Untuk readers sekalian. Mohon maaf bahwasannya novel PRESDIR SUAMIKU ini masih dalam tahapan Revisi. Oleh karena itu apabila ada yang salah dalam penulisan mohon dimaafkan.
TERIMA KASIH😊😊
Dia adalah Anna seorang mahasiswa...seorang yang suka kerja keras membantu kehidupan keluarganya...ayah yang sudah sakit-sakitan terpaksa harus mencukupi kebetuhan keluarganya dan membanti membiyayai kuliah adik tersayangnya.
Dia adalah Galuh seorang laki-laki dingin, yang tidak terima orang terdekatnya terluka, dia seorang presdir di salah satu perusahaan terbesar di kota A.
Bagaimana mereka bisa disatukan dengan watak yang bertolak belakang tersebut...apakah waktu bisa menyatukannya!
Penasaran??? Yuk baca ceritanya ya readers.
IG : gx_shi7
YouTube : Nadila Sizy
Jangan lupa komen,vote dan like nya yah...
update : Selasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadila sizy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Anna bangun
Di kamar pasien
Galuh menghampiri Anna yang terdiam di kasur karena dokter memberinya obat bius agar Anna tidak merasakan kesakitan, disaat Anna yang terlalap tidur Galuh mengungkapkan semua isi hatinya yang selama ini dia pendam, dia berharap suatu hari nanti dia bisa selalu bersama Anna dan tidak ada yang memisahkan mereka nantinya.
Beberapa jam kemu dian akhirnya Anna sadar tetapi Galuh tertidur di samping Anna karena seharian dia selalu menjaga Anna.
" Eh, kenapa dia bisa tertidur disini, apa dia seharian menjagaku, lihatlah wajahnya ini, saat tertidur dia seperti anak kecil tidak seperti biasanya yang selalu menampakkan wajah dingin kepada orang lain. Meskipun wajah dingin itu tidak ditujukan padaku tapi aku tahu kalau dia memiliki hati yang hangat kepada orang lain." kata Anna sambil mengelus wajah Galuh dan memperbaiki rambut Galuh yang menutupi matanya.
Tiba-tiba Galuh bangun
" Anna, akhirnya kamu sadar juga, seharian ini aku menunggu mu bangun, apa lukamu masih sakit, kalau begitu aku akan panggil dokter sekarang. " kata Galuh berdiri bermaksud untuk memannggil dokter.
Tiba-tiba Anna memeggang tangan Galuh untuk tetap didekatnya dan tidak perlu memanggil dokter.
" Tidak perlu panggil dokter, aku sudah tidak apa-apa sekarang, apa kamu disini menungguku bangun? Apa kamu tidak istirahat seharian ini? Kamu sebaiknya pulang dan istirahat, kamu mungkin belum makan juga belakangan ini, aku tidak apa-apa sekarang, kamu bisa pulang untuk istirahat, banyak suster disini yang merawatku. "kata Anna memegang tangan Galuh.
" Aku tidak apa-apa, aku bisa panggilkan asistenku untuk membawa perlengkapanku kesini, yang terpenting aku mau menemani kamu disini sampai kamu sembuh, oh iya aku sudah kabarin orang tua kamu kalau kamu dirumah sakit, nanti mereka bakal kesini. "kata Galuh sambil membalas pegangan Anna.
" Baiklah, apa pun yang kamu katakan akan aku dengarkan, tapi aku mau kekamar mandi sekarang. "kata Anna sambil turun dari kasurnya.
" Biar aku bantu kamu ke kamar mandi." kata Galuh langsung menggendong Anna ke kamar mandi.
" Sudah, kamu bisa keluar sekarang, aku mau mencuci wajahku, aku bisa lakukan sendiri. "kata Anna mendorong pelan dada Galuh.
" Tidak, biarkan aku membantu kamu, kata dokter kamu tidak boleh banyak gerak nanti jahitan di lukamu bakal terbuka lagi. "kata Galuh mengambil air untuk mencuci wajah Anna.
" Tapi, ini sangat canggung bagiku. "kata Anna sambil menundukkan kepalanya.
" Apa yang kamu malukan! Kita kan sudah tidak seperti dulu lagi dan aku mau bantu kamu, maka kamu harus menurut dengan perkataanku, oke. "kata Galuh sambil membersihkan luka Anna, dia juga mengosok gigi Anna dan kembali mengendong Anna balik ke kasurnya.
" Kamu, bisanya hanya memerintah. "kata Anna cemberut.
" Hehe, aku hanya melakukan ini kepadamu Anna, kamu harus bersyukur dan berterima kasih karena sudah mendapatkan pelayanan dari seorang presdir yang tampan seperti aku. "kata Galuh sambil menggoda Anna.
" Hmm, aku juga tidak meminta kamu untuk melayani aku. "kata Anna sambil memalingkan wajahnya dari Galuh.
" Yasudah, aku kalah darimu, aku yang mau sendiri untuk membantu kamu, aku mau merawat kamu agar kelak aku bisa tinggal dihati kamu selamanya. "kata Galuh sambil menurunkan Anna dengan lembut di kasurnya.
" Baiklah, apa kamu merasa lapar, kalau begitu akan aku panggil Joni untuk membeli makanan dan membawanya kesini. "kata Galuh sambil mengambil handphonenya.
" Iya, aku sedikit lapar. "kata Anna sambil memeggang perutnya.
" Kalau begitu kamu tunggu sebentar lagi, aku akan panggil Joni untuk membawa makanan kesini. "kata Galuh yang langsung menghubungi joni.
Be erapa menit kemudian, makanan untuk Anna pun tiba.
" Makanannya sudah datang, kamu makan sekarang sayang, aku akan menyuapi kamu." kata Galuh sambil mengambil makanan.
" Kamu juga harus makan, aku tidak akan makan kalau kamu tidak makan juga. "kata a
Anna sambil menyodorkan makanan yang diberikan Galuh kemulutnya dan memasukkan makanan itu kemulut Galuh.
" Kamu, ada apa ini? apa yang kamu lakukan, ini adalah makanan mu. Hufftl...baiklah, kita berdua sama-sama makan saja, dengan begini aku akan puas. "kata Galuh menghela napas karena dia tahu Anna tidak akan mendengarkan perkataannya.
.
.
.
.
.
Bersambung.
Visual wajah Anna dan Galuh
udah kelihatan tua.,.. penampilan nya pun ngsk mendukung sama tokohnya Anna..
Thor cari yg mudah dikit n penampilan yang sederhana aja thoor.
Menepi di profilku yuk. Ada novelku SANG PENGUASA NEGERI
masih baru dan butuh bimbingan dari kalian semua.
Selamat membaca 😊