar-benar telah menghafal sepuluh ribu buku dalam satu bulan.”

Long Ziling menatap Ling Xiao dalam diam, ekspresinya tak terbaca.

Lalu, dengan suara gemetar, dia bertanya lagi.

“Apa kau sungguh yakin kau tidak sedang mencoba membohongiku untuk menyenangkanku?”

“Ya, Ketua! Aku bersumpah demi nyawaku!”

“Untuk membaca sebanyak itu, dia harus menyelesaikan setidaknya tiga ratus buku sehari. Menurutmu, apakah itu mungkin secara manusiawi?”

“Bahkan aku, yang menyaksikannya dengan mata kepala sendiri, tak dapat mempercayainya.”

“Bagaimana tepatnya Xiao Jue membaca buku-buku itu?”

“Dia hanya membolak-baliknya dengan sangat cepat. Kami mengira, dia hanya membantu para pustakawan itu memeriksa buku sambil mencari buku yang diinginkannya.”

“Apa? Dia tidak terlihat seperti benar-benar membacanya—hanya membolak-baliknya saja?”

“Ya, Ketua. Bahkan tak lebih lama dari waktu sesingkat meramu secangkir teh untuk menyelesaikan satu buku.”

“Hah… aku tak percaya.”

Long Ziling tiba-tiba berdiri.

“Pimpin jalannya. Aku akan melihatnya sendiri.”

Dia ingin sekali bertemu Long Jue, dan kini dia punya alasan yang tepat.

Sekalipun kata-kata Ling Xiao ternyata salah, itu tidak masalah.

Asal dia bisa melihat Jue.

Tetapi bagaimana jika kata-kata itu benar?

Bibir Long Ziling berkedut.

Xiao Jue—seorang jenius?

Dia tidak dapat menahan diri untuk tidak tersenyum.

Dia ingin tertawa terbahak-bahak, tetapi dia menahannya.

Sampai dia melihatnya dengan mata kepalanya sendiri.

“Saya memberi salam pada Ketua!”

Suara sapaan penghormatan membahana di Perpustakaan Tanpa Batas yang biasa sunyi.

Para pustakawan membungkuk dalam-dalam, wajah mereka dipenuhi ketegangan.

Bagaimana tidak?

Long Ziling, ketua Basis Tentara Langit yang juga dikenal sebagai Dewa Bela Diri Surgawi telah tiba.

Saat dia melihat sekelilingnya dengan wajah dingin dan tanpa ekspresi, tak seorang pun berani bernapas terlalu keras.

Namun kemudian, sebuah suara yang cerah dan ceria menghancurkan begitu saja semua ketegangan itu.

“Tuan Long!”

Seisi ruangan melengak bersamaan.

Tuan Long?

Bukankah katanya dia anaknya?

Bahkan Ling Xiao terkesiap.

Sebenarnya apa yang terjadi?

Situasi itu jelas membuat semua orang yang mendengarnya berasumsi bahwa Long Jue mungkin bukan anak kandung Long Ziling.

Anak itu tampaknya belum terbiasa menautkan panggilan “Ayah”.

Jin Lian yang sudah cukup hafal dengan selera humor Long Jue yang… agak lain, hanya tersenyum maklum.

“Kau panggil aku apa?”

Long Ziling menggeram pura-pura marah.

“Monster Tua!”

Semua orang dalam ruangan memekik tertahan.

“Coba katakan sekali lagi!”

Long Ziling meninggikan suaranya.

“Berandal Tampan….”

Long Jue memelankan suaranya, pura-pura enggan.

“Begitu baru benar!”

Long Ziling melipat kedua tangannya ke belakang, mendongakkan hidungnya, kemudian mendekat pada Long Jue.

“Aku benci mengakuinya, tapi Ayah memang betul-betul tampan.”

Long Jue mendesah dan menggumam seraya melipat kedua tangannya di depan dada.

Long Ziling berhenti beberapa langkah di depan Long Jue, kemudian membungkuk mencondongkan tubuhnya dan memelototinya sambil menggeram, pura-pura mengancamnya.

“Masih tidak menyambutku?!”

Long Jue mengatupkan mulutnya menahan senyum, kemudian melompat dari tempat duduknya dan menghambur ke pelukan Long Ziling.

Saat anak laki-laki itu memeluknya, ekspresi dingin Long Ziling menghangat dan tatapannya melembut. Membuat seisi ruangan terpana dengan campuran ekspresi antara bingung dan takjub.

“Beraninya kau mengabaikan Ayah!”

Long Ziling menggerutu sambil mengangkat tubuh Long Jue dan menggendongnya.

“Kau tidak tahu bagaimana rindunya aku padamu.”

“Aiya! Pak Long, kau sudah terlalu tua untuk bertingkah seperti anak gadis.”

“Kau—”

Long Ziling langsung melotot dan menjauhkan wajahnya, melonggarkan pelukannya.

Kalau itu orang lain, melihat ekspresi ini, mereka pasti akan berlutut ketakutan.

Tapi Long Jue malah mengejeknya dengan menjulurkan lidah.

Merasakan kehangatan Long Jue, Long Ziling mengetatkan pelukannya lagi, dan semua rasa lelahnya lenyap dalam sekejap.

Pemandangan itu membuat semua orang dalam ruangan semakin terkesiap.

Long Ziling, pria paling menakutkan dan tanpa emosi di Basis Tentara Langit, sekarang merajuk seperti anak gadis.

Apakah dia masih pria berdarah besi yang mereka kenal?

Di sanalah dia, memeluk erat Long Jue, tampak lebih bahagia daripada siapa pun yang pernah melihatnya.

“Ketua… bawahan Anda sedang melihat.”

Ling Xiao berbisik mengingatkannya.

“Terus kenapa? Memangnya siapa yang berani melarangku memeluk anakku? Bahkan hukum langit sekalipun, tak bisa menghakimiku.”

“S-shi.”~Y-ya.

Ling Xiao serentak mengkerut.

Mata Long Ziling berkilat saat dia berbicara.

Siapa yang berani menentang?

Bahkan jika seseorang meneliti seluruh dunia persilatan, mereka tidak akan menemukan orang bodoh yang cukup berani untuk menantangnya.

Setelah akhirnya memuaskan diri setelah sekian lama menahan diri, Long Ziling merasa segar kembali hanya dengan kehadiran Jue.

“Jadi, apa yang membawa Ayah ke sini?”

Pertanyaan Long Jue membuat Long Ziling menggerutu.

“Anak nakal. Apa masih perlu alasan untuk mengunjungi anak sendiri?”

“Kau yakin datang ke sini hanya karena merindukanku?”

Long Ziling melonggarkan pelukannya lagi dan melotot pada Long Jue sekali lagi.

“Bukan—kenapa akhir-akhir ini kau jadi semakin pandai bicara?”

“Biar kuberitahu.”

Long Jue mendekatkan mulutnya ke telinga Long Ziling dan membisikkan sesuatu.

Long Ziling mendesis tertawa dan menurunkan Long Jue dari pangkuannya.

“Dasar berandal kecil!”

Long Ziling mengusap cuping hidung Long Jue dengan buku jarinya.

“Baiklah,” katanya menyerah. “Aku mengaku. Memang ada sesuatu yang membuatku penasaran juga.”

“Penasaran?”

“Pengawal imut di sana itu bilang padaku kalau kau bisa menghafal buku apa pun setelah membacanya sekali saja. Benarkah itu?”

“Tentu saja.”

“Oh? Benarkah? Coba! Tunjukkanlah padaku. Aku ingin lihat.”

“Baik. Pilih buku apa saja dan berikan padaku. Aku akan langsung hafal.”

“Baik!”

Long Ziling memandang berkeliling dan menarik salah satu buku dari rak terdekat, kemudian menyerahkannya pada Long Jue.

Sat, set, sat, set!

Long Jue membolak-balik buku itu dengan cepat, sementara Long Ziling memperhatikannya dengan gugup.

PLAK!

Beberapa saat kemudian, Long Jue menutup buku itu dan mengembalikannya.

“Aku sudah menghafal semuanya.”

“S-sudah?”

Long Ziling terperangah.

“Begitu saja?”

“Coba saja!”

Long Jue menantangnya.

“Biar kucoba.”

Long Ziling segera membuka halaman acak buku itu dan membacakan satu bagian.

Dan Long Jue membacakan bagian berikutnya tanpa hambatan.

Tidak mungkin!

Long Ziling masih tak dapat mempercayainya.

Mungkin buku itu pernah dibacanya sebelumnya?

Dia mengambil buku lainnya dan menyerahkannya lagi.

Kali ini, Long Jue langsung mengembalikannya setelah hanya membaca judulnya.

“Yang ini… aku sudah pernah membacanya. Aku sudah menghafalnya.”

“Ap—apa?”

Long Ziling melengak dan menatap buku itu dengan raut wajah tak yakin.

Ketika dia mengujinya lagi, Long Jue bisa menjawabnya tanpa melewatkan satu detail pun.

Long Ziling terhenyak dan melemas.

“B-bagaimana ini mungkin?”

1
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣semua takut dengan kekuatan Long Jue 👍👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
long Jue lebih kuat dan lebih kejam🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Zhang tidak tau yg melatih nya adalah monster 🤣🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahaha... perubahan yang aneh🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Thor terimakasih sudah memberikan bacaan yang menarik...jujur update satu hari 2 chapter terasa kurang🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️ : yang penting konsisten ada update perhari nya udh seneng Thor.. terimakasih 🤣🤣👍👍
total 3 replies
ₚᵤₜᵣₐ ₖᵤₘbₐᵣₐ
tuan Adipati yg terhormat.... anda salah usik 😁
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahaha..akhir nya meminta ampun..dia belum meminta maaf 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Jing Lian tau harus mendukung siapa🤣🤣
ₚᵤₜᵣₐ ₖᵤₘbₐᵣₐ: si cilik pemaaf santai lebih ditakuti daripada raja neraka 😄
total 1 replies
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
akhir nya selamat dr pemusnahan massal 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
siapa lihua🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Adipati tidak tau siapa yg dia singgung 🤣🤣 monster segala monster 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe...mantap Thor siksa mereka🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha akhir nya menunjukkan kekuatan... terimakasih Thor sudah memberikan bacaan yang menarik..selalu semangat 👍👍💪💪😄😄
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐: Terima kasih juga udah kasih apresiasi ♥️
total 1 replies
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
shoooowwwwtime
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
ayoooo lah Thor bantaaaaaaaiiiiii
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
terlalu santai MC nya Thor 😄🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
mereka tidak tau Long Jue adalah monster tertinggi 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
berarti berlaku yg kuat yang berkuasa 😄
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha...mantap Thor lanjut
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
kesalahpahaman berlanjut🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!