NovelToon NovelToon
Suamiku Raja Tega

Suamiku Raja Tega

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:107.7k
Nilai: 5
Nama Author: rini sya

Dini tidak menyangka bahwa pria yang menikahinya ternyata adalah seorang bajingan.

Di awal pernikahan, Robin begitu lembut dan perhatian. Pria itu selalu bersikap manis dan memanjakannya. Namun, sikap itu berubah ketika usaha catering mereka bangkrut.

Robin selalu menyalahkan Dini atas kondisi itu. Padahal, kondisi itu terjadi karena diam-diam Robin sering mencuri uang modal usaha, menggadaikan aset sang istri, mencuri barang-barang mahal sang istri, untuk kepentingannya sendiri. Ya, Robin sangat hobi bermain judi, mabok-mabokkan dan main perempuan.

Bukan hanya itu, demi menuntaskan hasratnya, Robin juga menjadikan sang istri sebagai jaminan atas hutang-hutangnya di meja judi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga Juga Palsu

"Terima kasih infonya, Bu Lurah Sekali lagi kami minta maaf sudah menganggu," ucap Lita.

"Ndak pa-pa Kak, selagi saya bisa membantu, kenapa nggak. Silakan tanya apa yang hendak kalian tahu. Asalkan saya tau saya pasti bantu," jawab Bu Lurah lagi.

Lita dan Tanjung tersenyum. Lalu di detik berikutnya, Tanjung teringat dengan foto-foto pernikahan Dini dan Robin.

"Ta, kamu bawa nggak foto-foto kawinan mereka. Sekalian tanyain, itu bener keluarga tu pria apa bukan?" ucap Tanjung mengingatkan.

"Oiya, hampir lupa, Jung. Sebentar!" ucap Lita sembari mencari foto yang ia ambil dari album kenangan milik Dini.

"Mohon maaf, Bu Lurah, satu pertanyaan lagi. Apakah benar ini keluarga dari pria yang sedang kami cari?" tanya Lita seraya menyerahkan satu lembar foto pada Bu Lurah.

Bu Lurah kembali menerima barang dari Dini. Lalu memerhatikan sekilas. Lagi-lagi ia tersenyum. Setelah itu ia pun menjawab pertanyaan Lita.

"Bukan, ini bukan keluarga pria yang kalian cari. Pria tersebut sudah di coret dari Kartu keluarganya. Bahkan sudah dianggap mati. Kalo kalian mau tahu keluarga aslinya, mari saya antar. Tapi kalo yang ini bukan. Ini bukan keluarga asli pria itu."

Lita dan Tanjung kembali shock. Nyatanya mereka bukan hanya ditipu soal uang, tapi juga Identitas. Identitas diri, baik itu identitas diri sendiri maupun keluarga. Hufff... ternyata kelicikan Robin memang tidak bisa diremehkan.

Nyatanya, apa yang dilakukan seorang Robin sudah teroganisir serapi mungkin. Baik dari segi identitas, keluarga bahkan pekerjaan. Semuanya rapi tanpa ada seorang pun yang curiga. Salahnya, hanya Dini yang kelewat lugu dan percaya. Itu saja.

"Gimana? Kalian mau ketemu sama keluarga aslinya?" tanya Bu Lurah memastikan.

"Tidak, Bu. Sebaiknya tidak usah. Kami tidak ingin melibatkan keluarga aslinya yang tidak tahu menahu itu. Kasihan mereka. Insya Allah, dengan jawaban yang ibu Lurah berikan pada kami, itu sudah cukup membantu kami untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. Sekali lagi, kami ucapkan banyak terima kasih," jawab Lita.

"Baik, jika kalian rasa info dari saya cukup. Kalo masih ada yang mau ditanyakan ya monggo, saya tidak keberatan kok."

"Tidak, Bu.. kami rasa cukup. Terima kasih atas waktunya. Sekali lagi kami minta maaf karena sudah menganggu," ucap Lita seraya mengulurkan tangan untuk berpamitan.

"Ndak apa, maaf ini dianggurin. Habis mau dibuatkan minum katanya ndak usah."

"Iya, Bu... kami diterima dan dikasih info saja sudah cukup. Makasih banyak ya, Bu!"

"Iya sama-sama." Bu Lurah tersenyum lalu menyambut uluran tangan Lita dan Tanjung. Kemudian mereka pun mengakhiri obrolan. Lita dan Tanjung langsung berpamitan dan melangkah pergi meninggalkan kediaman Bu Lurah.

***

Di dalam mobil menuju pulang...

Lita diam. Gadis ini tak tahu harus berbuat apa. Kenyataan yang ia dapat barusan, rasanya telah mencabik-cabik harga dirinya.

"Ta, kamu oke?" tanya Tanjung.

"Entahlah, Jung! Rasanya ingin sekali aku racun laki model begitu. Sumpah!" jawab Lita emosi. Sangat-sangat emosi.

"Aku tau kamu pasti marah. Tapi ingat, nggak semua pria seperti itu. Contohnya aku. Aku baik, ganteng, manis, keluarga juga jelas, kamu kenal semua. KTP asli, sayangnya kamu nggak tertarik sama aku," canda Tanjung. Berharap Lita melupakan sedikit rasa kesalnya pada pria penipu itu.

"Tanjung diam ahhh... Aku tu lagi kesel tahu. Pengen banget aku remas muka tu lakik. Kalo perlu ku masukkin karung, ku hajar laku ku lempar ke kandang buaya. Biar tau rasa," ucap Lita menggebu penuh emosi.

"Kejam amat, Ta. Ngeri juga ya kalo cewek marah. Eh, tapi, Ta... kalo model laki begitu, mungkinkah buaya masih mau?" canda Tanjung lagi.

Lita yang tak fokus, tentu saja menganggap ucapan itu serius.

"Iya juga ya, mana mungkin buaya mau daging penipu. Buaya kan pemilih," jawab Lita lugu.

Spontan Tanjung pun tertawa. Dari mana Lita tau kalau buaya adalah pemilih. Bukankah buaya hewan buas. Mana bisa pilih-pilih makan.

Lita, Lita... ternyata kalo lagi oleng lucu juga. Batin Tanjung.

***

Di sisi lain, Robin segaja tidak menyerah dengan Takdirnya karena ia ingin mencari Sella terlebih dahulu.

Bukan untuk meminta bantuan pada wanita itu. Tapi lebih dendam yang ia miliki pada wanita itu.

Robin tak terima dengan tipuan yang Sella lakukan padanya selama ini.

Robin menyadari itu ketika Deon menangkap dan menyiksanya. Ternyata saat itu bukan hanya dirinya yang mendapat perlakuan sama. Ada lebih dari tiga orang yang bernasib sama dengannya.

Ditipu oleh Sella. Diperdaya dengan kemolekan tubuhnya. Agar mau berjudi. Lalu jika kalah, ia akan menggiringnya ke tempat Deon. Mendorongnya ke lobang utang. Jika tak mampu membayat, maka akan jadi bulan-bulanan anak buah Deon dan pria itu juga.

Robin mengepal marah. Ia bersumpah tak akan menyerahkan diri pada polisi. Sebelum ia bisa menghabisi Sella sendiri. Dengan tangannya sendiri.

Bersambung...

1
Emily
lagi seru seru nya udah tamat aja...btw samawa dini dan evan
Emily
lagian waktu melamar kan ada perwakilan dari pihak perempuan juga memang gak diperiksa itu mahar palsu atau tidak..kok bisa nikah asal asalan...lagi pula wanita pengusaha catering yg lumayan penghasilan nya malah jatuh cinta sama tukang ojek online yg ternyata penipu melalui biro jodoh pula 😝🤣😝🤣
Emily
dini udah jatuh ketimpa tangga ketimpa balok lagi astagfirullah
Triyono Budi
Karyanya keren thorrr....
Yunerty Blessa
walaupun singkat tapi mantap.. dan terbaiklah cerita nya.....tak bertele-tele..
makasih kak thor dalam penulisan nya dan moga sukses selalu 😘😘
Yunerty Blessa
akhirnya Dini dan Evan hidup bahagia..
makasih kak thor cerita nya mantap 👍😘
Yunerty Blessa
Robin benar² tidak tau jera....moga selepas nih Robin bisa menyesal dengan segala perbuatannya..
Yunerty Blessa
penasaran nih selanjutnya..
Yunerty Blessa
mantap Damian telah diringkus.. tinggal Robin dan Stella..
Yunerty Blessa
kasian baru saja nikah udah rusuh..
moga Evan cepat banteras abangnya..
Yunerty Blessa
terima saja Dini..kan ujung² kau sendiri juga yang bahagia..
Yunerty Blessa
Evan desak terus sama mamanya.. moga berhasil..
Yunerty Blessa
terlalu tinggi sekali angan² mu Robin untuk kau kembali lagi bersama Dini..
Yunerty Blessa
diam² Evan jatuh cinta pada Dini..
Yunerty Blessa
moga sampul itu adalah surat cerai dari Robin
Yunerty Blessa
smoga nih awal dari kebahagiaan mu Dini
Yunerty Blessa
cepat Dini..lari sekuat nya..hindari dari Deon
Yunerty Blessa
kurang ajar punya suami
Yunerty Blessa
Dini jangan mudah terpedaya dengan kqta² suamimu..dia tu dayus.. untuk apa kau pertahanan kan..
Yunerty Blessa
mudahan kalah dengan judi nya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!