NovelToon NovelToon
GADIS KECIL KESAYANGAN CEO

GADIS KECIL KESAYANGAN CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Eka Sugairti

Kesialan dapat menimbulkan keajaiban??

Benarkah itu??

Kisah seorang gadis berusia 18 thn bernama Gaby Debbara Fernando, gadis yang diusir oleh ayahnya karena kesalahan yang entah apa itu. Kecelakaan yang membuatnya harus masuk rumah sakit, justru malah menimbulkan keajaiban dalam kehidupannya. Bagaimana tidak??

Kecelakaan yang dialaminya mungkin merupakan kecelakaan yang paling beruntung, sebab ia dapat bertemu dengan Ardiaz Sunjaya.

Ya...Pengusaha muda yang sukses bernama Ardiaz Sunjaya, siapa yang tidak mengenalnya. Ardiaz pria tertampan sedunia ini jatuh cinta pada seorang gadis biasa??

Begitu banyak gadis cantik dari kalangan atas, namun ia hanya jatuh cinta pada Gaby.

Penasaran dengan perjuangannya??

Langsung baca aja yak...

Jangan lupa like, vote, rate ya...

Kalo ada saran dan masukan silahkan ajukan di kolom komentar...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Sugairti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 22

"Halo nona manis... perkenalkan saya Roger Alpheolus!" Ucap Roger dengan senyum andalannya.

"Senang berkenalan dengan anda... nona Gaby," lanjutnya masih dengan senyuman.

"Ah, iya. Saya juga senang dapat mengenal anda," jawab Gaby membalas senyuman Roger.

"Saya juga tunangan Ardiaz," sontak ucapan Roger membuat Gaby terkejut, tak hanya Gaby, Anny dan Ardiaz pun dibuatnya terkejut. Namun, Roger hanya tersenyum manis menikmati ekspresi wajah Gaby, Anny dan Ardiaz.

"Ayolah... apakah seterkejut itu?" Ucap Roger dengan santai.

"Sejak kapan kau jadi tunanganku?" Tanya Ardiaz.

"Tentu saja semenjak kakek membawaku kekediamannya," lagi-lagi Roger menjawab dengan santai dan tak peduli dengan eskpresi yang dikerluarkan Ardiaz.

"Hmm... mana mungkin aku bertunangan dengan pria tua sepertimu. Lagi pula aku ini masih normal," ucap Ardiaz sambil melipatkan dadanya.

"Apa kau bilang!?" Tegas Roger marah kepada Ardiaz.

Anny dan Gaby hanya mengangkat bahu saat melihat keduanya bertengkar.

"Aku bilang 'pria tua sepertimu'!!" Ucap Ardiaz mengulang perkataannya.

"Breng*ek... jangan panggil aku tua, bodoh!!" Ledek Roger.

"Kenapa? Mulut mulutku apa urusannya denganmu?" Jawab enteng Ardiaz.

"Dasar bodoh!!" Balas Roger yang semakin panas dengan ucapan Ardiaz.

"Dasar tua!!" Ardiaz kembali meledek Roger.

Keduanya terus bertengkar saling meledek, Anny kesal dengan tingkah keduanya sementara Gaby tertawa kecil mendengar Ardiaz dan Roger bertengkar.

"KALIAN BERDUA!!" Teriak Anny sambil menarik lengan keduanya keluar dari ruangan Gaby.

"BERTENGKARLAH DILUAR!!" Tegas Anny sambil menutup pintu dengan keras setelah Ardiaz dan Roger berada diluar.

Ardiaz dan Roger saling menatap keheranan. Setelahnya mereka membuang nafas gusar dan saling menggaruk kepalanya.

"Hey, mana janjimu!!" Ucap Roger menagih janji Ardiaz.

"Akan kusiapkan," jawab Ardiaz dengan nada dingin.

"Apa kau akan memilih sendiri wanita seksi itu?" Tanya Roger menggoda Ardiaz.

"Tidak. Akan kusuruh Kangjian membelinya," jawab Ardiaz masih dengan eskpresi dingin.

"Semudah itukah... bagaimana kalau malam ini kita ke club?" Tawar Roger sambil merangkul pundak Ardiaz.

"Tidak." Tolak Ardiaz dengan cepat sambil mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celananya.

"Tumben sekali kau tidak mau pergi," ucap Roger heran melihat sifat Ardiaz yang berubah.

"Bukan urusanmu," jawab Ardiaz. Mendengar jawaban dari Ardiaz, terukirlah sebuah senyuman jahil dibibir Roger.

"Apakah ini yang disebut 'Cinta merubah segalanya'" ucap Roger sambil bersenandung kecil.

"Cinta yang membuatku gila... cinta yang membuatku gila... mengapa cinta itu hadir...," Roger menyanyikan lagu karangannya sendiri dengan tak berirama.

"Cinta... oooh... cinta...," lanjutnya.

"Benar, kau sangat bodoh!!" Ucap Ardiaz sambil berlalu pergi meninggalkan Roger yang masih bernyanyi.

Ardiaz pergi meninggalkan Roger sementara Roger masih terus bernyanyi dan tak menyadari Ardiaz yang telah pergi.

"Oohh... hey bagaimana suaraku bagus kan?" Ucap Roger setelah selesai bernyanyi dan mengengok kearah Ardiaz berdiri sebelumnya.

Ia baru tersadar bahwa Ardiaz telah pergi meninggalkannya.

"Aaa... bocah sia*an!!" Teriak Roger kesal.

"Nona, nona makan dulu ya." Ucap Anny dengan lembut sambil menyuapkan bubur kemulut Gaby.

"Bi?" Panggil Gaby disela-sela makannya.

Anny menoleh dan menjawab panggilan Gaby.

"Ya nona?" Jawab Anny dengan senyum manis.

"Siapa tuan Roger itu?" Tanya Gaby penasaran.

"Ah itu, tuan Roger adalah teman kecil tuan muda. Dulu tuan besar sendiri yang membawa tuan Roger kekediamannya," jawab Anny.

"Pantas saja tuan Ardiaz dan tuan Roger terlihat akrab." Ucap Gaby sambil mengangguk kecil.

"Itu memang benar, keduanya sering bermain bersama." Sahut Anny dengan sambil menyuapi Gaby.

Grup Sunjaya...

"Kangjian!!" Panggil Ardiaz dengan nada dingin.

"Iya tuan?" Jawab Kangjian.

Ardiaz berdiri dari kursi tempat ia duduk sebelumnya kemudian melangkah mendekati jendela besar yang membentang lebar sepanjang dinding. Diluar jendela terlihat begitu banyak kendaraan, karena letak jendela tersebut berhadapan dengan jalan raya.

"Aku minta kau pergi ke club Moon Night. Carilah seorang wanita yang paling cantik dan seksi disana!" Ucap Ardiaz memberi perintah.

Kangjian terkejut dengan perintah Ardiaz yang baru ia dengar lagi.

"Ke-kenapa tuan memberiku perintah seperti itu?" Batin Kangjian.

"Tu-tuan... tuan mau...," ucap Kangjian gemetar.

Ardiaz menatap Kangjian yang gemetar, lantas ia mengalihkan pandangannya kembali memandang jalan raya.

"Roger yang akan memakainya," jelas Ardiaz sedikit malas.

Perasaan lega muncul dihati Kangjian, ia membuang nafas lega dan.

"Baiklah tuan, saya akan pergi sekarang!!" Kangjian menerima perintah Ardiaz dengan semangat yang membara.

Malam tiba...

Gaby telah kembali pulang kerumahnya, perawat mengatakan bahwa ia baik-baik saja dan diperbolehkan untuk pulang kerumah.

Diatas gedung Grup Sunjaya terdapat sebuah pesawat pribadi milik Ardiaz. Terlihat Roger yang sedang memarahi Ardiaz karena Ardiaz meninggalkannya tadi siang. Ardiaz menanggapi amarah Roger dengan santai dan tak peduli.

"Dasar bocah sia*an. Kenapa kau meninggalkanku?" Ucap Roger dengan marah.

"Kau berisik," jawab Ardiaz dengan santai.

Seorang wanita cantik dan seksi mengenakan gaun mini menghampiri keduanya.

"Halo tuan Roger, tuan muda." Sapa wanita tersebut.

"Saya Kiara, siap melayani tuan Roger." Lanjutnya memperkenalkan diri.

Senyum lebar terukir dibibir Roger, Roger memperhatikan Kiara dari bawah sampai atas.

"Wah Ardiaz, wanita ini begitu cantik. Apa kau sendiri yang memilihnya?" Ucap Roger kagum pada Kiara.

"Kangjian yang memilihnya," jawab Ardiaz sambil melirik kearah Kangjian yang berada dibelakangnya.

Kangjian tersenyum sambil bergidik ngeri melihat senyuman jahil yang terukir dibibir Ardiaz.

"Ohoho... seleramu bagus juga Kangjian," puji Roger sambil memeluk Kiara dari samping.

"Ti-tidak juga tuan," jawab Kangjian dengan gemetar.

"Halo cantik, malam ini kau harus melayaniku." Ucap Roger dengan manja.

Kiara tersenyum manis.

"Dengan senang hati tuan Roger," jawab Kiara sambil mengelus kecil pipi Roger.

Roger mendekatkan wajahnya kewajah Kiara, ia hendak memberi kecupan panas untuk Kiara namun seketika ia tersadar bahwa Ardiaz sedang memperhatikannya.

Roger menatap tajam Ardiaz yang sedang memperhatikannya.

"Apa kau keberatan?" Sahut Roger.

Ardiaz memutar bola matanya seraya menangkat bahu lalu berbalik badan membelakangi Roger dan Kiara.

Roger tersenyum kearah Kiara lalu melanjutkan serangannya. Sementara Ardiaz sendiri mengeluarkan ponselnya dan melihat sebuah foto Gaby yang sedang tersenyum manis.

"Lebih cantik dirimu," batin Ardiaz memuji kecantikan Gaby.

Beberapa menit berlalu...

"Baiklah aku pergi dulu," pamit Roger sambil mengusap kecil bibir Kiara yang basah akibat ulahnya.

Ardiaz berbalik menghadap Roger lalu mengangguk kecil.

"Aku hanya akan pergi selama 5 hari. Jika keadaannya darurat, kau bisa panggil aku!!" Ucap Roger menatap tajam Ardiaz dengan ekspresi serius.

Ardiaz membuang nafas kecil sambil menunduk seraya memasukkan kedua tangannya kedalam saku celana.

"Baiklah, Kangjian!!" Jawab Ardiaz sekaligus memanggil Kangjian.

Kangjian mendekati Ardiaz lalu memberikan sebuah kartu hitam kepada Roger.

"Waw black card, kita akan bersenang-senang Kiara!!" Ucap Roger senang.

"Baiklah sampai jumpa," Roger dan Kiara berjalan kearah pesawat lalu menaikinya.

Ardiaz menatap kepergian Roger dengan sebuah senyuman kecil.

Tiba-tiba...

DUG...

"Ssshh...," Ardiaz merintih sambil memegang kepalanya. Sontak hal itu mengejutkan Kangjian, dengan cepat Kangjian memapah Ardiaz masuk kedalam gedung.

1
Ratna Fika Ajah
Thor, kok yo masalah trus yo yo.
Ratna Fika Ajah
Luar biasa
Alifah Azzahra💙💙
Mampir yah Thor 🥰
Nur Syamsi
waduh mna body guar tuan Rogad
Nur Syamsi
author bikin Ardiaz sembuh belum merasakan kebahagiaan bersama isterinya
Nur Syamsi
kapang Gabynya bahagia author terlalu banyak orang yg jahat padanya.....bahagiain Thor Gabynya
Nur Syamsi
ulat bulu Tdk punya malu, dsar
Nur Syamsi
haa sesak baca ketiga persahabatan kepala klan....
Nur Syamsi
author jgn pisahin Ardiaz ma Gaby, biarkan mrk bahagia bersama adik angkatnya yg menolong dr tabrak lari ...🙏🙏
Nur Syamsi
akhirnya....luluh jg Gabynya....
Nur Syamsi
Nikah betulan saja author Tdk usah nikah kontrak, masalah kakeknya Gaby nti Ardiaznya yg tanggung jawab....
Nur Syamsi
tidak adek tidak kakak sama" liciknya makanya jangan buat tantangan dan meremehkan orang Shani,
Nur Syamsi
Roger membuat Kanjian menahan kencingnya 🤣🤣🤣
Nur Syamsi
dasar Tio iblis ...
Nur Syamsi
siapa pria misterius it
Nur Syamsi
Ardias terjatuh Krn ngantuk at lelah Krn penyakitnya
Nur Syamsi
hati hati Gaby mrk turunan mafia
Nur Syamsi
kenapa Ardiaz Tdk merekomendasikan Gaby ntuk kerja di perusahaannya saja ya
Nur Syamsi
penyakit dan Surat dg pengirim misterius,
Nur Syamsi
Brian Brian ternyata sama liciknya ma si adik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!