NovelToon NovelToon
Istriku Keponakanku

Istriku Keponakanku

Status: tamat
Genre:Komedi / Romantis / Tamat
Popularitas:14.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: mamie kembar

Cinta sungguh tidak bisa di duga. Tak pernah terbayangkan oleh Rizky Ade Bramantyo yang biasa di panggil Bram, akan jatuh cinta kepada keponakannya sendiri.

Zavira putri Bramantyo, gadis polos berusia delapan belas tahun yang merupakan keponakan Bram.

Bagiamana kisah cinta mereka? akankah Vira menerima cinta Bram?? Akankah cinta mereka bersatu???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kiss

Bram mengambil pakaiannya dan mulai memakainya. Diambilnya dasi dan memanggil Vira.

"Yome!!!' panggilnya.

Vira berjalan mendekat dan berdiri di hadapan Bram. Bram memberikan dasi di tangannya. "Pakai Kan dasi ku." ucap Bram.

Vira berjalan mendekat kearahnya, mengambil dasi yang disodorkan kepadanya dan memakaikannya di leher Bram.

Bram diam dan memandang wajah Vira. Vira memasangkan dasi dengan grogi. Tak pernah dirinya sedekat ini dengan seorang pria.

"Sudah" ucap Vira.

Bram membalik badannya dan bercermin. Rapi dan terlihat sangat cocok, pilihan Vira memang selalu sesuai dengan hatinya.

"Kau bersiap lah, hari ini aku ada pertemuan dengan Mr. Alex dan kau temani istri nya. Mr Alex adalah orang yang istimewa dan aku harap kau bisa menyenangkan istrinya. Ingat kau harus bersikap manis dan berpura pura mencintai ku. Aku ingin dia menganggap kita pasangan bahagia." ucap Bram.

Vira dan Bram keluar kamar. Didepan pintu Henry sudah menunggu mereka. Bram terus melangkah diikuti Henry dan Vira.

Mereka turun ke lantai bawah dan disana telah menunggu Mr Alex dan istrinya.

"Morning Mr Alex." sapa Bram dengan ramah.

"Oh..Mr,Bram. How are you?" sapa nya tak kalah ramah.

Mr. Kenalkan ini istri saya, Bianca. Dan saat ini dia sedang hamil muda. Maka saya membawanya, karena saya tidak tega melihatnya sendiri." ucap Mr. Alex memperkenalkan istrinya.

"Hai, Bianca." jawab Alex.

"Oh ya. Kenalkan ini istri saya Vira. Tapi saya memiliki nama khusus untuknya, yome." ucap Bram memperkenalkan istrinya.

"Are you seroius?" ucap Bianca menatap tak percaya.

"Yes, Mrs." ucap Bram memeluk mesra Vira.

"Kami baru menikah Minggu lalu, dan kami kesini sekalian bulan madu, ya kan sayang." ucap Bram mesra kepada Vira.

Vira hanya mengangguk dan tersenyum menanggapi Bram.

"Istriku jadi malu," ucap Bram lagi. Dia semakin memeluk erat yome.

"Wah, anda sangat beruntung Mr,Bram, istri anda sangat cantik. Maaf, tadi saya kira ini adalah adik anda. Anda sungguh beruntung." ucap Mr Alex.

"Sayang, kalian mengobrol lah disini, atau kalian bisa berkeliling dengan Brian. Kami akan rapat dan mengunjungi proyek bersama dengan Henry."

"Brian, antar nyonya dan Mrs. Bianca berkeliling." perintah Bram

"Siap tuan." jawab Brian.

"Aku pergi dulu,"

Cup

Bram mencium kening Vira.

Tubuh Vira menegang, sungguh ini tidak pernah terpikirkan olehnya. Menjadi istri Bram, dan harus bersikap mesra padanya.

"Anda sangat romantis tuan," ucap Bianca memuji Bram.

Bram dan Mr.Alex telah pergi, tinggallah Vira dan Bianca.

"Mari nyonya, anda mau jalan jalan kemana?" tanya Brian.

"Kami akan mengobrol disini dulu, bagaimana Vira!" tanya Bianca.

"Terserah nyonya." jawabnya.

"No, jangan panggil aku nyonya, cukup panggil Bianca saja."

Bianca dan Vira duduk mengobrol dan menikmati pagi. Bianca sangat ramah dan supel. Sementara Vira juga gadis ceria yang lucu dan imut. Mereka terlihat sangat cocok dan obrolan mereka nyambung.

Pembicaraan mereka mulai dari makanan kesukaan, Drakor yang lagi hits hingga sebuah pertanyaan yang membuat Vira terdiam dan bingung harus menjawab apa.

"Apa anda mencintai suami anda?" tanya Bianca.

Vira terdiam sejenak , sebelum akhirnya menjawab. "Mengapa anda menanyakan itu, tentu saja aku mencintai suamiku." jawabnya berbohong.

"Anda tidak bisa membohongi saya Vira, saya seorang psikolog. Dan saya tahu jelas dari sikap anda ke suami anda, anda tidak mencintai nya bahkan anda membencinya." ucap Bianca.

"Mrs, tolong rahasiakan ini, saya tidak mau ini mempengaruhi kontrak kerja suami saya. Dan saya tidak mau ini menjadi alasan mr Alex membatalkan kerjasama dengan perusahaan kami. Memang kami menikah secara terpaksa, tapi saya yakin suatu hari nanti saya bisa mencintai nya." ucap Vira.

"Aku senang anda mau bicara jujur. Tapi ada satu hal yang ingin saya tanyakan, mengapa nona menerima pernikahan ini jika anda tidak mencintainya! Apa dia memaksa mu?" tanya nya.

Vira mengangguk sedih.

"Vira, Hidup terasa hampa tanpa cinta. Sayang, kamu masih muda, kejar dan carilah cinta sejati mu." ucap Bianca memegang tangan Vira.

"Oh ya, kau tenang saja, aku tidak akan memberitahukan ini kepada Alex. Gimana kalau kita pergi shopping?" ucap Bianca.

"Aku setuju." jawab Vira.

Mereka berdua berkeliling mencari beberapa barang yang menurut mereka unik dan cantik. Sebenarnya Vira tidak membeli apapun dia malah lebih menyarankan dan memberikan masukan tentang oleh oleh khas Bali kepada Mrs Alex.

"Vira sini, ini cantik bukan?" tanya nya pada Vira.

Bianca menunjuk dua buah gaun berwarna putih. Yang sederhana namun terlihat sangat Cantik.

"Ya, sangat cantik." jawab Vira.

"Ok, aku beli ini dan ini. tunjuk Bianca kepada pelayan toko.

Dua buah gaun yang sangat indah, didalam hatinya Vira sangat mengagumi gaun tersebut. Namun dia tidak berani membelinya.

"Nah, ini untuk mu. Pakailah untuk makan malam kita nanti malam." ucap Bianca.

"Tapi Mrs. aku sudah punya gaun untuk aku pakai nanti malam, terima kasih." tolak Vira.

"Pakailah, ini sangat cocok dengan mu. Aku sudah menganggap mu seperti adikku sendiri. Atau kau ingin aku memberitahu suamiku?" ucapnya.

"Baiklah, akan aku pakai, makasih kak" ucap Vira.

Bianca memeluk Vira erat, " aku tahu kau memiliki beban dan permasalahan yang berat tapi percayalah jika kau pasti bisa melalui dan menjalani semua itu. Aku akan ada jika kau membutuhkan seseorang untuk mendukungmu. Aku menyukai mu dan aku menganggap mu seperti adikku sendiri." ucap Bianca.

Vira menangis di pelukan Bianca. Seumur hidupnya, belum pernah ada seseorang yang mendukungnya dan mau berbagi beban dengannya selain Nancy. Vira merasa terharu.

"Sudah jangan menangis, nanti kau terlihat jelek." ucap Bianca

Bianca sendiri tidak tahu mengapa dia peduli pada gadis kecil yang baru saja dia temui ini. Namun nalurinya mengatakan jika Vira memiliki beban permasalahan yang sangat berat.

Mereka berdua makan siang dan kembali ke kamar hotel.

Bram kembali ke kamar jam lima sore. Dilihatnya Vira sedang duduk melamun.

Bahkan sangking asyiknya Vira tidak mengetahui kehadirannya.

"Yome!!!" bentak Bram

Vira menoleh dan mendapati Bram berdiri tidak jauh darinya. Vira tetap duduk dan kembali melamun.

Bram kesal dan kembali memanggilnya.

"Apa kau tuli, aku memanggil mu, pelayan." ucap Bram.

Vira bangkit dan berdiri dihadapan Bram. Matanya menatap dengan angkuh

"Ada apa tuan memanggil saya!" ucap Vira.

"Kau berani menantang ku?" ucap Bram semakin kesal dan wajahnya merah penuh amarah.

Bram menatap tajam dan terlihat sangat menakutkan.

Nyali Vira hilang, dia melangkah mundur. Semakin dia mundur, semakin Bram melangkah maju. Hingga tubuh Vira membentur dinding. Bram semakin dekat dan mengintimidasi.

"Kau berani melawan ku, nyonya Bramantyo." ucap Bram mengejek.

"Aku tidak pernah sudi menikah dengan pria angkuh seperti dirimu, jika kau tidak memaksa ku." ucap Vira

"Wow, sebuah kemajuan kucing kecil ku berubah menjadi kucing liar. Aku suka, Lalu kau mau apa?" tanya Bram masih dengan senyum mengejek.

"Aku akan membuat mu membebaskan ku dan aku akan pergi jauh dari hidupmu." ucap Vira.

Kata kata Vira Kembali menyulut emosi Bram yang sempat turun.

"Jangan pernah bermimpi kucing kecil. Selamanya kau hanya akan menjadi kucing manis di pangkuanku, dan aku tidak akan bosan menyiksa mu." ucap Bram tepat didepan wajah Vira.

Vira tetap menantang walau sebenarnya dia sendiri merasa takut.

"Aku akan membalasmu," ucap Vira dan memukul dada Bram. Dia berontak dan terus memukuli dengan membabi buta.

Bram berusaha menangkap tangan nya, Namun karena Vira terlalu banyak bergerak dan Bram kesulitan meraih tangannya hingga akhirnya keduanya terjatuh dengan posisi Bram berada di bawah Vira. Vira menindih tubuh Bram. Tanpa sengaja bibir keduanya bertemu.

Vira membelalakkan matanya tak percaya. *Ciuman pertama ku, bathinnya.

Bram tersenyum penuh kemenangan. Tangannya dia lingkarkan di pinggang Vira.

"Apa kau menggoda ku?" ucap Bram.

Vira tersadar dan berontak, berusaha bangun namun Bram masih memeluknya dengan erat.

"Lepaskan aku!" ucap Vira.

"Aku tahu, kau berpura pura, sebenarnya diam diam kau menyukai ku kan. Aku memang sangat tampan" ucap Bram penuh percaya diri.

Dengan kuat Vira mendorong tubuhnya dan segera bangun, Vira berlari ke kamar mandi.

Sial mengapa aku bisa mencium om Bram. huaaah....teriak Vira dan mengusap bibirnya.

Tinggalkan jejak....

1
Ning Fifi
👍👍
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Jumi Nar
Biasa
🌹🪴eiv🪴🌹
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
🌹🪴eiv🪴🌹
inisiatif thor 👊🤣
🌹🪴eiv🪴🌹
👣👣👣
kharenina
/Facepalm/
Anita noer
malam pertamax kurang panas thor....takut d sensor ya thor.....🤭🤭🤭🤭🤭
Anita noer
baru ngeh nih aq....bukankah paman yg sering di panggil bram adalah paman danu thor...kok jdi budi y namax....typo y thor....soalx kn diawal2 episode itu yome sering dipanggil paman danu kalo om bram manggil yome utk ke kamarx....😁😁😁😁😁😁gpp thor typo...yg penting ceritax bagus.....
ibeth wati
ceritanya bagus dan menarik setiap saat selalu ingin baca
novita suwandi
se7
momoy himayah
nyesek nyh sampe ketulang2 thor👊👊
Neulis Saja
ehm finnaly you are happy with your uncle
Neulis Saja
did you Bagas get shot?
Neulis Saja
Bagas had to swallow bitter medicine because of your crimeq
Neulis Saja
Fitria, you worth to kiil because you are my enemy 😡
Neulis Saja
Fitria, you thought your crime would be forever save? you were wrong
Neulis Saja
Bram, ask help to Allah with patience and pray 🤲
Neulis Saja
Fitria, is kidnapping everything going to be ok? you are wrong
Neulis Saja
Fitria, evil Will never end
Neulis Saja
Thor, keliru ko ada pak Juan dan zira siapa itu?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!