NovelToon NovelToon
Perjodohan Berkedok Taruhan

Perjodohan Berkedok Taruhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / Romansa
Popularitas:271k
Nilai: 5
Nama Author: Na_Les

Kakek Abraham mempunyai cara licik untuk menjodohkan cucu ketiganya sekaligus cucu perempuan satu-satunya, Zemira Pieters.

Ia pura-pura mengajak Zemira taruhan. Taruhannya adalah jika Zemi bisa hidup tanpa fasilitas dari Kakek Abraham selama setahun, maka Kakek Abraham tidak akan lagi memaksa Zemi untuk menikah. Tapi jika Zemi tidak bisa, maka Zemi harus menikah dengan laki-laki pilihan Kakek Abraham.

Padahal tujuan sebenarnya Kakek Abraham membuat taruhan adalah untuk mendekatkan Zemi dengan laki-laki pilihan Kakek Abraham.

Tapi ternyata laki-laki yang ingin Kakek Abraham adalah laki-laki yang pernah menolak Zemi waktu SMA.

Akankah rencana Kakek Abraham berhasil?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_Les, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takut Dimukbang

Kini Zemi dan Ravin sudah berada di dalam unit apartemen Ravin.

"Itu toiletnya." ucap Ravin sambil menunjuk toilet untuk tamu.

"Oh..." Zemi hanya ber oh ria.

"Oh? Katanya mau buang air kecil?" tanya Ravin.

"Ah... itu, tiba-tiba saja aku sudah tidak ingin buang air kecil lagi." jawab Zemi.

Ravin tersenyum tipis sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Ya sudah tunggu disini, aku mandi dulu kalau begitu." ucap Ravin.

"Jangan lama-lama." balas Zemi.

"Hemh." balas Ravin.

"Kalau haus atau lapar, ambil saja sendiri di kulkas, oke." kata Ravin lagi dan dijawab dengan anggukkan kepala oleh Zemi.

Ravin pun masuk ke dalam kamar untuk mandi. Sedangkan Zemi, selagi menunggu Ravin selesai mandi, Zemi berkeliling melihat isi apartemen Ravin.

Hingga akhirnya Zemi melihat ada beberapa foto yang berada diruang kerja Ravin, foto Ravin bersama kedua orangtuanya. Dimana Ayah dan Ibu Ravin, terlihat memakai jas dokter.

"Oh iya aku baru ingat kalau orangtuanya Ravin adalah dokter. Bukannya dulu Ravin juga bercita-cita ingin menjadi dokter seperti orangtuanya yah? Tapi kenapa sekarang malah menjadi seorang game desainer?" gumam Zemi.

Lama Zemi berpikir untuk mencari tahu sendiri jawabannya, tapi sayangnya dia tak kunjung menemukan jawaban kenapa Ravin sampai pindah haluan.

"Ah sudah lah untuk apa aku memikirkan itu. Toh itu semua pilihan Ravin." gumam Zemi lagi.

Zemi pun kembali ke ruang tengah dan barulah dia duduk manis di sana.

Sambil menunggu Ravin, Zemi pun memilih untuk bermain game.

Baru saja kunci layar terbuka, Zemi melihat ada pesan masuk dari kakek-nya.

[Kakek] : Ingat, jam tujuh malam ini! Lewat dari jam tujuh kalian tidak datang, jangan harap kamu bisa bersama pria itu!

Itulah isi pesan Tuan Abraham pada Zemi.

"Cih." decih Zemi sambil menaikkan sudut bibirnya.

"Zem..." panggil Ravin dari kamarnya.

"Apa?" tanya Zemi.

"Sini dulu, aku butuh bantuan mu." jawab Ravin.

Zemi pun berdiri dari duduknya lalu berjalan menuju kamar Ravin.

"Ada apa?" tanya Zemi pada Ravin yang sudah berdiri didepan pintu kamar.

"Bantu aku memilih pakaian, aku bingung harus berpakaian apa." jawab Ravin lalu masuk lagi ke dalam kamar dan mau tidak mau Zemi mengikuti Ravin dari belakang.

Sesampainya di ruang ganti, Ravin pun membuka pintu lemari yang berisi pakaian-pakaian formalnya.

"Apa setelah jas yang ini bagus?" tanya Ravin sambil mengambil setelan jas berwana biru dongker dan kemeja berwarna putih.

Zemi menggelengkan kepalanya.

Ravin pun memasukkan kembali setelan jas dan kemeja yang ia ambil lalu mengambil setelan jas berwarna putih dengan dalaman kemeja berwarna hitam.

"Kalau ini bagaimana?" tanya Ravin.

Zemi kembali menggelengkan kepalanya.

"Lalu aku harus berpakaian apa?" tanya Ravin.

"Ini kan bukan acara formal, jadi pakai saja pakaian semi formal." jawab Zemi.

"Tidak pa-pa begitu? Aku takut nanti kedua kakak mu menilai aku tidak menghargai mereka." tanya Ravin.

"Tidak pa-pa. Aku yakin kedua kakak ku pasti berpakaian semi formal juga. Apalagi kakak kedua ku ku, paling-paling juga dia cuma pakai celana pendek dan kemeja." jawab Zemi lalu mencari pakaian yang cocok untuk Ravin pakai.

Setelan jas semi formal berwarna biru muda dengan dalaman kaos berwarna putih itu pun menjadi pilihan Zemi untuk Ravin pakai.

"Nah pakai ini saja." ucap Zemi sambil memberikan jas semi formal dan kaos pada Ravin.

"Yakin aku pakai ini saja?" tanya Ravin.

"Iya, sudah cepat pakai! Kita harus sampai tepat jam tujuh kalau tidak, sudah pasti kamu didiskualifikasi oleh Kakek." jawab Zemi lalu hendak berlalu dari hadapan Ravin.

"Tunggu." Ravin langsung menahan tangan Zemi.

"Apa?" tanya Zemi.

"Kamu tidak mau membantu ku memakai baju?" Goda Ravin sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Zemi.

Zemi menelan salivanya susah payah, jantungnya juga berdebar kencang. Zemi sangat gugup sekarang.

"Aduh... aku ingin buang air kecil." ucap Zemi sambil mendorong tubuh Ravin lalu berlari keluar dari ruang ganti meninggalkan Ravin.

Melihat Zemi lari kocar-kacir, Ravin terkekeh kecil.

"Zemi... Zemi, kamu menggemaskan sekali." Lirih Ravin, ia senang karena berhasil menggoda Zemi.

Sedangkan Zemi, setelah berhasil keluar dari kamar Ravin, Zemi langsung masuk ke toilet khusus tamu.

Didalam toilet, barulah Zemi bernafas lega.

"Hampir saja. Kalau saja iman ku tidak kuat, habis lah bibir ku kena mukbang Ravin lagi. Bisa lecet nanti bibir ku kalau terus-terusan Ravin mukbang." monolog Zemi sambil melihat pantulan wajahnya di cermin.

💋💋💋

Bersambung...

1
lindsey
lanjutin dong
Indaharoen
ya ampuun thorr....aku sampai ketawa ngakak...zemi kentuut
Febriana Merryanti
wkwkwwkkkkkkk
lindsey
ini kenapa ga dilanjutin thor?
Musniwati Elikibasmahulette
dasar bejat ,lelaki iblis 😡
Musniwati Elikibasmahulette
si ravin , bar bar seperti kakek juga ya
😂😅
Musniwati Elikibasmahulette
🤣😅😅😅🤣🤣
lucu bangat thoor
Musniwati Elikibasmahulette
kamu terlalu lambat dan egois ,ravin
Musniwati Elikibasmahulette
tapi ,ada jodohku 😂😂😂😂😂
Musniwati Elikibasmahulette
lucu ya
menarik sekali karya mu ini
aku sangat suka
Ida Rosidah
ini lagi kemana ngga up", ??
lindsey
lanjut dong!!! kok mandek gini ceritanya
Trisni
lanjut kk aku tunggu
Dina Sutarlim
bagus
fian widy
👍🏻
Retno
hahahaaaa... Raviiiin... kamu jadi keringetan lg tuch,, jd bau lg kan gara" latihan push up
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
gercep ya semua
Ida Rosidah
up lagi dong?
Lyn
terniat banget Revin Ama Zemi sumpah sihh pasangan terabsurd, parahhhh bikin gregett.
Lyn
sabar yh Kakek, dpt cucu mantu yg sama aja kelakuannya bikin nda tenang hidupmu. wkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!