NovelToon NovelToon
FRIENDS WITH BENEFITS

FRIENDS WITH BENEFITS

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Chida

Spin off Kawin Lari & Langit Jingga

Kegagalannya dalam menjalin hubungan dengan seorang gadis, membawanya ke dalam keterpurukan yang terasa menyakitkan.

Demi ambisi dan egonya dalam meneruskan perusahaan keluarga yang sedang berkembang pesat, dia menyia-nyiakan cinta seorang gadis yang selama dua tahun selalu menunggunya kembali. Dan pada akhirnya dia benar-benar harus melepaskan cintanya pergi.

Pertemuannya dengan gadis lain yang merupakan anak dari teman bisnis orang tuanya, membawanya kembali terhanyut akan ambisi nya yang sempat tertunda.

Hingga perjanjian itu pun muncul di kepalanya dan di setujui oleh gadis bermata indah itu, demi keuntungan kedua belah pihak.

Akankah perjanjian itu berubah menjadi cerita indah antara mereka berdua? Ikuti kisahnya di karya ke enam Chida.

Enjoy reading 😘

update santai ya, kalo khilaf bisa sampe 1 minggu full up🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pasti Kangen, kan?

Raka terperanjat, terdiam bahkan kata terkejut pun sudah tidak dapat dia rangkai. Kecupan itu begitu cepat, bahkan akhir dari kecupan itu meninggalkan senyum yang terukir.

"Ka, ayo ... katanya mau pulang," ujar Azzura yang memasukkan laptopnya ke dalam tas.

"Eh, iya ... ayo," ujar Raka meraih tas pundaknya.

Menuruni tangga kantor yang mulai sepi, Azzura melangkah perlahan, sedangkan Raka berada di depannya.

"Kamu biasa pulang malam dari sini?" tanya Azzura sambil menuruni anak tangga.

"Iya, tapi biasanya rame sama anak-anak juga."

Sesampainya di depan mobil Azzura, Raka membukakan pintu untuk gadis itu. Azzura masuk, meletakkan tas nya di kursi penumpang.

"Aku pulang ya," ujar Azzura menutup pintu mobilnya.

"Hati-hati, next ketemu lagi," kata Raka lalu tersenyum, membungkukkan sedikit tubuhnya.

"Jadi, lusa nanti kamu ke Bangka?" tanya Azzura dan Raka mengangguk. "Ketemu Jenna dong," ujar Azzura lagi.

Sudut bibir Raka kembali mengembang, lelaki itu mengacak-acak rambut Azzura.

"Hati-hati di jalan ya, kabari kalo udah sampe rumah," ujar Raka lalu berdiri menjauh.

Raka memilih tidak menjawab pertanyaan yang Azzura tanyakan padanya tentang Jenna. Lebih baik tidak menjawab daripada pertanyaan itu akan berubah menjadi keingintahuan yang nanti malah akan menjadi pembahasan yang panjang.

Azzura menekuk wajahnya, menutup kaca jendela mobilnya saat Raka melambaikan tangan padanya, ada rasa kesal saat pertanyaannya tidak di jawab. Azzura membunyikan klakson mobilnya, meninggalkan Raka yang masih mengingat kejadian sesaat di dalam ruang kantornya.

Raka meraba pipi kanannya, sebuah kecupan yang diberikan Azzura padanya. Gadis itu memang tidak pernah dapat di duga, terkadang suasana hatinya sulit di tebak, namun terkadang sifat manjanya selalu membuat hati Raka menjadi tak menentu.

*****

"Ya ampun, anak Ibu ganteng banget," ujar Citra pada Raka. "Serasa Ibu mau lamar anak gadis orang," goda Citra lagi.

"Itu adalah kode, Kak," timpal Wita. "Harusnya emang Kak Raka yang lamaran, ya Bu? tapi sayang udah di duluin orang," ujar Wita cekikikan.

"Raka udah siap nih, jangan sampe Raka nggak jadi pergi cuma gara-gara lamar-lamaran," kata Raka dengan wajah cemberut.

"Ciee ngambek dia, eh tapi Bu kemarin itu Kak Ra—"

Tangan Raka sudah membekap mulut Wita yang tiada henti berceloteh hanya untuk membuat wajah Raka merah padam.

"Ayo ... Ayah udah siap nih, siapa yang mau kita lamar," ujar Pandu menghampiri Raka dan membuat Wita dan Ibu Citra tertawa.

Gedung hotel itu nampak ramai, salah satu anak seorang pejabat sedang mengadakan perhelatan mewah di dalam sana. Jika dulu Raka memilih untuk tinggal di sini, maka Jenna akan tetap bersamanya.

Bertegur sapa, serta ikut dalam sebuah perbincangan dengan beberapa rekan bisnis ayahnya dan bertemu kembali dengan orang tua Jenna membuat Raka mencari-cari sosok yang memang ingin dia lihat.

"Jenna," gumamnya saat melihat wanita itu sedang tertawa lepas dengan tangan Radit melingkar di pinggangnya.

Tawa itu dulu sering sekali dia nikmati, Jenna yang ceria, sifatnya hampir mirip dengan Azzura.

Ah, Zurra ... gadis itu mengirimkan pesan padanya pagi tadi namun belum sempat dia balas.

"Aduh ... sakit." Gadis kecil dengan dress berwarna pink, rambut yang di kuncir itu tak sengaja menabrak kaki Raka.

"Hei ... kamu nggak apa-apa? sakit?" Raka membantu gadis kecil itu berdiri. "Eh, kayaknya Om pernah liat kamu deh ... tapi dimana ya," ujar Raka sambil mengingat ingat. "Mama nya dimana? sini Om liat lutut nya," kata Raka lagi. "Nggak apa-apa, besok sembuh ... mau es krim?"

Gadis kecil itu menatap dengan tatapan lembut lalu mengangguk, mengikuti langkah Raka dengan satu jari yang di genggam oleh Raka.

Lama kelamaan celotehannya mulai terdengar, namanya Chila, gadis kecil yang cantik dan pintar. Raka baru ingat ternyata mereka memang pernah bertemu, Chila anak Radit suami Jenna.

"Mau cari mama?" tanya Raka.

"Iya, nanti kalo Nenna tau aku makan es krim banyak-banyak, Nenna suka marah," ujar Chila.

"Kenapa?"

"Aku suka batuk," jawabnya.

"Oh, sama ... Om juga kalo banyak makan es krim suka batuk," ujar Raka.

"Terus?"

"Dulu suka di marahin juga sama Nenna nya Chila," ujar Raka tersenyum. "Nah itu Nenna," kata Raka saat melihat Jenna berjalan ke arah mereka.

"Nenna ...." Chila berlari menghampiri Jenna.

"Astaga, Chila." Jenna jelas terlihat lega saat gadis kecil berbaju bak princess itu berlari ke arahnya.

"Chila dari mana?" tanya Radit yang ikut berjongkok di sisi Jenna.

"Abis makan es krim sama Om itu," ujarnya menunjuk ke arah Raka.

"Raka."

"Hai, Na," sapa Raka.

Ini perjumpaan mereka untuk sekian kalinya setelah terakhir bertemu di salah satu Mall di Jakarta waktu itu. Mata Jenna terpana, kali ini Raka lebih terlihat terawat, dengan setelan batik dia terlihat sangat gagah.

"Apa kabar?" Raka mengulurkan tangannya pada Radit kemudian Jenna.

"Baik," ujar Radit lalu melirik Jenna yang seperti terpukau dan tersenyum pada Raka.

"Nggak nyangka bisa ketemu lagi," ujar Radit.

"Iya, kebetulan lagi di Bangka, dan ibu aku bilang kalo Akbar menikah, jadi menyempatkan datang."

"Sehat, Na?"

"Hah? sehat ... aku sehat."

"Sedikit pucat," ujar Raka memperhatikan Jenna.

"Oh ... Jenna sedikit panik saat Chila tadi menghilang," jawab Radit.

"Oh iya ... Jenna memang suka seperti itu kalo panik, iya kan Na?"

"Eh ... iya," kata Jenna lalu menoleh pada Radit. "Chila, mau makan apa lagi?" tanya Jenna mengalihkan pembicaraan alih-alih melihat tatapan Radit yang sudah berubah.

"Chila mau ... apa ya? kesana aja Nenna," ujarnya menggandeng tangan Jenna mengarah ke salah satu stand makanan meninggalkan Radit dan Raka.

"Aku permisi dulu, Ka ... biasa nemenin anak istri, kalo gak di awasin nanti hilang kayak tadi," ujar Radit tersenyum tipis.

Raka hanya mengangguk dan memandangi keluarga kecil itu yang semakin jauh dari pandangan matanya. Jenna ... wanita itu bahkan tidak sempat mengucapkan salam perpisahan.

"Kak, jangan di pandangi ... udah istri orang," kata Wita.

"Ngagetin sih," ujar Raka menggelayutkan tangannya di pundak Wita. "Makan, yuk."

"Ceritanya udah move on?"

"Kepo."

"Kak Azzura juga cantik, sama cantiknya kayak Kak Jenna, pepet aja," goda Wita.

"Pepet? dikata angkot apa ...."

"Dih, daripada di embat lagi sama duda, hayo ... apalagi duda nya kayak suami Kak Jenna, Wita aja mau," ujar Wita mengedipkan matanya berkali-kali.

*****

"Sorry, baru bisa telpon," kata Raka pada Azzura sore itu di pinggir pantai yang tidak terlalu jauh dari kotanya.

"Pasti lupa kalo udah ketemu keluarga, apalagi mantan pacar," goda Azzura.

"Video call ya, aku mau tunjukin salah satu pantai Bangka biar kamu jadi pengin kesini."

"Ah curang nih, pasti bikin iri ... pasti bagus kan buat spot foto," ujar Azzura.

Telpon itu Raka ubah pada mode video call, senyum Azzura menghiasi layar ponselnya. Ada desiran di hati Raka ketika wajah itu kembali muncul.

"Kok senyum-senyum," kata Azzura, "pasti kangen kan?" Azzura tertawa.

"Pengen banget di kangenin," kata Raka lalu tertawa.

"Ya nggak apa-apa juga sih kalo kangen ... soalnya aku juga kangen."

Senyum diantara keduanya mewarnai suasana sore itu. Deburan ombak yang saling berkejaran seakan tahu isi hati mereka. Raka menunjukkan indahnya pantai Bangka di waktu sore pada Azzura hingga membuat gadis itu ingin mengunjunginya suatu saat nanti.

enjoy reading 😘

1
Puput Gendis
kisah nami sm kala ada gak author 🥰
Ira Suryadi
Luar Biasa
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Dina Okta
hallo kk cida kk teman nya KK jus kelapa yaaa??? aku pembaca nya karya kk njusss.izin mampir ya di karya kk🙏🙏🙏
Vlink Bataragunadi 👑
woooow kereeeeen asliii/Angry/
Vlink Bataragunadi 👑
hooh ih, ribet deh wanita.... termasuk aku /Facepalm/
snow Dzero
Luar biasa
SariRani
Baguuus ❤️
SariRani
Baguus bangeeet 😭
Kezie fitri
chida kemana ya?

ini udh 2024 lloh hampir 2025, udh lama ga apdate novel baru, semoga KA chida baik2 Ajja ya
May Keisya: dmn Thor yg KBM bkn
total 2 replies
Aisyah Zahra
ganggu aja sih tedy bear /Joyful/
Aisyah Zahra
kasian juga diposisi jenna
Wina Destania
ihh Raka nyebelin kesannya jadi azura yang nyosor
Wina Destania
baca ulang 2024 sangat menghibur untuk aku yang lagi kehilangan baca ini berulang ulang ngerasa benar ada sosok seperti raka
Chida: lelaki redflag banyak kak makanya kudu kita green in🤭
total 1 replies
May Keisya
apakah bima???
mamaqe
keren
Lee Yana Mariyaanie
omooo...genk duda akutt...omooo..kangen dean iiih......
Mega Girl
smua certa y bagus² semua, semangat sellau thor
Mega Girl
maniss bgt cerita² y, semamgat selalu thor
w03lan7ulian
Luar biasa
Kᵝ⃟ᴸ _ᵉᵖʰᶦ
aaaaaa gk nyangka akhirnya aq baca sampai end....
konfliknya ringan tapi sweet 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!