NovelToon NovelToon
Sumpah! Arwah

Sumpah! Arwah

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Horor / Kutukan
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Maple_Latte

Kematian Tragis Aning membuat desa Kalung Ganu di teror. satu persatu pemuda di temukan mati mengenaskan. ketakutan mulai menyelubungi penduduk desa..

Namun, yang menjadi anda tanya besar siapa pemerkosa dan pembunuh Aning?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maple_Latte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bungkusan aneh di liang lahat Seno

Jenazah Seno di bawa ke belakang untuk dimandikan. Air yang sejak tadi sudah disiapkan akhirnya digunakan. Ustadz Sakari memimpin proses itu dengan tenang, dibantu Jaka, Udin, dan yang lainnya.

"Pelan-pelan," ujar Ustadz Sakari.

Mereka membuka kain penutup jenazah dengan hati-hati. Air disiramkan perlahan, dimulai dari bagian kanan tubuh Seno sebagaimana tata cara memandikan jenazah.

Suasana di belakang rumah sangat sunyi. Hanya terdengar suara air yang mengalir dan sesekali instruksi pelan dari Ustadz Sakari.

Beberapa kali Udin menelan ludah. Ingatan tentang kejadian di ruang tamu tadi masih membuat bulu kuduknya merinding. Namun ia berusaha menenangkan diri dan tetap membantu.

Tak lama kemudian proses memandikan jenazah selesai.

"Alhamdulillah." Ucap Ustadz Sakari pelan.

Tubuh Seno kemudian dikeringkan dengan kain bersih. Setelah itu mereka membawa jenazah kembali ke ruang dalam untuk dikafankan.

Kain kafan putih sudah disiapkan oleh para ibu.

Dengan hati-hati, tubuh Seno dibaringkan di atas kain tersebut. Ustadz Sakari dan beberapa pemuda membantu melipat kain kafan satu per satu hingga seluruh tubuh Seno tertutup rapi.

Tali-tali kafan pun diikat sesuai aturan.

Kini jenazah Seno telah siap.

Setelah jenazah Seno selesai dikafankan, warga kemudian membawanya ke masjid untuk disolatkan. Pagi itu suasana desa terasa sangat sunyi. Tidak banyak percakapan, hanya langkah kaki warga yang berjalan perlahan menuju masjid.

Sholat jenazah dipimpin oleh Ustadz Sakari. Para lelaki berdiri berbaris rapi di belakangnya.

"Allahu Akbar…"

Takbir demi takbir dilantunkan dengan khidmat. Doa-doa dipanjatkan agar Seno mendapat tempat terbaik di sisi Allah.

Setelah sholat jenazah selesai, beberapa pemuda kembali mengangkat keranda yang membawa tubuh Seno. Matahari pagi mulai muncul dari balik pepohonan, menyinari desa dengan cahaya yang lembut.

Pagi itu semuanya sudah siap.

Sejak subuh tadi, para penggali kubur sudah datang ke pemakaman desa. Mereka bahkan sempat mengabarkan kepada Pak Warsito bahwa liang lahat untuk Seno sudah selesai digali.

"Sudah siap, Pak RT." Kata salah satu penggali kubur saat datang ke masjid tadi.

Pak Warsito hanya mengangguk pelan.

Kini warga mulai berjalan menuju pemakaman yang terletak tidak jauh dari desa. Beberapa lelaki memanggul keranda.

Pak Sugeng berjalan di belakangnya dengan langkah berat. Bu Ranti dipapah oleh beberapa ibu karena tubuhnya masih lemah setelah semalaman menangis.

Angin pagi berhembus pelan melewati jalan tanah yang mereka lalui.

Tak ada yang banyak bicara.

Namun di hati masing-masing warga, masih tersimpan satu pertanyaan yang belum terjawab, apa sebenarnya yang terjadi pada Seno. Bahkan, saat sesudah kematiannya pun terasa begitu berat.

Keranda yang dipanggul para pemuda bergerak perlahan menuju pemakaman desa. Jaka dan Udin berjalan di sisi kiri, sementara Daud dan dua pemuda lain di sisi kanan.

Langkah mereka serempak, namun wajah-wajah itu tampak muram.

Sesekali terdengar suara batuk kecil atau langkah kaki yang menggesek tanah.

Pak Warsito berjalan di belakang keranda bersama Ustadz Sakari. Keduanya tampak diam, namun sesekali saling berpandangan seolah memikirkan hal yang sama.

Tak lama kemudian mereka sampai di pemakaman desa yang terletak di pinggir kebun karet. Tanah yang masih merah terlihat di salah satu liang lahat yang baru saja digali.

Para penggali kubur sudah menunggu di sana sejak tadi.

Keranda kemudian diletakkan perlahan di dekat liang lahat.

Beberapa pemuda turun ke dalam kubur untuk bersiap menerima jenazah.

"Bismillah…" Ucap Ustadz Sakari pelan.

Saat kain penutup keranda dibuka dan jenazah Seno hendak diturunkan. Tiba-tiba salah satu pemuda yang berada di dalam liang lahat terdiam.

Wajahnya berubah pucat.

"Pak…" Katanya dengan suara pelan namun jelas.

Semua orang langsung menoleh ke arahnya.

"Ada sesuatu, di dalam kubur ini."

Semua orang yang berada di sekitar liang lahat langsung menoleh ke arah pemuda itu.

"Ada apa, Rud?" Tanya Jaka dari atas.

Pemuda di dalam liang lahat itu menelan ludah. Wajahnya tampak pucat ketika ia menatap tanah di samping kakinya.

"Pak, di sini ada sesuatu." katanya lagi dengan suara ragu.

Beberapa warga saling berpandangan.

"Sesuatu apa?" Tanya Pak Warsito melangkah mendekat ke bibir kubur.

Rudi perlahan berjongkok. Dengan tangan gemetar ia menyingkirkan sedikit tanah yang masih gembur di sudut liang lahat itu.

Para warga menahan napas.

Tanah itu terbuka sedikit demi sedikit.

Lalu terlihat sesuatu yang berwarna hitam kecokelatan, seperti kain yang sudah sangat tua.

"Itu apa?" Gumam seseorang dari belakang.

Rudi menariknya perlahan. Ternyata bukan hanya kain.

Ada beberapa benda lain yang terbungkus di dalamnya.

Sebuah kain lusuh, beberapa helai rambut panjang yang sudah mengering, dan sesuatu yang membuat bulu kuduk semua orang berdiri.

Sebuah tulang kecil yang entah tulang apa.

Beberapa warga langsung mundur satu langkah.

"Innalillahi…" Ucap salah satu dari mereka.

"Siapa yang menaruh benda seperti ini di kuburan?" Pak Yuda mengerutkan kening.

Ustadz Sakari turun perlahan ke dalam liang lahat untuk melihat lebih dekat. Ia memandangi benda-benda itu dengan wajah serius.

Kemudian ia menarik napas panjang.

Dia memandangi benda-benda itu beberapa saat. Wajahnya tampak serius, namun tetap tenang.

Perlahan ia mengambil kain lusuh yang membungkus rambut dan tulang kecil itu.

"Bismillahirrahmanirrahim…" Ucapnya pelan.

Dia lalu membaca beberapa ayat suci Al-Qur’an dengan suara yang lirih namun jelas. Bacaan itu terdengar menenangkan di tengah suasana pemakaman yang sunyi.

Setelah selesai, ia menghembuskan napas pelan lalu membungkus kembali benda-benda itu dengan kainnya.

Kemudian ia menoleh ke arah Jaka yang berdiri di dekat bibir liang lahat.

"Jaka." Panggilnya.

"Iya, Ustadz."

Ustadz Sakari menyerahkan bungkusan kain itu kepadanya.

"Nanti setelah semua selesai, bakar benda ini sampai habis." Katanya pelan namun tegas.

Jaka menerima bungkusan itu dengan wajah tegang.

"Baik, Ustadz."

Setelah itu, para pemuda kembali bersiap.

"Baik, sekarang kita lanjutkan." Kata Ustadz Sakari.

Dengan hati-hati, jenazah Seno diturunkan ke dalam liang lahat. Beberapa pemuda di dalam kubur menerima tubuhnya perlahan, lalu membaringkannya menghadap kiblat.

Doa kembali dipanjatkan.

Setelah semuanya selesai, papan-papan penutup diletakkan di atas liang lahat. Tanah merah kemudian ditimbunkan perlahan.

Sekop demi sekop tanah jatuh menutup kubur itu.

Tak lama kemudian, liang lahat itu telah rata kembali.

Di dekat kuburan, tangis Bu Ranti kembali pecah.

Pak Sugeng berdiri tak jauh dari sana. Ia hanya menatap gundukan tanah yang baru itu dengan mata yang kosong.

Tak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya.

Hanya kesedihan yang begitu dalam.

Sementara itu para warga mulai berjalan pulang satu per satu.

Namun di dalam hati mereka, masih tersisa satu pertanyaan yang belum terjawab. Apa sebenarnya yang sedang terjadi di desa mereka dan benda apa yang tadi di temukan itu? Siapa yang menaruhnya? Pertanyaan demi pertanyaan itu terus bersarang di benak para warga yang nantinya pasti akan menjadi buah bibir orang-orang.

1
Setiahati
💜💜💜💜💜💜
Ririn Wati
Bagus🌟🌟🌟🌟🌟
Gadis misterius
Ternyata daud ikut terlibat dan siapa laki2 yg dipanggil mas oleh daud dan sbntar lg aning akan membasmi klian smua walaupun klian sembunyi dilubamg smut ...dsr aki2 diparani aning kapokkk we
awesome moment
smg ditemui yg dia liat..somsek.bgts.
awesome moment
aning kn meninggoy dilecehkan. pasti d bekasnya dunk. main pangkas. perampokan. layak dpt balasan mrk smua
Gadis misterius
Makanya jngn sok jago pak marsuki...bnr bu blas smua dendam anakmu mereka terlalu sepele klu tdk dpt keadilan dr mereka maka carilah keadilan sendiri...anak tunggal yg dijaga dngn sepenuh hati dibunuh oleh orang2 yg tdk berhati
Gadis misterius
Wong kok pd aneh cb perkatanya dijaga sekali2 ada rs empati dan berujar semoga aning dpt keadilan dan siapapun pelakunya semoga cepat terungkap gitu kan aman tdk bklan dinganggu🤣
Gadis misterius
Knp seaka2n pd tutup mata dngn kmatian aning pdhal ada yg melihat klu salah satu korban ada ditempat kejadian....dendamnya aning psti tmbh membara krn tdk dpt keadilan
Gadis misterius
Sdh dikubur seno tp kajahatan belom juga terbongkar....apakah ibunya aning juga pny ilmu dan blas dendam
Gadis misterius
Untung gk keluar kencing
Gadis misterius
Ayo tngn sopo kuwe Q kok melu deg2n ....gara2 seno nich smuanya kn imbasnya
Gadis misterius
Anakmu itu dlang dr kemalangan dan meninggalnya aning bu cb berdoa mint maaf atas semua kesalahan anakmu jngn hny nangis dimata ibu seno anak baik tp diluar kelakuan bejat
Gadis misterius
Ngeri ngeri sedap
Gadis misterius
Masalahnya pr pelaku keparat itu tdk ada yg mengaku trs klu ada yg curiga klu ada kaitanya dngn aning pd blng mustahil...mereka seakan2 tdk perduli seharsnya kn mereka curiga tp ini tdk .....apakah masih ada korban selanjutnya krn mereka pr pelaku tdk ada yg mengaku jd jlan satunya2 iya mati dtngn aning
Gadis misterius
Sdh tau yg dihadapi lebih kuat dr dirimu kok masih dipksa mbh matikan jdinya...seno sdh mudar apakah ada lg orang yg terlibat
Gadis misterius
Itu bkn cinta seno tp nafsu klu kau bnr2 mencintai aning dngn tulus walaupun ditolak tdk akan sakit hati trs menyakiti aning ....seno matinya yg pling di bikin maju mundur oleh aning krn dia dlang dibalik peristiwa itu
mawar
jangan satu" kak, 3 sekaligus up'nya ya, semangat 💪🙏
Gadis misterius
Seno iblis yg berwujud manusia....shrsny gk usah ikuta2n mbh klu gk mau mati
Gadis misterius
Melu2 kuwe mbh di plinter lehermu oleh aning kapokk we....muleh turu kono mbh biarkan aning blas dendam
awesome moment
smg pelaku dilecehkan xan mokat spt mrk melecehkan dan membunuh aning
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!