Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 19
"Cheng Ya!huh..aku tidak ingin berdebat lebih lama jika kau punya kaki,sila langkah keluar sendiri"jelas Cheng Lei yang merasa gerah dengan adik perempuan nya sedari tadi memanasi dirinya dengan kata-kata sinis tanpa henti.
"Hei..aku disini untuk QingQing..jika aku pergi dia akan ikut..betul kan QingQing"jelas Cheng Ya tak putus asa langsung menatap kearah Bai Qing sekilas,ia tahu sang gege tidak menyukai sikapnya tapi ia menyukai Baik Qing,
"Ge!aku tahu kau tidak menyukai ku saat ini yang aku pikirkan hanya QingQing aku ingin sebuah kejelasan jika QingQing ditindas oleh MU jangan salahkan aku jika kita langsung bertarung saat ini juga"jelas Cheng Ya lantang pada sosok Cheng Lei yang saat itu tidak lagi berbicara dan hanya menatap tajam,keduanya saling bertatapan.
Ia sering merasa kehadirannya tidak disukai oleh orang²,walau begitu ia tidak ingin mengalah Bai Qing adalah satu-satunya teman wanita yang ia punya hingga saat ini.
"Bisakah kalian tenang seketika..apa tidak lelah berantem begini..huft"jelas Bai Qing penuh penekanan dalam nadanya saat itu.
Bai Qing merasa frustasi melihat sosok kakak adik yang saling bertukar pandangan tajam dan perkataan sinis sedari tadi.
....
Setelah pertengkaran antara kakak beradik itu segera tenang,Bai Qing langsung menerangkan status mereka saat ini dan telah menikah dan ia tidak memberitahu Cheng Ya mengenai tertukar sosok di bar pada malam itu.
'aku tidak ingin mengatakan kesalahan pada malam itu,jika Yaya tahu maka mungkin pertengkaran ini akan ada kelanjutannya huft'batin Bai Qing menghela nafas frustasi ia pikir bisa menjalani hari-hari dengan santai malah begini.
"kalian setelah ini jika tetap ingin berantem baik di luar saja jangan dihadapan ku"jelas Bai Qing dengan nada penuh peringatan pada keduanya,Bai Qing sangat tidak suka jika ada yang berantem begini dihadapan nya.
"aku hanya katakan sekali sahaja,jika kalian ingin berantem,tolong lakukan di luar"jelas Bai Qing membuang muka ke samping ia langsung memberikan semangkuk nasi kepada keduanya tanpa berbicara.
Cheng Lei meneguk ludah sendiri saat melihat rauk wajah Isterinya yang berubah mendadak manakala Cheng Ya sedikit canggung melihat sikap dingin Bai Qing ia menjadi sedikit takut.
"makan jangan bicara setelah selesai lakukan apa yang kalian inginkan di luar"jelas Bai Qing tanpa sebarang bantahan dari keduanya, masing-masing takut jika tersilap bicara sikap Bai Qing akan semakin dingin pada mereka.
Jadi dengan patuh mereka langsung menyantap hidangan itu dengan penuh kepatuhan tanpa mengeluarkan sebarang bunyi kunyahan hanya detingan sumpit yang terlihat.
'setelah ini aku harus lebih berhati-hati,tidak bisa melakukan sesuatu yang bisa bikin QingEr marah..ini sangat mengerikan daripada memakan daging mentah 'batin Cheng Lei memakan makanan yang dihidangkan Bai Qing
'QingQing sangat menyeramkan saat marah'batin Cheng Ya tidak berani buka suara walau sedetik pun saat ini takut-takut jika akan membuat Bai Qing lebih marah.
pada mereka hidangan yang dihidangkan Bai Qing sangat enak hanya saja suasana hati mereka jadi sangat rumit saat ini.
Bersambung...
please Like dan komentar Author ya Tunggu di next chapter ya guys Makasih semua Kerna Like dan komentar Author.. support Author ya..tunggu di next chapter