NovelToon NovelToon
MY DREAM

MY DREAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:293k
Nilai: 4.9
Nama Author: Intanazel

(Novel kisah tentang perselingkuhan dan pelakor)

Eva gadis manja dan keras kepala dia sangat dicintai Orang Tuanya, tapi kenyataan pahit harus diterima Eva disaat Orang Tuanya akan bercerai karena Papahnya mencintai Wanita lain.

Untuk membalas rasa sakit hatinya Eva akan menghancurkan kebahagian Papahnya dan Wanita itu. Dengan membuat Rafto menjadi Budak cintanya dia akan melakukan segala cara hanya untuk Eva

Akan kah misi Eva berhasil atau malah terjebak akan permainannya sendiri...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanazel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gosip

Prang...Prang.

Mendengar suara yang begitu berisik, hingga menganggu indra pendengarannya. Rafto pun dengan sangat terpaksa bangkit dari sofa. Padahal ia baru memejamkan matanya jam 3 pagi. Rafto melangkah keluar, ia sangat terkejut melihat sosok Eva yang sudah terbangun dari tidurnya, dan sekarang ia sedang mengacaukan dapur bersih miliknya.

"Apa yang ingin kau lakukan?" tanya Rafto melangkah mendekati Eva.

Tubuh Eva menegang, ia memutar tubuhnya kearah suara itu berasal dan ia lihat Rafto mendekat dengan mata yang menatap dirinya.

Eva hanya tertawa cangung dengan tangan mengaruk kepala yang tak gatal saat Rafto menatapnya.

"Aku sangat lapar, jadi aku ingin memasak." ucap Eva.

"Kenapa tidak pesan makanan?" tanya Rafto dengan mata yang melihat kekacauan didepannya.

"Sangat lama, aku sudah sangat lapar." kata Eva.

"Wow kau sangat hebat Eva, memasak telur dengan minyak sebanyak ini." gerutu Rafto kesal.

Eva tidak tau harus membalas apa ucapan Rafto, ia hanya terseyum dengan gigi yang ia perlihatkan.

"Jika kamu lapar, kenapa tidak membangunkanku?" tanya Rafto menatap Eva.

"Aku ingin, tapi melihat raut wajahmu yang sangat letih, tidak jadi aku membangunkanmu," ujar Eva dengan kepala yang tertunduk dalam.

"Duduklah, aku akan memasak untukmu."

Eva yang mendengar perkataan Rafto, tersenyum senang. Ia segera duduk diam ditempat, dengan mata yang terfokus melihat Rafto yang sedang memasak makanan untuk dirinya. Rafto sangat seksi dengan lengan kemeja yang ia gulung, menambah kesan hot saat ia memasak. Rasanya Eva ingin mengelus pundak dan punggung gagah itu.

"Makanlah," ucap Rafto membuyarkan hayalan absurd Eva.

"Mie dan telur?" tanya Eva melihat panci kecil emas yang didepannya.

"Hanya itu bahan yang ada disini." sahut Rafto.

Eva yang sangat lapar langsung segera memakannya hingga tandas abis. Tanpa minat sekedar basa basi menawarkan makanan kepada Rafto.

"Tumben sekali kamu bangun pagi hari?" tanya Rafto.

"Kemarin aku tidur sangat awal dan aku sangat lapar, jadi aku terbangun." jawabnya.

Rafto bangkit dari kursi mengambil peralatan makan yang Eva gunakan, membawanya ke wastafel lalu membersihkan semua kekacauan yang terjadi didapur akibat ulah Eva. Dengan perut yang sudah terisi penuh, Eva berlalu pergi menuju ruang TV.

Ia memang tak niat membantu Rafto karena takut merusak kuku cantik miliknya. Setelah selesai semua, Rafto menuju ruang yang mana Eva tempati. Rafto duduk disamping Eva, dengan tangan yang menggenggam secangkir kopi panas.

"Kapan kau akan kekantor?" tanya Eva melirik Rafto.

"Sebentar lagi" jawabnya singkat.

"Aku ingin ikut" ucap Eva menarik lengan Rafto

"Aku sedang bekerja, bukan bersenang-senang," kata Rafto lalu menyeruputkan kopinya lagi.

"Pokoknya aku ingin ikut, aku kesepian disini." perintah Eva tak terbantahkan.

"Bermainlah dengan temanmu." kata Rafto.

"Mereka sedang sibuk, aku ikut dengan mu."

Rafto menganggukan kepalanya tanda menyetujui keinginan Eva. Ia terlalu malas berdebat dipagi hari dengan Eva, dan ditambah ia terlalu pusing dengan kerjaan yang menumpuk, akibat Om Reno yang selalu menunda pekerjaannya.

"Bersiaplah jam 9, aku harus segara berangkat." berlalu pergi keruangannya.

Eva melihat jam, ia masih punya waktu untuk bersantai selama 2 jam. Sebelum dirinya bersiap-siap pergi kekantor, lebih tepatnya perusahaan Papahnya. Rafto mengerjakan kembali berkas-berkas yang menumpuk, suara handphoneya berbunyi tertera nama Aunty Martha.

"Hallo, Aunty." ucap Rafto dengan tangan yang masih mengerjakan berkas-berkas.

"Kamu dan Eva, baik-baik saja kan?" tanya Martha disambungan telepon.

"Iya Aunty, kami baik-baik saja"

"Baiklah Aunty tenang mendengar kalian baik-baik saja. Sudah dulu ya, Aunty harus segera bergegas pergi. bye Rafto." tutup Martha disambungan telepon.

Rafto kembali mengerjakan berkas yang tertumpuk. Hingga tak terasa waktu sudah mulai mendekat ke arah jarum jam 9. Rafto bergegas mandi dan berpakaian, seperti biasa tanpa sarapan. Ia melihat Eva yang sudah rapih dengan dress pink selututnya. Mereka pun pergi mengunakan mobil yang dikendarai Rafto.

Rafto dan Eva memasuki perusahaan Reno, dengan karyawan yang berlalu-lalang membungkuk hormat saat berpapasan dengan Rafto. Eva yang berjalan santai tiba-tiba langkahnya terhenti, saat Rafto menarik lengan Eva dan menatapnya. Eva dengan raut wajah yang bingung saat Rafto menghentikan langkah dirinya.

"Kamu yakin ingin kesini?" tanya Rafto.

"Memang aku dilarang kesini?" tanya balik Eva.

"Ini kantor Om Reno, yang berarti Papahmu," tegas Rafto mengingatkan Eva.

"Aku tau, lalu kenapa?" tanya Eva.

"Kau tak masalah jika ketemu Papahmu?" tanya Rafto lagi.

"Aku kesini ingin menemuimu, Bukan orang itu." ujar Eva.

Rafto mengerti. Lalu ia menggenggam tangan Eva menuju lift. Tindakan yang dilakukan Rafto, membuat heboh para karyawan yang melihatnya. Mereka pun langsung saja bergosip, hingga menjadi tranding topik nomer 1 diperusahaan.

Staff yang melihat Rafto datang langsung membungkuk hormat. Para staff yang bekerja langsung dibawah pimpinannya, sangat terkejut. Tuan Rafto pacaran dengan anak pemilik perusahaan ini. Berarti gosip yang beredar tadi 100% sangat benar.

Rafto melepas genggaman mereka, ia pergi ke meja kerjanya yang mana penuh akan berkas-berkas perusahaan yang sangat penting. Eva duduk didepan Rafto, dengan tangan yang memainkan gadget. Eva melirik Rafto sekilas yang sangat fokus mengerjakan tugasnya, hingga dia terabaikan.

"Eva." panggil seseorang.

Rafto dan Eva melihat secara bersamaan siapa yang memanggil Eva.

"Jangan lupa para readres setia tekan vote, like, end komen"...Biar uthor semangat upnya.

Terimakasih...sampai jumpa di bab yang akan mendatang...

1
Alriani Hespiapi
lanjut
Alriani Hespiapi
saya mampir thor
Wijayanti Ayya
lanjut cerita'y thor,gemes sma reno
Apriyanti
lanjut thor
Risma
Gua benci pelakor
Senja_Lara
Lagi kak, kangen Rafto.
Senja_Lara
Akhirnya, Kak Ana uo lagi. Semngat kak.
🦖 Aniedaa
Up next!! Selalu hadir untuk mendukung mu .. Semangat 🌻
linanda anggen
sudah like semua part yg terlewat 😁👍
maaf baru hadir
semangat 😁👍

salam dari :
- menikah karena skandal
- balas dendam cowok kampungan
HeniNurr (IG_heninurr88)
2 like mendarat😉😉
Ig & fb : Karlina_Sulaiman
Semangat kak.. sudah like...

🥀ceosomplak & MDD
Reston Sarumaha
akhiry ketemu lg....semangat nona
Asni J Kasim
Next up thor. 2 like mendarat 😊


Semangat ngetiknya 💪💪

Salam dari "Awal Tanpa Cinta" dan "Aku yang dijual" 😍
Riyanti Krc Sekayu
kok tmat
pipoy
Belum tamat
Apriyanti
lanjut lg thor
Levy Van DoLy
jgn di tamatin lh gi mana kbar bapaknya
anikkkk
tamat ya thor......
👩 [ nia ]
ahirnya qmu come back jg😘😘😘
ameliaa029_
Lama banget up Nyaaa Thor😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!