Luo Chen merupakan tuan muda keluarga Luo, namun demi menutupi kesalahan adiknya ia harus dikorbankan oleh keluarganya sendiri berada di penjara bawah tanah kekaisaran Tang. Banyak orang menduga jika Luo Chen akan bernasib buruk ketika berada dalam penjara bawah tanah tersebut, dimana kematian menjadi lebih baik daripada bertahan hidup.
Namun tanpa diduga, bekas Kaisar sebelumnya yang secara kebetulan menemukan Luo Chen memiliki tulang langka 1000 tahun memilih untuk menyelamatkannya dan menjadikannya sebagai murid rahasia dengan pelatihan khusus. Dengan bakat serta tekad yang kuat, akhirnya Luo Chen tidak mengecewakan gurunya, ia berubah dari sosok pemuda yang pendiam menjadi pribadi yang penuh semangat serta aura bertempur yang sangat mengerikan.
Kini 7 tahun telah berlalu, nama Luo Chen di Klan Luo perlahan memudar dengan catatan buruk yang melekat di dirinya. Tanpa orang lain sadari, Luo Chen telah menjadi sosok pembunuh yang paling ditakuti oleh kelompok pemberontak Kekaisaran.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr. Lim's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kemunculan Luo Ming
Di Kekaisaran Tang terdapat beberapa keluarga besar yakni Klan Luo, Klan Wang, Klan Qin, Klan Huang, Klan Lin, Klan Liu serta Klan Zhang.
Sebenarnya Luo Chen berasal dari Klan yang memiliki kekuatan tertinggi diantara 7 keluarga besar, namun sayangnya tidak ada yang menyadari bakat tersembunyi Luo Chen yang terlalu lambat mengalami kenaikan kultivasi. Sehingga tidak heran ia dikorbankan dan diusir dari Klan Luo demi menjaga martabat Luo Ming yang diperkirakan akan menjadi generasi penerus di masa depan.
Luo Chen memperhatikan bangunan besar di depannya itu, Luo Chen paham betul jika di balik bangunan tersebut masih ada ratusan bangunan yang dihuni oleh ribuan orang Klan Luo.
Saat Luo Chen masih berada di atas tunggangannya, beberapa orang penjaga yang memiliki aura yang kuat pun memperhatikannya. Salah satu dari mereka, mengangkat alisnya dan memperhatikan kedatangan Luo Chen dengan seksama.
"Hai, bukankah kamu adalah orang yang sudah diusir dari Klan Luo beberapa tahun lalu?" Tanya seorang kepala penjaga yang rupanya masih mengenali Luo Chen.
"Ya, itu aku" Jawab Luo Chen dengan tegas.
"Masih beraninya kamu menginjakkan kaki di Klan Luo, tidak ada yang berani menerima mu di tempat ini. Pergi sana..!!"
"Ya benar, pergi sana!"
"Pergi..!"
Kata-kata kasar keluar dari mulut para penjaga gerbang Klan Luo, satu persatu dari mereka mulai mengingat sosok Luo Chen yang sudah dihapus silsilahnya dari Klan Luo.
Dari kejauhan, sesosok pemuda seumuran Luo Chen tampak keluar dari pintu gerbang. Setelah mendengar kegaduhan di luar, pemuda yang tidak lain adalah Luo Ming pun menyadari ada tamu yang tidak diundang datang ke kediaman Klan Luo.
Sudah lama sekali tidak ada yang berani membuat kegaduhan, olah karenanya Luo Ming ingin menghilangkan kejenuhan dengan memarahi tamu tidak diundang tersebut.
"Hah.. Kamu masih hidup?" Ucap Luo Ming yang juga masih mengenali Luo Chen.
"Orang yang bisa membunuhku belum lahir, lagipula aku tidak akan mudah mati begitu saja" Jawab Luo Chen dengan nada mengejek.
Luo Chen tentu tidak akan pernah lupa pada sosok Luo Ming yang pernah memaksanya untuk menggantikan kesalahannya, Luo Chen juga ingin menuntut keadilan dari cucu kesayangan pemimpin Klan Luo.
"Hahaha... Sombong sekali!" Ucap Luo Ming sambil mendongakkan kepalanya dengan angkuh.
Para penjaga yang mendengar ucapan Luo Chen pun menjadi naik pitam, mereka berpikiran bagaimana Luo Chen yang sudah menjadi orang luar berani menganggap remeh tuan muda mereka, Luo Ming.
Luo Chen yang tidak ingin berdebat panjang pun segera mendesak hewan tunggangannya untuk bergerak memasuki kediaman Klan Luo.
"Hai, kurang ajar! Keluar!!"
Salah seorang yang sudah bersiap itupun menghardik Luo Chen dengan bentakan yang keras, dengan sigap penjaga tersebut mengeluarkan pedang yang tergantung di pinggangnya dan segera menebas ke arah Luo Chen.
Penjaga tersebut merasa berani karena tidak merasakan aura kultivator dari tubuh Luo Chen, selain itu Luo Chen terkenal sebagai orang yang tidak memiliki kemampuan di Klan Luo di masa lalu.
Luo Chen tentu bukan tidak memiliki kultivasi, sebagai bagian dari kelompok Gerbang Naga tentu ia memiliki teknik untuk menyembunyikan tingkatan kultivasinya.
Namun pemandangan mengejutkan terjadi, sebelum pedang tersebut menyentuh Luo Chen sebuah energi kental melesat cepat dari tubuh Luo Chen.
Akibatnya, tubuh penjaga tersebut langsung terhempas ke udara lalu menghantam tiang batu yang menjadi bagian gerbang masuk Klan Luo.
"Buugghh"
Tubuh penjaga keamanan itu jatuh dengan bunyi teredam, dari mulutnya memuntahkan darah segar lalu tewas seketika tanpa bisa menyeka darahnya sendiri.
Para penjaga lainnya terkejut, mereka tidak menduga jika Luo Chen berani terang-terangan membunuh penjaga Klan Luo di depan banyak orang. Meski seseorang ingin membunuh anjing, setidaknya harus dilihat dulu siapa tuannya.
"Kurang ajar! Berani-beraninya kau membunuh kawan kami!"
Seorang penjaga lainnya berteriak dengan keras, aura membunuh yang pekat pun segera mencuat dari dalam tubuhnya.
"Ayo, bunuh dia!!" Seru komandan jaga yang sebelumnya sempat tercengang.
"Kalian jangan coba-coba hentikan langkahku, atau nasib kalian tidak lebih buruk dari dia" Ancam Luo Chen sembari memberikan peringatan.
Para penjaga yang hendak menyerang pun tampak saling pandang, lalu menatap ke arah Luo Ming yang sejak tadi memperhatikan.
Luo Chen mengabaikan perhatian tatapan tajam yang mengarah kepadanya, ia sebenarnya tidak peduli dengan nyawa para penjaga yang hendak menghentikannya. Namun sebagai bagian dari kelompok Gerbang Naga ia juga harus memiliki batasan sebelum membunuh orang lain.
"Biarkan saja dia masuk, dengan kejadian ini biar para Tetua Klan yang membunuhnya" Ucap Luo Ming yang sedang memahami situasi.
Luo Ming bukanlah orang bodoh, tentu ia juga merasakan jika Luo Chen datang bukan tanpa persiapan. Oleh karenanya ia lebih mengikuti keadaan dan membiarkan Luo Chen mendapatkan pembalasan yang setimpal dari para Tetua.
Luo Chen kemudian memasuki area kediaman Klan Luo, pemandangan yang sudah tidak asing itu seperti membawanya kembali pada kehidupan masa lalunya.
Sementara itu, orang-orang Klan Luo yang menyadari kedatangan Luo Chen pun mulai berdatangan. Terutama dari tanda suara khusus yang dikeluarkan oleh para penjaga keamanan di luar gerbang.
"Siapa pemuda itu?"
"Berani sekali mengganggu ketenangan keluarga Luo"
"Tampaknya pemuda itu tidak asing"
Satu persatu orang-orang Klan Luo saling bertukar omongan, kebanyakan dari mereka baru melihat Luo Chen yang duduk dengan gagah mengendarai hewan spiritual kuda bertanduk.
Namun diantara kalangan muda banyak juga yang mengenal Luo Chen, bahkan diantaranya banyak yang terheran-heran karena menyangka Luo Chen sudah mati di penjara Kekaisaran.
"Kamu Luo Chen, kan?"
"Hai, bukankah kamu sudah mati?"
Beberapa pemuda menatap Luo Chen penuh dengan kebingungan.
"Ya, aku Luo Chen" Jawab Luo Chen tanpa ragu.
Para anggota keluarga Luo yang mulai berdatangan itu tidak menyangka jika Luo Chen masih hidup, namun dalam benak kebanyakan orang Luo Chen adalah aib memalukan bagi Klan Luo.
"Keluar sana!"
"Cepat pergi!"
"Penjaga, usir orang itu segera!!"
Mereka yang menyadari keberadaan Luo Chen pun segera berteriak dengan keras, sama seperti penjaga keamanan sebelumnya mereka tidak menginginkan kedatangan Luo Chen.
Diantara kerumunan, muncul seorang pria berusia tiga puluh tahunan. Sebagai seorang kultivator ranah Pendekar Kaisar, pria tersebut memiliki keberanian untuk segera mengusir Luo Chen.
"Dasar sampah! Matilah!" Suara mirip desir angin terdengar tajam, membuat para penjaga keamanan yang hendak mengusir Luo Chen menyingkir.
Detik berikutnya dari barisan anggota Klan Luo, seorang pria melompat tinggi mengulurkan telapak tangannya dengan kekuatan energi Qi yang mengerikan.
"Mampuslah!" Pekik pria tersebut dengan keras.
Langsung blokir supaya tidak ada lagi author yang cuma iseng masuk disini !