NovelToon NovelToon
Ayunda Dan Dosen Dingin

Ayunda Dan Dosen Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Identitas Tersembunyi / Diam-Diam Cinta / Cintamanis / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:315.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Gadis Scorpio

Saat semua mahasiswi mencari muka di hadapan Revan, si dosen tampan tapi dingin. Ayunda justru sudah kehilangan mukanya. Setiap kali bertemu Revan, Ayunda selalu dalam masalah yang membuatnya malu di hadapan dosennya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gadis Scorpio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Ayunda menghala napas lega setelah sebuah mobil keluar dari gerbang kampus. Sekarang dia bisa tenang duduk di halte menunggu angkutan umum.

Ya, begitulah cara Ayunda untuk menghindar, agar tidak bertemu dengan Pak Revan. Ayunda akan merasa lebih tenang. Setiap kali dia melihat dosennya, Ayunda akan cepat-cepat sembunyi.

Tak terasa beberapa bulan telah terlewat. Hari ini Ayunda terpaksa bertemu dengan Pak Revan untuk meminta tanda tangan persetujuan pada skripsinya.

"Selamat siang pak." ucap Ayunda yang kini sudah berdiri di depan meja kerja Pak Revan.

"Saya ingin minta tanda tangan bapak." Ayunda meletakkan berkas skripsinya di atas meja.

"Saya sedang sibuk sekarang." ucap Revan tanpa melihat ke arah Ayunda.

Dosennya itu sibuk memeriksa tugas mahasiswanya.

"Tidak apa-apa Pak. Saya akan menunggu." ucap Ayunda.

Ayunda sudah menunggu sejak tadi pagi, tapi dosennya itu tidak ada di tempat. Tak apa-apa jika dia harus menunggu sebentar lagi. Asal skripsinya bisa di acc hari ini.

"Silakan tunggu di luar." perintah Revan.

"Baik, Pak." Ayunda mengambil kembali berkas skripsinya kemudian berjalan keluar ruangan.

Ayunda memutuskan untuk menunggu di depan ruangan dosen. Ayunda duduk di kursi taman yang ada di sana.

Setengah jam kemudian, Ayunda ingin menemui Pak Revan lagi. Tapi dosennya itu malah akan pergi. Ayunda yang tidak ingin kehilangan kesempatan untuk mendapatkan tanda tangan dosen pembimbingnya pun langsung mengejar Pak Revan.

"Siang Pak. Boleh saya minta tanda tangan bapak sekarang?" tanya Ayunda sambil berjalan mengikuti langkah Pak Revan.

"Ikut saya." ucap Revan tanpa menghentikan langkanya.

Ayunda mengikuti Pak Revan sampai ke mobil. Dia tidak peduli lagi jika ada yang melihat. Karena Ayunda hanya ingin mendapatkan tanda tangan dosennya itu. Bukan karena hal lainnya.

"Masuk." perintah Revan.

Ayunda pun menurut dan ikut masuk ke dalam mobil.

Begitu masuk ke dalam mobil, Revan langsung mengulurkan tangan, meminta skripsi Ayunda.

"Ini Pak." Ayunda menyerahkan skripsinya.

Revan kemudian membuka tiap lembar untuk memeriksanya. Hanya sepuluh menit waktu yang dia butuhkan untuk memeriksa seratus dua puluh halaman. Tidak ada yang butuh di revisi lagi.

Ayunda tersenyum melihat Pak Revan akhirnya meng-acc skripsinya. Dengan begitu besok dia sudah bisa mendaftar untuk mengikuti sidang skripsi.

"Terima kasih pak." ucap Ayunda dengan perasaan senang setelah skripsinya di acc.

Ayunda ingin keluar dari mobil karena urusannya sudah selesai, tapi pintu mobil malah tidak bisa di buka. Beberapa kali Ayunda mencoba membukanya, tapi tetap saja tidak bisa.

"Pak, pintunya terkunci." kata Ayunda memberi tahu Revan.

Mungkin dosennya itu tidak sengaja menekan tombol kunci otomatis. Padahal Revan memang sengaja menguncinya, agar Ayunda tidak pergi.

Revan tidak menanggapi ucap Ayunda, tapi pria itu malah menjalankan mobilnya.

"Pak, berhenti. Saya mau turun." kata Ayunda.

Tak ada alasan lagi untuk Ayunda bersama dosennya itu. Urusannya sudah selesai.

"Kamu mau ke Velvet Hotel kan?" tanya Revan yang mengetahui kegiatan Ayunda setiap harinya.

"Tidak, pak." jawab Ayunda singkat.

Sekarang Ayunda mulai kesal dengan kelakuan dosennya. Tapi sikap Revan justru mulai hangat kepada Ayunda.

"Kenapa?" tanya Revan.

"Hari ini saya libur." jawab Ayunda yang masih kesal.

Jatah libur karyawan Velvet hotel setiap sepuluh hari sekali secara bergantian. Dan hari ini adalah hari libur untuk Ayunda.

"Jadi kamu mau langsung pulang?" tanya Revan lagi yang memang ingin mengantarkan Ayunda.

"Tidak."

"Lalu kamu mau ke mana?" tanya Revan lagi.

1
ummu sulaim
lanjut thor💪
Maseni Maseni
wah perempuan ga tau malu itu dwi
dosen kok modelan gitu yah
kayaknya bakal diberhentikan dgn tdk hormat tuh dosen
ayunda harus jadi perempuan yg smart dan kuat mental
lanjut kak
Maseni Maseni
ayo ayunda selamatkan suamimu dari ulet bulu
lanjut kak
Maseni Maseni
akhirnya gooool
lanjut kak
Rian Moontero
mampiirr😍👍👍
Maseni Maseni
wkwkwk akhirnya konangan den,
semoga riska tdk salah paham
lanjut kak,
Maseni Maseni
saling cinta tapi tdk mau saling mengakui
Nayaka Utari Famuji
bagus
Maseni Maseni
menunggu upnya lama banget kak
Maseni Maseni
semoga setelah kejadian ini, ayunda dan revan makin mesra dan punya anak
lanjut kak😍
Maseni Maseni
ceritanya tetap bagus walau sudah lama banget baru update, makasih thor😍
Eroh Geulis
terimakasih author sudah update,semangat terus author updatenya.💪 klo bisa jangan lama lama updatenya🙏🙏
Manda Eme
yg dtunggu2 skian purnama, sampe lupa alurnya.. 😍
octa viani: aduh mana iya lagi
total 1 replies
Sekar Anggraini Indrawati
wah tidurx masih dilanjutin nih
Lastri Asiqoo
lanjut tor
Lastri Asiqoo
lanjut lagi dong
Lastri Asiqoo
lanjut dong
Lastri Asiqoo
lanjut lagi dong
Lastri Asiqoo
lanjut bagus
mfi Pebrian: Hay kak,mampir yuk di novel aku judul nya "dialah sang pewaris"di tunggu yah kak
total 1 replies
Eroh Geulis
lanjut Thor klo bisa up nya jangan lama lama👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!