Persahabatan antara laki-laki dan perempuan apakah benar-benar murni? ataukan sebenarnya salah satu atau bahkan keduanya saling menyembunyikan perasaan satu sama lain untuk sebuah ikatan yang dinamakan Persahabatan. Sandra Dinata seorang dokter yang memiliki sahabat yang sangat ia cintai dan sayangi siapa lagi kalau bukan Dave Samudra. Persahabatan mereka terjalin sejak TK, dan bahkan hingga bekerja pun mereka bekerja ditempat yang sama. Dave selalu ada untuk Sandra begitupun sebaliknya. Hingga suatu ketika mereka mereka dihadapkan pada suatu keadaan yang membuat persahatan mereka menjadi renggang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Namuseo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23. Memastikan
Friska yang melihat Bryan emosi pun mencoba untuk menenangkannya.
"Bryan."Ucap Friska
"Tante, saya tau saya bersalah pada Dave dan memang apa yang tante katakan tentang saya tadi memang benar adanya. Tapi disini saya sudah menyelesaikan permasalahan saya dengan Dave secara baik-baik. Saya disini hanya untuk memperjuangkan cinta saya pada anak tante yang sudah kami jalin sejak kami SMA tante." Ucap Friska
"Dan jika tante khawatir saya akan selingkuh dari Bryan, saya pastikan itu tidak akan pernah terjadi, karena saya sangat mencintai anak tante dan kali ini saya akan memperjuangkan cinta kami tante."Ucap Friska kembali untuk meyakinkan Mami Brenda
"Saya hanya ingin memastikan kalau kamu tidak akan menyakiti anak saya satu-satunya ini."Ucap Mami Brenda
"Mami..bukankah kemarin mami bilang sama Bryan kalau mami sudah merestui hubungan Bryan dengan Friska ketika hubungan Friska dan Dave sudah berakhir. Tapi kenapa sekarang mami seolah-olah menentang hubungan kami?"tanya Bryan
"Meskipun mami bilang seperti itu kemarin bukan berarti mami tidak boleh mempertanyakan hal tersebut pada Friska bukan?apa salah jika mami ingin memastikan bahwa perempuan yang kamu cintai itu tepat untuk kamu nikahi." Ucap Mami Brenda
"Tante tidak salah kok, saya tau kekhawatiran tante seperti ini. Tapi tante saya berjanji dan saya pastikan bahwa saya tidak akan menghianati cinta Bryan." Ucap Friska dengan memegang tangan Bryan
"Baiklah saya pegang janji kamu."Ucap Mami Brenda
Akhirnya setelah acara makan malam selesai, Bryan mengantar Friska pulang kerumahnya. Selama perjalanan Friska hanya diam dan hanya memandang keluar jendela.
"Maaf ya acara makan malam nya jadi seperti ini."Ucap Bryan
"Kenapa mesti minta maaf, kan tadi sudah dijelaskan kalau mami kamu hanya ingin memastikan kalau aku adalah perempuan yang tepat buat kamu."Ucap Friska
"Tapi tidak seharusnya mami berkata seperti itu."Ucap Bryan yang merasa bersalah lada kekasihnya tersebut
"Bukankah kita sudah berjanji untuk melewati segala rintangan di depan kita, mungkin ini ujian untuk hubungan kita."Ucap Friska yang mencoba menenangkan Bryan
Bryan pun menghadap ke arah Friska dan tersenyum kepadanya mendengar apa yang baru saja Friska ucapkan.
Bryan semakin yakin bahwa Friska adalah perempuan yang tepat untuk dirinya.
Sedangkan ditempat lain ,ada Mami Brenda yang kini berada di dalam kamarnya pun teringat akan kenangan masa lalu yang mana membuat dirinya tidak menyukai hubungan anaknya dengan Friska, meskipun dia tau kalau anaknya dan Friska saling mencintai bahkan sejak mereka ada dibangku SMA.
Friska adalah anak dari wanita yang dulu pernah menjadi selingkuhan dari mantan pacar Mami Brenda sebelum akhirnya Mami Brenda menerima untuk dijodohkan dengan papinya Bryan.
Meskipun pada akhirnya wanita itu tidak menikah dengan mantan pacar Mami Brenda tapi tetap saja ada dendam di dalam diri Mami Brenda jika mengenang masa lalu itu. Apalagi laki-laki itu adalah cinta pertama dan terakhir Mami Brenda, karena meskipun Mami Brenda menikah dengan papi Bryan dia tidak mencintai papi Bryan, dan hubungan pernikahan mereka tidak lebih dari hubungan bisnis saja hingga papi Bryan meninggal dunia.
"Meskipun sudah lama, tapi kenangan pahit itu masih saja terasa menyakitkan untuk ku. Kenapa kalian harus berselingkuh dibelakang ku?" Mami Brenda yang bermonolog sambil membuka album kenangan masa sekolahnya dulu.