NovelToon NovelToon
The Universe System

The Universe System

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Anak Lelaki/Pria Miskin / Pemain Terhebat / Reinkarnasi / Sistem / Kelahiran kembali menjadi kuat / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Fantasi Timur
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Muchtar T

Di Bumi, dunia modern yang dimana status seseorang di pandang dari seberapa banyak hartanya, merupakan kehidupan yang sungguh tidak adil bagi seorang pria bernama Chao Xing.

Chao Xing adalah seorang pria dengan status yang tergolong biasa saja. Sebagai karyawan sebuah perusahaan swasta, kehidupan yang di jalaninya sungguh tidak berarti apapun. Dimana dirinya hanya hidup sebatang kara.

Hari-harinya, ia habiskan dengan bekerja dan bermain game. Yap, benar! Chao Xing juga merupakan seorang gamer. Dirinya sering bermain Game MMORPG di komputernya untuk mengisi kesepian yang selalu datang menghampiri.

Namun naas, ia harus wafat di umur ke 25 tahunnya. Namun Dewa masih memberikannya kesempatan kedua untuk berenkarnasi bersama sebuah System yang akan membantunya untuk bertahan hidup.

Bagaimana kah kehidupan Chao Xing di Dunia Baru tersebut ?

Ikuti terus kisahnya yah >.<

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muchtar T, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Memulai Pelatihan

Setelah meninggalkan ruangan tempat kaisar berada, Chao Xing segera pergi menuju ruang administrasi. Ia ingin mengambil keuntungan dari penjualan pillnya tersebut.

Sesampainya ia di ruang administrasi terlihat manager Si yang tersenyum ramah kepadanya.

" Tuan muda, aku telah selesai menghitung bagianmu. Setelah dipotong dari penjualan pill dan batu misterius itu, maka keuntangan yang anda dapatkan sebanyak 10 juta batu roh tingkat epic. Semuanya ada di dalam sini.." ujar manager Si sambil menyerahkan cincin peyimpanan yang berisi batu roh kepadanya.

" Terimakasih manager Si. Aku hanya akan mengambil 5 juta batu roh, sisanya untuk aku invesatasikan di pavilliun bunga matahari ini. Karena aku memiliki banyak pill yang tak dapat aku gunakan, maka aku akan terus menjualnya di sini..." ujar Chao Xing mengambil cincin penyimpan itu dan mengeluarkan 5 juta batu roh dari dalam.

" Untuk sementara aku akan memberikan pill ini terlebih dahulu.." sambungnya yang mengeluarkan 5 botol pill energi level 8 dan 5 botol pill bulan miliknya.

" Pill ini bernama pill energi. Sebuah pill evel 8 tingkat tinggi. Kegunaanya adalah untuk menambah vitalitas seseorang dan dapat membuanya menerobos dua level sekaligus. Namun terdapat efek samping. Orang yang menyerap pill ini harus menstabilkan kultivasinya minimal selama 3 bulan " ujarnya menjelasan kegunaan pill tersebut.

" Dan aku yakin manager Si sudah mengetahui pill yang satunya. Aku akan memberikan ini pada manager Si untuk di lelang. Masalah harga biar anda yang mengaturnya.." ujarnya kembali.

Manageri Si yang mendengar semua hal itu tidak bisa menahan raut wajahnya yang terkejut " Seberapa kaya sebenarnya pemuda ini.." gumamnya dalam hati mengagumi Chao Xing.

" B-baiklah tuan muda. Aku akan melelang semua pill ini untukmu sesuai dengan peraturan yang ada. Dan juga untuk investasi 5 juta batu roh itu, aku tidak bisa memutuskannya sekarang. Karena bukan kewenanganku terkait hal ini..." ujar manager Si pada Chao Xing.

" Jika tuan muda tidak keberatan untuk menunggu, aku akan menginformasikan hal ini kepada pengurus pusat. Dan itu membutuhkan waktu sekitar 3 bulan tuan muda.." sambungnya menjelaskan keterbatasan kewenangannya.

Chao Xing hanya menggaguk dan berkata " Itu tidak masalah manger Si. Lagipula, besok akan pergi mengurus sesuatu dan akan kembali 6 bulan kemudian. Aku akan kembali kesini setelah aku selesai mengurus semua urusanku.." ujar Chao Xing kembali.

" Baiklah tuan muda. Aku akan berusaha semampuku.." jawab manager Si kembali.

Setelah semua urusannya selesai ia pun segera pamit untuk kembali ke rumah. Akan tetapi sebelum Chao Xing keluar dari gedung itu, ia telah mengatifkan topeng ilusi untuk menyamarkan wajahnya. Bukan karena ia takut, namun ia tak mau berhadapan dengan sesuatu yang menyebalkan.

Betul saja, setelah ia keluar, terlihat sekelompok orang sedang berjaga-jaga seperti menunggu sesuatu. Kelompok itu membiarkan Chao Xing, pasalnya di mata kelompok itu, mereka hanya melihat seorang pria sepuh berjalan dengan santai melewati mereka.

Kelompok itu tak ingin menyinggungnya, karena bisa saja pria sepuh tersebut merupakan seorang kultivator kuat.

Chao Xing sudah menebak-nebak bahwa orang-orang itu merupakan orang-orang suruhan dari keluarga Liu untuk menangkapnya. Karena sebelumnya ia telah menyinggung bahkan memperlakukan mereka.

Chao Xing pun hanya terawa kecil. Kemudian ia memasuki dan melesat dengan kecepatan tinggi untuk segera pulang kerumah.

***

Di kediaman keluarga Liu, terlihat patriak mereka sedang memukuli bawahannya karena tak berhasil menangkap pemuda yang berani menyinggung mereka.

" M-maafkan kami patriak. Kami sudah berjaga saat pelelangan berakhir dan bahkan sampai gedung itu sepi, kami tak melihat seorang pemuda pun yang keluar dari sana Patriak.." ujar seorang pengawal yang sudab babak belur itu. Bahkan beberapa orang lainnya sudah pingsan.

" Dasar tidak berguna !! Seret mereka semua keluar dari sini !!.." teriak Liu Can Yang pada para pengawal yang lain untuk segera membawa mereka semua keluar.

" Pemuda ke*arat ! Jika aku mendapatkanmu, aku akan membatmu menyesal karena telah di lahirkan !.." geramnya penuh dendam.

Bagaimana ia tidak murka, pasalnya Chao Xing bukan hanya menyinggung, bahkan mempermalukan mereka di depan orang banyak. Apalagi ia tidak berhasil menangkap pemuda tersebut. Tentu saja hal ini membuatnya sangat kesal. >.<

Kembali ke Chao Xing..

Setelah melesat dengan kecepatan tinggi, akhirnya ia telah sampai di kediaman keluarga Chao. Namun hari sudah mulai gelap, ia pun segera pergi menuju kediamannya. Hal ini ia lakukan, karena ia merasa, bahwa akan sangat menyebalkan jika kau terus di perhatikan oleh setiap orang yang berpaspasan denganmu di jalan. Oleh sebab itu, ia memilih untuk terbang dan langsung mendarat di kediamannya tanpa diketahui oleh orang lain.

Sesampainya disana, ia mulai memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai ia pun merebahkan dirinya di atas kasur yang terlihat cukup sederhana.

" Hari ini sangat banyak hal yang terjadi. Aku cukup puas telah mengerjai keluarga Liu di pelelangan tadi. Belum saatnya menghilangkan keluarga mereka dari peradaban.." gumamnya pelan sambil tertawa kecil.

" Aku juga senang dapat bertemu dan berbicara dengan seorang kaisar yang bijak seperti Zhang Junqing. Jika latihanku telah selesai. Aku akan pergi mengunjunginya.." lanjutnya sembari menutup mata dan kemudian ia pun terlelap..

***

Tak terasa satu hari pun telah berlalu. Nampak dari arah timur, cahaya terang mulai muncul menandakan pagi telah tiba.

Chao Xing yang telah bangun sejak tadi, sedang bermeditasi sambil menunggu matahari terbit dengan sempurna.

Beberapa menit kemudian, ia membuka kedua matanya menandakan bahwa ia telah selesai melakukan meditasinya.

" Aku jadi semakin kuat. Meski hanya tingkat manifestasi level 4 awal, tapi kekuatan seranganku dapat membunuh seorang manifestasi level 5 menengah. Bahkan hanya dengan kekuatan fisikku saja, aku dapat membunuh seoarang Qi Creation level 9 puncak dengan sekali pukul Hehee..." ujarnya bersemangat sambil mengagumi kekuatannya sendiri.

Perbedaan kekuatan antara Qi Creation dan Manifestasi bagaikan langit dan bumi. Chao Xing berencana akan membinasakan Klan Pembunuh Topeng Tengkorak dan Keluarga Liu dari peradaban setelah ia pulang dari latihannya nanti.

Sehingga ketika ia pergi ke jantung benua, masalah-masalah yang menyebalkan tidak akan terjadi lagi di kemudian hari. Hal ini ia lakukan karena ia belum mengetahui kekuatan pimpinan mereka. Baik itu keluarga Liu maupun Klan Topeng Tengkorak.

" Setidaknya aku harus mencapai tingkat nirvana ketika kembali nanti.." gumamnya pelan dan kemudian melesat ke kediaman ayahnya untuk berpamitan.

***

Di kediaman patriak keluarga Chao, terlihat dua orang pria paruh baya sedang duduk di gazebo sambil bermain catur. Nampak keduanya sangat serius saat itu. Namun tiba-tiba mereka di kagetkan dengan hawa keberadaan seseorang yang familiar sedang mendekat ke arah mereka.

" Itu pasti Xing'er.." ujar Chao Zhi Gang sambil menatap kearah Jing Quo.

" Kau benar saudar Chao. Anak itu sudah semakin kuat, bahkan hawa kehadirannya bisa dirasakan oleh ku.." balas Jing Quo Kemudian.

Beberapa menit kemudian Chao Xing tiba di kediman ayahnya dan langsung menuju gazebo di halaman belakang. Ia pun mendarat dengan perlahan lalu membungkuk hormat.

" Salam ayah, kakek.." ujar Chao Xing sambil menangkupkan tangan dan di balasa dengan senyuman cerah keduanya.

" Hahaha.. Anakku sudah bertambah kuat. Bahkan kau sudah bisa terbang sekarang..." ucap Chao Zhi Gang sambil tertawa keras menatap kearah anaknya.

" Jadi apa tujuanmu kemari anakku ?.." sambungnya menanyakan tujuan Chao Xing datang menemuinya.

" Aku ingin berpamitan ayah, kakek. Aku akan memulai latihanku saat ini. Ku harap ayah dan kakek dapat merestui kepergian ku.." ujar Chao Xing menjawab pertanyaan ayahnya.

" Baiklah Xing'er. Aku dan gurumu merestui kepergianmu. Akan tetapi kau harus berjanji untuk kembali kerumah dengan selamat.." balas Chao Zhi Gang kemudian diikuti oleh anggukan Jing Quo.

Chao Xing berlari memeluk ayah dan gurunya tersebut sambil berkata " Aku berjanji ayah, kakek.." ujarnya sambil menitikkan air mata.

Hal itu di tanggapi dengan tawa kecil dan kemudian mereka pun membalas pelukkannya.

Setelah berpelukan beberapa menit, akhirnya sudah saatnya Chao Xing pergi meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama.

" Baiklah ayah, kakek. Aku pergi.." ujarnya Chao Xing kemudian dan langsung melesat dengan kecepatan tinggi ke angkasa.

" Lin'er, jika kau ada di sini kau pasti akan bangga pada putramu.." gumam Chao Zhi Gang dalam hati.

Dan bersambung... ^_^

...----------------...

1
Medan Baru
bro,gambar dlm wanita ini lehernya tolong dilepaskan rantai atau penjepit nanti lehernya PANJANG LAYAK LEHER PANJANG DR SUKU SI LEHER PANJANG DARI KALIMANTAN 🙏🙏🙏🙏
Medan Baru
bahasa agak kekanak2an.
meski isi novel ini bagus.
coba perbaiki bahasa mc terlihat lebih dewasa🙏💪👍
Ubay Dillah
mantaf lanjutkan
abdillah musahwi
Yach baru sadar, kalo punya teknik pembunuh iblis, kenapa sistemnya nggak ngasih tahu😱🤭
abdillah musahwi
makanya jangan bikin masalah terus, ngandelin otot doang bukannya otak dikedepankan. sudah tahu masih kurang kuat banyak gaya/Shy/
abdillah musahwi
kok sekarang ganti nenek yang nyebrang, biasanya yang nyebrang itu cewek atau anak kecil🤔🤭
Anonim
kalau gamau tamatin gak usah buat novel aja yatim
Abdul Fikri Alim
ranah fana
1. body tempering (lv 1-9) (1)
2. formation (lv 1-9) (1)
3. qi creation (lv 1-9) (1)
4. manifestation (lv 1-9) (1)
5. nirvana (lv 1-9) (1)
rana lanjutan keabadian
1. asal mula (lv 1-9)
2. dewa beladiri (lv 1-9)
3. dewa biasa (lv 1-9)
4. dewa sejati (lv 1-9)
5. jindan (lv 1-9)
6. golden core (lv 1-9)
7. imortal (lv 1-3)

di eps 1 imortal hanya sampai d lv 3
Abdul Fikri Alim
di eps 37 patriak adapah lisng kun kok di ubah ???
spooky836
bohong hanya 86 saje dah tamat. tak sampai 101. bohong ni sama jenis kafir.
spooky836
dari papa jadi ayah napa..
spooky836
papa nasib bukan daddy
Muh Syulfadrin ismail
Luar biasa
YANTO BIRAHI 🅥
BELI PULSA DAN KUOTA MURAH DAN TERPERCAYA HANYA DI YANDEX C0M
Muhammad Rifki Rifki
knp dewanya itu harus nenek nenek ya.
knp bukan kakek kakek atau apalah kek
Agung Pratama
kaget mulu dah
Agung Pratama
kaget mulu dah di biasain donk thor
Agung Pratama
buat apa guru kalok udh ada sistem
Agung Pratama
hahahahaha
Agung Pratama
novel yang kek gini yang gue suka langsung op
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!