NovelToon NovelToon
Gadis Cantik Vs Tentara Tampan

Gadis Cantik Vs Tentara Tampan

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Nikahmuda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:42.9k
Nilai: 5
Nama Author: Cut Syifa R

Kehidupan perdesaan yang asri dan sejuk jauh dari perkotaan, di sanalah Kanaya Salsabila hidup bersama dengan kedua orang tuanya yang merupakan seorang kepala desa dan termasuk orang terpandang.

Kanaya hidup serba berkecukupan walaupun hanya di desa, dia juga gadis yang begitu anggun dan cantik. Polesan wajah yang masih natural membuatnya terlihat semakin cantik.

Kehidupan sederhananya berubah ketika dia di pertemukan dengan seorang tentara yang berhasil membuatnya tertarik untuk menjalin asmara.


Akankah hubungan mereka berlangsung hingga ke jenjang yangebih serius??



Happy reading 🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cut Syifa R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

UKS.

Vincent memasuki ruangan kelas dengan senyum yang tak biasa, mereka semua menjadi bingung melihat ekspresi dosen killer nya di pagi ini. Karena selama mengejar belum pernah mereka melihat wajah Vincent secerah ini, mereka juga bersyukur mungkin dosen mereka sedang bahagia.

"Hush merasa ada yang aneh gak."

"Iya tau, baru dapat pacar kali dia."

"Bisa jadi sih hihihi."

"Udah diam ntar dia dengar malah kembali ngamuk lagi."

Banyak bisikan bisikan dari anak didiknya yang sedang membicarakan nya. Vincent kembali mengabsen namun wujud Kanaya masih belum terlihat, semangatnya perlahan memudar.

"Apa maha siswi baru itu libur hari ini."

"Tidak pak katanya terjebak macet." Ujar loli.

Tok tok tok. . .

"Masuk." Vincent sudah menduga jika yang datang adalah orang yang dia tunggu.

"Maaf pak tadi jalanan macet jadinya saya terlambat." Ucapnya dengan sopan.

Vincent mengangguk dan mempersilakannya untuk duduk karena dia akan memulai materi hari ini. Kelas berlangsung beberapa menit sampai waktunya istirahat dan Vincent menyudahi kelasnya.

Kanaya bernafas lega karena Vincent tidak memarahinya, semalam tidurnya benar-benar tidak enak. Karena perasaan marah masih menyelimutinya Kanaya juga bergadang untuk mengerjakan beberapa tugas dari guru bimblenya.

Ingin sekali kembali memejamkan mata dan menikmati mimpinya, tapi apa lah daya sekarang dia harus kembali mendengarkan penjelasan dari dosen pengganti.

"Nay mata mu kenapa." Clara kaget melihat mata Kanaya.

"Aku ngantuk clar belum cukup tidur semalam."

"Ke UKS aja yuk ntar kenapa Napa lagi." Kanaya menggeleng dengan lemah.

"Aduh perasaan aku kok gak enak ya nay, bentar aku panggilin loli dulu."

Clara melempari loli dengan kertas agar tidak ketahuan dosen, mereka pun meminta izin untuk membawa Kanaya ke UKS. Kanaya benar-benar drop dan tidak banyak bicara karena tubuhnya sangatlah lemah.

Sesampainya di UKS Kanaya mulai berbaring dan mengistirahatkan tubuhnya sejenak, rasanya begitu tenang saat mata mulai di pejamkan. Loli kembali ke kelas dan tinggallah Clara yang menemani Kanaya di ruang UKS.

Dia hanya melihat sahabatnya dengan penuh tanda tanya, walaupun ingin sekali bertanya namun dia mengurungkan niatnya karena tidak mungkin bertanya di saat seperti ini. Ponsel Kanaya berdering membuat Clara penasaran untuk melihat siapa yang menelpon.

Ternyata di sana tertera nama "My soldier" Terjawab sudah pertanyaannya yang beberapa hari lalu. Ternyata Kanaya memiliki pacar yang merupakan seorang abdi negara Clara kaget bukan main apalagi pacarnya sangatlah tampan.

"Angkat gak ya." Gumamnya dengan ragu.

Tut. . .

📞"Ha. . halo."

Di seberang sana Glen kebingungan mendengar suara yang menjawab telponnya.

📞"Maaf apa kanaya sedang bersamamu."

📞"Em iya kak kami sedang di UKS." Glen mulai tak tenang dan segera memutuskan sambungan telponnya.

Tuttttt. . . . .

Tanpa menunggu dia pun langsung meluncur ke kampus gadisnya dan langsung menuju UKS, Clara tercengang melihat glen yang langsung meluncur kesana secepat kilat. Clara pun memilih untuk menunggu di luar dari pada menjadi nyamuk di sana.

"Sayang apa kamu sakit." Glen mengelusi kening Kanaya dengan lembut.

Namun Kanaya tidak merespon karena mata masih terpejam dan tidurnya begitu nyaman, Glen semakin khawatir. Clara masuk dan memberitahu Glen jika ada Vincent yang ingin menjenguk Kanaya.

"Emm kak maaf ada dosen yang ingin menjenguk Naya." ujarnya dengan ragu.

Glen hanya mengangguk tanpa menoleh, dirinya hanya fokus menatap gadisnya tanpa memperdulikan keadaan sekitar.

Vincent mendekat pada sisi ranjang dan kemudian duduk bersebelahan dengan Glen, Dia juga begitu heran melihat perlakuan Glen pada Kanaya karena setaunya mereka adalah saudara.

"Maaf saya dosennya Kanaya, apa anda merupakan saudaranya." Glen menggeleng tanpa menatap ke arah Vincent.

Lagi lagi Vincent hanya bisa menduga, akhirnya Kanaya terbangun dari tidurnya dan tenaganya kembali seperti semula. Kini badannya terasa lebih enakan dari pada tadi pagi, namun kehadiran kedua laki-laki di depannya membuat Kanaya semakin bingung dan kesal.

"Sayang kamu sudah sadar." Kanaya mengerutkan keningnya.

"Memangnya aku kenapa."

"Kamu habis pingsan kata teman kamu, gimana keadaan kamu sekarang udah enakan apa masih pusing." Pertanyaan Glen membuat Kanaya tertawa, Vincent juga sama bingungnya.

"Hahaha apaan sih kamu aku cuma kurang tidur kak, semalam aku bergadang karena ngerjain tugas." Vincent dan glen sama sama tercengang.

"Maaf pak bukannya ingin menipu tapi saya benar-benar gak kuat tadi." Glen menoleh ke arah Vincent dan menatap tak suka.

"Masih ada kelas apa ikut aku pulang."

"Masih ada kelas Sampe jam tiga sore kak, sebaiknya kakak pulang aja kan lagi tugas." Glen menggeleng dan bertanya pada Kanaya melalui ekor matanya.

Kanaya berusaha untuk menahan tawa melihat Glen yang mencemburui dosennya, terlihat jelas jika glen tidak menyukai Vincent. Clara dan loli ikut masuk untuk melihat keadaan sahabat nya namun mereka sedikit ragu untuk melangkah karena melihat ada dosennya di sana.

"Hei masuk aja gak papa." Loli dan Clara merasa aman karena Kanaya memanggilnya.

"Kalau begitu saya permisi dulu." Kanaya mengangguk begitupun dengan Glen.

"Gimana keadaan kamu Naya kita khawatir tau."

"Aku hanya kecapean dan mengantuk." Jawabnya tanpa memikirkan ekspresi kedua temannya.

"Ih dasar kita pikir ada yang serius tadi."

Kini mereka bertiga duduk di taman kampus untuk menghirup udara segar, Kanaya juga merasa aman karena Glen tidak mengikutinya lagi. Dalam hati dia juga merasa syukur karena Glen begitu sangat mencintainya.

"Ekhem akhirnya ketemu di sini." Kanaya mengabaikan kehadiran Jesika dan kawannya karena sudah bisa di tebak jika mereka hanya ingin mencari musuh.

"Kamaren Chris sekarang kak Glen dasar perempuan gak tau malu." Kanaya kaget mendengar Jesika yang mengetahui nama kekasihnya.

"Apa ada masalahnya dengan kalian."

"Jelas ada dong karena kak Glen pacarnya kakak aku, dan Chris pacar aku. Dasar murahan mau aja di dekati sembarang laki laki." Kanaya tidak ingin perduli.

"Kenapa cuma diam dasar gak berguna, kelihatannya polos ternyata seorang jalang." Kanaya mulai terpancing mendengar kata-kata yang keluar dari mulutnya Jesika.

"Apa kamu dan Octavia saudaraan."

"Iya kenapa."

"Oh pantes mulutnya sama sama kotor, kalau kurang kerjaan mendingan bantuin kang sapu gih."

"Kurang ajar dasar gadis desa jauh jauh dari desa malah melacur kesininya." Tanpa menunggu kata yang lebih menyakitkan Kanaya menampar Jesika tanpa jeda.

Dirinya paling tidak suka jika di hina dan di tindas dia hanya akan menghargai bila orang tersebut juga menghargai nya.

"Aw pipiku sakit."

"Ku ingatkan ya jangan pernah mencari masalah denganku atau kamu akan menerima yang lebih dari ini." Kanaya mengajak kedua temannya untuk meninggalkan taman.

Rasanya dia ingin pindah kampus untuk merasakan ketenangan, berada di sini membuatnya terganggu dan tidak nyaman. Tapi rasanya tidak mungkin karena kanaya tidak ingin membebankan kedua orang tuanya.

1
Blueberry Solenne
Padahal di taksir cowok, dia malah pusing, ah gak peka ni😁
Blueberry Solenne
bisa2 di tikung temen ya wo.. m
Blueberry Solenne
setampan apa sih si Glen, jadi penasaran. apa sesuai cover kek song joongkinya? hahahah
Blueberry Solenne
Ih keren dong kalau warganya kompak
Blueberry Solenne
Jangan ampe berantem ni kalian bersua, mana suka sama cewek yang sama lagi
Blueberry Solenne
Gak apa2 si lihatin, yang penting cowoknya cakep Nay...
mama Al
cantik tapi ga mahal percuma
mama Al
Pinter Kanaya
mama Al
aduuhhh
Xia
duh... kayaknya bakal susah di restuin nih
Xia
ke-kenapa gak ngawasin langsung dari desa sih? baru lihat tuh CCTV sekrang!
Xia
Huh😒 Jesika kamu bodoh banget! mau aja jadi pemuas nih cowok!
Xia
ih katanya mapan, kok gak mampu nyewa hotel! 😒
Xia
ih najisnyo kakak adik ini😒
mochachino
🙄kan takut nya pada punya pasangan masing-masing ikh
mochachino
🙄kenapa di jodohkan
⧗⃟☕︎⃝❥Lou Yi
Untung lu tentara yak.. jadi punya alasan buat silaturahmi ke rumah pak desa🤣
⧗⃟☕︎⃝❥Lou Yi
Namanya kek penyanyi gak sih🤭
Cut syifa: banyak yang bilang 🤣🤣
total 1 replies
🦋Rosseroo🦋
mama Crish, dihh pen tek cubit boleh?
🦋Rosseroo🦋
Dihh, kok aku sebel sama temen mu ya pak. Emang dia presiden ya, sampe susah nolaknya 😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!