fadli seorang siswa penyendiri yang di panggil ke dunia lain bersama teman sekelas nya. namun ia justru tidak memiliki, skil, sihir mau pun kekuatan. setelah itu ia di buly oleh semua teman sekelas nya. akhirnya raja membuang dia ke hutan. saat fadli pasrah di hutan dan menunggu kematian teringat kembali hinaan yang di lontarkan teman- teman nya. ia pun memilih untuk tidak menyerah, ia mulai berpetulang dan mendapatkan skil, sihir dan kekuatan sedikit demi sedikit. sampai akhirnya ia menjadi yang terkuat di dunia itu. bagaimana kisah fadli? silakan di baca sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 35. serangan gerombolan moster #2
Setelah sampai di markas yang di siapkan oleh marcel fadli dan para petualang segera masuk.
"Sekarang ayo masuk bawa juga kereta kuda nya ke dalam," ajak fadli sambil membuka gerbang.
Para petualang hanya nurut saja dan masuk ke dalam. Mereka memasukan kereta kuda ke dalam sebuah rumah. Sementara fadli sudah berada di atas benteng.
"Meski pun ini desa kecil dan rumah nya hanya ada sekitar 100 biji saja. Tapi gerbang nya terbuat dari batu, ya wajar saja mengingat tempat ini cukup jauh dari ibu kota kerajaan angin, sekarang moster akan muncul sebelah sana cukup jauh jarak nya mungkin 500 meter, tapi ini bagus aku hanya akan menyingkirkan moster berbahaya saja yang lain aku serahkan pada petahanan terkuat, di kota," kata fadli dalam kati nya.
Ke 4 petualang itu ikut naik dan berdiri di dekat fadli.
"Maaf mungkin ini sudah terlalu naman, tapi kenalkan aku, jilong, dia alukar, dia balmon dan dia mia kami adalah party kelas a, dulu kami tinggal di kerajaan matahari tapi kami memilih pindah dan berpetualang, " jelas jilong dengan santai.
"Begitu ya, aku fadli, hai.. jilong menurut kami moster yang akan keluar apa saja?" Tanya fadli.
Jilong terseyum dan menjelaskan " grombolan moster itu bisa jadi hanyak jenis yang keluar, tapi umum nya hanya satu jenis saja, seperti goblin, yang keluar adalah pasukan goblin, goblin tipe penyihir, goblin tipe kesatria, komandan goblin dan raja goblin, lalu jika yang keluar serigala..."
"Cukup aku mengerti hanya satu jenis saja kan? Namun berbagai macam?" Tanya fadli memastikan.
Jilong mengangguk, alukar lalu bertanya, "bagaimana kenapa kita malah pergi ke tempat paling depan, seharus nya kita bersama orang dari kuil saja mereka adalah pilihan dewa, aku yakin mereka akan bisa mengatasi masalah ini,"
Fadli hanya menjawab, "sebenar nya aku yakin tanpa bantuan mereka para petualang dan kesatria bisa mengatasi nya,"
Mendengar itu mereka semua hanya bisa terdiam saja. Fadli lalu berkata, "sekarang kalian istirahat dulu besok kemungkinan akan muncul ribuan goblin,"
Jilong, mia dan juga alukar memutuskan untuk tidur, sementara jilong menemani fadli berjaga di atas tembok.
"Sebelum aku mulai,.. aku harus memeriksa mana aku, status open," kata fadli dalam hati nya.
(Status fadli)
Hp, 15.000. Mana 1.200.000,Skil penguat level 20. Skil penilai level 10. Skil panah air, skil abnormal perampas tidak memiliki level,skil penyembuh tingkat tinggi, skil penyembur api. Skil teleportasi. Skil pelindung.
item :, gelang penyembuh. Keuangan, 2320 keping perak. Pedang katana.
"Yos.. aman penuh semua, tapi dia sekuat apa ya,.." tanya fadli melihat ke arah jilong.
Jilong yang menyadari kalau dirinya di lihat bertanya, "ada apa?"
"Kamu sekuat apa? Aku penasaran,"kata fadli.
Mendengar pertanyaan itu jilong hanya terseyum kecil saja dan menjawab ,"mungkin aku setara dengan teman kamu gergio itu."
"Eh... begitu ya, kamu apa punya skil yang berguna serangan jarak jauh?" Tanta fadli.
"Aku punya sih bola api tapi kerusakan nya tidak terlalu besar, dan mana aku juga tidak terlalu banyak, mungkin aku hanya bisa mengeluarkan 20 bola api saja," jelas jilong.
Mendengar itu fadli penasaran ia lalu mengaktipkan skil perampas nya dan berkata, "lakukan bidik batu di bawa penasaran,"
Jilong tidak keberatan dengan permintaan fadli, ia lalu berdiri dan membidik batu itu, "dewa berikan aku kekuatan api yang berkobar muncullah, bola api," kata nya. Wos.. bola api itu keluar dan langsung mengenai batu besar di bawah, batu itu memang terbakar namun kerusakan nya sedikit.
"Skil bola api di dapatkan," kata kei.
"Woi.. apa harus berkata seperti itu? Dewa dan lain nya aneh tau," kata fadli tertawa.
"Bodoh memang seperti ini cara melakukan nya," jelas jilong dengan wajah memerah.
"Ya...ya...sekarang jilong lihat ke depan gerombolan moster itu sudah keluar dari hutan," jelas fadli menunjuk ribuan goblin yang berbaris dan berjalan keluar dari hutan.
"Benar sekali aku harus segera memberitahu ketua serikat," kata jilong.
Ia lalu bersiul dan memasang surat di sebuah burung elang, burung itu pun pergi ke ibu kota.
"1 jam ya grombolan itu akan datang ke ibu kota?" Tanya fadli.
"Ya mereka akan tiba satu jam dalam kecepatan seperti itu, tapi itu terlalu banyak mungkin jumlah nya ada 5000 ribu lalu goblin terakhir itu adalah komandan goblin dia dangat kuat," kata gergio dengan nada gemetar.
"Itu yang harus di singkirkan?" Tanya fadli.
Jilong terdiam, Sementara fadli segera membuat panah air... "aku rasa satu saja cukup," wos... panah air itu melesat dan langsung menembus kepala komandan goblin yang di maksud oleh jilong.
"Apa yang terjadi barusan?" Tanya jilong terkejut melihat kejadian barusan.
"Itu adalah panah air, salah satu skil aku," jelas fadli.
"Itu tidak mungkin. Air hanya bisa di semburkan tidak mungkin bisa di buat sekeras itu," ucap jilong tidak percaya.
"Tapi itu memang skil milik aku, lihat ini, " jelas fadli.
Ia lalu membuat satu panah air di tangan nya dan memperlihatkan itu pada jilong, jilong benar- benar terkejut melihat hal itu. Namun ia tetap menyakini nya.
"Hei.. fadli, maaf jangan- jangan kamu bisa mengalahkan grombolan goblin itu semua kya?" Tanya jilong.
"Biarkan saja para kesatria yang mengurus nya," jawab fadli sambil turun. "Oh iya karena ini malam aku tidur dulu. Jilong ada grombolan baru kasih tau aku ya," perintah nya terseyum. jilong pun hanya bisa tertawa saja.
Sementara itu burung elang yang di kirim jilong sudah tiba di ibu kota. Burung itu mendarat tepat di depan para petualang, salah satu petualang lalu mengambil burung nya dan membaca nya, " grombolan goblin akan datang 1 atau 2 jam lagi, mereka banyak sekali mungkin 4000 sampai 5000 ekor," setelah mambaca surat itu ia segera melaporkan nya pada kenici. Kenici pun segera menyuruh kesatria dan juga para petulang, penyihir bersiap perang.
Setelah 1 jam berlalu peperangan di mulai, para kesatria dan petualang yang berada di garis depan turun dan langsung menerjang dengan keahlian mereka masing- masing. Sementara pemanah, penyihir dan petualang yang menggunakan skil jarak jauh membantu dari belakang, peperangan antara ribuan goblin dan manusia itu di dominasi oleh manusia. Namun di sisi lain fadli kembali di bangun kan, ternyata gerombolan goblin kembali keluar dari hutan lebat,
"Kali ini ada 3 ya, itu apa?" Tanya fadli menunjuk salah satu goblin yang ukuran nya sangat besar.
"Itu sama seperti yang tadi, itu salah satu goblin komandan, terlebih lagi ada 3 yang keluar?... ini gawat," kata jilong.
Fadli terlihat biasa saja ia lalu mengeluarkan kembali panah air dan melesatkan nya ke arah 3 goblin raksasa itu, mereka lun langsung tumbang sekali serang.
"Bagaimana mungkin itu terjadi," kata jilong tidak percaya.
"Kamu keluarkan bola api kamu aku akan memasangkan skil penguat padamu," perintah fadli.
Fadli menyentuh tubuh jilong, jilong langsung merasa sangat bebeda jauh, ia lalu mengeluarkan bila api nya dan melempar nya. Kali ini kerusakan jauh lebih banyak berkat sihir penguat fadli.
"Begitulah cara nya, aku menggunakan skil penguat pada panah air ku makan nya kerusakan nya tinggi, sekarang aku mau tiru lagi, kamu awasi saja dan kasih tau aku kalau ada grombolan lain yang muncul," perintah fadli dengan tegas.
Jilong mengangguk dan kembali berjaga, sementara fadli langsung melompat dan masuk kembali ke sebuah rumah, ia pun tiduran di sumah itu dengan santai.
"Lemah juga gerombolan moster itu, aku lumayan bosan," kata fadli dalam hati nya.
"Tuan jangan berkata seperti itu. Tuan masih belum kuat, tuan harus lebih kuat lagi, jika ada grombolan moster lain aku sarankan habisi semua nya," jelas kei.
"Baiklah, nanti saja," jawab fadli segera menutup mata nya.
Sementara itu jilong kembali mengirim surat dengan elang, ia memberitahu kalau gerombolan goblin akan datang lagi ke kota. Sementara itu di ibu kota hampir 90 persen goblin sudah di musnahkan, namun banyak yang terluka juga, akan tetapi di karenakan banyak petualang yang bisa menggunakan skil penyembuh mereka bisa sembuh dengan cepat.