NovelToon NovelToon
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Penyesalan Suami / Pelakor jahat
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: hantari

"Kamu di diagnosa kanker otak stadium 3,tapi masih gejala awal jadi tingkat kesembuhan masih ada 75 % lagi,asal secepatnya operasi"

"Jika aku tidak operasi?"

"Jangan gila,kau bahkan tidak akan bertahan sampai 5 bulan"

"Kalau begitu biarkan saja"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hantari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Plot twist

Drett

Sebuah pesan kembali masuk,itu adalah sebuah foto yang jelas Adeline kenal.

Meskipun terakhir kali bertemu saat usianya 6 tahun,Ia masih sangat kenal wajah ibu kandungnya yang selalu ada bersamanya selama 6 tahun dengan kasih sayang dan kelembutannya, yang selalu meyakinkan dan menenangkan nya setiap kali mereka selesai bertengkar hingga membuat nya menangis.

📱'Mama kamu berada di negara F di kota Xxx'

Pesan itu kembali masuk, yang membuat harapannya semakin bangkit.

Alih-alih membalas pesan itu,Ia langsung menghabiskan sarapannya dan segera bersiap dengan cepat.

Mungkin saja satu-persatu kebahagiaannya akan datang, Tristan sudah kembali dan sebentar lagi ibu nya juga akan kembali padanya.

Ia berhenti mengeluh dan memikirkan hal lain, menghubungi dokter yang beberapa hari lalu menangani nya,Ia mengambil nomor sang dokter dari kertas hasil diagnosanya, yang sepertinya sengaja di tuliskan oleh sang dokter.

📞"Halo"

"Halo dokter,ini saya Adeline yang beberapa hari lalu menemui anda"

Beberapa saat dokter itu diam,hingga langsung menyahut.

📞"Ah iya saya ingat!. Bagaimana kabar mu sekarang,kau sudah berubah pikiran untuk melakukan operasi dan perawatan?"

Ia memejamkan matanya, meyakinkan dirinya sendiri."Aku ingin mencoba sekali lagi"

📞"Sejujurnya saya katakan,waktu mu tidak banyak untuk menunda pengobatan,kau harus segera melakukan pengobatan sebelum semuanya semakin bertambah rumit dan sulit"

"...Ya,aku akan melakukan pengobatan dokter."Jawabnya kemudian mantap."Kapan saya bisa bertemu dengan dokter?"

📞"Sekarang saya masih ada jadwal operasi hingga siang nanti,Saya ada waktu jam 3 sore"

"Baik dokter,saya akan menunggu"

📞"Baiklah,saya akan menunggu kamu di ruangan saya jam 3 sore"

"Terimakasih dokter"

Saat panggilan akhirnya terputus,sebuah senyuman terukir diwajahnya.

"Aku tidak boleh menyerah, aku hadir ke dunia ini pasti ada alasannya"

Ia menyemangati dirinya sendiri, kemudian segera bergegas pergi karena pagi ini Ia ada janji bertemu dengan Tristan.

Sebelum pergi,Ia menatap foto ibunya yang tersenyum, yang membuat nya ikut tersenyum."Tunggu aku ma"

***

Sementara saat itu di bawah apartemen dengan gedung menjulang itu,sebuah mobil hitam Bentley terparkir asal di sana namun tidak ada satpam yang berani melarangnya karena suatu alasan.

Pria yang berada di dalam mobil,seakan terus menatap lurus ke pintu masuk gedung apartemen itu dengan tatapan yang tajam seolah bisa mengeluarkan cahaya laser yang mematikan.

Setelah cukup lama menunggu, matanya akhirnya berkedip saat seseorang yang sejak tadi Ia tunggu keluar dari dalam gedung itu.

Wanita tinggi kurus dengan pakaiannya yang selalu simpel,namun penampilannya itu benar-benar menggambarkan sosok dirinya yang lemah lembut dan tenang dengan kecantikannya yang juga terlihat begitu lembut dan natural.

Wanita itu berjalan keluar gerbang sepertinya menunggu taksi.Dengan gerakan perlahan Ia melajukan mobilnya sampai berhenti di depan nya, dengan perasaan yang tidak bisa Ia jelaskan dengan rasa ragu Ia membuka kaca mobilnya.

Sementara itu, Adeline yang mengenal mobil di depannya itu sedikit menghela nafas.

Alih-alih pergi dengan raut wajah kesal dan benci,Ia tetap diam di tempatnya hingga menampilkan senyum kecil saat wajah pria yang pernah Ia sebut suami kini ada di dekatnya, ketidak hadiran pria itu di sidang perceraian benar-benar membuat perasaan nya terbunuh,hingga perasaan nya melihat pria itu sekarang rasanya biasa saja tidak ada emosional yang berlebihan.

Tapi Ia tidak tau,senyum itu membuat pria di dalam mobil itu merasa marah.

"Apa yang kau lakukan di tempat ini?"

Namun bukannya fokus dengan pertanyaan pria itu,Ia justru fokus pada perban yang melilit di kepala mantan suaminya itu.

"Apa yang terjadi dengan dengan kepala mu?"

"Tidak terjadi apa-apa,jawab aku kenapa kau tinggal di sini bukan nya aku sudah memberikan rumah itu pada mu?"

Kini Damar sudah turun dari dalam mobilnya dan berdiri langsung berhadapan dengan Adeline,yang kini sudah menjadi mantan istrinya.

"Sebelumnya aku juga sudah mengatakan kalau aku tidak akan tinggal di rumah itu,kalau kau lupa.Lagipula dimana pun aku tinggal itu bukan lagi urusan anda tuan Damar", jawabnya sedikit bingung dengan sikap Damar sekarang yang seakan-akan selalu menatap nya dengan penuh amarah dan ingin mengaturnya.

"Tentu saja itu tetap menjadi urusan ku,kau adalah mantan istri ku dan apa yang akan orang katakan jika aku membiarkan mantan istri ku tinggal di tempat yang tidak layak untuk mantan istri seorang Damar Pradipta"

Adeline tersenyum tipis mendengar ucapan pria di depan nya itu, dan dengan tenang Ia mengatakan sesuatu yang akhirnya membuat pria itu bungkam.

"Tidak akan ada orang yang menghina anda tuan Damar,kau menikahi wanita seperti ku tidak banyak yang tau,kita tidak pernah mempublikasikan hubungan pernikahan kita pada publik,aku juga tidak pernah tersorot media"

"Jadi tidak perlu khawatir untuk hal itu,hanya ada beberapa orang yang tau tentang ku dan wajah ku."Lanjutnya dengan tenang dan senyum yang tertahan karna entah mengatakannya,entah bagaimana Ia menjadi begitu emosional mengatakan kebenaran pernikahan mereka selama 4 tahun ini.

Damar terdiam di tempatnya,tak mengatakan apapun lagi.Namun saat Adeline melewatinya untuk naik ke dalam mobil yang baru saja berhenti di belakang mobilnya,Ia segera menahan tangannya.

"Apa yang anda inginkan tuan Damar, lepaskan saya!", tegasnya tanpa sadar bicara begitu formal dan suara yang meninggi,karna entah mengapa Ia menjadi merasa marah.

Ia menarik paksa tangannya dan berbalik menatap pria itu dengan tatapan yang bingung sekaligus kesal."Tolong jangan ganggu saya lagi,kita tidak punya hubungan apapun lagi tuan Damar",ucapnya kemudian langsung berbalik meninggalkan nya dan masuk ke dalam mobil yang sudah Ia pesan sebelumnya.

Damar sendiri juga bingung dengan perasaannya,kenapa Ia menjadi tidak terima dengan sikap dingin dan tidak peduli yang di tunjukkan Adeline sekarang.

"Aku juga tidak peduli padanya,aku hanya memastikan nama baik ku terjaga", ucapnya namun tanpa sadar ke dua tangannya mengepal.

Setelah itu Ia juga masuk ke dalam mobilnya,namun sebelum itu dua satpam yang sejak tadi berada di sana,menghentikan langkahnya nya.

"Maaf tuan Damar, sebelumnya kami sedikit lancang telah mendengar pembicaraan anda.Tapi apakah kami perlu memperhatikan khusus perempuan itu untuk tuan?"

"Tidak perlu,dia tidak perlu perhatian khusus dari siapapun"

Tanpa menoleh,Damar masuk ke dalam mobilnya meninggalkan dua satpam itu yang mengendikkan bahu.

"Entah siapa perempuan itu,tapi sepertinya dia cukup dekat dengan tuan Damar"

"Sudahlah,bukan urusan kita.Kita hanya di pekerjaan di sini"

Ya,plot twist nya adalah apartemen itu merupakan salah satu properti milik Damar pribadi yang di wariskan oleh keluarga nya.

**

1
Melinda Cen
lanjutkan perbyk dong eps nya, semangat💪
Inarrr Ulfah
KLO up nya sedikit bgt,mana lama lagi
Yuliana Tunru
knp damar jd marah gitu pdhl kan mmg mau x adel hilang dr hidup x
Inarrr Ulfah
kenapa hidup BPK nya bahagia bgt,,gak ada karma kah buat Bpk nya benci bgt sama BPK nya Adeline,,,KLO Ema nya masih hidup apa bakal jahat juga,,KLO iya fix Adeline biar koma dulu bikin menyesal orang2 yg buat jahat sama dia
Rizky Manik
semoga Adel segera bertemu mamanya. btw mamanya jangan jahat² ya thor🤭
Deasy Suryandari
ceritanya seru
Deasy Suryandari
mantap thor ceritanya seru
pengen lihat adel bangkit dan melihat karma si dua perempua jahat itu
Vie
jadi pelakor dan keturunan pelakor kok bangga sih....
Rizky Manik
iya bagus itu del, jngan mau kalah lagi sama mereka. tunjukkan bahwa kau bisa. buat mereka menyesal
Mardiana
perempuan tetap harus punya tempat untuk diri sendiri... jaga jaga kalo dirinya sewaktu waktu tersati dan di sakiti hingga punya tempat ternyaman untuk berlindung dan melindungi dirinya. semangat Adeline... walaupun fifikmu lemah hajar semuanya orang yg menyakiti mu 😘😘🤭🤭
Wahyuningsih
thor buat mantan suami menyesal d buat segan matipun tk mau
Melinda Cen
lanjut
Rizky Manik
keren Adel udh beli apartemen buat dirinya sendiri. good job girl🤗
Melinda Cen
sedikit sekali cerita nya br baca eh malah ud abis. lanjut byk kan dikit eps nya 💪
Inarrr Ulfah
drama apa lagi yg di buat manusia iblis itu,,semoga karma cepat datang pada keluarga durzana itu,,wahay othor yg baik hati dan tidak sombong,,sudahilah menyiksa Adeline nya atuh 😭
Nining Sariningsih
nyonya belum tahu saja kalo yang nyonya perihara adalah ular tunggu saja sampai nyonya tahu karena penyesalan itu datang di akhir bukan di awal seperti pendaftaran🤣🤣🤣
Penulis Jalur langit: nah betul🤬
total 1 replies
Inarrr Ulfah
woilah menderita bgt Adeline,,belum cukup ke enya othor buat Adeline menderita apa lagi ya yang kurang 😭🤣
Penulis Jalur langit: hmmmm🤔
total 1 replies
Rizky Manik
lanjut thor
kucing kawai
bagus thor cerita nya lanjut terus ya thor jangan sampai ngantung cerita nya thor 💪💪
Rohmi Yatun
😭😭😭nyesek banget rasanya..
jangan mau Terima apapun dr mereka Adeline..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!